menceritakan pemuda tampan minim ekspresi, tapi sialnya wajahnya begitu tampan bak dewa Yunani, ditambah diusianya yang masih begitu muda dia sudah menjadi CEO diperusahaan keluarganya sendiri membuatnya begitu didambakan kaum hawa di sekitarnya, tapi sayangnya pesonanya tak mampu membuat seorang gadis pindahan dari Jerman yang bahkan tak meliriknya sedikitpun.
"minggir",
"kenapa harus gue yang minggir",
"cowok ribet",
"menarik".
akankah gadis bar bar nan galak itu akan membuka hatinya untuk sang CEO muda, ataukah malah pada akhirnya si gadis yang akan dibuat bucin dengan si CEO muda itu?
yuk ikuti kisah cinta mereka berdua,
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hanswii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 28
"gila, benar benar gila, gue sampai sawan semalam", ucap kiano,
"gue merinding sebadan badan gara gara dicolek colek Tante tante garang", sahut virgo,
Chiara, Gabby dan Beverly ketawa ngakak mendengarkan curhatan kiano dan virgo,
"gak usah ketawa Ya kalian bertiga", kesal kiano,
"yang bikin gue heran, tuh telinga orang orang yang disana apa gak budek denger musik kenceng banget kayak gitu", kata Chiara, membuat Gabby dan Beverly semakin ngakak,
"namanya juga club ege", kata Gabby,
"terus gimana bokap Lo eve?", tanya kiano,
Beverly mengendikkan bahu acuh,
"Udah dibuang kali sama om Tedy", jawab enteng Beverly membuat kiano, virgo dan Gabby melongo,
"heh, itu bapak Lo, asal dibuang aja", ucap gaby,
"hahahha, Kalian gak tahu aja, waktu dijerman lebih parah", kata Chiara yang memang tahu betul bagaimana kehidupan keluarga Beverly yang bisa dibilang absurd,
"emang diapain chi?", tanya kepo kiano,
"gara gara ketemuan sama klein bisnis tapi di club' juga, sama nyokap nya eve tuh si bokap nya dijewer Sampai keluar dari club' nya, rekan bisnisnya sampai ketakutan padahal waktu itu ada bokap gue juga", cerita Chiara,
semua manggut manggut paham, ternyata sikap bar bar Beverly itu turunan dari mami nya, tidak heran semalam papinya Sampai ketakutan.
"lio, aku ke kantin lokal gak pa pa ya, aku pengen bakso", bujuk Chiara,
"gak ada , makan di tempat biasa", ucap tegas Axelio,
"janji gak pedes pedes, boleh ya ya ya", rengek Chiara,
"aku ikut", kata axelio,
"gak usah, kamu pasti gak nyaman disana",
"gak pa pa",
"kalian ikut juga, atau makan ditempat biasa?", tanya Chiara pada ketiga cowok yang membuntuti dibelakang,
"ngikut aja, lagian gue lagi pengen ayam panggang ini", kata kiano,
Mereka pun menuju lantai Dasar tempat kantin lokal berada, kedatangan axelio cs kesana tentu saja membuat heboh penghuni kantin itu, pertama kalinya dalam sejarah seorang Axelio menginjakkan kaki di kantin lokal, karena selama ini axelio cs hanya akan makan ditempat khusus mereka saja.
mereka memesan makanan sesuai keinginan masing masing,
"gak pake nasi?", tanya axelio,
"ya gak enak lha Lio masa makan bakso dikasih nasi", ucap gemas Chiara,
"tapi nanti kamu gak kenyang lov",
"kenyang, ini baksonya ada 4 gede gede lagi", kata Chiara menunjuk bakso di mangkoknya, dia akan menyendokkan sambal tapi segera dicegah axelio,
"gak usah sambal", ucap tegas axelio,
"dikit aja Lio, hambar kalau gak pake sambal", rengek Chiara,
"enggak, kamu gak kapok kejadian kemarin?",
Chiara berdecak kesal, tapi meskipun gak sesuai ekspektasinya dia tetap menikmati baksonya, Gabby dan Beverly menahan tawa melihat ekspresi kesal Chiara,
selesai mereka hendak kembali ke kelas, Chiara berjalan lebih dulu bersama Gabby dan Beverly, Chiara medumel kesal...
"awshhhh,,, aaahh panas", pekik Chiara saat seseorang dari arah depan menabraknya dan menumpahkan kuah bakso ke tangan dan badan Chiara, tak hanya mengenai Chiara tangan Beverly dan Gabby pun kena,
"chia, Lo lagi, mata Lo dimana sih", teriak Beverly memaki cewek didepannya, axelio menenangkan Chiara yang kesakitan, Dengan segara dia menggendong tubuh Chiara dan membawanya ke UKS.
