NovelToon NovelToon
Pendekar Pedang Iblis

Pendekar Pedang Iblis

Status: tamat
Genre:Fantasi / Action / Petualangan / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:23.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Kak Vi

Xin Fai seorang anak nelayan yang tinggal di pinggiran Kekaisaran Shang harus menerima kenyataan bahwa desanya dibantai oleh organisasi gelap bernama Manusia Darah Iblis! Dia terus mengemban dendamnya itu hingga muncul sosok iblis dalam dirinya, membuat ia tak terkalahkan sekaligus membuat orang-orang takut kepadanya meskipun Xin Fai berada di jalan yang benar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kak Vi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 28 - Kota Anguo II

"Tuan, kami sudah menyiapkan beberapa ramuan dan obat yang anda perlukan."

Xin Fai membuka pintu dan mendapati pria berjenggot putih di hadapannya tengah menunduk hormat. Seumur hidupnya Xin Fai tidak pernah menyangka dia akan diperlakukan demikian, karena nyatanya dia hanyalah seorang anak nelayan miskin.

Namun Xin Fai tidak menolaknya, ia merasa tak perlu menyia-nyiakan kebaikan lelaki itu.

Chuan Gui masuk ke kamar ditemani satu pelayan yang membawa teh hijau, wanita tersebut meletakkannya di meja dan izin pamit.

Xin Fai mengamati teh hijau tersebut lama, teh itu bukan seperti teh biasa dikarenakan asap yang menguap di atasnya juga ikut berwarna hijau.

"Apakah Tuan penasaran dengan teh ini?"

Xin Fai mengangguk, kemudian Chuan Gui menjelaskan.

"Teh hijau ini diproduksi oleh sebuah klan ternama bernama Lan Wangjun, teh ini berfungsi untuk meningkatkan stamina dan tenaga dalam Tuan hingga beberapa lingkaran."

Chuan Gui menyodorkan teh hangat itu ke arahnya, Xin Fai menerima dengan takjub karena tidak pernah ia melihat hal seperti ini sebelumnya. "Ah ini berbeda dengan air sungai yang ibu masak di rumah," gumam Xin Fai tersenyum ketika mengingat masa kecilnya dulu. Chuan Gui mengelus jenggotnya sembari menaikkan satu alisnya.

"Air sungai? Apakah Tuan bercanda?"

Xin Fai mengangguk masih meminum teh hangat tersebut, seketika sensasi hangat masuk ke dalam tubuhnya. Seperti yang dikatakan Chuan Gui, dalam waktu yang singkat Xin Fai bisa merasakan tenaga dalam mengalir kembali dalam tubuhnya. Perutnya yang kelaparan pun mulai berhenti keroncongan.

Meskipun tidak tahu menahu tentang teh hijau yang diminumnya saat ini, Xin Fai bisa menebak bahwa teh tersebut berharga ratusan keping emas. Mengingat rasa dan aromanya begitu enak, Xin Fai bahkan ingin menangis kala meminum teh itu.

Melihat ekspresi Chuan Gui, Xin Fai akhirnya bercerita.

"Aku tinggal di sebuah desa bernama Peiyu, Ayah ibuku sudah meninggal karena serangan Manusia Darah Iblis."

"Hamba turut berdukacita Tuan, tapi dari keluarga mana Anda berasal jika boleh tahu? Keluarga Liu? Atau keluarga Yong? Setahuku di desa Peiyu hanya ada dua keluarga bangsawan di sana."

Xin Fai menarik sedikit senyumnya.

"Aku tidak berasal dari keluarga bangsawan."

"Benarkah?" Chuan Gui mengamati Xin Fai dari atas sampai bawah dan baru menyadari pakaian anak itu hanya sekadar baju biasa. Tidak terlihat seperti seorang bangsawan.

"Aku hanya seorang anak nelayan," jawabnya mampu menebak pikiran lelaki sepuh itu. Seakan tak percaya Chuan Gui mencoba mencari kebohongan di mata Xin Fai, namun dia tidak menemukannya.

"Ahahaha, berarti saya sudah salah duga..." Chuan Gui tertawa renyah, sedangkan Xin Fai menanggapinya dengan cengiran khasnya.

"Tidak masalah Paman Gui."

Chuan Gui semakin penasaran tentang identitas seseorang yang diprioritaskan oleh seorang Zhishu Yan, ia bertanya-tanya tentang seluk beluk Xin Fai. Dimulai dari kehidupannya, nama orangtuanya dan kesehariannya.

Namun Chuan Gui tidak bisa menemukan sesuatu yang berhubungan dengan kekuatan Xin Fai semalam. Kekuatan besar dengan pisau cahaya keemasan milik anak itu jelas saja membuat lelaki sepuh itu begitu tertarik.

"Darimana kau mendapatkan kekuatan sebesar itu...ah, maafkan kelancangaanku. Aku hanya sedikit penasaran tentang dirimu."

