NovelToon NovelToon
King Mafia My Husband

King Mafia My Husband

Status: tamat
Genre:Komedi / Action / Mafia / Trauma masa lalu / Gangster / Cinta Seiring Waktu / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:8.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Yanti sihite

Daniel Deron Kenzo, Dikenal sebagai sosok pria yang dingin dan juga berparas sangat tampan, Namun dibalik sikap dingin ya itu ada tersimpang masa lalu yang belum bisa Daniel lupakan, Yaitu tentang perselingkuhan Kevin Deron Kenzo (Papah Daniel) dan Yuliana, Yang mengakibatkan Mamah Daniel bunuh diri Vanesa Deron Kenzo.

Sampai suatu hari, Daniel dipertemukan dengan sosok seorang anak perempuan yang sangat ceria dan cantik yaitu Selin Callista Amor di sebuah taman sekolah Daniel.

Namun, Suatu hari setelah pertemuan itu Daniel kecil tidak bertemu lagi dengan Selin kecil, Daniel tampak sangat semakin murung dan merasa sangat kesepian. Hingga Daniel menyuruh anak buahnya mencari Selin sampai kemana pun. Namun hasilnya pun tetap mengecewakan.

Setelah Daniel Dewasa, Daniel pun menjalankan bisnis gelapnya, Yaitu perdagangan senjata api secara ilegal. Namun bukan hanya Daniel saja, Ada begitu banyak juga yang menjalankan bisnis ini, Tetapi tidak sesukses Daniel, Maka dari itu Daniel di tandai sebagai King Mafia yang paling Disegani diantara para Mafia. Dibalik kesuksesan ya itu Daniel memiliki banyak musuh, Salah satunya itu adalah Varon Calsta yang juga seorang Mafia.

Setelah Daniel kecil dan Selin kecil dewasa, Akankah mereka dipertemukan kembali??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yanti sihite, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 28

Kini Selin telah selesai membersihkan ruang Pentry.

"Sel" Panggil Clarisa saat berada di depan pintu.

"Eekkhhh mbak Cla, ada apa mbak? Apa tuan Daniel suka?" Tanya Selin penasaran.

"Sel, Ma-maafin aku sel, Maafin aku Hiks.. hiks.. hiks.." Tangis Clarisa.

"Ekkhhh mbak Cla kenapa? kok malah nangis?" Tanya Selin bingung, Namun Selin langsung memeluk tubuh Clarisa yang sudah bergetar.

"Sel, Maafkan aku, Hiks.. hiks.. Ini semua salah ku, Gara-gara aku kamu jadi" Ujar Clarisa senggugukan, Namun masih menggantung perkataannya.

"Mbak tenang dulu ya, tarik nafas, lalu buang" Ucap Selin menenangkan Clarisa.

Seketika Clarisa pun kembali tenang, Lalu Selin kembali bertanya "Sekarang mbak bisa cerita, apa penyebap mbak Cla Menangis?".

"Sel, Sepertinya tuan Daniel sangat marah besar ke kita berdua" Jawab Clarisa kembali menangis lagi.

Dengg....

Selin pun langsung sangat terkejut bagaikan tersambar petir disiang bolong. "Apa mbak Clarisa tidak salah bilang? Tanya Selin melepas pelukannya.

"Tidak Sel, ini benaran, Tuan Daniel yang perintah aku untuk jemput kamu!" Jawab Clarisa lemas.

"Ya sudah mbak tenang ya, Aku akan keruangan tuan Daniel, jadi mbak jangan sedih lagi ok!" Ucap Selin menghapus air mata Clarisa, Meskipun didalam hatinya sudah sangat ketakutan.

"Maaf kan aku Sel" Ucap Clarisa tak bosan.

"Kita hadapin bersama ya mbak" Balas Selin dengan senyuman, meskipun sedikit terpaksa.

Clarisa pun menganggukkan kepalanya, Lalu mereka berjalan menuju ruangan Daniel, Namun hanya Selin lah yang masuk, Clarisa hanya menunggu informasi dari Selin di meja kerjanya.

"Sel...." Panggil Clarisa saat Selin ingin mengetuk pintu Daniel, "Aku pasrah Sel, apapun keputusan tuan Daniel, saya siap keluar dari perusahaan ini" Ucap Clarisa menghela nafas panjang.

"Semua pasti baik-baik aja mbak, kita berdoa aja, semoga tuan Daniel tidak memecat kita berdua" senyum Selin kepada Clarisa.

Tok.. Tok.. Tok..

"Masuk" Jawab Harsan.

Ceklekk..

