NovelToon NovelToon
Dendam Sang Istri

Dendam Sang Istri

Status: tamat
Genre:CEO / Selingkuh / Obsesi / Dendam Kesumat / Penyesalan Suami / Ibu Mertua Kejam / Chicklit / Tamat
Popularitas:187.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: poppy susan

Kiran adalah wanita yang mempunyai wajah jelek, bahkan semua orang menyebutnya dengan sebutan wanita si buruk rupa. Kiran dijodohkan oleh orangtuanya dengan seorang pengusaha tampan bernama Viki.
Viki terpaksa menikahi Kiran untuk menyelamatkan perusahaan orangtuanya yang hampir bangkrut.
Kehidupan Kiran sangatlah menderita, hingga suatu saat Kiran memergoki Viki sedang selingkuh dengan wanita lain. Kiran memutuskan untuk bercerai dengan Viki, dan bertekad ingin membalaskan dendamnya kepada orang-orang yang sudah membuatnya menderita.
Akankah Kiran berhasil membalaskan dendamnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 28 DESI

Sesampainya di rumah, Princes segera berlari masuk ke dalam kamar Kakeknya.

"Kakek!"

"Ya Allah, cucu Kakek."

Kakek Rahul merentangkan kedua tangannya dan tentu saja Princes langsung menyambutnya dengan pelukan kerinduan.

"Kakek sangat merindukanmu, Nak."

"Princes juga sangat merindukan Kakek, bagaimana kabar Kakek?" tanya Princes dengan melepaskan pelukannya.

"Alhamdulillah Kakek baik-baik saja, kamu sendiri bagaimana? Ternyata cucu Kakek sudah besar dan cantik," seru Kakek Rahul dengan mengusap wajah Princes.

"Princes baik-baik saja, kan ada Pak Ali yang selalu jagain Princes."

"Dasar, kamu ini."

Setelah melepas rindu dengan semua keluarganya dan makan bersama, Princes pun memutuskan untuk masuk ke dalam kamarnya.

***

Malam pun tiba...

Setelah selesai makan malam bersama, semuanya berkumpul di ruangan keluarga.

"Sayang, Daddy sudah mendaftarkan kamu di universitas terbaik di sini dan besok kamu sudah mulai bisa kuliah dan Daddy juga sudah mendaftarkan anak bungsunya Pak Ali ke sana supaya kamu punya teman," seru Daddy Raj.

"Wah serius Dad, Princes nanti bakalan kuliah bersama anaknya Pak Ali?" seru Princes dengan antusiasnya.

"Iya sayang, Pak Ali sudah mengabdikan dirinya untuk menjaga kamu selama puluhan tahun dan sekarang saatnya Daddy juga membalas kebaikan Pak Ali."

Usia Princes memang di atas Gifty, Princes sudah menyelesaikan kuliah semester pertamanya di Amerika dan sekarang akan melanjutkan semester ke duanya di Indonesia saja. Berbeda dengan Gifty yang baru saja lulus SMA.

Sementara itu di rumah Pak Ali, selesai makan malam bersama Guntur memilih masuk ke dalam kamarnya di rumah itu Guntur dan Ayahnya masih perang dingin.

"Sayang, kamu mulai besok sudah bisa masuk kuliah," seru Pak Ali.

"Memangnya Ayah sudah mendaftarkan Gifty kuliah?" tanya Gifty tidak percaya.

"Sudah dong, Ayah sudah daftarkan kamu di kampus ini."

Pak Ali memberikan brosur kampus kepada anaknya itu.

"Ya Allah Yah, ini kampus mahal dan Gifty memang ingin sekali kuliah di sini."

"Apa kamu senang, sayang?"

"Senang sekali, Yah."

Guntur yang memang diam-diam mendengarkan di balik pintu kamarnya merasa kesal dan akhirnya keluar dari dalam kamarnya.

"Kenapa Ayah mendaftarkan Gifty di kampus yang mahal itu? Jangan bilang Ayah mendapatkan bantuan dari keluarga anak manja itu?" kesal Guntur.

"Astagfirullah Guntur, memangnya kenapa kalau Ayah dapat bantuan dari keluarga Tuan Raj?"

