NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Musuhku

Menikah Dengan Musuhku

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Romansa / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:38.3k
Nilai: 5
Nama Author: neng_86

Zuri Keilana Wesley adalah putri sulung dari keluarga Wesley.

Gadis naif yang selalu berharap ada yang mencintainya dan menerimanya.

Tepat beberapa hari setelah kekasihnya yang telah ia taksir selama 20 tahun melamarnya, pria itu justru melakukan perbuatan tercela yang tak bisa Zuri maafkan meski ia berlutut memohon ampun.

Ethan Aviel Leon, tunangan Zuri kedapatan telah berselingkuh dengan adik kandung Zuri yaitu Leona Agatha Wesley.

Marah dan sakit hati membawa Zuri pada situasi yang pelik serta rumit.

Dan disaat itulah ia memikirkan balas dendam pada kedua pengkhianat itu dengan membuat perjanjian nikah bersama pria yang paling ia benci yaitu Davian Maverick Junior yang juga sedang diincar oleh Leona adiknya.

Davian dan Zuri sama-sama memiliki kepentingan dalam pernikahan ini.

Akankah pernikahan kontrak itu berubah jadi pernikahan manis atau sebaliknya?

yuk simak...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon neng_86, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ulangtahun Leona

Disudut kamar sebuah apartemen studio, Leona berdiri di belakang besi pembatas balkon kamarnya.

Berulang kali ia menarik dan menghela nafas kasar.

Kemarin malam, papanya Adam dan mamanya Sarah meminta dirinya agar membantu sang papa dalam mengelola perusahaan keluarga mereka yang mulai berangsur membaik.

Sebenarnya Leona tidak ingin tapi ucapan mamanya terus terngiang di telinganya.

"Jika bukan kau, siapa lagi? Kalau Zuri yang mengambil alih, mama takut para investor akan murka lalu menarik dana mereka dari perusahaan kita. Perusahaan ini baru saja membaik..."

Haah!!!

Kepala Leona tertunduk dalam.

Ini bukan bidangnya tapi orangtuanya tidak memiliki keturunan lagi selain ia dan Zuri.

Leona menyambar tas yang tergelatak di sofa dan bergegas keluar dari apartemen studio itu.

Apartemen studio yang menjadi tempat persembunyian nya dan tak ada siapapun yang tahu termasuk keluarganya sendiri.

Leona memacu mobilnya menuju perusahaan papanya.

"Selamat siang nona Leona, anda sudah ditunggu di ruangan tuan Abraham" sambut sekretaris papanya.

Leona mengangguk kecil.

Jika beberapa bulan lalu dia datang masih dengan sifat manja dan seenaknya, kali ini tak terlihat.

Kacamata hitam bertengger dihidungnya yang bangir.

Dengan mengenakan blazer hitam lengkap dengan celana kainnya begitu indah di tubuh tinggi semampainya. Ditambah heels dari desainer ternama melekat indah di kaki jenjangnya.

Penampilan Leona membuat semua pria menatap kagum padanya.

Jangan lupakan kepala yang selalu tegak yang menampakan kesan angkuh tak tersentuh terpancar darinya.

Leona yang manja dan kekanak-kanakan kini telah berubah drastis menjadi seorang perempuan dewasa.

"Selamat siang pa..." sapa Leona saat masuk ke ruangan Abraham.

Abraham tertegun melihat putri bungsunya.

"Leona? Kau kah ini?" tanyanya tak percaya.

Leona melepas kacamatanya. "Yes... it's me. Leona Agatha Wesley..." ujarnya tersenyum.

Abraham sontak memeluk putri kesayangannya dengan hati yang mengharu biru.

"Akhirnya kau memutuskan hal yang paling benar sayang... Papa senang kau bergabung di perusahaan" ujar Abraham yang disambut dingin oleh Leona.

"Kita harus merayakannya dan mengadakan pesta penyambutan untukmu"

"Tidak perlu berlebihan pa..."

"Tapi papa ingin sayang agar para karyawan serta rekan bisnis kita tahu jika mereka memiliki GM yang baru sekaligus calon pewaris perusahaan" Abraham bersikeras.

"Terserah papa sajalah.... " Leona menanggapi malas.

"Kapan kau akan mulai?"

Leona diam sejenak. "Besok... aku kemari hanya ingin lihat-lihat ruanganku..." ujarnya.