"Tidak perlu sungkan Paman," senyum Xin Fai terkembang setelahnya, ia mulai menceritakan semua hal yang ia alami. Latihannya di goa kelelawar, air terjun dan kekuatan misterius Lang yang tanpa sengaja menyatu dengan tubuhnya.

"Anak ini begitu istimewa, pantas saja Senior Yan begitu menghormatinya." Batin Chuan Gui mengukur kekuatan anak itu.

Sejak meninggalkan desa Peiyu tubuh Xin Fai bertambah tinggi, ia tak menyadari bahwa Langkah Angin yang selama ini dipelajari olehnya akan membuat perubahan dalam dirinya.

Setelah menghabiskan teh hijau Xin Fai kembali diberikan beberapa ramuan. Chuan Gui mengatakan bahwa dirinya tak harus menghabiskan semua itu dalam satu hari jika ingin menyerapnya secara maksimal.

Xin Fai mengangguk, saat Chuan Gui hendak keluar kamar pria tersebut sempat menanyakan sesuatu hal yang membuat Xin Fai terdiam agak lama.

"Jika kau mau, kau bisa bergabung dengan sekte Pasukan Seribu Kaki." Chuan Gui menambahkan, "ah itu jika kau tidak keberatan, aku tidak memaksanya..."

Xin Fai menggaruk kepalanya sambil menyengir lebar. "Tenang saja paman, aku memang belum tahu akan bergabung atau tidak tapi aku janji akan pergi ke sektemu."

Chuan Gui tersenyum singkat, dalam hatinya ia sangat tertarik pada anak itu. Mata Xin Fai terbilang sangat berbeda dengan orang kebanyakan, jika di ruangan terbuka mata miliknya akan menampakkan warna keemasan yang sangat unik.

Dan dari pedang yang dimilikinya, tentu saja membuat Chuan Gui lagi-lagi terpana. Dia bahkan sempat mengira anak itu berbohong tentang kedua orang tuanya yang merupakan orang miskin.

"Aku akan menunggu kedatanganmu di sekteku."

***

Gapapa deh cerita ini agak sepi, bagi yang masih menunggu kelanjutannya semoga gak bosan yah sama cerita ala-ala kadar saya, jgn lupakan like dan komen ya hehe, peace✌️

1
Guttasilo Sasmita
Santai aja Thor, saya selalu kaki like.
Lanjuuuttttt.. 👍👍👍
Guttasilo Sasmita
Lanjut Thor, menarik ceritanya.
Semangaaaaattt..
Guttasilo Sasmita
Tetap semangat Thor. Sejauh ini masih ok ceritanya🙏🙏🙏
Rusdi Bintang
terlalu bertele tele skiipp
Abdee vj
Luar biasa
𝙕𝙯𝙯: mampir kak, judulnya Iblis penyerap darah, kali aja suka🙏
total 1 replies
Abdee vj
aromanya bakal ada kekacauan ditengah turnamen, seperti cerita LPN/Casual/
Abdee vj
Luar biasa
Ferdy Palit
iklan Pinjol lagi
Surdi
oke
VirgoRaurus 31Smile
loh ..bukankah sudah di kunci dg rantai neraka dari berbagai arah...kok masih leluasa bergerak, bahkan keluar dari air panas....
VirgoRaurus 31Smile
dengan mata yg sedang dibuatnya...maksudnya "mantra"....
VirgoRaurus 31Smile
katanya kutub Utara, ya harusnya paling Utara...kok paling timur...
VirgoRaurus 31Smile
perang perang apa pedang pedang ini Thor...
VirgoRaurus 31Smile
tuh kan bisa menggunakan jurus perpindahan ruang...kenapa ga dipakai sedari tadi....dasar Author oon, maunya mendramatisir cerita, tp ketahuan oon nya.
VirgoRaurus 31Smile
yg namanya mayat berarti dia mati...ga punya energi kehidupan....ini kok energi kehidupan dari mayat...yg bener aja Thor....
VirgoRaurus 31Smile
kenapa ga pakai jurus ruangnya....MC kebanyakan ilmu, jadi lupa punya jurus yg bisa memperpendek jarak...atau Authornya yg oon...?
VirgoRaurus 31Smile
apa MC lupa dg batu yg diberikan olah iblis sebelum dia musnah, di batu tsb ada sedikit jiwa iblis suami dari ratu iblis....
VirgoRaurus 31Smile
saat MC ingin menusuk jantung Liu Fengying & Xin Xia menghalangi dg tangannya, ternyata pedang bisa menembus tangan Xin Xia...harusnya pedang MC bisa menusuk jantung Liu Fengying....
VirgoRaurus 31Smile
MC lupa dg rencana peledakan pintu gerbang markas musuh demi menghindari pasukannya banyak yg mati kena panah...
VirgoRaurus 31Smile
berceloteh...kalau cuma satu atau dua patah kata, ga bisa di anggap berceloteh...kalau dia cerewet, ngomong terus yg ga ada juntrungannya barulah dia dianggap berceloteh...tahu ga Thor...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!