NovelToon NovelToon
Dylan & Marissa (Bukan Antagonis)

Dylan & Marissa (Bukan Antagonis)

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Romantis / Cintapertama
Popularitas:47.8k
Nilai: 5
Nama Author: El Viena2106

Tiga tahun mengabdi sebagai seorang istri yang patuh dan di jadikan pengasuh anaknya. Marissa akhirnya menyerah setelah tahu dia di khianati. Bahkan putra sambung yang dia rawat selama ini tak lagi memihaknya.

Marissa marah, Dia yang seorang artis terkenal takkan akan diam dan akan balas semuanya.

Di sisi lain, Mendengar kakak angkat sekaligus wanita yang di cintainya terkhianati. Tentu saja Dylan murka. Pria itu takkan pernah mengampuni siapapun yang berani menyakiti Marissa, Wanita yang sejak dulu diam-diam ia sukai.
•••••
"Kau mencintaiku? Aku kakak mu..." Marissa Nugroho

" Kita sudah menjadi pasangan kakak beradik, Apa salahnya kita menjadi pasangan suami istri..." Dylan Sean Abraham.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Antagonis Yang Sebenarnya

"Kita pergi sekarang.." Ucap Gilang pada Lula dan Kenan. Mereka pun masuk ke dalam mobil, Tapi sebelum itu Gilang mampir ke rumah seorang wanita yang dulu pernah bekerja sebagai baby sitter untuk Kenan.

"Loh? Mas Gilang.." Sapa seorang gadis begitu pintu terbuka. Gadis dua puluh tahun itu tersenyum membuat Lula cemburu bukan main. Bagaimana tidak. Gadis itu sangat cantik sekali..

"Ibu kamu ada?" Gadis itu mengangguk.

"Ada kok Mas.. Bentar ya, Biar aku panggilan bentar.. Mas sama Kenan masuk aja dulu, Mbak nya juga.." Kata gadis itu. Lula menatap tajam putri mantan Baby sitter Kenan. Sayangnya gadis tadi tidak memerhatikan dan berlalu masuk.

Akhirnya Gilang bertemu lagi dengan wanita yang biasa di sapa mbak Leha itu. Dia lah yang dulu menemani Kenan saat Gilang mengajar di kota ini. Kenan pun juga masih ingat dengan wanita itu.

"Kedatangan saya kesini mau ada sesuatu yang ingin saya sampaikan mbak.." Wajah Mbak Leha sudah serius.

"Ada apa Mas Gilang, Kok kayak serius banget.." Gilang tersenyum.

"Saya lagi ada urusan sebentar.. Makanya saya kesini mau titip Kenan dulu. Soalnya ini adalah urusan orang dewasa yang gak mungkin saya ajak dia..." Ya, Kedatangan Gilang ke rumah mantan Baby sitter nya ini dia ingin menitipkan Kenan. Gilang tidak ingin mengajak putranya itu ke rumah besar mantan Opa dan Omanya. Karena sudah tahu sendiri kan bagaimana Brian kalau sedang marah. Dan Kenan belum bisa memahami hal seperti itu. Gilang takutnya putranya akan merasa trauma.

Tepat waktu penggrebekan terhadap Lula beberapa waktu yang lalu saja Gilang menitipkan Kenan di tetangga sebelah rumahnya. Dia tak ingin urusan orang dewasa itu Kenan ketahui. Semua itu juga menjaga mental putranya.

"Gapapa Mas.. Lagipula Kenan juga pasti kerasan kok disini.." Gilang mengangguk, Setelah menitipkan Kenan, Gilang kembali mengajak Lula pergi.

Wanita itu meraih tangan Gilang hendak menggenggamnya. Dia ingin membuktikan pada semua orang kalau Gilang adalah miliknya.

akan terapi Gilang melepaskannya karena merasa tidak nyaman.

"Kenapa Lang.." Gilang tidak menjawab, Pria tersebut langsung masuk ke dalam mobil yang di ikuti oleh Lula dengan perasaan yang sangat kesal.

Sepanjang perjalanan, Gilang tak banyak bicara atau bisa dibilang Gilang tidak bicara sama sekali.

Lula yang berada di sampingnya pun juga tidak banyak tanya. Wanita itu juga diam merasa Gilang aneh hari ini.

"E.. Gilang, Gadis tadi.. Kamu kelihatan akrab banget ya?" Ucap Lula membuka pembicaraan. Gilang hanya melirik saja.

"Hm...

"Gilang, Kapan kamu mau ajak aku ketemu sama Nenek kamu.." Kata Lula lagi. Dia sudah tidak sabar ingin segera di nikahi oleh pria yang sudah sejak dulu dia dambakan ini. Padahal Gilang sudah menegaskan kalau pria itu tidak akan menikahi Lula.

