NovelToon NovelToon
We Are BROTHER

We Are BROTHER

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 5
Nama Author: Wachid Tiara

kisah asmara antara Justine Anderson Smith di kehidupan sekolahnya dan juga kisah cinta Davin Anderson yang jatuh cinta pada seseorang yang tidak diduga, mereka berdua bersaudara dan saling mengejar cinta sejati mereka

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wachid Tiara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

We are BROTHER 28

...

we are BROTHER 28

"Justine, ayok" ucap Jasmine saat Justine menjemput nya untuk ke pesta ulang tahun untuk Kayla yang sudah dia siapkan seharian ini

"Kamu sangat cantik" puji Justine saat melihat Jasmine keluar menemuinya dengan dress dan sepatu yang dia belikan kemarin

"Terimakasih Justine, kamu juga ganteng banget, pakai jas itu" puji Jasmine balik saat melihat Justine memakai setelan jas lengkap, karena itu pertama kalinya dia melihat Justine memakai pakaian formal, selain pakaian sekolah

"Nak Justine, apa kamu sudah lama nak?" Tanya Marta yang baru saja pulang bersama suaminya, dia menyapa Justine dengan sangat ramah dan lembut penuh dengan senyuman

"Baru saja" jawab Justine singkat dan datar tanpa memperlihatkan sikap ramah nya pada Marta

Joy merasa marah pada Justine yang seolah tidak menghormati istrinya yang sudah menyambut nya dengan ramah dan hangat

"Apa semua anggota keluarga Anderson tidak punya sopan santun? Kenapa mereka tidak bisa mengajari sopan santun pada anak mereka yang baru satu saja!!" Sindir Joy pada Justine

"Dengar, aku sama sekali tidak ingin berbicara kasar pada mu, tapi kata-katamu sungguh membuat ku marah!!! Atas dasar apa kamu menghina keluarga ku!!" Bentak Justine yang merasa tidak terima dengan ucapan Joy padanya

"Beginikah cara Alex Anderson mengajarimu cara berbicara dengan sopan pada orang yang lebih tua?" Sindir Joy lagi

Jasmine merasa terkejut kenapa ayah bisa berkata seperti itu pada Justine, begitu juga dengan Marta, dia hanya takut jika hubungan Jasmine dan Justine akan menjadi kacau dan kesempatan nya untuk menjadi bagian dari keluarga terkaya akan sirna

"Dengar! Sudah kubilang dari awal, aku sama sekali tidak ingin berbicara kasar dengan mu, tapi kamu tiba-tiba menghina bukan hanya aku, tapi juga seluruh keluarga ku, itu sebabnya aku tidak menerima ucapan mu!" Jelas Justine

"Ayah, hentikan ayah, Justine tidak bersalah apapun ayah" ujar Jasmine, dia memang tidak melihat Justine melakukan kesalahan apapun, jika mengenai Marta, memang sudah sewajarnya jika Justine marah, mengingat perlakuan Marta pada Jessy waktu itu, Justine masih marah padanya

"Jasmine, kenapa kamu membela anak yang kurang ajar ini?!" Teriak Joy Stanford yang merasa heran kenapa putrinya justru membela orang lain daripada Ayahnya sendiri

Marta menjadi semakin panik, karena suaminya yang biasanya bisa dikendalikan dengan mudah kini sedang dalam emosi yang tinggi

"Aku kurang ajar?! Bagaimana aku kurang ajar? tuan Stanford yang terhormat" tanya Justine sinis

"Kamu tidak tahu?! Sungguh menyedihkan anak muda seperti mu lupa dengan tata Krama" jawab Joy tidak kalah sengit

"Jika kamu ingin membahas perlakuan kasar ku pada istrimu barusan, kamu bisa menanyakan padanya sendiri, kenapa aku bisa acuh padanya!! Coba tanyakan! Aku ingin mendengarkan penjelasan apa yang akan keluar dari mulutnya!!" Ucap Justine menantang Joy, sementara Marta merasa dirinya sangat tersudut, dia tidak bisa lari dari cecaran Justine kali ini

"Su-sudahlah sayang , kita tidak perlu membahas ini lagi, aku tidak apa-apa dengan sikap Justine" ucap Marta dengan lembut pada suaminya agar dia tidak lagi mempertanyakan kebenaran nya

"Kenapa nyonya Marta? Apa kamu takut jika suami mu tahu dengan apa yang telah kamu lakukan?" Tanya Justine sengit, dia melihat gelagat Marta yang mencurigakan, dia adalah seorang Anderson, jadi kemampuan untuk mengalahkan lawan dengan cepat sudah menurun padanya

"Apa maksudmu? Marta ada apa ini?" Tanya Joy yang tidak tahu sama sekali dengan apa yang Justine katakan

"Dari pertanyaan mu sudah bisa ku tebak, jika istri kesayangan mu, tidak menceritakan semuanya dengan jelas" Justine menyeringai melihat ekspresi lawan bicaranya

"Aku yang akan menjelaskannya kalau begitu" tambah Justine

"Sayang... Sebaiknya kita tidak perlu membahas hal yang tidak penting kita hanya perlu melupakannya" ucap Marta mencoba untuk menghentikan Justine

