NovelToon NovelToon
S2 : Guida Diventare Dea

S2 : Guida Diventare Dea

Status: tamat
Genre:Janda / Mengubah Takdir / Kelahiran kembali menjadi kuat / Budidaya dan Peningkatan / Mengubah sejarah / Ahli Bela Diri Kuno / Tamat
Popularitas:211k
Nilai: 5
Nama Author: RAS( BY.AR)

Sinopsis :

Seasons 1 Getatto Nel Pasatto :
Seasons 2 Guida Diventare Dea :

Dari seorang janda petani miskin yang hidup melarat berubah menjadi pejabat wanita terkuat yang di hormati satu benua? Bagaimana bisa?

[DING! Berhasil membeli buku 5 elemen ]
[DING! Berhasil membeli buku teknik pernapasan Surgawi ]
[DING! ... ]
[DING! ... ]
[DING! ... ]

Berawal dari sebuah "Pasar Sistem biasa" yang menjual perlengkapan kehidupan sehari-hari berevolusi menjadi
"Pasar Sistem Super"
"Pasar Sistem Lord"
"Pasar Sistem Langit"
"Pasar Sistem Dewa"

Chu Wei sang pemeran utama berhasil mencuri perhatian satu bumi berkat kekuatan nya dan menduduki kejayaannya. Di saat itu semua Matrial laki-laki baik muda maupun tua berlomba-lomba untuk menjadi pasangan nya.

"Apakah kamu masih mengenalku? "

Chu Wei. "Anda!!! "

[Kumpulkan Lebih Banyak Poin Pengalaman Untuk Mendapatkan Profesi Dewi/Dewa]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

Saat ini keadaan pasar terasa ramai seperti yang di lihatnya, dia berjalan-jalan ke alun-alun Ibu kota sebelum pergi membeli sesuatu. Alun-alun Ibu kota adalah tempat yang cukup megah, di sana ada patung besar kaisar terdahulu yang sangat di hormati. Di bagian luar alun-alun banyak pedang yang berjejer.

Sebenarnya itu bukan alun-alun, namun Chu Wei melihat nya seperti alun-alun di dunia modern, jadi dia menganggap nya Alun-alun.

Orang-orang yang melihat mereka, menilai dia adalah seorang nona cantik dari keluarga bangsawan yang berjalan-jalan di temani dua orang dayang.

Saat dia berjalan keluar dari tempat yang dia pikir alun-alun. Dia berhenti karena melihat sesuatu yang dilihat nya sebelum nya.

Dua orang manusia, laki-laki tua dan perempuan kecil duduk jauh dari keramaian, mereka berpakaian lusuh dan bekas tambalan di mana-mana sama seperti yang di lihatnya kemarin. Di depan nya sebuah mangkuk rusak yang di jadikan nya tempat uang.

Chu Wei mendekati tanpa bilang membuat Qi Puzi dan Chu Lan harus mengejar. "An' ren" Qi Puzi menyusul.

Saat kedua ayah dan anak itu merasakan ada yang datang dan berhenti di depan nya, lalu melemparkan sebuah uang koin emas ke dalam mangkuk rusak mereka, mereka mendongak dengan kaget.

Tanpa pikir panjang dan hanya melihat perawakan nya yang seperti bangsawan cantik, laki-laki tua itu bersujud dan begitupun anak kecil itu.

"Terimakasih banyak Nona! Terimakasih banyak! Semoga Dewa dan Dewi memberikannya berkah kepada Anda! "

[ DING! Dewi Asih menaruh perhatian kepada Anda ]

Dahi Chu Wei mengkerut, siapa Dewi Asih?

[ Dewi Asih adalah salah satu Dewi yang paling tinggi derajatnya, dia adalah Dewi pemberi rezeki yang mulia. Karena Sistem telah naik kelas menjadi lord dan level kekuatan Anda juga sudah cukup memadai maka sistem mendapatkan fitur baru yang dapat menghubung ke Dewa-Dewi ]

Chu Wei segera mengerti, ada fitur seperti ini juga yang tidak di beritahukan sebelum nya.

"Jangan bersujud" kedua orang itu pun menegakan badan namun masih dalam keadaan duduk. Chu Wei melihat banyak luka di wajah laki-laki tua itu serta tangan nya, ada juga tanda merah yang membengkak di wajah perempuan kecil itu.

"Apa yang terjadi?" Chu Wei berjalan mendekat, melihat lebih jelas wajah anak kecil itu dan luka laki-laki tua itu.

"Apa? " mereka bertanya bingung.

