NovelToon NovelToon
The God Ashura

The God Ashura

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Balas Dendam / Kebangkitan pecundang
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: jazzy bold

Dianggap sampah karena kehancuran jiwa beladirinya, Keluarganya di asingkan dan bahkan hampir mati dengan tulang belakang yang hancur.

Namun tidak ada yang tahu…

Di dalam tubuhnya bangkit jiwa beladiri ganda legendaris yang belum pernah muncul di dunia ini.

Dengan kehidupan kedua di tangannya, dia hanya memiliki satu tujuan..

Menginjak semua orang yang pernah merendahkannya dan berdiri tak terkalahkan di bawah langit.

Tapi saat rahasianya perlahan terungkap, musuh yang datang untuk menghancurkannya semakin kuat…

Akankah dia menjadi penguasa tak terkalahkan, atau justru jatuh sebelum mencapai puncak?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jazzy bold, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berapa Banyak Inti Jiwa Yang Kamu Jual?

Sore itu Zhang Tiangxia kembali ke rumah lama mereka dengan ekspresi bahagia, karena akhirnya dia bisa mengajak keluarganya untuk pindah ke rumah yang jauh lebih layak.

Sepanjang jalan, langkahnya santai dan stabil sambil memegang sebuah kunci di tangannya.

"Ayah, ibu. Kalian bisa siapkan barang-barang kalian sekarang, kita akan pindah rumah." Zhang Tiangxia berbicara menghampiri kedua orang tuanya saat sampai dirumah.

Zhang Zhenfeng yang sedang duduk membaca buku mengangkat kepala, dia merasa pasti ada sesuatu kenapa anaknya berkata seperti ini.

"Apakah keluarga Zhang mengusir kita?" tanya nya dengan wajah murung.

Sekilas terlintas kemarahan di wajah Zhang Zhenfeng.

Kemudian dia langsung berdiri dengan amarah yang berkobar di matanya.

"Aku harus meminta penjelasan pada ayahku, kenapa tiba-tiba mengusir kita pergi dari rumah." Zhang Zhenfeng langsung berjalan keluar rumah.

Su Wanyue dan Zhang Yuer juga berjalan keluar dengan ekspresi murung.

"Ibu, jika kita pindah, kita akan tinggal dimana?" Zhang Yuer menarik baju ibunya dengan ekspresi sedih.

Su Wanyue juga hanya bisa menghela nafas karena dia tidak tahu harus menjawab apa.

Meskipun rumah yang mereka tinggali sangat buruk, namun bagaimana pun itu tetaplah rumah mereka. Dan ini jauh lebih baik daripada tidur di jalan.

Jika mereka di usir, mereka harus tinggal dimana?

Melihat ayahnya yang marah dan ibunya yang memasang ekspresi tak berdaya, Zhang Tiangxia tahu mereka sudah salah paham.

Dengan cepat dia menghadang di depan ayahnya lalu berkata, "Ayah, ibu, kita tidak di usir." Dia memandang ayah dan ibunya lalu berkata lagi, "Kita pindah ke rumah baru."

Alis Zhang Zhenfeng berkerut dalam menatap putranya.

"Apa maksudmu pindah kerumah baru?" Tanya Zhang Zhenfeng dengan bingung.

Su Wanyue menatap putranya juga dengan bingung. "Apakah keluarga Zhang memberikan kita rumah yang lebih layak untuk kita tinggal?"

"Tidak, bukan itu." Zhang Tiangxia menggeleng cepat. "Aku sudah beli rumah baru." Ucap nya dengan cepat.

"Mulai sekarang, kita akan pindah disana."

Zhang Zhenfeng menatap anaknya dengan ekspresi kebingungan seolah sulit memahami kata-kata anaknya. "Kamu bilang apa? kamu beli rumah?"

Bahkan Su Wanyue juga merasa ragu pada anaknya, karena bagi mereka untuk membeli rumah itu biayanya sangat mahal.

"Nak, jangan bercanda untuk hal seperti ini." Su Wanyue menegur Zhang Tiangxia dengan serius.

Melihat dua orang tuanya masih tidak percaya Zhang Tiangxia menarik nafas. Lalu dia memperlihatkan sebuah kunci pada mereka.

"Ayah, ibu.. Aku tidak bercanda. Aku sudah beli rumah di sisi timur desa." Zhang Tiangxia mengangkat kunci di tangannya.