"Kalau Ayah tidak sanggup menyekolahkan Gifty, biar Guntur saja yang membiayainya. Guntur juga masih sanggup untuk membiayai Gifty, daripada harus mengemis-ngemis kepada keluarga mereka!" bentak Guntur.

"Guntur, Ayah tidak mengemis! Tuan Raj sendiri yang sudah mendaftarkan Gifty ke universitas itu!" sentak Pak Ali.

Pak Ali bangkit dari duduknya, tapi dadanya terasa sangat sakit bahkan napasnya terlihat tersengal-sengal.

"Ayah, Ayah kenapa?" tanya Gifty dengan mendekati Ayahnya itu.

"To-long am-bilkan ob-at di ka-mar," seru Pak Ali terbata-bata.

Gifty membantu Ayahnya untuk duduk kembali, sedangkan dia segera berlari ke dalam kamar Ayahnya untuk mengambil obat. Sementara itu, Guntur tampak tercengang dia tidak tahu kalau Ayahnya punya penyakit.

"Ayah, apa ini obatnya?"

Pak Ali menganggukkan kepalanya, Gifty mengambil air minum dan segera memberikan obat itu kepada Ayahnya.

Guntur mengambil obat itu dan membacanya, betapa terkejutnya Guntur saat melihat obat yang ternyata untuk obat jantung itu.

"Sejak kapan Ayah meminum obat ini?" tanya Guntur dengan suara yang terdengar bergetar.

"Tiga tahun lalu, bahkan keluarga Tuan Raj yang membiayai operasi pemasangan ring di jantung Ayah," lirih Pak Ali.

Seketika tubuh Guntur lemas, dia menjatuhkan tubuhnya di atas sofa. Tangannya bergetar mendengar penuturan Ayahnya itu, sungguh dia tidak menyangka kalau Ayahnya selama ini mengidap penyakit yang cukup serius.

"Sekarang kamu mengerti, kenapa Ayah lebih mementingkan keluarga Tuan Raj? Mereka adalah orang yang berjasa bagi keluarga kita, Ibu kalian membutuhkan biaya yang sangat besar untuk berobat dan keluarga Tuan Raj lah yang sudah membiayainya. Begitu pun dengan Ayah, operasi pemasangan ring di jantung membutuhkan biaya yang tidak sedikit tapi keluarga Tuan Raj dengan berbaik hati membayar semuanya. Ayah mempunyai hutang Budi kepada keluarga mereka, dan mereka tidak membutuhkan uang Ayah, yang mereka mau hanyalah menjaga anak mereka supaya aman."

Guntur hanya bisa terdiam, dia tidak bisa membayangkan selama tiga tahun Ayahnya merasakan sakit yang luar biasa dan Ayahnya sama sekali tidak memberitahukan kepadanya atau pun Gifty.

"Ayah, kenapa Ayah tidak pernah bilang kepada kita?" seru Gifty dengan deraian airmatanya.

"Jangan menangis, Ayah tidak apa-apa kok, Ayah masih sehat ini," sahut Pak Ali dengan senyumannya.

Gifty langsung memeluk Ayahnya itu, sedangkan Guntur benar-benar merasa sangat bersalah. Dia membenci Ayahnya sendiri sementara dia tidak tahu apa yang selama ini Ayahnya sudah alami.

Guntur mengira kalau selama ini Ayahnya tidak mau memperdulikan dia dan adiknya tapi ternyata salah, Ayahnya bahkan mempunyai penyakit yang sangat berat dan Guntur sama sekali tidak mengetahuinya.

"Maafkan Ayah Nak, karena selama ini Ayah sudah tidak perhatian kepada kalian."

Tiba-tiba airmata Guntur menetes, dan untuk kedua kalinya Guntur meneteskan airmatanya. Pertama, saat Ibunya meninggal dan yang kedua saat ini.

"Maafkan, Guntur," seru Guntur dengan menundukkan kepalanya.

Pak Ali tersenyum, lalu Pak Ali menepuk pundak anak sulungnya itu.

"Ayah tahu kamu kecewa sama Ayah, tapi Ayah melakukan semua ini untuk kalian juga."