"Baiklah... Ayo papa antar melihat ruangan mu"

Keduanya lantas keluar dan Abraham membawa Leona menuju ruangannya di lantai lima.

Gedung perusahaan milik keluarga Wesley bukanlah gedung mewah. Gedung itu hanya memiliki 8 lantai dimana lantai paling atas merupakan roof top yang memiliki beberapa spot untuk para karyawan beristirahat dan smoking room.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Tuan... saya dengar dari beberapa kabar, nona Agatha Wesley akan bergabung di perusahaan keluarganya..." ujar asisten Ethan saat ia menyerahkan beberapa laporan ke meja Ethan.

Ethan menghentikan jarinya yang sedang membubuhkan tanda tangan.

Kepalanya menengadah menatap pria yang lebih muda darinya itu.

"Apa kau yakin Edo?"

"Iya tuan saya yakin" angguk pria bernama Edo itu.

Ethan memangku tangannya dimeja.

"Ini bagus... Setidaknya kita bisa menekan perusahaan mereka. Dan aku yakin, Leona itu tidak tahu apa-apa selain berbelanja dan berkencan dengan pria kaya yang akan menjadi mesin ATM nya... dan kali ini, aku yakin jika Abraham juga akan menggunakan putri keduanya untuk memikat anak rekan bisnisnya. Benar-benar pria tua yang licik " Ethan tersenyum miring.

Kabar Leona akan bergabung di perusahaan terdengar juga oleh Zuri melalui Davian.

Davian juga mengatakan jika Abraham mengundang mereka dalam pesta penyambutan Leona sekaligus juga jadi pesta ulangtahun adiknya itu.

"Nona Zuri... ini ada paket dari tuan Davian yang dikirim melalui kurir. Bu Sri letakkan di kamarnya non ya..." ujar Bu Sri yang sudah kembali bekerja.

Zuri yang masih duduk dibalkon terus menatap benda yang ada dipangkuannya dengan hati bimbang.

Benda yang tidak akan pernah sampai pada pemiliknya dan akan berakhir dalam koper kecil miliknya.

Malam menjemput...

Zuri telah rapi dengan dandanan yang akan selalu memancarkan kecantikan alami tanpa permak sana-sini.

Dengan gaun pesta berwarna pastel, Zuri tampil begitu anggun bersanding dengan Davian yang mengenakan setelan jas berwarna brunette atau coklat tanah.

Keduanya tampil begitu serasi dan menjadi pusat perhatian di arena pesta.

"Kau datang Zuri? Ini ulangtahun pertama ku yang datangi karena sebelum-sebelumnya kau sibuk menghilang entah kemana" sambut Leona kepada pasangan Zuri- Davian.

"Terima kasih atas sambutan hangatmu Leona... Dan ini kado dari kami berdua... " ujar Davian menyerahkan sebuah amplop kepada Leona yang pastinya disambut senyum cerah oleh gadis itu.

"Terima kasih Davian..." sahut Leona.

Matanya masih menatap tajam pada Zuri yang bahkan tak menyapa dirinya sama sekali.

Leona tersenyum kecut begitu pasangan itu beranjak dari hadapannya untuk menyapa orangtuanya.

Tak lama, Ethan muncul dari ambang pintu masuk ballroom.

Pesona pewaris tunggal Aviel's Kontraktor itu tidak bisa diacuhkan begitu saja.

Davian secara impulsif menggenggam tangan Zuri sedikit kuat hingga istrinya itu meringis kesakitan.

Ethan sempat melirik pasangan suami-istri itu namun ia tidak tertarik bedebat dengan Davian setidaknya saat ini.

Tujuannya adalah Leona.

Rasa bencinya pada Leona memang tidak bisa dibohongi. Pasalnya karena Leona lah, ia kehilangan Zuri.

Andai Leona tidak menggodanya, mungkin yang berdiri disisi Zuri saat ini adalah dirinya.

"Hai Leona... Selamat ulangtahun... " ujar Ethan tersenyum penuh makna kearah Leona yang terkejut akan kehadirannya atau lebih tepatnya, tak menyangka jika papanya mengudang pria ini.

"Terima kasih...!" sahut Leona tegas mengabaikan uluran tangan Ethan.

