NovelToon NovelToon
Trapped In Revenge

Trapped In Revenge

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama / Mafia / Roman-Angst Mafia
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: GraceAnastasia

Rocella gadis berusia 24 tahun, yang dijual oleh ayahnya sendiri pada seorang mafia berpengaruh di dataran Amerika dan Eropa. Kehadiran orang ketiga dalam keharmonisan keluarga menghancurkan semuanya, hidupnya hancur seketika kala ayahnya berselingkuh. Ibunya meninggal dunia karena syok dan kakak laki-laki yang tiba-tiba menghilang dihari kematian ibunya, dan demi membalaskan rasa sakit itu Roce mulai bersekutu dengan mafia yang telah membelinya. Bertekad untuk membalaskan semua dendamnya kepada ayah dan wanita selingkuhannya.

"Aku punya segalanya maka manfaatkan aku yang hanya bisa kamu miliki." ~Killian Leonardo Dextor (Killian Victorious Leonardo De Dextor)

⋆ ˚。⋆୨୧˚ ˚୨୧⋆。˚ ⋆

Latar cerita Eropa dan Amerika kalau emang nggak suka budaya mereka skip aja ya guys ya, love you all♡

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GraceAnastasia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kakakku

Dubai, Uni Emirat Arab

Di sebuah mansion mewah di perumahan elit seorang pria berdiri dengan memandangi halaman mansion yang luas dari balkonnya. Tatapan matanya yang kosong berbanding terbalik dengan kepalanya yang selalu berisik, sudah hampir 5 tahun tinggal di negara ini dengan kehidupan yang mewah entah mengapa dia tidak merasakan bahagia seolah-olah ada sesuatu yang penting yang dia lupakan.

Lamunannya buyar setelah seorang kepercayaannya memanggilnya dari arah belakang.

"Permisi tuan,"

Pria itu segera berbalik, "Ada apa Erwin?" Tanyanya.

"Tuan muda mengirimkan sebuah paket untuk tuan, namun tuan muda mengatakan agar tuan segera membukanya." Jelas Erwin, pria itu mengangguk dan segera beranjak menuju ruang kerjanya.

Sesampainya di ruang kerja mata pria itu tertuju pada sebuah box sedang di atas mejanya, "Untuk apa adikku mengirimkan kado?" Gumamnya sambil menatap box itu penuh tanda tanya.

"Kau pergilah aku akan membukanya sendiri."

Mengerti maksud tuannya Erwin segera meninggalkan tuannya sendiri.

Dengan rasa penasaran yang tinggi pria itu segera membukanya, tangannya gemetar seketika dia pingsan saat itu juga.

Erwin yang masih berjaga di depan pintu langsung masuk mendengar suara keras dari dalam, benar saja tuannya sudah tergeletak dengan beberapa lembar foto di tangannya. Tanpa basa-basi Erwin langsung membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan khusus dan segera menghubungi kepercayaan tuan mudanya.

Sicilia, Italia

Sore ini Killian dan Roce sudah berada di mansion mereka, Roce sendiri tengah asik latihan berkuda didampingi Gerald dan Aaron. Sedangkan Killian tengah berada di ruang kerjanya dengan Felix dan Pablo.

"Apakah kadonya sudah sampai?" Tanya Killian, "Erwin baru saja menghubungi jika tuan Ken langsung pingsan setelah membukanya." Ujar Felix.

"Baguslah jika begitu." Ujar Killian santai.

"Apakah tidak apa-apa tuan?" Tanya Pablo memastikan, tuannya begitu santai saat mendengar kondisi kakaknya.

"Kakakku tidak selemah itu, lagipula ini sudah saatnya dia mengingat sesuatu yang dia lupakan." Ujar Killian santai sambil memainkan jarinya diatas laptop.

"Felix beli beberapa mobil keluaran terbaru pastikan catnya berwarna pink dan pengiriman dalam segera!"

Killian baru ingat beberapa hari lalu Roce berkata ingin memiliki mobil pink tapi semua koleksi mobil Killian hanya berwarna hitam, abu, dan merah.

"Baik tuan."

Felix segera keluar ruangan untuk membeli yang tuannya inginkan, diruangan itu hanya tersisa Pablo dan Killian.

"Tuan beberapa hari ini madam Selena menghubungi menanyakan sesuatu," Kening Killian berkerut.

"Apa lagi dia?" Tanyanya.

"Madam Selena menanyakan kondisi nona Roce, tuan." Jelas Pablo, wajah Killian seketika tampak lebih dingin dan tersirat kemarahan.

Dia tidak suka orang lain menanyakan atau menghawatirkan Roce, karena itu adalah miliknya hanya dia yang berhak menanyakan dan mengkhawatirkannya.

"Beritahu dia untuk tidak mengusikku selagi aku baik." Ujar Killian dengan suara beratnya, "Baik tuan."

"Pergilah," Ujar Killian, Pablo dengan segera meninggalkan tuannya seorang diri dalam ruangan itu.