Guntur memeluk Ayahnya, tangisan Guntur pecah betapa bodohnya dia karena selama ini dia sudah membenci Ayahnya tanpa tahu bagaimana kondisi Ayahnya.

***

Keesokan harinya...

Guntur dan Gifty sudah menunggu Ayah mereka di meja makan, tidak lama kemudian Ayahnya keluar dengan memakai baju jas seperti biasa.

"Ayah mau ke mana?" tanya Guntur.

"Ayah harus kembali bekerja karena hari ini Non Princes sudah mulai kuliah," sahut Pak Ali.

"Tapi kan Ayah masih sakit," seru Gifty.

"Tidak, siapa bilang Ayah masih sakit? Ayah sudah sehat kok," sahut Pak Ali dengan senyumannya.

"Ayah, bisakah Ayah hubungi Tuan Raj? biar Guntur yang menggantikan kerja Ayah," seru Guntur.

Pak Ali sampai kaget mendengar ucapan anak sulungnya itu.

"Tapi Guntur, kamu kan harus latihan untuk pertandingan MMA nanti. Biar Ayah, kamu fokus saja ke pertandingan kamu."

"Masih ada waktu 1 Minggu lagi, pokoknya mulai sekarang Ayah tidak usah bekerja lagi jadi Bodyguard biar Guntur yang menggantikan Ayah. Ayah sudah harus istirahat jangan banyak kerja," seru Guntur.

"Tapi Nak---"

"Pokoknya Ayah tenang saja, Guntur juga bisa kok menjaga anak mereka. Ayah hanya tinggal bilang saja kepada Tuan Raj kalau mulai sekarang Guntur yang menggantikan pekerjaan Ayah."

Pak Ali tidak bisa berkata apa-apa, dari pada nanti anaknya kembali membencinya akhirnya Pak Ali pun menyetujui permintaan Guntur dan segera menghubungi Tuan Raj.

1
Simba Berry
baru tahu aku kalau rumah orang terkaya no 1 dinegaranya ada juga menyimpan mie instan dirumahnya.
Simba Berry
ayahnya guntur tdk salah dan gunturpun tdk salah,yg salah hanyalah keadaan.
Simba Berry
jangan kaburlah kiran..kenapa tdk pamitan saja seperti kemarin.kamukan anak baik.ha..ha..ha..ha.
Simba Berry
ya allah pakaj pamitan segala.ada2 aja🤣🤣🤣🤣
Omah Tien
cewe bodonh
Evy
cepat banget Thor sembuh paska operasi... cuma satu malam saja.butuh berbulan-bulan untuk kembali normal..
🌸so0bin🌸
ah gak seru si mita nya baik² aja....
🌸so0bin🌸
padahal lagi nungguin si mita di apa²in ini 😁
🌸so0bin🌸
semoga acara silaturahmi nya lancar dan si mita bisa selamat 😑😑😑
🌸so0bin🌸
sebentar lagi kayaknya bakalan ada acara silaturahmi antara si mita dan deddy raj...gak ketinggalan guntur juga
🌸so0bin🌸
Si mita mau nyobain rasanya di senggol deddy raj kayanya
🌸so0bin🌸
malah penasaran sama si mita mau ngelakuin apa ya
🌸so0bin🌸
Si guntur mah galak bener....pelan² ke ngajarin incess ny bagaimanapun dia kan belum terbiasa
🌸so0bin🌸
kok aku malah takut nanti incess patah hati ya
🌸so0bin🌸
ah si guntur mah pura² marah ke biar tuh incess bahagia😅😅😅
🌸so0bin🌸
anak emas emang beda ya gak kaya diriku yg udah enek sama mie saking seringnya makan mie 🤣🤣🤣
🌸so0bin🌸
galak² tapi perhatian juga....
🌸so0bin🌸
aduh incess kenapa nonton sih bisa gaswat tuh klo guntur nantinya jadi gak konsen atau malah jadi penyemangat buat guntur ya
🌸so0bin🌸
nonton aja incess tuh pengawal yg ada di rumah ajak semua 🤣🤣
🌸so0bin🌸
kamu harus bisa jaga diri incess jaga² klo si mita ngelakuin sesuatu,,, yg namanya orang patah hati kan bisa sampe kesetanan kelakuannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!