NovelToon NovelToon
Beautiful Revenge Istri Yang Di Lenyapkan

Beautiful Revenge Istri Yang Di Lenyapkan

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Selingkuh / Chicklit / Tamat
Popularitas:342.8k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

"Tabrak saja mas! kalau dia sampai ke rumah papanya, kamu bisa kehilangan semua yang kamu miliki sekarang!" ujar seorang wanita yang berada di samping Kevin.

Tanpa pikir panjang, Kevin pun mengejar mobil yang dikendarai Eva dan menabraknya.

Brakkkk

Mobil itu pun menabrak pagar besi pembatas jalan, mata seorang wanita yang basah karena air mata melihat ke arah pria yang menabraknya, pria itu adalah suaminya.

'Kenapa mas, kenapa kamu tega melakukan ini?' batin wanita itu sebelum mobilnya jatuh ke jurang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

Kevin segera datang ke rumah sakit. Dan tentu saja dia langsung mulai drama anak yang begitu berbakti dan khawatir pada mamanya. Meskipun sebenarnya Kevin juga tahu kalau ibunya berpura-pura.

Setelah semua drama itu, Kevin mengajak Angel ke rumahnya. Untung saja Vanya sudah berangkat kerja. Di dalam kamarnya, Marta menyentuh tangan Angel.

Rasanya Angel ingin menepis tangan itu, tangan wanita yang sebenarnya sangat di hormati. Dia menyayangi Marta seperti ibunya sendiri, memberikan apapun yang Marta mau. Tapi ternyata Marta juga bersekongkol menipu dan membodohinya. Membohonginya dan memperalat dirinya selama uji. Makan masakan dari Eva saja, kata Marta sangat menjijikan di belakangnya. Itu benar-benar membuat Eva merasa sakit luar biasa di dalam hatinya.

Tapi yang sekarang berada di depan Marta adalah Angel. Angel memasang wajah tersenyum, meski sebenarnya di dalam hatinya dia begitu kesal pada Marta.

"Nak, pergilah dengan Kevin. Dia sudah menyiapkan sesuatu yang istimewa untukmu. Makan siang yang romantis katanya!" kata Marta sambil tersenyum.

Angel pun menoleh kearah Kevin yang terlihat tersipu. Wajahnya benar-benar innocent, siapa yang mengira pria tampan berwajah innocent itu ternyata adalah seorang suami yang telah melenyapkan istrinya sendiri.

"Tapi Tante, kak Darren pasti akan marah...!"

"Tolong beri aku satu kesempatan saja Angel, aku ingin meyakinkan mu. Setelah itu akan menemui kakakmu, dan dia mau menerimaku atau tidak, aku hanya bisa pasrah saja akan hal itu!" kata Kevin terkesan seperti seseorang yang naif, yang pasrah setelah sekuat, semampunya dirinya berusaha.

Angel tahu dia harus melewati hal ini, lagipula dia percaya, Darren akan selalu melindunginya. Dan pada akhirnya, Angel mengangguk setuju. Kevin terlihat begitu senang, dia pikir dia memang sudah menuju keberhasilan dari rencananya.

Mereka berdua, Kevin dan Angel pergi ke sebuah villa milik Kevin. Tentu saja tidak ada anak buah Kevin yang tahu hal ini, karena apa? karena memang anak buah Kevin juga adalah anak buah Vanya. Kalau anak buahnya tahu, otomatis Vanya juga tahu. Sedangkan Kevin merencanakan semua ini di belakang Vanya, hanya dirinya dan mamanya yang tahu.

Begitu menginjakkan kaki di teras, Kevin membuka pintu villa itu. Banyak sekali bunga-bunga di dalam ruangan. Juga ada balon dengan warna silver dan biru, selama ini kebanyakan Angel menggunakan tas dan sepatu dengan warna itu. Kevin pikir itu adalah warna kesukaan Angel.

