NovelToon NovelToon
LAURA "Ocean Blue Eyes"

LAURA "Ocean Blue Eyes"

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Nikahmuda / CEO / Dijodohkan Orang Tua / Mafia / Cintapertama
Popularitas:8.6k
Nilai: 5
Nama Author: SabdaAhessa

Laura yang ingin mendapatkan kebebasan dalam hidupnya mengambil keputusan besar untuk kabur dari suami dan ibu kandungnya..

Namun keputusan itu membawa dirinya bertemu dengan seorang mafia yang penuh dengan obsesi.

Bagaimana kah kelanjutan kehidupan Laura setelah bertemu dengan sang mafia? Akankah hidupnya lebih atau malah semakin terpuruk?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SabdaAhessa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kursi Taman

Malam itu, Laura kembali tidur dengan perasaan sedih. Memikirkan nasib buruk yang terus menyapa bak pagi yang pasti akan datang. Merangkak mendekat dan tak memberinya ruang untuk bernafas lega.

Semalam terasa seperti seminggu bagi Laura. Dia bangun pagi-pagi buta dan duduk di kursi taman belakang mansion itu. Merenung seorang diri seakan semua sudah hancur namun dia tetap di paksa untuk bertahan sampai akhir. Padahal dia sendiri juga tidak tau akhirnya kapan dan bagaimana.

Laura masih tak menyangka Maggie akan melakukan hal seperti itu dua kali padanya. Parahnya kali ini dia juga menjual rumah satu-satunya itu.

Tapi Laura juga merasa beruntung bertemu dengan Aaron. Meskipun pria itu sedikit misterius dan aneh, namun ternyata dia baik sekali. Laura jadi penasaran bagaimana Aaron bisa tau jika Maggie menjual rumahnya dan membelinya kembali tanpa sepengetahuan Maggie. Lalu, untuk apa pula dia membeli rumah mendiang ayah Laura?

Sedikit demi sedikit, telapak tangannya kembali terasa nyeri. Trauma ini benar-benar sudah menjadi satu dengan jiwanya. Sama seperti nasib buruk yang selalu datang layaknya oksigen yang terhirup.

Perlahan Laura memijat telapak tangannya. Sambil memikirkan apa yang akan dia lakukan setelah ini. Aaron memintanya kembali ke Miami untuk mencari Alex. Namun saat sampai dirinya malah hanya di suruh menunggu di dalam mansion yang mewah ini.

Laura seakan tak mampu terus berdiam diri. Tapi dia juga berpikir apa yang akan dia lakukan saat bertemu dengan Alex? Saat ternyata kecurigaannya benar, jika Alex terlibat dalam penculikan Dante?

Dia hanya menarik nafas panjang untuk menenangkan diri. Laura tau, semua tidak akan mudah di lewati. Seperti sebelum-sebelumnya. Sulit tapi dia bisa sampai di titik ini.

Laura juga berpikir. Aaron itu sebenarnya mau apa? Pria itu kadang terlihat tertarik pada dirinya, namun kadang juga terlihat tak acuh dan mengurung diri ruangan rahasia.

Laura mencoba menebak, pasti ada sesuatu yang terjadi pada pria itu. Tak mungkin jika Aaron tiba-tiba saja memiliki kepribadian yang sulit dan rumit seperti ini.

"Nyonya Laura?" Sapa Bill yang sudah berdiri di belakang Laura, entah sejak kapan pria gemulai ini datang, Laura tak menyadarinya.

"Ya?" Jawab Laura.

"Nyonya sedang apa disini? Disini dingin!" Ucap Bill.

Laura teringat, dia ingin tau lebih banyak soal Aaron. Mungkin Bill lah yang bisa menjadi salah satu narasumbernya disini. Karena dia memang belum mengenal siapapun disini selain Bill.

"Bill, duduklah! Aku ingin mengobrol dengan mu!" Ucap Laura sambil menepuk kursi di sebelahnya agar Bill duduk disana.

Bill nampak ragu, namun dia tetap duduk disana. Memandang wajah Laura yang nampak sedih dan menangis disini sendirian.

"Apa Tuan Aaron bermain terlalu kasar, nyonya?" Tanya Bill.

"Hah?" Sontak Laura membulatkan kedua mata dan mulutnya. "Maksud mu apa?"

"Eh maaf, nyonya. Tapi kan Tuan Aaron gagah, pasti burungnya besar kan? Nyonya kesakitan?" Bill si tulang lunak ini meletikkan jari-jarinya.

Sontak Laura langsung menggeleng cepat. Mengelak dugaan Bill itu pada dirinya dan Aaron.

"Tidak, kami tidak melakukan apapun! Aku juga tidak tau seperti apa burungnya!" Elak Laura.

Bill sedikit tertawa dan menutup mulutnya dengan tangan kanannya. "Benarkah, tidak usah malu, nyonya! Nyonya bisa cerita apa saja dengan saya, aman kok!"

"Tidak, Bill! Kau kira aku ini wanita murahan?" Ucap Laura.

"Aku meminta mu disini bukan untuk membahas itu, tapi untuk bertanya soal Aaron!" Sambung Laura.

"Memangnya kenapa, nyonya?" Tanya Bill sambil menyilangkan kedua kakinya seperti wanita.

Laura melihat itu sedikit geli, namun dia masih penasaran dengan sosok Aaron. Sehingga dia berusaha menghiraukan sikap kemayu Bill.