Selin pun langsung masuk, Tiba-tiba tatapan mata Selin dan Daniel bertemu, Seperti ingin segera membunuhnya. Hingga membuat Nyali Selin sekita langsung menciut. "Ya ampun, tatapan itu membuat ku sangat ketakutan, tapi kenapa masih tetap tampan ya hehehe" Batin Selin.

"Pagi tuan, Ada apa memanggil saya kesini?" Tanya Selin berpura-pura tidak tau alasan Daniel memanggilnya.

Daniel pun langsung menghirup udara banyak-banyak dan membuangnya secara perlahan. Lalu bertanya kepada Selin, "Apa benar kopi ini buatan kamu?" Tanya Daniel langsung.

"I-iya tuan, kopi itu saya yang buat" jawab Selin menunduk.

"Dari mana kamu tau cara membuat kopi seperti ini?"

"Saya belajar sediri tuan" Jawab Selin langsung melihat wajah Daniel.

"Benarkah?" Tanya ulang Daniel.

"Iya tuan" Angguk Selin serius.

"Sekarang kamu boleh keluar!" Usir Daniel.

Tampak Selin samakin dibuat kebingungan, "Sebenarnya apa tujuan tuan Daniel menyuruh saya kesini? Apa cuman nanya itu doang?" Gumam selin.

Kemudian Harsan pun langsung menghampiri Selin, yang masih setia berdiri di depan meja kerja Daniel. "Silahkan keluar" Ucap Harsan. Lalu Selin menatap sendu ke arah Harsan, seperti sedang bertanya "Saya dipecat apa tidak tuan?".

Harsan pun langsung mengerti tatapan mata Selin. "Anda tenang saja, tuan Daniel tidak memecat anda" Jawab Harsan. Dan seketika selin langsung tersenyum senang.

"hehehe.. Terima kasih ya tuan sudah mengerti perasaan saya" Senyum Selin sambil menunjukkan gigi ratanya. Lalu Selin pun langsung melangkahkan kakinya menuju pintu keluar.

"Tunggu" Tahan Daniel saat selin sudah berada di ambang pintu.

Selin pun langsung menghentikan kakinya, "Gawat nihh, tuan Daniel mau apa lagi sih? Gumam Selin, Lalu membalikkan tubuhnya menghadap ke arah Daniel dan menunjukkan Senyum manisnya. "Ada yang bisa saya bantu lagi tuan" Tanya Selin masih tersenyum.

"Saya terima kamu setiap pagi buatin saya kopi seperti ini" Jawab Daniel tampa melihat ke wajah Selin.

Selin pun langsung tersenyum lebar seperti sedang bermimpi disiang bolong, Bagaimana tidak? Secara langsung Dabiel telah menyuruhnya untuk membuat kopi setiap paginya. Soo pasti dong Selin sangat senang.

"Baik tuan, Dengan senang hati saya akan selalu buatin kopi untuk tuan" Angguk Selin yang tak hentinya tersenyum.

"Sekarang kamu keluar"

"Baik tuan saya akan keluar" Kemudian Selin langsung keluar dari ruangan Daniel dengan wajah yang tak hentinya tersenyum bahagia.

Harsan pun ikut senang, "Ternyata akuTidak sia-sia memperjuangkan mu nona Selin" Batin Harsan.

Melihat Selin telah keluar dari ruangan Daniel, Clarisa pun langsung bangkit berdiri dari atas kursi kerjanya, "Sel gimana? Apa tuan Daniel telah memecat kita berdua? Tanya Clarisa penasaran.

Selin pun langsung tersenyum. Membuat Clarisa tamba di kebingungan. "Mbak Cla tenang saja, Tuan Daniel tidak jadi memecat kita berdua" Jawab Selin tertawa kecil.

"Benarkah, Aku tidak salah dengar kan sel?" Tanya Clarisa sedikit bekaca-kaca.

"Tidak Mbak Cla, Selin serius, makanya mbak jangan sedih lagi dong" Bujuk Selin.

"Iya, aku terlalu senang Sel" Ucapnya sambil menyeka air matanya yang sudah terjatuh. "Tapi bagaimana bisa Sel?" Tanyanya lagi.

"Tuan Daniel hanya bertanya, kamu tau buat kopi ini dari mana? Ya aku jawab saja, Saya tau sendiri tuan" Jelas Selin.

"Oohhh berarti tuan Daniel menyukai kopi buatan kamu dong Sel?" Tanya Clarisa tersenyum

"Iya mbak, Bahkan tuan Daniel telah perintah aku secara langsung buatin dia kopi setiap hari" Balas Selin juga tersenyum senang.

"Syukurlah, Mbak turut senang banget dengarnya, Terima kasih ya Sel dan Sekali lagi maafkan mbak".

"Iya mbak, sama-sama, kalau begitu aku kembali kerja lagi ya mbak" Permisi Selin.