"Bukankah kemarin luka anda tidak separah ini? Dan tidak ada luka memar yang membengkak di wajah anak ini? "

Laki-laki tua itu melihat Chu Wei dengan terkejut. "Anda... Perempuan kemarin yang membantu kami?! "

Chu Wei mengangguk. "Apa yang terjadi? "

Laki-laki tua itu terdiam, dia merasa malu karena kemana langsung pergi kabur tanpa mengucapkan terimakasih. Dia takut orang yang membantu tanpa sebab pasti melakukan nya karena membutuhkan hal lain dari mereka, mungkin mereka akan di jual atau anaknya, jadi dia kabur.

Anak kecil itu menjawab. "I-ini karena paman-paman jahat! Mereka memukul Ayah dan menampar wajah saya karena kami tidak membayar hutang... Huhuhu"

Laki-laki itu memeluk putrinya yang akan menangis karena mengingat hal jahat kemarin. Dia menghela napas. "Kami berasal dari tempat kumuh, terkadang kami pergi kemari untuk mengemis atau mencari pekerjaan lain yang saya bisa. Saya selalu membawa anak saya karena takut terjadi sesuatu jika saya tinggalkan sendiri. Dulu saya pernah sakit keras dan meminjam uang pada orang pengurus kumuh, awalnya saya meminjam 2 tael, namun sering waktu hutang saya semakin besar dan mereka mengatakan hutang saya menjadi 20 tael karena sering terlambat membayar... Kemarin adalah waktu pembayaran, namun saya tidak bisa membayar nya sama sekali" jelas laki-laki tua itu.

Keduanya terlihat menyedihkan. Dia berpikir sesuatu dan bertanya. "Apakah kerajaan masih sering mengirimkan anggaran dana untuk kalian di sana membeli atau mendapatkan makanan setidaknya sepotong roti? "

"Sekitar setengah tahun lalu kami masih mendapatkan setidaknya sepotong roti setiap harinya. Para pengurus bilang pihak kerajaan sudah tidak memberikan anggaran dana" Laki-laki itu menunduk, dia ingin mengatakan sesuatu yang lebih namun dia berhenti dan diam.

*Pengurus adalah orang-orang yang mengurus tempat kumuh, biasanya mereka adalah mantan pedagang atau orang yang cukup pintar sekedar membaca dan menghitung. Tugas mereka adalah membagikan dana dari Kerajaan secara adil dan merata.

Chu Wei mengangguk mengerti, dia berbalik kepada Qi Puzi dan Chu Lan untuk menanyakan apakah dana dari pemerintah untuk tempat kumuh memang sudah berhenti.

Qi Puzi. "Itu tidak mungkin, beberapa bulan lalu saya masih di Ibu kota dan menjadi pelayan permaisuri, permaisuri sendiri yang mengatur dana di tempat kumuh ini dan itu masih berjalan seperti biasa"

Jika benar yang di katakan Qi Puzi, maka pasti terjadi sesuatu yang salah di sana.

"Apakah anda bisa mengantarkan saya ke tempat itu? "

Laki-laki tua itu bingung, nona di depan nya terlihat seperti nona bangsawan berkelas yang lembut namun ingin pergi ke tempat kumuh.

"Nona, tempat itu sangat berbahaya, saya sarankan anda tidak kesana" laki-laki itu menunduk.

Qi Puzi mengangguk. "Benar An' ren, ikan kelaparan jika melihat pakan enak mereka tidak akan sabar untuk memakan nya. Saya khawatir anda tidak bisa kesana"

Chu Wei terhenti sebentar. "Ayo berganti baju terlebih dahulu! " Mereka pulang sebentar, dan Chu Wei membeli tiga pakaian lusuh yang banyak tambalan seharga 45 sen tembaga. Selain itu Chu Wei juga memoles wajah nya dengan sedikit abu dan arang tanaman, begitupun Qi Puzi dan Chu Lan.

"Dengan ini akan aman kan? " Qi Puzi dan Chu Lan hanya bisa tersenyum, sepertinya An' ren mereka seniat itu ingin membantu masalah tempat kumuh atau hanya ingin tahu?

Setelah itu mereka kembali, laki-laki tua itu bengong sebentar. Tidak percaya dia adalah nona bangsawan yang di lihatnya tadi.

Chu Wei sendiri tidak tahu mengapa dia se effort ini, biasanya dia adalah orang yang malas dan hanya mau bersantai. Tapi akhir-akhir ini dia sangat rajin bergerak.

[ Ding! Ini di namakan belas kasih Dewi. Merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan lebih banyak profesi Dewi. Progres : 12% ]

'Jadi memang karena sistem, seharusnya aku memang tidak perlu cemas menjadi orang yang naik daun dan lupa akar sehingga effort sekali membantu orang lain' pikir Chu Wei.

Mereka mengikuti laki-laki tua itu menuju tempat kumuh, namun sebelum itu dia memberikan anak dan Ayah itu bakpau besar untuk mengisi perut mereka.