"Mengapa Aaron tidak pernah kembali ke mansion selama sepuluh tahun?" Tanya Laura memulai pembicaraan.

"Itu karena kematian Nyonya Besar, ibu dari Tuan Aaron, Nyonya. Mereka sangat dekat, hingga Tuan Aaron tak pernah keluar dari mansion hanya untuk merawat ibunya. Namun karena sakitnya makin parah dan akhirnya meninggal. Tuan Aaron seperti membenci dirinya sendiri. Dan dia seakan trauma jika kembali kemari. Seperti mengingat kenangan yang buruk." Jelas Bill panjang lebar.

"Oh ya? Lalu, apa memang Aaron itu suka melukis?" Laura nampak semakin penasaran dengan sosok Aaron.

"Melukis? Setahu saya memang iya, namun sudah lama sekali saya tidak melihatnya melukis, Nyonya."

"Tapi apa hubungannya kematian ibunya dengan aturan yang aneh itu? Tidak boleh ada wanita di mansion ini?" Laura memandang Bill lekat-lekat.

"Hmm.. Kalo soal itu saya tidak tau, Nyonya. Mengapa Nyonya tidak tanyakan langsung saja pada Tuan Aaron?"

Laura menggeleng. "Aku takut, aku disini hanya tamu. Aku tidak mau mencampuri terlalu jauh kehidupannya."

"Tapi Nyonya Laura itu adalah satu-satunya wanita yang di perbolehkan masuk ke mansion ini, loh! Itu artinya Nyonya Laura adalah orang spesial bagi Tuan Aaron!"

"Entahlah, aku disini hanya karena ajakan Aaron untuk mencari tau siapa dalang menculikan anakku, Bill!" Ucap Laura.

"Anak? Tuan Aaron sudah punya anak selama ini?" Bill terkejut, namun itu nampak berlebihan menurut Laura. Dia sampai terperanjat dari kursinya.

"Tidak! itu anakku dan suami ku, bukan anaknya Aaron!" Ucap Laura.

Lalu detik berikutnya, Bill nampak kebingungan. Dia tak mengerti apa maksud dari Laura. Hingga dia menuntut penjelasan pada Laura. Dia kembali bersandar di bangku taman itu sambil bertopang dagu saat mendengarkan Laura yang menjelaskan asal usulnya dan bagaimana dia bertemu Aaron untuk pertama kali.

Laura berusaha menjelaskan sesingkat mungkin dan sejelas mungkin agar tak perlu menjelaskan dua kali pada Bill.

"Hah? Serius? Ya Tuhan.. Kalian seperti serial sinetron yang di pertemukan oleh takdir! Romantis sekali!" Ucap Bill sambil bertepuk tangan kegirangan.

Pria ini nampaknya memang sudah tak bisa di benahi, tapi untung saja penampilannya masih laki-laki. Jika tidak, mungkin Aaron juga tidak akan mengijinkannya masuk ke dalam mansion ini.

"Jadi sekarang penculiknya belum ketemu?" Tanya Bill pada Laura yang nampak mulai muak dengan sikap Bill.

Laura hanya menjawabnya dengan mengangguk kecil. Dia sebenarnya juga bingung posisinya disini seperti apa, karena Aaron memang penuh misteri.

"Tapi aku turut berdukacita atas kematian anak mu ya, say! Eh maksud saya Nyonya Laura!"

"Iya, terimakasih, Bill!"

"Eh Nyonya, ini sudah waktunya sarapan, mari kita masuk dulu! Tuan Aaron tidak suka terlambat!" Ucap Bill sambil berdiri dari duduknya.

Laura pun mengikuti pria gemulai itu masuk ke dalam mansion. Dia merasa sedikit lega setelah bercerita pada Bill seakan dia bisa mengungkapnya perasaannya selama ini. Karena selama ini tak pernah ada yang bertanya kabarnya. Membuat dirinya kehilangan jati diri.

Bersambung...

.

.

1
🇦 🇵 🇷 🇾👎
brgoyag bs kau🤣
Lina Ariani
bikin penasaraaaaaaaaaan
Riska Rosiana
keren, enjoy to reading. santai tp dapet momennya
🇦 🇵 🇷 🇾👎
next
Salim ah
minta tolong ya Thor up-nya yg banyak💪
Salim ah: okelah Thor semangat 💪
total 2 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
next
🇦 🇵 🇷 🇾👎
🤣🤣🤣🤣🤣🤣pa lg aq
Nur Wahyuni
siappppp
Salim ah
lanjut Thor Jan lama" keh💪
mahessa
rekomend!! jelas dan gak belit belit..
Anonymous
lanjuttttt
🇦 🇵 🇷 🇾👎
next
🇦 🇵 🇷 🇾👎
mimpi...
🇦 🇵 🇷 🇾👎
aq ykin ni pst ulh dy
🇦 🇵 🇷 🇾👎
da yg janggal ni... sanca atau lki" pria yg lg main kuda
🇦 🇵 🇷 🇾👎
gas kn
🇦 🇵 🇷 🇾👎
cp plk ny . kok bs gt..
🇦 🇵 🇷 🇾👎
mt lh kau ben
🇦 🇵 🇷 🇾👎
cp plk ny
Salim ah
keren Thor..lsnjut👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!