"Iya Sel, Semangat ya" Semangat Clarisa sambil mengangkat tangan ya memberi tanda semangat kepada Selin.

"Mbak juga" Mereka pun tertawa bersama.

.

3 minggu kemudian, Selin pun selalu membuat kopi kesukaan Daniel.

Tok.. Tok.. Tok

"Masuk" Jawab Daniel dari dalam.

"Pagi tuan" Sapa Selin tersenyum manis sambil meletakkan kopi Daniel di atas meja kerjanya.

Daniel pun yang melihat senyuman manis Selin, tidak mampu untuk mengedipkan matanya, "Ada apa ini? kenapa aku merasa ada sesuatu yang mengganjal di hati ku?" Bantinya.

"Tuan-tuan" Panggil Selin sambil melambai-lambaikan tangannya di depan wajah Daniel. "Kenapa tuan sedari tadi memandangi saya? Apa ada sesuatu diwajah saya tuan?" Tanya Selin polos.

"Hhmmm, tidak.. saya hanya memikirkan berkas-berkas ini aja" Jawab Daniel langsung membolak-balikkan berkas. Maluu?? Tentu saja dong Daniel malu, Namun gengsinya lebih tinggi, hehehe😁

"Silahkan dinikmati tuan".

"Hhmmmm" Gumam Daniel.

"Kalau begitu saya permisi dulu tuan" Undur Selin langsung keluar.

"Tunggu" Tahan Daniel, saat selin telah menyentuh pintu.

"Iya tuan, ada yang bisa saya bantu?".

"Kamu kemari" Suruh Daniel mendekat. "Selain pekerjaan seperti ini, Apa lagi yang bisa kamu kerja kan?" Tanya Daniel saat Selin telah berada di hadapannya.

"Mmmmm" Tampak Selin langsung berfikir. "Sebenarnya tuan, bagian pemasaran (Marketing) saya bisa, karna dulu semasa SMK jurusan saya Pemasaran tuan" Jawab Selin.

"Bagus, sekarang kamu kerjakan berkas ini" Serah Daniel ke hadapan Selin.

"Tapi tuan, bagaimana kalau saya salah?" Tanya Selin sedikit ragu-ragu.

"Itu resiko kamu, maka dari itu, belajarlah untuk tidak membuat kesalahan. Sekarang kamu kerjakan, jangan banyak melawan" Perintah Daniel.

"Baik tuan, tapi saya ngerjainya dimana?" Tanya Selin bingung.

"Kamu ngerjainya disitu" Tunjuk Daniel ke arah sofa.

"Baik tuan" Selin pun langsung berjalan ke arah sofa dan meletakkan berkasnya di atas meja. Secara perlahan Selin mempelajarinya.

Daniel pun tampak senang ada Selin yang menemani di ruangannya. Tidak seperti biasanya saat bersama dengan Harsan. Entahlah Daniel pun bingung...

Dan tidak butuh waktu lama bagi Selin untuk memahami berkas yang baru saja Daniel berikan itu, Karna Selin adalah anak yang pintar. Iyaa dong pintar, Selin kan anaknya Steven Josf Amor dan Renata Callista Amor, hehehe.

1
Ilaika Vit
kok yang punya perusahaan sendiri bayar makanannya juga...🤦‍♀️
Hershi Joenk
/Rose//Rose//Rose/sya suka..🥰🥰
Andi Galigo
yang dicari selin...terus selin selalu sebut namanya...mc lupa yaaa
christina paya wan
kadang jln ceritanya sperti cerita anak2 thor..boring..
Efrianti Sihite: terima kasih sudah singgah, maaf atas ketidaknyamanannya
total 1 replies
Muhammad El.Syahreza Arafah
👍
Elizabeth Yanolivia
Thor kalau bisa penulisan huruf besar dan titik koma diperhatikan.
Elizabeth Yanolivia
Tampa = tanpa
FENG_LAO
terlalu bertele tele
AnysMentari
..... a
Siti Aniah
seilin harus waspada dan peka
Siti Aniah
bakal ada bibit lapor lagi nih
Siti Aniah
selamat ya selin
Siti Aniah
ada kabar bahagia
Siti Aniah
dua sejoli itu siapa
Siti Aniah
ko Daniel thor kan seharusnya serlin
Suzilatun Fazilah
Biasa
Riska Desi
so sweet bget siih 😍🥰
Efrianti Sihite: Thank you🥰
total 1 replies
Umi kalsum
happy ending ya thor
Efrianti Sihite: Terima kasih sudah singgah 🥰
total 1 replies
Umi kalsum
q tak sanggup lihat Selin celaka
Riska Desi
makin lama makin seru ceritax ,suka deh
Efrianti Sihite: Makasih ya🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!