"Untuk apa kau ingin bertemu Nenek?

"Gilang.. Hubungan kita.. Aku mohon jangan putuskan begitu saja.." Gilang menghela nafas panjang.

"Memangnya kalau aku ajak kau ketemu sama Nenek, Nenek bakalan setuju.." Lula diam, Dia hanya tersenyum getir saja. Sekelas Nara yang termasuk orang berada saja Nenek Lasmi kurang setuju apalagi Lula yang hanya anak seorang pembantu.

"Iya jug ya..

...****************...

Tak butuh waktu yang lama, Mobil yang di tumpangi oleh Gilang telah sampai di kediaman mewah Brian.

Gilang memasuki gerbang begitu saja tanpa ada sambutan seperti dulu. Jika dulu Gilang di sambut karena ada Icha yang masih menjadi istri dari pria itu. Tapi sekarang, Untuk apa Gilang di sambut? Gilang bukan siapa-siapa tanpa Icha...Kalau bukan karena Icha pria itu tidak akan mendapatkan sambutan dari siapapun.

Lihat saja sekarang, Bahkan Gilang bisa melihat perbedaannya. Jangankan menunduk hormat, Menyapa ramah, Melirik saja tidak ada satu pun dari mereka yang melakukannya.

"Gilang, Ini rumah siapa? Kok gede banget.. " Tanya Lula dengan wajah yang berbinar. Lagi-lagi Gilang tidak menjawab, Lula sungguh bete sekali.

"Mas Gilang?.." Seorang pria berjas rapi datang mendekat. Gilang tidak tahu siapa pria ini, Tapi itu semua tidaklah penting sekarang. Yang paling penting saat ini ialah urusan Gilang dan Icha selesai itu saja.

"Mas nya sudah di tunggu didalam Mas.." Kata pria yang merupakan asisten Dylan itu. Gilang mengangguk dan masuk, Begitupun dengan Lula yang mengikuti dadi belakang.

"Waah... Ini rumah mewah banget ya.. Andai aja aku yang jadi Nyonya di rumah ini..." Batin Lula..

"Gilang ini rumah siapa?" Tanya Lula merasa penasaran.

"Nanti juga kau bakal tahu.." Lula mengangguk. Gilang dan Lula di persilahkan duduk di sofa mewah itu.

Sekarang Gilang adalah tamu di rumah ini. Tidak seperti dulu yang mungkin di suruh anggap rumah sendiri.

Tap

Tap

Tap

Langkah kaki mulai terdengar. Gilang dan Lula medongak melihat siapa yang datang. Betapa terkejutnya Lula melihat Icha lah yang datang menuruni anak tangga dengan anggun.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Selamat datang di gubuk kecilku ini.. Calon mantan suami dan..." Icha menatap Lula yang menikmati duduknya.

"Gun...dik...

Lula hendak beranjak merasa tidak terima dengan sebutan itu. Akan tetapi Gilang segera menahan Lula agar menahan diri. Gilang tidak ingin Lula mencari masalah dalam lingkungan singa yang sangat berbahaya ini.

"Gilang.. Jadi ini rumah dia? Kenapa kamu ajak aku kesini?. " Gilang menatap tajam Lula membuat wanita itu menunduk.

"Urusan kita belum selesai.. Kau mau di penjara.." Lula terdiam. Ya, Urusannya dengan Icha memang belum selesai. Kalau tidak di selesaikan dia akan di penjara. Gilang lebih baik bersujud daripada dia dipenjara kemudian meninggalkan Kenan.

Tak lama, Dylan juga datang menyusul di ikuti oleh Brian dan Arumi juga..

"Akhirnya kau datang juga Gilang.." Kata Icha duduk di sofa single disana. Penampilan wanita itu semakin badas dan menyala. Dengan drees cantik berwarna merah, Bibir pun merah membuat kesan dalam diri Icha semakin terpancar.

"Aku tidak akan pernah ingkar janji Icha.. Sesuai dengan apa yang kau mau beberapa waktu yang lalu itu.. " Gilang beranjak dengan perlahan lalu berlutut di hadapan calon mantan istrinya.

"Gilang, Apa yang kau lakukan!!" Pekik Lula begitu dia melihat Gilang berlutut di hadapan Icha. Lula menyentuh pundak Gilang agar pria itu berdiri.

"Gilang ayo bangun.. Jangan merendahkan harga diri kamu kayak gini.." Namun Gilang tetap dengan keinginannya.

