NovelToon NovelToon
Pengantin Pengganti

Pengantin Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti
Popularitas:114.2k
Nilai: 4.6
Nama Author: Darellia

Menjelang hari pernikahan Belinda astari harus menerima kenyataan pahit. Calon suaminya Sulthan ardanu yudha menghilang, seperti sudah menduga ini akan terjadi Belinda bisa tegar tapi tidak dengan orang-orang yang dia sayangi. Umi Maryam calon ibu mertua yang sangat menyayangi nya dan ayahnya harus di larikan ke rumah sakit karena shock dengan berita menghilangnya Danu. Saat dia berusaha tegar menghadapi kenyataan tiba-tiba Sulthan Anggara yudha melamar siap menggantikan posisi Danu. Belinda ragu, apakah dia harus menerima atau menolak lamaran adik dari calon suaminya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Darellia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

"Haahh!" Pekik Riska.

"Biasa aja mangapnya!" Belinda menutup mulut Riska yang terbuka.

"Kupikir kisahmu, ternyata kisahku tapi kamu bilang orang tua Denis baik ga pandang kaya miskin. Tapi, ini kenapa sekejam penjajah!"

"Ibu tiri, tenang nyokap kandung nya Denis baik banget dia ngebebasin anaknya mau dekat dengan siapa saja!"

"Maksudnya?"

"Nyokapnya Denis itu istri kedua, Nyonya Fatma itu istri pertama yang tidak bisa memberi keturunan biasanya ya dimana-mana istri muda lebih galak tapi ini kebalik. Kapan-kapan aku kenalin orangnya baik."

Riska termangu, belum mulai aja sudah terbayang hambatan dalam perjalanan cintanya.

Pulang kerja Angga melihat pemandangan berbeda, di ruang tengah dua orang perempuan tengah asyik menonton film action, meja penuh makanan dan buah-buahan.

Sempat terkejut selama ini yang dia tahu Belinda tak pernah makan sebanyak ini.

"Pantes tontonannya ginian" Gumamnya.

Merasa ada yang memeluknya Belinda menoleh, hendak menciumnya dia teringat permintaan Riska untuk tidak bermesraan di depannya.

"Sayang ciumannya nanti aja di kamar kasihan Jones pengen."

Riska mencebikkan bibirnya, Riska menyodorkan pizza bekas gigitan Belinda pada Angga.

"Nih makan bekas gigitan bini lo, bekas bibirnya ada disitu kalo ga mau makan berati ga cinta sama anaknya pak Yudi!"

Angga menerima dan lekas memakannya, Belinda hendak merebutnya tapi kalah cepat pizza tersebut sudah masuk ke dalam lambung suaminya.

"Bagoooosss, Anda buciners sejati!" Puji Riska.

"Emang habis makanan sebanyak ini?" Tunjuk Angga pada meja yang penuh makanan.

Keduanya kompak mengangguk karena masing-masing mulut mereka penuh makanan, Angga menggeleng tak percaya.

"Ga usah kaget sayang kita lagi mulihin tenaga dalam, biasa jagoan habis melawan penjahat!"

"Jadi bener yang Rosa bilang, kalo kamu nyerang dia karena ga terima kalo dia dekat sama sahabat kamu?"

"Kalo aku kan sama penjahat beneran semalam, nih dia di serang Rosa duluan di keroyok sama Alika di kamar mandi!"

Riska pun menjelaskan alasan Rosa menyerangnya karena dia melihat Denis membelikan dia tas mahal, sedangkan Rosa yang berusaha mati-matian mendekati Denis jangankan dibelikan tas bahkan dia belum pernah melihat Denis tersenyum kepadanya.

***

Rosa menyusun rencana untuk mendekati Denis, dia akan datang ke rumah pujaan hatinya dan mengambil hati bakal calon mertuanya.

Tak banyak yang tahu tentang keluarga Denis, banyak yang mengira Denis adalah anak dari Lukman Nur Haidar dan Eka Fatmawati.