Su Wanyue mengambil kunci di tangan Zhang Tiangxia dan mengamatinya dengan bingung. "Zhang kecil, dari mana kamu mendapatkan uang untuk membeli rumah?"

Sebelum Zhang Tiangxia menjawab, Zhang Yuer langsung berlari memeluknya.

 Dengan matanya yang besar dia menatap kakaknya. "Kakak, kamu bilang kita akan pindah rumah?"

"Tentu saja." Jawab Zhang Tiangxia sambil mengusap kepala adiknya dengan lembut.

"Apakah kamu tidak berbohong?" Tanya Zhang Yuer dengan mata berbinar.

"Hei, untuk apa kakak berbohong." Zhang Tiangxia mengangguk tak berdaya.

 "Haha, ini baru Kakaku yang hebat." Zhang Yuer melompat-lompat kegirangan. Kemudian dia mencium pipi Zhang Tiangxia lalu berlari kecil dan bersembunyi di belakang ibunya.

"Haha, kamu ini.." Zhang Tiangxia hanya bisa menggeleng tak berdaya melihat ekspresi adiknya yang menggemaskan.

Zhang Yuer melompat kecil dengan ekspresi gembira lalu langsung berlari ke kamarnya dan mengambil boneka yang ukurannya sedikit lebih besar dari tubuhnya.

Zhang Zhenfeng tersenyum tipis melihat tingkah Zhang Yuer. Tapi saat matanya kembali ke arah Zhang Tiangxia, ekspresinya kembali serius.

"Zhang kecil. Dari mana uang untuk membeli rumah?"

Zhang Tiangxia tersenyum pada ayahnya kemudian berkata. "Sebelumnya aku beberapa kali masuk ke hutan Tuanling untuk berburu monster. Kebetulan aku mendapatkan cukup banyak inti jiwa binatang monster, lalu aku jual semuanya di Balai Perdagangan Yuan. Uang itulah yang aku gunakan untuk membeli rumah."

Zhang Zhenfeng menggelengkan kepala dan berkata, "Kenapa harus membeli rumah. Rumah kita ini sudah bagus kan." Ucapnya dengan nada berat. "Seharusnya kamu gunakan uang itu untuk membeli banyak pil Pemurni tulang untuk meningkatkan tingkat kultivasimu."

Mendengar kata-kata ayahnya yang dalam kondisi seperti ini masih memikirkan dirinya, Zhang Tiangxia merasakan hangat di hatinya.

"Ayah, untuk sumberdaya kultivasi itu bisa lain kali. Tapi rumah kita yang sekarang itu benar-benar buruk. Kita bahkan tidak memiliki halaman untuk berlatih."

Zhang Tiangxia menatap ayah ibunya sambil tertawa.

Zhang Zhenfeng dan Su Wanyue saling berpandangan.

"Inti jiwa binatang monster?" Su Wanyue mengerutkan dahi. "Bukankah aku sudah berkata untuk jangan masuk ke hutan Tuanling akhir-akhir ini? Apakah kamu lupa bagaimana Zhang Ziyi dan dua pengawalnya meninggal disana?"

Zhang Tiangxia menatap ayah dan ibunya yang terlihat sangat khawatir lalu berkata, "Kalian tidak perlu khawatir, aku sudah mengumpulkan ini cukup lama. Dan aku juga tidak pernah masuk terlalu dalam."

Zhang Zhenfeng menatap anaknya beberapa saat. Jelas banyak pertanyaan di matanya, namun dia tidak bertanya. Dia tahu anaknya tidak akan bercerita banyak meskipun dia memaksa.

"Baiklah." Zhang Zhenfeng mengangguk "Kalau begitu mari kita pindah sekarang."

Empat keluarga itu pun langsung membawa beberapa barang yang bisa mereka bawa lalu berjalan keluar dari kediaman keluarga Zhang.

Saat mereka meninggalkan kediaman keluarga Zhang, beberapa pelayan melihat mereka sambil berbisik-bisik.

Namun keluarga yang berisi empat orang itu berjalan tanpa memperdulikan para pelayan keluarga Zhang.

. . .

Saat matahari akan terbenam, mereka sampai di rumah baru.

Melihat rumah baru mereka yang sangat luas, Zhang Yuer langsung berhenti begitu melihat bangunan di depannya dengan mulut terbuka lebar.

Bahkan Zhang Zhenfeng dan Su Wanyue pun tidak kalah terkejut.

"Kakak..." Dia menatap Zhang Tiangxia dengan mata yang besar. "Apakah ini rumah kita?"