"Tidak perlu repot-repot nyonya Marta, anda hanya perlu diam dan mendengarkan ku, dan ingat kamu tidak berhak menyela ku saat aku sedang berbicara" Justine menunjukkan jarinya pada Marta

"Dengar tuan Joy Stanford, istri anda telah menghina habis-habisan mommy saya, nyonya Jasseline Anderson Smith, kamu tahu apa yang dia ucapkan? Kamu siap mendengar nya? Tunggu sebentar" Justine mengambil benda pipih di saku celananya dan mengeluarkan kemudian menyentuhnya beberapa kali dan terdengar semua rekaman tentang bagaimana Marta menghakimi dan menghina Jessy habis-habisan bahkan saat pertemuan mereka untuk yang pertama kalinya( lihat di bab 3 aja ya😝)

Marta terbelalak saat mendengar rekaman suara nya sendiri, tubuhnya bergetar, dia melihat suaminya yang sudah menatap tajam kearah nya

"Sayang aku hanya..." Marta mencoba membela diri, namun Joy sudah begitu marah padanya

"Cukup Marta, jadi ini semua karena ulahmu, hingga kamu hampir menghancurkan bisnis keluarga kita, aku pikir kamu wanita yang lembut dan penuh kasih sayang, tapi setelah mendengar rekaman ini, aku tidak yakin dengan hal itu" Joy benar-benar tidak menyangka jika Marta sangat arogan dan begitu kasar

"Sudah cukup!! Aku sudah tidak ingin berada lama-lama disini lagi, Jasmine, aku pulang, aku berubah pikiran, aku tidak mau mengajak mu ikut ke pesta keluarga ku." Justine melihat Jasmine yang seolah tidak rela dengan keputusan Justine

"aku takut, kamu mungkin akan tertular virus tidak punya 'sopan santun' dari keluarga ku, sebaiknya kamu tidak perlu lagi dekat-dekat dengan ku, mulai dari sekarang menjauhlah dari ku, demi kebaikan mu, aku pergi!!" Justine segera keluar dari rumah Jasmine dan segera memasuki mobilnya dan segera melesat dengan cepat dari sana, tanpa menunggu apapun lagi, bahkan tidak mau mendengarkan Jasmine yang berteriak memanggil namanya

"Ayah... Jasmine kecewa sama ayah!!!" Jasmine berlari dengan wajah yang sudah basah oleh air mata, dia berlari keluar dari rumah untuk mengejar Justine ke rumah dimana mereka mengadakan pesta ulang tahun Kayla

"Jasmine! Tunggu Jasmine!" Joy memanggil putrinya namun Jasmine tidak mau mendengarkan ayahnya dan tidak mau berhenti berlari

"Aku kecewa dengan mu!!" Bentak Joy pada Marta kemudian pergi dari sana meninggalkan Marta yang hanya bisa terdiam dan harus memikirkan langkah apa yang selanjutnya akan dia lakukan karena rencananya hampir gagal

Sesampainya di kediaman keluarga Anderson disana sudah ramai oleh seluruh keluarga besar nya, hanya tinggal menunggu kedatangan Davin dan Kayla untuk memberikan mereka kejutan

"Tuan muda, ada seorang gadis yang mencari tuan muda di depan sana" ucap security yang bertugas menjaga gerbang di kediaman keluarga Anderson

"Siapa?" Tanya Justine pada security itu

"Tidak tahu tuan, kalau tuan muda tidak mau menemuinya aku akan mengusir nya" jawab security

"Tunggu, biar aku temui dia" jawab Justine kemudian mengikuti langkah security menuju tempat gadis itu menunggu

----------

tap jempolnya dong 😘

1
Rahmawaty❣️
Kayla ketiban durian runtuh ini😁😄
Cha-ca Jo Aisyah
serasa nonton di ikan terbang
Win
Biar makin seru ajj!
Win
Kakek Alex... 👍💕
Win
Hehehe... Begitu rupanya
S
njirrr anjerrr
S
nangis plus baper akhirnya ya just setelah sekian purnama
S
tidak ada kebahagiaan untuk seorang Jasmine Stanford 😭😭
S
ngilu bgt Ampe ulu hati pokona mah hanya babang Davin yg dinobatkan sebagai lelaki terbaik😭
S
nangis bgt gw kasihan bgt kamu Jasmine sayang😭
Ls.*(
Hidda
Siti Zulaiha
Andin egoisss orgnya tkg maksa
S
gua mo nanya mantap2 tuh emg beneran enak ya? ko jadi kepo🤣
S
ih pengennn🤣🤣
S
gua yg bru bca 2021 soalnya baca kisah Jessy dluh baru baca kisahnya Alex bru bca ini woelah🤣🤣tpi ga dpat visual nya katanya visualnya BTS ohmygodd
kiki
akhirnya kelar
kiki
jangan menjalin hbungan sma seseorng yg masa lalunya belum kelar, alesan balas dendam itu terlalu klasik, kalo emng udh nglupain dy gak akan ada niatan sedikitpun buat balas dendam, pda akhirnya cinta mengalahkan kebencian
kiki
ah lebih seru cerita jason sama ralia
kiki
lagian ngpain marah adia, lu aja masih cinta sama alvin
kiki
baguslah sama ralia aja, adia jg masih bimbang gak jlas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!