WARNING!!
JANGAN LUPA FOLLOW DAN BERIKAN BANYAK DUKUNGANNYA UNTUK SETIAP CERITA AUTHOR 💚
hai-hai sebelum nya terima kasih karena telah menyempatkan untuk singgah di cerita aku :). sekedar info cerita ini pernah aku publish di wattpad dengan user @juwitaapr dan telah aku hapus. jadi cerita ini sekarang hanya ada di mangatoon.
Bagaimana perasaan kalian jika bertemu kembali dengan orang yang paling kaliann hindari.dia ariella harus bertemu kembali Dengan bryan Ceo nya di perusahaan marshwan.
Hidup ariella yang semulanya tenang menjadi kacau karena bryan.
WARNING !!!! typo bertebaran dimana-mana.:)
Salampelukbantal:)
JuwitaApr
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon juwitaapr_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MWMB #27
Ariella melangkahkan kakinya dengan terburu-buru ia harus segera menemui bryan meminta penjelasan pada laki-laki itu.ia bahkan meninggalkan sarah yang sudah menceritakan semua padanya.'nanti aku akan minta maaf pada sarah' batin ariella ia merasa bersalah meninggalkan sarah direstoran tempat mereka makan siang tadi.
Ariella membuka pintu ruangan bryan dan dirinya tanpa mengetuk terlebih dahulu.semua omelan yang berkecamuk dipikiran ariella tertahan ditenggorokan karena orang yang akan mendapat amukan dari ariella sedang berbicara ringan dengan wanita paruh baya yang sedang menyiapan makan siang diatas meja kerja bryan yang kini sudah bersih dari berkas-berkas dan kertas-kertas pekerjaan dan lagi kursi kerja ariella juga sudah berbaris rapi dihadapan kursi kebesaran bryan.
''Ariel ayo masuk kenapa hanya berdiri saja' ujar mrs.marshwan yang pertama kali menyadari kedatangan ariella.bryan langsung menoleh kearah pintu yang mendapati ariella sedang berdiri kikuk disana.
''Eh..iya mrs" jawab ariella agak terbata dan ariella benci itu kenapa ia harus terbata menjawab mrs.marshwan.
Ariella masuk kedalam ruangan dan duduk disebelah bryan.
''Kenapa cepat sekali kau makan dengan teman mu itu"
Ariella menoleh kearah bryan sekilas lalu kemali menjatuhkan pandangannya kedepan menghadap mrs.marshwan.
Pelan-pelan ariell menghela nafas melupakan sejenak amukan untuk bryan baru ia menjawab pertanyaan bryan.
"Kenapa kau tidak ingin aku disini.fine aku akan pergi"
"Jangan.duduk saja disini" kata bryan menahan ariella yang akan bangkit dari duduknya.ariella menurut ia tidak jadi pergi dan kembali menatap mrs.marshwan takjub ia sama sekali tidak pernah dibawakan bekal seperti bryan saat ini kalau dipikir-pikir bryan sangat beruntung karena masih mempunyai seorang ibu seperti mrs.marshwan.
"Ariel" ujar mrs.marshwan lembut tapi mengejutkan ariella karena wajah mrs.marshwan begitu dekat dengan nya.
"Iya mrs." jawab ariella cepat
"Dimakan dari tadi mommy lihat kau hanya menatap mommy saja" ujar mrs.marshwan dengan nada bercanda pada akhir kalimatnya.
Ariella tidak menjawab ia memakan makanan masakan mrs.marshwan sama seperti yang dilakukan bryan sedangkan mrs.marshwan duduk didepan mereka.
"Mrs.tidak makan" tanya ariella ketika sesendok egg benedict mengeudara didepannya.
"Tidak mommy sudah makan dirumah tadi."
Ariella menanggukan kepalanya lalu memasukan sesendok egg benedict yang mengambang diudara tadi.
Ariella terdiam ketika sesendok egg benedict masuk kedalam mulutnya.
"Kenapa?" tanya mrs.marshwan lembut
"Tidak enak ya masakan mommy" sambung mrs.marshwan.
"Tidak tidak.bukan begitu mrs.'' kata ariella cepat
''Sebenarnya.."
"Ya sayang sebenarnya apa?" tanya mrs.marshwan
"Ini pertama kali nya ariel memakan masakan seorang ibu"jawab ariella lirih namun masih terdengar oleh bryan dan mrs.marshwan
Mrs.marshwan paham sekarang kenapa dari tadi ariella terus menatapnya ia berdiri dari duduknya lalu berjalan menghampiri ariella.ia memeluk ariella sayang
"Kata daddy,Mommy meningglkan ariel dan daddy ketika mommy melahirkan ariel mrs." ujar ariella pelan didalam pelukan mrs.marshwan tanpa sadar air matanya keluar dengan sendirinya.
"Jangan panggil mrs.lagi tapi mommy ya.mommy ini juga mommy mu selain anak nakal itu''ujar mrs.marshwan lembut sedangkan ariella mengangguk dan terkekah pelan ketika mrs.marshwan mengatakan bryan 'anak nakal'
Bryan yang hanya menonton kedua wanita yang sedang perpelukan itu pun ikut terkekeh walaupun sang ibu mengatainya anak nakal tapi ia tahu jika ibunya tidak bermaksud begitu.bryan tersenyum ketika melihat ariella yang langsung diterima mommy nya dengan tangan terbuka tanpa melakukan hal-hal aneh seperti wanita-wanita yang selama ini mendekatinya.
Aku semakin mencintai mu
****
Tbc