"ikut kita", seret Gabby dan Beverly,
Zean, kiano dan virgo menahan agar kedua gadis itu Tidak Sampai melakukan kekerasan pada gadis itu,
"panas Lio, hiks", tangis Chiara, pakaiannya sudah diganti petugas UKS dan bagian perut yang kena kuah panas bakso sudah di olesi salep, axelio mengusapkan salep pada tangan Chiara,
"tahan ya sayang, abis kena salep pasti udah gak panas", ucap lembut axelio, petugas UKS yang ikut mendengar suara lembut axelio jadi ikut meleleh,
Axelio sebenarnya dia geram dan marah sekali pada cewek yang menabrak Chiara tadi, tapi untuk sekarang keadaan Chiara lebih penting, biara cewek itu jadi urusan Beverly dan Gabby dulu,
"Lo sengaja nargetin chia?", tanya Gabby menatap nyalang cewek didepannya ini,
"maaa.... Maaf, aku... Aku benar benar gak sengaja", ucapnya bergetar takut,
"kalau gak sengaja kenapa kebetulan banget, 2x lho, dan bukan hanya ada chia, ada kita berdua tapi Lo sepertinya Memang nargetin dia", kaya Beverly lebih intimidasi,
"eng... Enggak, sumpah gue gak sengaja, lagi pula aku gak kenal dia, dan aku gak kenal kalian", ucap cewek itu lagi,
"udah mungkin emang bener dia gak sengaja", lerai zean,
"bisa gitu gak sengaja Sampai dua kali", sinis Gabby,
"sekali lagi kejadian kayak gini, gue habisin Lo", ucap Beverly menepuk pelan pipi cewek itu, setelahnya dia dan Gabby pergi menyusul Chiara ke UKS, diikuti ketiga cowok Yang sedari tadi mengikuti kedua gadis itu, hawatir Gabby dan Beverly akan melakukan hal diluar prediksi.
sedangkan gadis itu hanya bisa mengepalkan tangannya erat, kesal, benci ingin marah, tapi dia bisa apa?
"gimana chi, Lo gak pa pa kan?", tanya Gabby,
"udah mendingan, tadi panas banget", ucap Chiara serak, suaranya hampir habis gara gara kelamaan menangis,
"atau Lo mau pulang aja, biar ke rumah gue nanti diobatin mami kayak kemarin?", tawar Gabby,
"ENGGAK", ucap Axelio setengah teriak, membuat yang berjingkat kaget,
"buset, biasa aja donk, gak usah nyembur kayak naga gitu", ucap Beverly,
"ho'o, kaget gue", sahut Gabby, sedangkan 3 cowok disamping mereka mati Matian menahan tawa, begitu juga dengan Chiara,
dasar Beverly dan Gabby Memang tidak ada takut takutnya dengan axelio.
"kalaupun pulang lov akan pulang ke apartemen aku", ucap axelio lagi,
"iya deh iya, yang Udah jadi pacar kekep aja terus noh biar gak diembat yang lain", sindir Beverly,
"asal jangan Sampai tiba tiba gue dibikinin ponakan aja, bisa bisa Daddy Gill serangan jantung mendadak", sahut Gabby,
"eh syalan, mulut kalian mau gue siram pake kuah bakso, ya tuhan lemes banget tu mulut berdua, bukannya prihatin sama keadaan gue malah ada aja yang dibicarain, ucap kesal Chiara,
virgo, kiano dan zean hanya bisa geleng geleng kepala mendengar perdebatan ketiga gadis kematian itu.
"mulai sekarang kita harus pantau tu anak chi", ucap Beverly,
"kayaknya dia punya dendam sama Lo, dia nergetin Lo", sahut Gabby,
"nargetin gue, kok bisa, gue aja gak kenal sama dia", kata Chiara bingung,
"ya kita juga gak tahu, karena gak mungkin kebetulan sampai dua kali dan tergetnya adalah Lo, padahal dia tadi jalan lurus pas arah gue, tapi pas dekat malah kayak sengaja biar Lo yang kena", kata Beverly,
"Lo serius eve?", tanya kiano,
"hemmm, gue lihat dia sejak pertama dari stand bakso, padahal banyak bangku kosong di depan stand tapi dia seperti sengaja berjalan terus agar papasan Sama kita", jelas Beverly,
"tapi gue gak kenal dia, selama disini gue juga gak pernah bikin ulah kan cuma sama tiga ani ani kemarin doank", ucap Chiara bingung,
"apa dia termasuk geng Ani Ani itu?", Gabby bertanya tanya,
"kalau jadi babu mereka mungkin iya, tapi kalau untuk benar benar jadi bagian mereka kayaknya tidak, dari segi penampilan saja beda jauh", kata Beverly,
"kok lo bisa ambil kesimpulan kayak gitu?", tanya virgo,
"come on, di Jerman kita sudah ketemu dengan berbagai macam manusia Dengan segala tingkah random dan gak masuk akalnya, hal seperti ini sudah jadi makanan sehari hari kita chi", kata Beverly,
"Lo benar eve, meskipun gak kenal tapi tanpa alasan logis pun, orang bisa tiba tiba benci kita", kata Chiara, axelio sedari tadi hanya menyimak perbincangan mereka, kalau Memang benar kecurigaan Beverly, mulai sekarang dia harus mengawasi gadis itu, karena meskipun penampilannya culun tapi Tidak menjamin tingkahnya juga culun kan, malah yang terlihat culun itu lebih berbahaya,