NovelToon NovelToon
Petualangan Bima Pawitra

Petualangan Bima Pawitra

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Ahli Bela Diri Kuno / Penyeberangan Dunia Lain / Light Novel
Popularitas:492.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: arkhan biantara

Bima Pawitra terlahir dari keluarga kaya, namun takdir telah menentukan dirinya.

Ketika orangtuanya dalam perjalan pulang, ditengah jalan menjadi target pembunuh bayaran. Orangtua Bima berusaha menghindar, namun terpojok ketepi jurang, sehingga Bima yang berada dalam pelukan ibunya terlepas dari tangannya dan terlempar ke jurang karena terpeleset.

Tanpa di ketahui oleh orangtuanya, Bima yang masih bayi menembus dimensi lain dan di selamatkan kakek Alam.

17 tahun dalam perawatan kakek Alam, Bima menjadi sosok pemuda sakti dan kembali kebumi untuk mencari orangtuanya.

Bumi tidak sesederhana yang di lihatnya, Bima juga tidak tahu bahwa dia adalah sang terpilih menjadi penguasa tiga dunia.

Apa yang akan terjadi selanjutnya, berhasilkah menemukan orangtuanya. Dan apa reaksinya setelah mengetahui bahwa menjadi sang terpilih..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon arkhan biantara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makan bersama Warga

"Mang...mang Diman. Apa ada di dalam," suara teriakan itu jelas terdengar oleh Bima maupun yang lainnya.

"Siapa yang berteriak-teriak itu mang" Bima melihat ke mang Dima.

"Aku tidak tahu den, coba aku lihat", mang Diman langsung berdiri, dan berjalan ke arah pintu lalu membukanya.

"Ada apa kalian ber... Mang Diman tiba-tiba tidak melanjutkan perkataanya, mulutnya menganga, bahkan mata melotot. Karena di depannya sudah banyak warga berkerumun, juga ada satu orang yang di ikat tangannya kebelakang, wajahnya sudah lebam kena pukulan, maupun tamparan."

"Kenapa mang", Bima tersenyum, sedangkan yang lain heran.

"Ini den. Coba lihat sendiri", ucap mang Diman yang tetap diam.

Bima menghela napas, akan tetapi tidak melihatnya sesuai ke inginan mang Diman, Bima dengan mata malaikatnya langsung tahu apa yang terjadi diluar.

"Bawa masuk orang yang di ikat itu", Bima memerintahkan mang Diman.

"Kalian bawa dia masuk, cukup tiga orang; untuk yang lainnya silakan tunggu di luar." Ucap mang Diman, meskipun awalnya kaget bahwa Bima bisa mengetahui apa yang terjadi di luar, tanpa melihatnya.

Namun karena dia mengingat kejadian beberapa waktu yang lalu, temannya mampu menenggelamkan traktor, meskipun setengahnya. Jadi dia yakin bahwa Bima juga bukan orang biasa.

Setelah mendapatkan perintah dari mang Diman, kedua orang masing-masing tangannya memegang lengan orang yang di ikat; di bawa masuk.

"Ini mang sesuai yang di perintahkan, aku dan warga lainnya telah menemukan juga menangkap kepala desa" seorang warga mendorong kepala desa ke arah mang Diman.

Mang Diman segera meraihnya, lalu berkata; "Silakan kalian duduk dulu"

"Dia siapa mang, kenapa wajahnya seperti telah di pukuli", Bima menyipitkan matanya

"Ini kepala desa di sini, tapi karena dia juga membuat rumah bu Lasmi akan di eksekusi", balas mang Diman wajahnya sudah suram.

"Oh, biarkan dia duduk juga." Bima mengangguk.

Mereka akhirnya duduk, beberapa saat kemudian, keheningan terjdi dan, tidak ada yang duluan membuka percakapan. Semua tetap diam dalam keheningan; akan tetapi mereka tidak menyadari sebenarnya Bima melakukan kontak bicara ke Wira melalui telepati. Dan inilah kenapa Bima belum berbicara juga.

"Baiklah berhubung ini sudah malam, sebaiknya untuk membahas permasalahan selanjutnya; kita lakukan besok saja. mungkin kalian juga sudah lelah dan anak asuh bu Lasmi juga sudah tidur. Kalau di bahas sekarang takutnya mengganggunya." Ucap Bima panjang lebar.

