Asyifa adalah seorang gadis yatim piatu yang hidup bertiga dengan kedua adiknya. Sebagai anak sulung, dia bertanggung jawab membesarkan kedua adiknya, setelah ayah dan ibunya meninggal akibat kecelakaan hebat saat pulang dari berjualan.
Suatu hari dia terlibat skandal dengan teman satu kelasnya, teman yang juga dia kagumi dalam diam.
Sebab skandal tersebut, dia harus kehilangan beasiswa dan menuntutnya untuk keluar dari sekolah favorit tersebut.
5 tahun kemudian, dia dipertemukan dengan teman sekelasnya dengan kondisi yang berbeda.
Tetapi cinta yang dulu pernah singgah... ternyata masih tetap menetap tanpa bisa terungkap.
Bagaimana kisah selanjutnya...
selamat membaca guys... semoga kalian terhibur...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi ars, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
AJARI AKU MENCINTAIMU
" Sudah... Jangan menangis lagi. Maafkan aku dan hatiku. Percayalah... Aku memang belum mencintai kamu, tapi aku belajar... Aku belajar mencintaimu, aku belajar mempertahankan rumah tangga ini, aku belajar membawamu berjalan di sampingku sampai jannah. Tolong... Tolong Fa... Temani aku... Dukung aku... Jangan pernah lagi meminta cerai dariku... Sebab aku tidak akan pernah menceraikanmu... Juga tidak akan pernah menghianatimu atau menduakanmu. Hanya kamu yang menjadi istriku" Arka memgatakan kalimat demi kalimat dengan tetap mempertahankan Asyifa dalam pelukannya.
Sungguh... Sedikitpun tidak ada niat untuk menikah lalu bercerai, bahkan tidak di dalam angan sekalipun. Dia hanya masih belajar... Belajar mencintai.
...----------------...
Arka dan Asyifa sampai di rumah sudah gelap. Rumah masih sepi... Adik adik Asyifa terlihat belum ada yang pulang.
" Radit dan bayu kemana Fa?" Tanya Arka keluar dari mobil.
" Tadi meka pada pamit untuk persipan hari kemerdekaan." Jawab Asyifa.
" Assalamualaikum..." Salam Asyifa saat memasuki rumah.
"Waalaikumsalam" jawab Arka.
Asyifa tersenyum pada suaminya. Mereka sepakat sama sama belajar saling menerima, saling memahami dan saling mengingatkan.... Dan belajar... Mencintai.
Tanpa Arka ketahui... Cinta Asyifa lebih dulu hadir bertahun tahun yang lalu, bahkan saat mereka masih mengenakan seragam putih abu abu.
" Mas dulu atau aku dulu yang mandi?" tanya Asyifa setelah sampai kamar.
"Emmm mandi bareng aja yuk." canda Arka.
Asyifa tertegun sesaat, bahkan pipinya merona karena malu.
" Mas duluan ya, aku hangatin masakan dulu." jawab Asyifa.
Arka mengangguk dan melipir buat mandi, Asyifa menyiapkan baju santai untuk suaminya.
Karena badannya gerah, Asyifa memutuskan mandi di kamar mandi luar yang biasa di pakai. Adik adiknya.
Asyifa lupa baju gantinya ketinggalan di kamar, itu sebabnya selesai mandi dia hanya memakai bathrobe.
Klek.
Pintu kamar mandi terbuka tepat saat Asyifa mengambil baju.
Arka tertegun melihat istrinya baru selesai mandi, tetesan air dari rambutnya... Dan bahkan wajah Asyifa yang tampak segar menghoda imannya.
" Maaf mas... Baju ku ketinggalan" kata Asyifa yang salah tingkah karena Arka terus menatapnya.
Arka yang juga memakai bathrobe berjalan mendekat, sekarang ... Posisi mereka saling berhadapan.
Jantung Asyifa berdetak cepat, Arka tetaplah laki laki normal, meski belum ada cinta di hatinya.