Di tengah ruang tamu terdapat tulisan permintaan maaf Kevin dengan banyak sekali rangkaian kata yang akan membuat wanita yang belum tahu siapa sebenernya Kevin pasti akan meleleh, melting, tak bisa berkata-kata sangking tersentuh sekali hatinya.

"Kevin, ini semua...!"

"Ini semua untukmu, aku sungguh-sungguh mencintaimu Angel, sejak pertama kali melihatmu. Aku benar-benar sudah jatuh hati padamu, kamu telah mencuri hatiku ketika pertama kali kamu menatapku...!"

Kata-kata yang begitu romantis, mulut Kevin benar-benar lebih berbahaya dari bisa ular, benar-benar mematikann.

Namun bukan mulutnya saja yang berbisa, perlahan Kevin pun menyentuh lengan Angel dengan lembut, dan bak menghipnotis tatapan mata Kevin itu membuat Angel tak bisa berpaling darinya.

Tatapan mata mereka sangat intens, begitu dekat. Tapi bukan perasaan terharu dan tersentuh yang di rasakan oleh Angel. Justru dirinya merasa dendamnya semakin menjadi jadi saja.

Kevin baru akan memajukan wajahnya, matanya tertuju pada bibir Angel. Angel yang mengerti selanjutnya apa yang ingin dilakukan oleh Kevin. Segera berdehem.

"Ekhem.. Kevin. Aku haus, boleh minta minum?" tanya Angel.

Mendengar hal itu, Kevin segera melepaskan Angel.

"Aku akan ambilkan minuman dulu!" kata Kevin dan Angel pun mengangguk.

Ketika Kevin pergi, Angel mengepalkan tangannya dengan kuat. Dia sama sekali tidak bisa menahan emosinya tadi. Dia nyaris memukul Kevin yang hampir saja mencium bibirnya.

Namun permintaan Angel itu justru membuat Kevin senang. Dia sudah merencanakan hal ini, memang inilah rencananya.

Kevin membawakan segelas jus jeruk dari dapur, senyumnya menyeringai lebar karena dia sudah menambahkan sesuatu yang akan membuat Angel menjadi miliknya setelah ini.

"Ini minumlah!" kata Kevin.

Angel yang tidak mengira kalau Kevin memberikan minuman yang sudah ada obatnya pun lantas meminum minuman itu nyaris setengah gelas.

Semakin minuman yang ada di dalam gelas itu berkurang, Kevin terlihat semakin senang. Setelah menghabiskan setengah gelas jus jeruk, Angel memberikan gelas itu pada Kevin.

"Terimakasih!" kata Angel.

"Sama-sama, duduklah dulu Angel. Aku akan letakkan gelas ini dulu, dan kita bisa jalan-jalan di luar villa!" kata Kevin.

Angel pun mengangguk dan duduk. Tapi hanya dalam beberapa detik dia merasa kalau tubuhnya sangat panas, gerah, dan kepalanya berangsur pusing.

Angel memegang kepalanya dan melihat ke arah pendingin udara di ruangan itu.

'Kenapa panas sekali, pasti pendingin udaranya mati!' batin Angel.

"Kevin, pendingin ruangannya mati ya? kenapa panas sekali?" tanya Angel pada Kevin.

Kevin yang mendengar itu lantas tersenyum, di lihatnya wajah Angel yang sudah memerah. Dia tahu obat yang dia berikan di dalam minuman Angel sudah bekerja.

"Oh mungkin saja, kalau kamu kepanasan. Kamu bisa ke kamar yang itu, di sana pendinginan ruangannya bagus, sangat dingin!" kata Kevin menunjuk sebuah kamar dekat dengan ruang tamu.

Angel yang memang merasa begitu kepanasan mengangguk. Dia pun di papah oleh Kevin ke kamar itu. Kepala Angel benar-benar sangat pusing, bahkan saat Kevin menjatuhkan dirinya ke atas tempat tidur, Angel tidak berdaya menolak atau memberontak.