Zhang Tiangxia membuka pintu gerbang dan tersenyum, "Tentu saja ini rumah kita."

"Ini besar sekali." Zhang Yuer berlari masuk ke halaman dan berputar-putar melihat sekeliling. "Halamannya luas sekali, bisa untuk main lompat tali."

Su Wanyue berdiri di depan pintu utama dengan tangan gemetar karena terkejut.

 Matanya menyapu seluruh bangunan dari bawah ke atas. Bibirnya tidak bergerak karena terharu dan masih merasa ini mimpi. Di ujung matanya sudah berkaca-kaca menahan tangis.

Zhang Zhenfeng melangkah masuk ke halaman perlahan. Dia berdiri diam di tengah halaman dan menghirup udara dalam-dalam.

Lalu alisnya berkerut karena terkejut.

Dia menatap sekelilingnya dengan ekspresi yang terkejut dan syok. " Qi disini sangat padat, bahkan jauh lebih padat daripada kediaman utama keluarga Zhang."

Su Wanyue juga menganggukkan kepala setuju. Bahkan dia yang saat ini berada di tingkat pertama alam pembuka Meridian merasa paru-parunya sangat segar setelah menghirup udara disini.

"Yuer, jangan berlari, nanti jatuh." Su Wanyue berkata pada Zhang Yuer yang berlarian di halaman.

"Tidak apa-apa ibu, halaman disini sangat baik." Suara Zhang Yuer terdengar dari sudut halaman. "Dirumah kita tidak ada halaman seperti ini, tapi sekarang aku bisa bermain dengan bebas."

Zhang Zhenfeng berjalan perlahan mengelilingi halaman, sementara di dalam hatinya dia merasa sangat bahagia.

Dalam hidupnya, dia berharap bisa memiliki rumah seperti ini untuk mereka tinggali. Namun sampai saat ini, harapannya itu tidak pernah terjadi.

Dia berfikir bahwa hidup keluarga mereka sudah berakhir saat Zhang Tiangxia menjadi cacat, namun justru dia yang di anggap cacat itulah yang selalu memberikan kejutan pada keluarga mereka.

Pertama adalah buah roh, kemudian Pil yang menghilangkan racun dingin di tubuhnya. Dan sekarang adalah rumah yang sangat luas dengan energi Qi langit dan bumi yang sangat padat.

Matanya mengamati formasi pelindung dasar yang sudah terpasang di dinding bangunan dengan ekspresi kagum di hatinya.

Meskipun saat ini kultivasinya hanya pulih ke tingkat kedua alam pembuka Meridian setelah racunnya sembuh, namun dia bisa merasakan bahkan serangan tingkat kesembilan alam pembuka Meridian tidak akan bisa menghancurkan formasi pelindung rumah ini.

"Zhang kecil, Rumah ini berapa harganya?" Zhang Zhenfeng bertanya tanpa berbalik.

Zhang Tiangxia juga tidak menyembunyikan apapun karena dia tahu ayahnya pasti paham nilai rumah ini berapa.

"Satu juta keping perak," Jawab Zhang Tiangxia dengan cepat.

Zhang Zhenfeng diam sebentar lalu bertanya lagi, "Berapa banyak inti jiwa yang kamu jual?"

"Cukup banyak." Zhang Tiangxia tidak menjawab detail, karena dia takut akan membuat ayah dan ibunya khawatir.

1
syarif ibrahim
jauhnya dari siang sampai sore baru sampai.... 🤔🤔🤔
aldo
up lah author
Ibad Moulay
Gasss terus, jangan kasih kendor 🐎🐎🐎
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥🔥
aldo
lanjut author semangat terus🙏🙏🙏🙏
selenophile
min jiwa beladiri gk ke pake ya...
Ibad Moulay
Pemburu
Ibad Moulay
Kelompok
Ibad Moulay
Uraaa🐎🐎🐎
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥
ammank firman
heran kenapa harus jual air roh kalo hanya untuk membeli pil kan koin emas banyak di cincin
Ibad Moulay
Gasss Terus,,,Jangan Kasih Kendor 🐎🐎🐎
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Gasss Terus,,,Jangan Kasih Kendor 🐎🐎🐎
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Teknik Bayangan Kematian
Ibad Moulay
Rubah Roh Ungu
Ibad Moulay
Token
Ibad Moulay
Cairan Spiritual
Ibad Moulay
Walikota
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!