Killian tersenyum puas bulan ini dia mendapatkan untung lumayan besar dari semua saham yang dia miliki serta aset-asetnya, bahkan kekayaan yang dimilikinya bertambah 3% dari yang dia miliki sekarang.

Dengan kekayaan dan kekuasaan yang kini dia miliki semua hal akan mudah didapatkan, bahkan dengan mudahnya kini dia dapat menghancurkan orang yang menyinggungnya.

"Ian kamu tahu nggak aku jatuh lihat." Cerocos Roce masuk tanpa mengetuk pintu bahkan membiarkan jejak kakinya yang kotor mengikutinya.

Belum sempat Killian marah karena orang itu sangat tidak sopan masuk keruangan tanpa mengetuk pintu, kini Killian langsung panik melihat wujud Roce yang penuh dengan lumpur. Penampilannya bahkan kini seperti hantu lumpur yang mana hanya matanya yang terlihat.

Killian langsung berdiri menghampiri Roce belum sempat membuka mulutnya Aaron dan Gerald muncul di belakang Roce dengan senyum kikuk mereka. Sorot mata Killian seakan mengatakan bahwa ini ada hubungannya dengan mereka, Aaron dan Gerald yang ditatap pun langsung tak bisa berkutik.

"Ian!" Pekik Roce menyadarkan mereka.

"What happened baby?" Tanya Killian dengan suara lembut, seraya tangannya membersihkan wajah Roce.

"Mereka!" Tunjuk Roce pada dua orang dibelakangnya, Aaron dan Gerald meneguk ludahnya kasar tidak percaya jika Roce akan mengadu pada Killian.

"Mereka?" Ulang Killian sambil melayangkan tatapan tak bersahabat.

"Iya mereka buat Avalon kaget dan buat aku jatuh ke kolam pojok!" Adu Roce.

Killian mengeram marah, matanya yang tajam memandang dua orang itu. Dia menyuruhnya untuk menjaga Roce agar tidak luka sedikitpun dan sekarang malah Roce pulang kehadapannya dengan kondisi sangat memprihatinkan.

"Kalian tetap disini!" Ujar Killian pada mereka, setelahnya Killian membawa Roce pergi untuk membersihkan dirinya.

Di ruangan Killian mereka saling menyalahkan satu sama lainnya.

"Semua salahmu ya!" Ketus Gerald mendorong Aaron menjauh darinya.

Aaron melotot tak terima, idenya memang miliknya tapi Gerald ikut jadi tidak bisa hanya dia yang di salahkan.

"Kita!" Kesalnya tak mau kalah, Gerald memandang Aaron dengan tatapan permusuhan begitupun sebaliknya.

Kedua tangan kanan Killian yang biasanya sangat di takuti orang lain kini tengah seperti burung hantu yang kehujanan menunggu kehadiran Killian untuk hukuman mereka.

Flashback on

Aaron dan Gerald tampak begitu tenang mengusap kuda mereka masing-masing setelah Roce pergi menaiki Avalon untuk berkeliling mansion, namun sudah lama sejak Roce pergi belum juga kembali. Karena khawatir Aaron dan Gerald memacu kudanya mencari Roce.

"Itu?" Ujar Aaron melihat Roce yang tengah berdiri di depan kolam lumpur belakang mansion dengan Avalon di belakangnya.

"Iya itu nona, ayo kesana." Balas Gerald sambil turun dari kudanya, saat akan melangkah Aaron menghentikannya.

"Tunggu, bagaimana kalau kita mengagetkan Roce?" Tanya Aaron, Gerald menggelengkan.

"Tidak, nanti tuan marah!" Balasnya.

"Tidak akan, lagipula tuan tidak disini nona Roce juga tidak mungkin mengadu." Ujar Aaron santai, Gerald tampak berfikir benar juga kata Aaron lagipula Roce orangnya santai tidak kaku seperti tuannya.

"Okey ayok," Ujar Gerald, keduanya segera mengambil posisi mengendap-endap berjalan tanpa suara.

DOR!

Brak!

Byur!

Duk!

"ADUH!!"

"NONA ROCE!"

Niat hati ingin mengagetkan Roce malah Avalon yang berada di belakangnya yang kaget, spontan Avalon mendorong Roce hingga tercebur ke kolam lumpur itu. Tak hanya itu setelah mendorong Roce, Avalon menyerang Aaron dan Gerald hingga terjatuh dan langsung berlari menjauhi mereka. Aaron dan Gerald langsung bangkit membantu nonanya yang terjatuh kelumpur, bahkan setelah menolongnya mereka masih bisa menertawakan Roce hingga akhirnya Roce mengadu pada Killian.

Flashback off

1
So
Yang semangat yang semangat/Determined/
Ocilcat: okey say, thanks dah mampir. Love sekebon ❤
total 1 replies
An
/Doge/
An
Hidung
Ocilcat
NOTE:

Guys latar cerita ini budaya barat ya, kalau emang kalian merasa ini melenceng dari budaya kita it's okey emang ini faktanya. Jadi kalau emang nggak suka bisa langsung skip ya say, see you guys.
Bian cha
*Kalian?
So
jadi di up nih?
Ocilcat: iya👉🏻👈🏻
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!