Kevin sudah melepaskan ikat pinggangnya ketika Angel masih dalam keadaan antara sadar dan tidak sadar. Angel berusaha untuk bangun, tak dia tidak kuat.

Kevin sudah melepaskan semua pakaian, tersisa sebua boxer ketat saja. Kevin juga sudah naik ke atas tempat tidur dan bersiap menanggalkan dress yang di pakai oleh Angel.

Bugh

Kevin terjatuh di atas tubuh Angel, Angel menghindari wajah Kevin, sehingga Kevin menjatuhkan wajahnya di sisi sebelah kiri wajah Angel.

Mata Angel sudah berkaca-kaca, dia tidak tahu apa yang terjadi, yang jelas dia sangat takut.

"Bawa dia keluar!"

Sebuah suara membuat Angel memejamkan matanya sangat lega. Suara itu sangat familiar, itu suara Darren.

Darren masuk dan memukul Kevin sampai pingsan. Dan meminta anak buahnya untuk membawa Kevin keluar.

"Kak Darren, tolong aku...!" lirih Angel yang merasa seluruh tubuhnya sakit, panas dan gatal.

"Bos, sepertinya obatnya sudah bereaksii. Sebaiknya kalian berhubungan, kalau tidak pembuluh darah nona bisa saja pecah, karena ketegangan dari efek obat itu!" kata salah satu anak buahnya yang langsung keluar dari ruangan itu.

"Agkhhh... tidak nyaman sekali, tolong aku kak..!"

***

Bersambung...

1
RieNda EvZie
/Good//Good//Good//Good//Good/
Hikam Sairi
pulang dulu apa ya eva bilang bapake gitu😩😩😩😩🫵🫵🫵🫵
syh 03
mampir ah..mencoba baca novel2 author lainnya lg 😊
Liana Simon
alur cepat tapi menghibur
arniya
luar biasa kak
Noer Row_ling: terimakasih banyak 💜💜💜💜💜💜💜
total 1 replies
Bundanya Pandu Pharamadina
Alhamdulillah ada yg menyelamatkan Eva
Noer Row_ling: iya kak
total 1 replies
Bundanya Pandu Pharamadina
awal yg pengin nonjok suami sama ulat bulu
Noer Row_ling: tonjok kak, cekek, banting 🤭
total 1 replies
VaNiLaLuLaBo
lega tamatnya begitu... mati terus dia... kihkihkih
VaNiLaLuLaBo
jgn Marta sudah .. huhuhu
Susi Sundari
alurnya ringan ga ribet.. sukses trs..
Noer Row_ling: Terimakasih 💜
total 1 replies
Noul
Luar biasa
Noer Row_ling: Terimakasih 💜
total 1 replies
Ibelmizzel
balasan sakitku utkmu suami laknat
kiran
walaupun terlambat bacanya pokoknya tak like terus...habisnya bagus bangeet karya author
Ran Aulia
terimakasih author 👍👍👍👍👍
ceritanya bagus
🌷💚SITI.R💚🌷
Alhamdulillah tamat..maaf ya thoor ga cimdn tp tetep loke ko..
🌷💚SITI.R💚🌷
knp othor ini novely episode pertama selalu bikin nyesek tp penasaran
ema fatma
sangat kereen ceritanya
Afri Yanti
semoga ada extrapartnya
ria
weleeh2..sudah tamat saja thor😙..
semangat teruus thor..
berakhir bahagia tdk ada gangguan lagi..
Muhamad Bardi
wah..udah tamat ya kak kirain aq masih panjang sampai Darren dan eva punya anak😊..tapi ga papa kak terima kasih sudah menghiburku dengan karyamu yang luar biasa👍👍, tetap semangaaat kak💪💪 teruskan berkaryamu semoga kak thor sukses dan sehat selalu..🤲🤲, lanjut kak ke cerita camelia dan Carissa vs raja hutan😊😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!