Memakai dress mahal dengan potongan simple, dan menyiapkan beberapa hadiah untuk buah tangan Rosa dengan percaya diri datang ke rumah keluarga Lukman.

Sepanjang perjalanan dia sudah melatih beberapa kosakata, menurut pengamatan nya mama nya Denis orang yang sangat perfeksionis dan tanpa celah. Rosa bahkan sangat percaya diri karena orangtuanya bukan orang sembarangan.

Setelah berbicara dengan satpam yang berjaga di depan mengatakan kalau dia adalah tunangan Denis ada janji dengan orang rumah.

"Selamat malam, ada yang bisa saya bantu?" Tanya asisten pribadi Nyonya Fatma.

"Saya Rosa yang sedang dekat dengan Denis dan dia meminta saya datang untuk berkenalan dengan orangtuanya, kebetulan Denis sedang sibuk jadi saya memutuskan datang sendiri!" Buru-buru Rosa membuat alasan karena Raut muka asisten tersebut berubah ragu karena ketidakhadiran Denis.

Duduk di ruang tamu yang cukup luas dan mewah Rosa sudah bisa membayangkan akan menjadi Nyonya di rumah ini.

Melihat seorang perempuan dengan raut muka datar masuk ke ruang tamu. Rosa berdiri untuk menyambut nya, saat tangannya terulur untuk bersalaman Nyonya Fatma mengabaikan dan memberi isyarat untuk duduk.

"Siapa?"

"Saya Rosa, Tan…"

"Nyonya, panggil saya Nyonya Fatma!"

"Iya Nyonya Fatma, perkenalkan saya Rosa. Saya saat ini yang sedang dekat dengan anak Nyonya. Denis juga yang menyuruh saya kesini berkenalan bisa lebih dekat dengan keluarga nya!"

"Apa pekerjaan orangtua mu?"

"Papa saya salaah satu petinggi di perusahaan energi milik BUMN, Mama saya adalah pebisnis berlian." Ucap Rosa bangga.

Sedangkan lawan bicaranya hanya mengangkat sudut bibirnya. Rosa sungguh tersinggung dengan sambutan Nyonya Fatma kalau bukan untuk mencari perhatian Denis dia akan labrak perempuan didepan nya.

"Kalau saya dan papanya Denis berencana menjodohkan anak kami paling tidak sesama pebisnis sukses seperti kami. Mungkin kamu masuk dalam daftar cadangan, saya ucapkan terimakasih atas bingkisan nya, anda pasti masih ingat dimana pintu keluar!"

Nyonya Fatma beranjak dari duduk nya dan membawa bingkisan dari Rosa masuk ke dalam, karena tak segera pergi asisten Nyonya Fatma menemui Rosa yang masih betah duduk di ruang tamu.

"Silahkan, Nyonya mau istirahat tuan Denis dan Papanya tidak pulang malam ini!" Ujar sang asisten sembari membuka pintu lebar-lebar.

Dengan langkah kaki di hentakan Rosa pergi dari rumah mewah tersebut. Saat di dalam mobil dia pun tak segera pergi hingga dilihatnya seorang satpam mendekati mobilnya, sebelum di usir kesekian kalinya Rosa memutuskan untuk pergi.

Rosa menepikan kendaraan nya untuk mengeluarkan amarahnya, setir mobil tak punya salah pun menjadi korban kekerasan Rosa.

"Punya dua sahabat juga ga ada guna, saat di butuhin pada repot giliran mereka yang butuh sok bahas setia kawan, aaahhh!" Monolognya.

***

Pagi-pagi Belinda mengantar Riska ke hotel Mulia dan menunggu Denis sembari sarapan, semalam mereka begadang marathon nonton drama Korea. Alhasil pagi ini mereka kesiangan bangun dan tak sempat sarapan.