Bahkan... Seorang pria tidak membutuhkan cinta untuk bisa menyentuh wanita.
" Aku... Aku ganti baju dulu mas" kata Asyifa dan akan berjalan menuju pintu.
Arka menangkap lengan Asyifa, karena kaki Asyifa yang basah menjadikan lantai lebih licin.
Asyifa tidak biaa menjaga keseimbangan, tetapi sebelum Asyifa terjatuh, Arka lebih dulu menangkapnya.
Cupp
Arka mengecup singkat bibir istrinya...
Tatapan mereka bertemu, Asyifa melihat gairah di mata suaminya. Diapun siap jika suaminya meminta haknya sekarang. Itu sudah kewajibannya.
Kecupan singkat dari Arka berlanjut pada lumatan lumatan kecil, Arka bahkan mengakses seluruh mulut Asyifa. Kecapan demi kecapan terdengar memenuhi kamar utama.
Asyifa berpegang pada tengkuk Arka agar bisa menjaga keseimbangan, sedang Arka terus mengabsen bibir Asyifa dengan gigitan gigitan kecil.
Tangan Arka meraba dan mengusap punggung istrinya yang tertutup bathrobe.
Asyifa tidak bisa menhan cintanya lagi, melalui kesempatan bercumbu dengan Arka, Asyifa ingin memberikan hati dan tubuhnya untuk laki laki yang sangat dia cintai itu.
"Ahh mas...." Suara desahan Asyifa terdengar saat tangan arka meremas pantat istrinya.
Arka yang mendengar desahan istrinya semakin terbakat gairah. Bahkan dengan nakal dia menggigit mesra telinga istrinya.
" Cukup ya... Tunggu pernikahan kita sah di mata hukum Negara." ucap Arka menyudahi permainannya pada istrinya.
Sekelebat bayangan wanita di negeri jiran terlintas. Membuat hati dan pikirannya tidak tenang.
Asyifa menutup bathrobe yang sedikit tersingkap. Dia tersenyum dan mengangguk.
" Ganti baju di sini saja Fa. " kata Arka.
" Aku malu mas..." jawab Asyifa yang memilih tetap ganti baju di kamar mandi.
Asyifa dan Arka sudah rapi dengan baju santai masing masing.
Asyifa yang mengenakan baju daster panjang, terlihat lebih cantik alami di tambah wajahnya tanpa riasan sama sekali.
" Ayo makan dulu mas, adik adikku pulang malam semua." kata Asyifa.
Bukannya makan, Arka malah memeluk Asyifa dari belakang..
" Ajari aku mencintaimu Syifa, dan aku ajari kamu untuk bisa mencintai aku. Hingga tiba saatnya kita biaa saling mencintai... Serta memiliki anak anak yang lucu." bisik Arka dari belakang daun telinga Asyifa.
Asyifa yang kegelian menangkap tangan Arka.
" Mas... Berhenti, aku tidak bisa fokus makanan ini... " jawab Asyifa.
Arka tersenyum dan melepaskan pelukannya, dia mengira istrinya sama dengannya... Belum memiliki cinta.
Tetapi Arka yakin.... Dia dan Asyifa bisa hidup bersama.... Sedangkan cinta akan hadir seiring dengan waktu, dan dengan intensitas komunikasi yang baik setiap hari....
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Terimakasih masih setia membaca....
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya manteman... Selamat beraktifitas dan... Sehat selalu....
syifa sdh mngatakn ber kali".... untuk mnyudahi prnikahan kalian... agr kalian tak saling mnyakiti....
up bnyak"
capek mncintai sendirian... wloupun arka sbg suami sangt bertanggung jawab.....
untuk arka.... yakin km bneran g ada cinta untuk syifa.... yakin cinta sdh g pnting.....
ms iya km bisa mnjalani prnikahan dgn syifa smpe saat ini tnpa km merasakn cintamu untuk syifa🤔🤔🤔