Bai Qing membuka mata dan mendapati bahawa dirinya telah kembali ke sebulan sebelum bencana alam dan kiamat datang,saat ia berfikir untuk mengumpulkan persediaan malah ia mendapatkan sistem Ruang Super market tanpa batas,setelah sebulan ia mendapati dirinya hamil dan sekarang bukan hanya dia perlu makan tapi bayi yang ia kandung saat ini juga memerlukan nya.
Perkenalan nya dengan beberapa teman membuat kehidupan nya dikehidupan kali ini berubah,apa dirinya bisa bertahan hidup di kehidupan kali ini yang telah banyak berubah dari kehidupan terakhir kali?Siapa saja teman yang bersama dengannya menghadapi dunia yang telah berubah ini?
Di tengah-tengah kiamat akan kah ia dapat membesarkan bayinya dengan baik?sistem kiamat Ruang Super Market akankah dapat membawa keberuntungan buatnya?
Jangan lupa untuk Like dan komentar Author ya..(θ‿θ)
Yuk penasan lanjut ya Like and komentar Author selalu jika mahu Author terus update..hanya itu pinta Author..maaf jika ada tersalah ketik makl
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shuhajar@24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 23
"BinBin,kau tahu aku ingin kau menjadi bodyguard cucu perempuan ku selama seminggu ini Kerna kau tahu tempoh hari ia hampir diculik,tugas ini aku tidak bisa mempercayakan pada orang lain yang mungkin saja adalah dalang atau pengkhianat..BinBin apa kau masih mahu membantu lelaki tua ini"jelas sosok paruh baya itu merupakan pemilik Bar ini sekaligus Guru Dai HuaBin dalam industri pekerjaan rahsianya yang ia terkini selama 19 tahun ini.
"Baik Guru,kau adalah guruku..menghormati guru sama saja dengan menghormati orang tau sendiri,jika Guru tidak mengadopsi ku pada saat itu mungkin tidak ada aku pada hari ini."jelas Dai Hua Bin membuat pria paruh baya itu terlihat begitu terkesan dengan sifat nya yang begitu berbudi luhur.
"kau adalah pria yang elegan Binbin sayang Kerna kau tidak bisa jadi menantuku walau begitu kau tetap putraku dan muridku yang berharga "jelas sosok pria paruh baya itu langsung berdiri menghampiri Dai Hua Bin yang juga ikut berdiri dengan sendiri nya,
"saya banyak berjasa dengan anda selama ini,jadi membantu anda seakan membalas jasa membesarkan yang telah anda lakukan pada saya selama ini"jelas Dai Hua Bin singkat yang berbudi luhur dan bertanggungjawab itu sangat sesuai untuknya dan hal ini juga membuat Pria paruh baya ini tertarik untuk menjadi kan nya sebagai menantu sekaligus pewaris bisnes bar nya ini sebahagian diurus oleh Dai Hua Bin sendiri.
Saat mereka masih ingin berbual panjang terjadi kekecohan di bawah saat bunyi cangkir pecah terdengar,
...
Sebelumnya Cheng Ya merasa sangat kesal saat perintahnya dibantah oleh pelayan bar,mana tidak ia ingin minum anggur merah yang paling mahal dan memabukkan di bar ini.
"Nona..tapi anda sudah terlalu mabuk"jelas sosok pelayan bernama Cay yang saat itu merasa cemas sendiri untuk menghadapi tempramen pelanggan nya yang ini yang sedari tadi melakukan perlawanan hingga sebahagian wajahnya yang terkena pukulan mula terlihat memar.
"tidak..aku ingin juga..jika kalian tetap begini maka jangan salahkan aku menghancurkan bar kalian"jelas Cheng Ya yang memecahkan cangkir itu bukan dirinya melainkan sosok gadis SMA yang masih mengenakan seragam itu masuk.
"Hei kalian tidak lihat,yang memecahkan cangkir nya adalah aku bukan wanita ini jadi kalian boleh pergi laporkan pada kakek atau Paman Dai"jelas gadis SMA itu langsung menarik lengan Cheng Ya.
"kau siapa?"jelas Cheng Ya bingung dalam mabuk nya,gadis itu menatapnya dengan mata berbinar dan senyum cerah.
"Jiejie..akhinya aku menemukanmu..kenapa kau pergi seperti itu tanpa memberitahukan namamu kamu tahu aku sangat ingin berterima kasih dengan mu jika tidak ada kamu hari itu aku mungkin saja telah dibawa pergi dan hari-hari yang baik ini mungkin akan jadi gelap"jelas sosok Gadis SMA itu memeluk erat lengan panjang Cheng Ya yang saat itu fikirannya masih setengah Sadar kerna mabuk
Saat gadis itu akan mula berbicara panjang lebar sebuah suara terdengar dari tingkat atas bar,suara pria paruh baya mengalihkan pandangan gadis itu yang sebelumnya antusias jadi cemberut.
"Ning Yue..kenapa kamu datang ke sini lagi,tempat ini tidak cocok untuk gadis seperti kamu"jelas Pria paruh baya itu langsung turun dari tingkat atas menghampiri gadis SMa itu yang merupakan cucu perempuan satu-satunya miliknya.
Bersambung...
Please Like dan komentar Author ya Tunggu di next chapter seterusnya okey sabar ya(・∀・)