PROSES REVISI KARENA BANYAK KATA YANG SALAH KETIK DAN SPASI YANG BERLEBIHAN!
Steve Fabian dan Aletta Quenby Elvina terjebak dalam pernikahan yang tak mereka inginkan. Pernikahan Steve gagal karena Clara tunangannya pergi meninggalkannya tiga hari sebelum pernikahan. Kedua orang tua Steve memilih Aletta sebagai pengantin pengganti untuk Steve.
Aletta Quenby Elvina walaupun tidak ada rasa sedikit pun terhadap Steve bagaimana pun mereka kini terikat dalam ikatan yang sakral Aletta tetap menjalankan tugasnya layak seorang istri walaupun Steve Fabian tidak seperti itu terhadapnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anindita Ningtias, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 28
Aletta menarik nafas panjang kecupan yang baru saja didaratkan Steve di keningnya adalah yang pertama kali untuknya menerima kontak fisik sejauh ini.
Kecupan itu membuat Aletta merasa nyaman, getaran hangat menjalari seluruh tubuhnya seperti ada rasa yang membuncah dalam dadanya.
Steve masih menatap lekat mata istrinya yang tampak sedang malu-malu itu. mungkin ini terlalu tiba-tiba untuk Aletta, sepertinya ia memang harus lebih bersabar menunggu istrinya itu siap untuk menjalani pernikahan mereka dengan sempurna.
"Apa aku yang pertama?" tanya Steve lembut sambil mengelus tangan istrinya. Aletta pun menganggung mengiyakan pertanyaan Steve.
Steve merengkuh Aletta ke dalam pelukannya Ada kebanggaan yang membuncah dalam dadanya. Kebanggaan sebagai seorang laki-laki yang mendapati istrinya benar-benar gadis baik untuknya.
"Mas" panggil Aletta yang berada di dalam pelukan suaminya itu.
"Hmm?"
"Aku siap jika mas ingin menyempurnakan pernikahan kita" ucap Aletta pelan yang masih berada di pelukan Steve.
Steve kaget tak percaya mendengar perkataan Aletta, ia melepaskan dekapannya. "Kamu yakin?" tanyanya.
Steve tersenyum hangat saat melihat Aletta menganggukan kepalanya dan tersenyum manis kearahnya. Dengan lembut ia membimbing istrinya untuk menyatukan cinta mereka sebagai bentuk kesempurnaan pernikahan mereka.
Hari dimana menjadi hari pertama mereka liburan bersama merupakan hari pertamabagi mereka menyempurnakan hubungan mereka berdua sebagai suami istri.
...***...
"Ceritakan tentang mu. Aku ingin mengenal mu lebih jauh" pinta Steve kepada istrinya.
Steve dan Aletta kini berada di dalam mobil dalam perjalanan pulang, tangan kirinya mengelus lembut tangan istrinya sedangkan tangam kanannya kini berada pada kemudi mobilnya.
"Hmm? Cerita apa mas?" tanya Aletta menoleh kearah suaminya.
"Hmm apapun. Semuanya tentang kamu" ucap Steve
"Tidak ada yang istimewa tentang aku mas" ucap Aletta tersenyum tipis.
"Tentang keluarga mu, teman mu atau pacar mungkin" ucap Steve. Jujur saja di antara semua itu, Steve sangat ingin tau tentang Aletta dan mantan-mantan kekasih istrinya itu.
"Pacar? Aku nggak pernah pacaran mas" ucap Aletta tersipu malu.
"Yang benar saja?" tanya Steve terperanjat kaget langsung menoleh kearah istrinya sambil mengemudikan mobilnya.
Aletta hanya mengangguk, wajahnya kembali tersipu karena di lirik oleh suaminya. Ia hanya menunduk sambil memandangi tangannya yang sudah dari tadi di genggam oleh suaminya itu, jantungnya kembali berdetak tak beraturan.
"Aku ingin mengetahui sedikit tentang mu, apa boleh?" tanya Steve lembut.
"Boleh saja kok mas" jawab Aletta melirik kearah suaminya itu.
Aletta pun menceritakan tentang dirinya, tentang masa kecilnya, kenangannya bersama ibunya, kondisi keluarganya, dan bagaimana bisa menjadi anak angkat keluarga Pak Rizwan.
Aletta menceritakan segalanya tentang dirinya dalam perjalanan mereka, berbeda dari saat mereka datang yang hanya dipenuhi keheningan kini mereka justru tak henti-hentinya berbicara bercerita bahkan sesekali mereka tertawa bersama.
Ponsel Steve berdering, ia pun mencari tempat aman untuk menepikan mobilnya. Steve berbincang kepada sekretarisnya tentang jadwalnya, ia mematikan sambungan telepon itu dan kembali menjalankan mobilnya.
"Hari minggu mas juga harus kerja?" tanya Aletta
"Hanya kunjungan kelapangan kerja saja" ucap Steve
"Terus kenapa mas tunda?" tanya Aletta heran
"Karena ada yang harus ku kerjakan dirumah" ucap Steve tersenyum kearah Aletta sambil kembali menggenggam tangan istrinya.
"Hmm?" Aletta mengeryitkan keningnya kebingungan
"Hmm mendekor ulang rumah kita" ucap Steve seakan tau apa yang di pikirkan Aletta ia menarik tangan Aletta lalu mengecupnya lembut.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
ini salah ciri2 wanita munafik dan kita bisa lihat dari karya nya
*intrkasi suaminya dengan wanita lain dipandang menjijikan tapi intraksi nya dia (istri) dengan lelaki lain dibenarkan dengan berbagai alasan (menjijikan) anggap adalah, saudara lah (muak)
dan ini buktinya intraksi steve dan clara kalian laknat tapi intraksi aletta dengan reyhan kalian bela dan benarkan
*steve baik pada clara kalian laknat tapi aletta kegatelan pada reyhan kalian bela dan benarkan
*steve baik pada clara kaian laknat tapi reyhan yang menjijikan mencari perhatian pada istri orang kalian benarkan
*pelakor kalian laknat tapi pebinor kalian puja2 (ini adalah pemikiran wanita munafik), reyhan kalian spesialkam, bisa kontak fisik dengan istri orang, selalu dibela, kelakuan selalu dibenarkan, bisa memprovokasi suami orang, bebas memukul suami orang dan tidak dianggap salah,
pokoknya novel ini adalah novel wanita munafik