"Aku ada ide nih dik" Wira berujar.

"Ide apa kang" Bima mengangkat alisnya.

"Aku yakin kalian dari siang belum makan, jadi bagaimana kalau kita bakar-bakar." Wira melirik ke arah mang Diman.

"Anu... den memang belum makan, tapi...tapi.." mang Diman menundukan kepala, karena malu mengatakan bahwa tidak memiliki uang.

"Wira merogoh saku celana, mengeluarkan sejumlah uang, kemudian memberikan ke mang Diman. " Apakah ini cukup."

"Ini..ini.." Mang Diman tidak langsung menerimanya.

"Ambil aja mang, suruh mereka belanja dan siapkan peralatannyaa. kita akan makan-makan luar". Ucap Wira.

"Baik den, aku akan segera melakukan". Mang Diman pun menerimanya lalu pergi.

"Kalian juga boleh keluar, bantu mereka. Untuk dia biarkan tetap di sini" Wira melihat ke arah sarip, sabri dan kedua warga lainnya.

Ke empatnya mengangguk, lalh keluar mengikuti mang Diman.

"Sepertinya pak sopir ada yang ingin di bicarakan, dengan kita bedua." Kata Wira, matanya memandang ke arah Sopir.

"Begini den! Lalu sopir menceritakan ketika menerima telfon dari Darma, dan penjelaskan semuanya tanpa ada yang di tutup-tupi. Begitu den, sopir mengakhirinya."

Bima dan Wira, mengangguk bersamaan.

Lalu Bima berkata; "Kalau pak sopir ingin pulang, kembalilah jangan menunggu kami di sini. Karena kemungkinan besar kami akan lama, bahkan bisa saja dua atau tiga hari masih di sini, soal Jaya Arsha nanti kami yang akan menjelaskannya."

"Aku akan tetap menunggu aden berdua di sini, ini karena sudah tugas yang di berikan langsung oleh tuan aku", Sopir menghela napas.

"Karena keputusanmu seperti ini, silakan. Dan mari kita keluar bantu warga," Bima berdiri lalu keluar.

Wira serta sopir mengikutinya dari belakang.

Di luar sudah mulai sibuk masing-masing sesuai intruksi dari mang Diman, mang Diman juga tidak hanya memberi intruksi, akan tetapi dia juga ikut membantu. Kemunculan Bima, Wira dan sopir yang ikut membantu juga, semakin ramai; meskipun hanya acara makan dadakan tapi cukup meriah, terlihat ke gembiraan di wajah warga. Sekitar satu jam kemudian, masakan sudah matang; tanpa pembicaraan Bima serta warga langsung menyantapnya. Cahaya bulan dan bintang, menghiasi langit malam yang indah; mereka semua telah melupakan insiden yang menimpanya, se olah-olah besok atau lusa tidak akan terjadi lagi, mungkin itulah memikiran dari warga.

Bima dan Wira justru berbeda cara pola pikirnya, mereka sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk hari esok.

1
dul dul
ceritanya bagus, namun sampai dsini agak sedikit kecewa, mc nya selalu berurusan dgn org yg jauh dbawah levelnya. jd ku skip skip aja sdh ketebak alurnya
Pratomo Azmi
kayak novel cina dijadiin indonesia dah ini. tang xiu kalau g salah karakter utamanya.
warono surakarta
jossss gandossss top markotop
warono surakarta
jossss gandossss
warono surakarta
jossss gandossss top markotop
spooky836
pintu papan ada bunyi klik
spooky836
mata wangnya macamana. jual beli atau sistem barter.
Nggenk Topan
Luar biasa
VILLAINSS “SHADOW SENPAI” シ
Mayan lah
Ahmad Tamby
lanjuuuut, sehat wal'afiat selalu thooor
IR WANTO
jangan terlalu sinetron thor lama2 jadi bosen..
Kreasi Rizky
bagus tapi udah kayak baca novel cina
Kreasi Rizky
sudah berbau bau cina
Kreasi Rizky
apa ia terlempar kemasa lalu bima ketika Bima masih bayi
Teddy Aktadi
Luar biasa
Lys Amanah
sampe disini aja thor?
?????: maaf belum bisa update 🙏🙏 urusan pekerjaan masih sibuk
total 1 replies
Lys Amanah
lanjutkan Thor semangat
Suryo Gading
jos
Anto Wiskey
keren
Supriadi
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!