"Nyonya.. Saya, Gilang Hanif Alfarizi.. Meminta maaf atas seluruh kesalahan yang pernah saya lakukan. Saya sudah berkhianat, Bahkan tanpa sengaja saya telah membu-nuh anak saya sendiri.. Saya mohon, Untuk kali ini maafkan saya.." Gilang menundukkan kepalanya. Icha terdiam dengan wajah angkuhnya itu. Sebenarnya Icha bukanlah wanita yang kejam. Semua ini Icha lalukan agar harga dirinya kembali. Gilang telah memanfaatkan nya dengan menjadikan dia seorang pengasuh. Memangnya pria itu pikir siapa dia?

"Aku akan memaafkan mu.. Tapi bukan berarti aku bisa melupakan semua perbuatanmu itu.." Icha memang telah memberikan Gilang maaf. Tapi bukan berarti pria itu sudah bebas, Icha akan buat Gilang menyesal semenyesalnya karena telah berani mengkhianatinya. Icha akan buat Gilang membayar seluruh sakit hati yang dia alami lewat orang-orang yang pria itu percaya. Karena saat ini, Icha sudah memegang kartu as Nenek Gilang dan wanita yang selalu di percaya pria itu.

"Sekarang giliranmu.. Berlututlah.." Titah Icha pada Lula. Wanita itu langsung menggelengkan kepalanya.

"Aku.. Aku tidak akan berlutut.. Harga diriku sangatlah tinggi. Sampai kapanpun aku tidak akan berlutut.." Lula masih kekeuh, Tapi saat ini dia sedang berada di lingkungan Brian. Percuma saja Lula menolak karena semua itu tidak ada artinya.

Dua penjaga datang, Mereka langsung menyeret Lula memaksa wanita itu berlutut.

"Aku gak mau! " Lula terus saja berontak, Tapi siapa yang ingin menolong..

Icha bangkit, Kakinya yang jenjang itu melangkah mendekat ke arah Lula. Sebelah tangan Icha terangkat mengusap pipi Lula dan..

PLAAAK!

Selain menampar, Icha juga menjambak rambut wanita itu kemudian berbisik di telinga Lula.

"Dengarkan aku baik-baik.. Jangan kau pikir, Kau akan menang setelah ini... Karena sebenarnya akulah antagonis itu.. Dan aku akan buat protagonis semacam dirimu masuk ke dasar jurang yang dalam, Ingat itu!!

TBC

1
Evi alvian
widihhh Icha semakin didepan deh..awas Lula bentar lg kau akan mati kutu
Dew666
🌻🌻🌻
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
saat gilang tau kebenarannya, pasti nyesal setengah mati
Yus Nita
hajar trus si pelakor, jangan kasih ampun.
hancur kan siaoa saja yg pernah menyakiti mu Icha.
Naviah
semoga kejahatan Lula dan neneknya Gilang segera terbongkar, dan ngeliat reaksi Gilang kayak apa setelah tau selama ini dia dikhianati orang terdekatnya, istri dan ibu kandungnya dibunuh orang yang selama ini Gilang percaya👀
Naviah
hadeh ngehalu trus nih Lula 😂
Naviah
typo thor, seharusnya bertemu bukan berhenti 🙏
Les Tary
anak pembantu aja belagu
Naviah
Lula terlalu percaya diri
lanjut thor
Ita rahmawati
masih aja sombong ya si alul 🤦🙄🙄
Ayudya
Lula seharusnya kamu tu sadar diri napa.uda anak orang susah tapi belagak anak orang kaya🤣🤣🤣🤣🤣
Ariany Sudjana
heh anak pembantu dan juga sekalian pelacur murahan, kamu benar-benar ga idiri yah, kamu itu disuruh berlutut ga mau, ya sudah masukkan saja ke dalam penjara, biar mampus sekalian
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
lanjutkan
Ayudya
hais Lula kamu harus siapkan mental kamu buat hadapi pipi Brian agar ga shock jantung🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Teh Euis Tea
idihhh si lula pede bgt yg ada nanti.km di buat malu karna gilang msu minta maaf dgn berlutut
Les Tary
lanjut thor
Yus Nita
ttinggi x ah rasa ke PD an si Pelakor jalang. blom tau aja dia bakal di hempas kan ke jurang yh plg dlm
Lucy
Lula pelakor kau yg akn berlutut dan memohon bukan memenjarakan icha🤣🤣
Evi alvian
akhirnya Gilang menyerah jg dan memohon pada Icha...huhuuu kaciaannnn
Ariany Sudjana
heh pelacur murahan, kamu pikir polisi akan menangkap Icha? kamu ngaca dong, Icha bukan orang sembarangan, kamu hanya anak pembantu dan jadi pelacur lagi, kamu itu hanya butiran debu 😂😂
Yuni Songolass: salah pilih lawan mereka kpn kejahatan si lula itu terbongkar
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!