gadis kecil yang malang hidupnya selalu di bully karena mempunyai wajah jelek dan dekil hingga semua teman menjauh darinya.
Tapi saat tumbuh dewasa perlahan-lahan ia mempelajari ilmu pengasihan agar semua orang tertarik kepadanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sely muspita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 28
Malam ini dress/gaun yang di kenakan Rahma terlihat sangat terbuka dari biasanya. Sedikit risih, tapi tetap di pakai nya.
Dia keluar dari ruang ganti, betapa anggun dan sexy nya. Hendak menemui satu per satu tamu nya.
"Anak mamih cantik sekali pakai dress baru ini, ayo segera ke ruangan tamu pertama sudah menunggu mu"
Rahma berharap tamu nya satu ini bisa terjerat ilmu gendam nya. Jadi dia hanya terkagum dan memberikan banyak uang tanpa menyentuh Rahma.
Tamu pertama sangat mudah diperdaya. Dengan mudahnya Rahma memikat nya. Dia menari nari dan mengambil semua uang yang ada di dompet lelaki itu. Lelaki itu pun hanya terdiam memandangi wajah Rahma. Begitupun sama dengan tamu kedua dan ketiga.
"Dapat uang banyak malam ini" ujarnya.
Danu menunggu Rahma dia masuk ke club. Ternyata di samperin sama mamih.
"Hey ganteng kenapa kamu di sini. Bukankah kamu yang mengantar jemput Rahma? "
"Ya betul mih, suntuk banget aku kalau hanya di suruh antar jemput saja. Mending di sini dengan sedikit hiburan ya kan mih"
"Bisa aja kamu ini. Ya sudah tapi jangan membuat rusuh"
Danu menunggu Rahma yang tak kunjung keluar dari ruangan. Akhirnya yang di tunggu tunggu kelihatan juga. Giliran Rahma yang berjoget dan menari di Luar ruangan.
"Cantik sekali parasnya. Akan selalu ku jaga pujaan hati ku ini" Ujar Danu.
Danu tidak marah meskipun Rahma bekerja di dunia malam. Karena sekarang Danu yang akan menjaga nya dari bahaya.
Dari kejauhan Rahma melihat Danu sedang asyik duduk di sofa.
"Hey kenapa kamu disini. Di bungkus tante tante baru tau rasa yah" Ledek nya.
"Mana mungkin tante tante mau sama bujang yang ga berduit sepertiku"
"Mau ku traktir minuman, sambil menunggu pekerjaan ku selesai. Paling sebentar lagi"
ujar Rahma.
Rahma pergi ke kantin membeli minuman dan sedikit makanan untuk Danu.
"Terimakasih nona. sangat perhatian sekali rupanya nona ini" ledek Danu.
"Jangan meledek begitu nanti jatuh cinta" celetuk nya
Dari hati Danu berbicara "memang itu yang aku inginkan" sambil menatap nya tersenyum.
"Ya sudah aku mau menemui mamih dulu. Mau minta uang jatah ku"
Rahma pergi meninggalkan Danu sendirian di sofa. Dia akan meminta bayaran kepada mamih. Bayaran yang di dapat lumayan besar. Belum lagi uang yang tadi Rahma ambil dari para lelaki bodoh itu.
Kini tabungannya semakin bertambah dari hasil memeras laki-laki menggunakan ilmu gendam nya.
"Yuk pulang" ucap Rahma
"Siap nona".
Lagi lagi perkataan yang muncul dari mulut Danu membuat nya semakin terpesona.
Jam 3 pagi seperti biasa mereka pulang dari club. Sepertinya Rahma sangat kelelahan sekali.
" Kamu capek banget ya Rahma, kelihatan banget.. habis melayani berapa tamu nih"
"Iya cape... badan ku pegal-pegal semua. Harusnya besok ke tempat refleksi yah biar badanku agak enakan"
"Kalau begitu nanti bareng aku aja besok"
Rupanya Jin yang menjaga Rahma tidak menyukai kedekatan Rahma dengan Danu. Dia berusaha membuat mereka berdua celaka.
Mobil tiba-tiba oleng. untungnya Rahma melihat sesuatu yang Aneh terjadi pada nya.
"Awas Danu hampir aja kita menabrak pohon"
Kemudian Danu berhenti dan memeriksa mesin mobil. "Mobilnya aman kok kenapa bisa oleng ya"
Rahma melihat sesosok Siluman buaya putih melintas di depan mobilnya Tadi.
"Apa itu anak dari siluman buaya yang katanya menyukai ku, dia pasti akan membuat ku dan Danu celaka, sial !!!!!
" Hey Rahma,,, kamu melihat apa? melihat makhluk tak kasat mata ya, berdoalah Rahma tidak ada yang bisa menandingi kekuatan doa"ujar Danu.
Danu dan Rahma berdoa dan melanjutkan perjalanan. Rahma memberitahu Danu.
"Danu.. tadi aku melihat siluman buaya putih melintas di depan mobil kita, mungkin itu penyebab nya mobil kita jadi hilang kendali"
"Memang nya kamu punya perjanjian dengan Siluman buaya"
"Tidak Danu !!!! Almarhum kakek ku dulu yang mempunyai perjanjian dengan nya. Aku hanya di jaga oleh nya Tapi dia malah menyukai ku" Jawab Rahma.
"Pantas saja dia tidak suka kedekatan ku denganmu yah, tidak usah khawatir kalau kamu terus bersamaku lama kelamaan siluman buaya itu akan pergi dengan sendiri nya. "
Tak lama kemudian mereka sampai di mess. Rahma sangat lega karena tidak terjadi kecelakaan tadi. Rahma harus selalu berhati-hati. Sekarang penjaga gaib di tubuh Rahma sudah menjadi bahaya bagi Rahma.
Danu dan Rahma berpisah di kamar mereka masing-masing. Keduanya langsung tertidur pulas.