Bahkan, Angga pun hancur mood nya karena harus berpuasa, berkali-kali di kode Belinda pun tak merasa. Hari ini bisa dipastikan Roman lah yang jadi sasaran.

Denis terlihat memasuki restoran tempat Belinda dan Riska makan, setelah membaca pesan dari sahabat nya bahwa dia menunggunya Denis langsung berangkat.

"Good morning, Lady's."

"Morning , sorry pagi-pagi gue udah repotin ini mau nitip orang sebiji buat kerja, terserah mau kamu suruh apa daripada ga kerja disuruh pulang mau di jodohin!" Pinta Belinda.

"Oke, kamu ikut dulu aja ke kantor nanti kita lihat pekerjaan apa yang cocok denganmu!"

Riska tersenyum bahagia, akhirnya kerja dan tidak ada perjodohan.

"Kamu sendiri Bel, apa rencanamu?"

"Habis ini aku di jemput Adit, ada meeting persiapan peluncuran produk baru siangnya kami mau ngasi kejutan ultahnya mommy."

"Ga bawa mobil?"

Belinda menggeleng karena mulutnya penuh makanan, dua bersaudara absurd ini nafsu makannya benar-benar di luar nurul jika bersama.

"Riska biar sama aku, jangan khawatir nanti aku antar!"

Saat perjalanan menuju pabrik Adit memperlihatkan hadiah yang sudah dia pesan khusus untuk sang ibu pada Belinda.

Sebuah kalung berliontin bentuk hati terdapat ukuran rumit terdapat inisial nama keluarga nya, ketika di buka disisi kiri terdapat foto pernikahan orang tua Adit sedangkan di sisi kanan terdapat foto Adit dengan Adelia.

"Bagus banget! Btw mommy apa sudah pulang dari Thailand?"

"Menurut informasi sudah, saat ini mommy sedang Menyendiri si apartemen nya karena saat ulang tahun mommy selalu teringat Papi sama Adel."

Ponsel Adit pun berdering, nama yang tertulis di layar ponsel Adit menarik perhatian Belinda.

"Kayak pernah denger nama itu, dimana?"

*****

hay teman-teman yuk baca juga novel Terpaksa transmigrasi di jamin ceritanya seru, sambil nunggu author update Bab baru. Terimakasih 😍😍

1
Uus Bhawellnya Enamsembilan
bagussd
Tri Warsiti
Buruk
Al Ghifari
bagus banget crtnya mana lanjutnya
Uus Bhawellnya Enamsembilan: tak lanjut lagi ya thor
total 1 replies
Agung Curvanord
mn ke lanjutan nya
Agung Curvanord
/Rose/di tunggu kelanjutannya...
Marya Dina
mmg ini sekuel dr crita apa ya thor
Tri Setyaningrum
semoga cepat di selamatkan kak
Bilqies
diem dulu Napa...
dari tadi nerocos mulu
Bilqies
anjaaayyy...
jadi penasaran niih gantengnya kek apa sih Angga ini kok di samain sama Lee min ho🤔🤔
Bilqies
aku pegang ucapanmu Angga...
awas sampai kau berulah
Bilqies
bagus Belinda yang tegas jangan mau di rendahkan lagi oleh keluarga Danu
Bilqies
aku mampir Thor...
Bilqies
aku mampir Thor...
mampir juga di karya ku yaa ..
mohon di baca dengan benar tolong jangan di skip....jangan boom like yaa 🙏
Julik Rini
lanjut
Agung Curvanord
Biasa
Agung Curvanord
Kecewa
nenek chika
katanya dah tamat ko berhenti ya
veetachaz
plot twist sekali....
Bilqies
salam kenal Thor, aku mampir niih

saling dukung yukk, jangan lupa yaa mampir juga di karya ku /Smile/
budak jambi
semoga ank indira cact jg biar malu.trus bkn ank dr angga yp dr max...biar rasain t indira punya ank cact.sdh tinggal kn indira dn pp ny mm.cr kebahagian mm seperti kt arga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!