Ethan meremas tangannya yang menggantung dan kembali tersenyum sinis.

"It's oke jika kau tidak ingin bersalaman denganku..." Ethan mendekatkan kepalanya kearah Leona "Jika kau perlu cara lain untuk merayakan ulangtahun mu, kau tahu mencariku dimana" ujarnya berbisik hingga deru hangat nafasnya bisa dirasakan oleh Leona.

Leona berdecih "Kali ini aku tidak tertarik merayakannya denganmu! Cari perempuan lain saja!" ujarnya mengabaikan ajakan Ethan.

Ethan yang kesal karena ditolak berusaha bersikap acuh. "Tak apa... Lagipula, aku juga tidak tertarik bermalam dengan perempuan sepertimu...!" ujarnya berlalu dari hadapan Leona.

Dan interaksi keduanya dilihat oleh semua mata yang hadir dipesta termasuk kedua orangtuanya, Abraham beserta Sarah.

Wajah Abraham menegang memahan amarah melihat Ethan memperlakukan putri kesayangannya seperti itu.

Namun ia tidak bisa berbuat apa-apa karena akan merusak pesta itu sendiri.

MC memulai acara diawali dengan pemotongan kue.

Tak ada yang akan menduga jika Leona akan memberikan potongan kue kepada Zuri begitupun Zuri yang cukup kaget akan apa yang dilakukan oleh orang yang menduduki daftar ketiga sebagai orang yang ia benci.

Mata kedua kakak beradik itu bertemu dengan Leona yang mengarahkan potongan kue ke depan mulut Zuri.

"Kau tidak mau memakan kue ulangtahun ku Zuri?"

Zuri menoleh kearah Davian seolah meminta persetujuan darinya.

"Ayolah... ini tidak ada racunnya..." lagi Leona berbicara setengah memaksa.

Dengan gerakan lambat, Zuri mendekatkan mulutnya dan memakan kue yang disodorkan oleh Leona.

Ada senyum tak terlihat terpancar dibibir gadis itu. Hanya sekilas dan tak disadari oleh siapapun.

Acara berlanjut dengan pengumuman perihal Leona yang ikut membantu di perusahaan dengan jabatan GM menggantikan GM lama yang pensiun.

Davian nampak menyapa beberapa sejawat yang turut diundang diacara tersebut.

"Selamat malam tuan Davian dan nona... Tak menyangka bertemu anda dipesta ini... " sapa pria paruh baya seusia Abraham mertua Davian.

"Selamat malam juga tuan Fredi..." sambut Davian.

Mata Zuri tidak terfokus pada rekan Davian melainkan pada perempuan yang sedang digandengnya.

"Aa... Iya, saya lupa. sayang perkenalkan ini rekan bisnisku tuan Davian Maverick Junior pemilik dari Pasific Bank National atau PBN dan ini adalah istrinya, nona Zuri Keilana Wesley...." ujar Fredi kepada perempuan yang digandeng mesra olehnya.

"Hallo tuan Davian... hallo nona Zuri... saya Mona, tunangan tuan Fredi"

Mona mengulurkan tangan kepada Davian terlebih dahulu.

Davian menegang begitupun Zuri.

Keduanya terus menatap lekat kearah Mona.

Zuri dengan refleks menekan tas tangannya.

Sementara, Leona terus memperhatikan dari kejauhan. Ia sedang mencoba membuka memorinya tentang perempuan yang kini sedang berbicara dengan kakak dan kakak iparnya itu.

bersambung....

1
irma hidayat
masih bodoh damian ga mampu memcari bukti yg sebenarnya siapa yg salah, punya kekasih selingkuh masih dibela pecundang juga
Reni Anjarwani
keren bgt thor ceritanya
nur adam
smgt untuk krya mu thoir crita bgs
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
up trs thor makin seru
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
lanjut
Reni Anjarwani
lanjut thor
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor
Reni Anjarwani
doubel up thor
nur adam
lnjut
nur adam
lnjt
Ids Manurung
ternyata betul dugaan ku leona sayang sama zuri...jd terharu bacanya
HIATUS
alooooo
Reni Anjarwani
sudah dikhianati masih aja mengharap nia davian
Reni Anjarwani
lanjut thot
Ids Manurung
kayak leona jg sayang banget deh sama kakkny zuri...masih abu2 y thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!