***

Tolong berikan dukungan sampai akhir kepada cerita ini, like dan komentar yang banyak yaa~

1
llovees°•♡
thorr, yang bener aja Sekte Walid 🤣😭
Rizky Pratama X Rizal Santoso: Walid Nak Chu Wei Bole? ☺️
total 1 replies
Andi Ilma Apriani
makasih thooorrr...ceritax bagus
Rizky Pratama X Rizal Santoso: Makasih sudah membaca kak ♥️
total 1 replies
Jung kookie😘😘🥰
stelah bnyak bab..aku mrindukan hakim xun..🤭🤭
Rizky Pratama X Rizal Santoso: Hahaha... Udah kemana itu Hakim, author juga lupa, dia di tugsin ke Ibu kota kan ya? Kenpa gak ketemu 😭
total 1 replies
mong air
walaupun saya lambat menemukan cerita ini,,baru baca skrg,author nk juga romantik2 skit.
Rizky Pratama X Rizal Santoso: Btw makasih
total 2 replies
mong air
mmg mlarat,,ahtiber dr janda miskin,jadi kaya,naik pangkat,punya kuasa dan last tertiba boleh jd dewi...apapun,sya. thibur,bjuang smpai larut mlm bgandang nak tahu akhir cerita. . mmg power..
Rizky Pratama X Rizal Santoso: Makasih ♥️
total 1 replies
Herna Yulita
dewi tapi kok msih sujut aneh
yulis ermawati
akhir yg aneh
Rizky Pratama X Rizal Santoso: Bener banget!! Aku juga ngerasa aneh sama akhirnya
total 1 replies
Memyr 67
𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗈𝗍𝗁𝗈𝗋 𝗌𝗎𝗄𝖺 𝗅𝗎𝗉𝖺 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁 𝗇𝗈𝗏𝖾𝗅𝗇𝗒𝖺. 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗄𝖾𝗉𝖺𝗅𝖺 𝗉𝖾𝗅𝖺𝗒𝖺𝗇 𝗌𝖾𝖻𝖾𝗅𝗎𝗆𝗇𝗒𝖺 𝗊𝗂𝖾 𝗉𝗎𝗃𝗂, 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗀𝖺𝗇𝗍𝗂 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗆𝖺 𝗉𝗈𝗓𝗂
Rizky Pratama X Rizal Santoso: Mon maaf, Mon maaaf
total 1 replies
Memyr 67
𝖼𝖾𝗋𝗂𝗍𝖺 𝗈𝗍𝗁𝗈𝗋 𝗆𝖾𝗇𝖺𝗋𝗂𝗄. 𝖺𝗅𝗎𝗋𝗇𝗒𝖺 𝗃𝖾𝗅𝖺𝗌, 𝗐𝖺𝗅𝖺𝗎 𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄 𝗌𝖺𝗅𝖺𝗁 𝗄𝖾𝗍𝗂𝗄, 𝖽𝖺𝗇 𝗈𝗍𝗁𝗈𝗋 𝗌𝖾𝗋𝗂𝗇𝗀 𝗅𝗎𝗉𝖺 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁𝗇𝗒𝖺. 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌 𝗌𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀𝖺𝗍 𝗍𝗁𝗈𝗋. 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌 𝗍𝗂𝗇𝗀𝗄𝖺𝗍𝗄𝖺𝗇 𝗄𝖾𝗍𝖾𝗅𝗂𝗍𝗂𝖺𝗇 𝖽𝖺𝗅𝖺𝗆 𝗆𝖾𝗇𝗀𝖾𝗍𝗂𝗄 𝖼𝖾𝗋𝗂𝗍𝖺. 𝗌𝖾𝗉𝖾𝗋𝗍𝗂𝗇𝗒𝖺 𝗄𝖺𝗋𝗒𝖺 𝗈𝗍𝗁𝗈𝗋 𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝖿𝖺𝗏𝗈𝗋𝗂𝗍𝗄𝗎
Rizky Pratama X Rizal Santoso: Siap, makasih kak
total 1 replies
Andrea
/Rose//Rose//Rose//Rose/
Andrea
gx ada bonchap kah thor??😁😁
Rizky Pratama X Rizal Santoso: Gak

.
total 1 replies
Andrea
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Andrea
seketika q ngakak thor/Curse/
bisa2'y othor kesana🤣
Andrea
sistem'y ngamuk/Curse//Curse/
Andrea
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Andrea
nenek muda gtu loh😁😁
Andrea
langsung berubah fikiran gx jadi nolak😆😆
Andrea
sistem'y terlalu royal😂😂
Andriyati
lach kok Garo,, kalau gak salah gao aja nama nya
mustika saputro
/Grimace//Good//Smile/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!