NovelToon NovelToon
Moon And Sun

Moon And Sun

Status: tamat
Genre:Mafia / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan / TKP / Misteri / Tamat
Popularitas:44.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nadiyah Salsabila

SEDANG PROSES REVISI PENULISAN, JADI MOHON MAAF JIKA BANYAK YG SALAH, BAIK TANDA BACA MAUPUN KATA🙏🏻🙏🏻

Di Albion City saat ini sedang gempar dengan penemuan banyak mayat yang ditemukan di tempat-tempat yang berbeda.

Lugh yang seorang detektif swasta ikut membantu dalam penyelidikan kasus ini. Satu hal yang telah mereka simpulkan, bahwa semua mayat yang ditemukan dibunuh oleh 1 orang yang sama.

Serangkaian misteri-misteri lain pun terus berdatangan, hingga memaksa Lugh dan teman-temannya untuk merangkai setiap pecahan puzzle misteri itu menjadi puzzle yang utuh.

Akankah Lugh bersama rekan tim nya dapat memecahkan kasus ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadiyah Salsabila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 27. Ketegasan Karin

"Aish kenapa orang-orang ini tidak ingin pergi?! Tempat yang akan diledakkan justru menjadi tempat paling ramai saat ini." Gerutu Karin yang kesal karena orang-orang di Qreus Hill Mall itu tidak ingin keluar juga.

Karin berjalan menghampiri seorang wanita yang memakai aksesoris berlebihan ditubuhnya, mulai dari kalung, gelang, bahkan sampai wajah nya dilapisi oleh makeup yang teramat tebal. Wanita itu berjalan bolak-balik dari satu toko ke toko lainnya dengan gaya bagaikan seorang model.

"Permisi nyonya yang terhormat, saya dari tadi melihat anda mengelilingi mall ini tanpa henti, apa anda tidak mendengar pengumuman mengenai status darurat yang komandan Eron umumkan tadi?" Ucap Karin dengan tenang, meski dalam hatinya sudah sangat kesal.

Wanita itu menatap Karin dengan tajam, lalu beberapa saat kemudian dia melanjutkan aktifitas dia sebelumnya, yaitu berbelanja. Dia tidak memperdulikan omongan Karin barusan.

"Apa nyonya tidak mendengar apa yang saya katakan? Tolong keluar sekarang juga atau anda akan mati karena meledak disini!" Lanjut Karin yang sudah mulai kesal.

Wanita itu menghentikan aktifitas berbelanja nya tersebut, lalu menatap Karin dengan kesal, "Apa mau mu hah?! Dan siapa kau?! Berani-beraninya kau menyuruhku untuk pergi, apa kau ingin bertanggung jawab jika aku tidak mendapatkan barang-barang limited edition ini?!" Bentak Wanita itu dengan suara yang keras.

Mendengar hal tersebut membuat kesabaran Karin benar-benar habis, dia mundur selangkah kemudian mengeluarkan sesuatu dari saku dibalik jaketnya.

DDOOORRRR ....

Karin menembak ke udara menggunakan pistol yang baru saja dia keluarkan dari saku dibalik jaketnya itu, tembakan Karin barusan membuat atap Mall yang terbuat dari kaca sedikit bolong, tembakan itu juga membuat kaget seluruh pengunjung mall, membuat Karin kini menjadi pusat perhatian semua orang.

Karin pun menodongkan pistolnya ke satu persatu pengunjung mall tersebut, "Aku tau ini tidak sopan, dan melanggar peraturan, namun kurasa ini satu-satunya cara untuk membuat kalian semua mau keluar dari mall ini!" Teriak Karin masih dengan pistol di tangannya yang iya arahkan ke tiap-tiap pengunjung secara bergantian.

"Sekarang kalian takut dengan suara tembakan barusan bukan? Lalu apakah kalian juga takut ketika aku menodongkan pistol ke kalian satu persatu seperti ini?!" Lanjut Karin kembali dengan suara yang keras agar semua orang dapat mendengarnya, semua orang yang mendengar itu hanya diam tak berkutik.

"Aku yakin sekarang, kalian semua takut dengan kematian! Kalian gemetar dan tak berani berbicara saat aku telah mengeluarkan pistol ku, kalian takut jika aku akan menembak kalian. Namun mengapa kalian masih ada disini?! Tak dengar kah kalian pengumuman tentang status darurat yang diumumkan tadi? Apa kalian masih ingin mementingkan barang-barang mewah itu yang jelas tidak akan berguna jika kalian mati meledak disini? Atau kalian menganggap pengumuman tadi hanya candaan? Kalian hanya akan takut jika memang hal yang berbahaya itu sudah ada di depan mata kalian, seperti pistol ku saat ini? Bodoh!!" Teriak Karin lagi, kini suaranya semakin lantang, saat ini suaranya bergema keseluruh penjuru mall.

Semua pengunjung yang mendengar perkataan Karin langsung menghentikan aktifitas berbelanja mereka, mereka diam sejenak untuk memikirkan apa yang telah Karin katakan, kemudian langsung menjadi heboh dan berbondong-bondong untuk keluar dari mall.

"Huft ..." Karin menghela berat napasnya, napas lega sekaligus lelah. "Syukurlah mereka memahaminya, dasar wanita memang sulit jika tidak diperjelas dengan detail." Ucapnya.

"Bagus semuanya, ayo segera tinggalkan mall ini dan kembalilah ke rumah kalian masing-masing, lakukanlah apa yang seperti pengumuman itu katakan!" Teriak salah satu tentara yang ada di mall tersebut, dan kini tak ada lagi yang protes maupun tidak ingin mendengarkan, semuanya patuh setelah mendengar kalimat-kalimat panjang dari Karin tadi.

Dalam waktu 15 menit, Qreus Hill Mall pun akhirnya sudah kosong, 20 orang tentara juga Karin kini sudah berada di luar Mall.

"Kerja yang sangat bagus detektif Karin, aku tidak menyangka kau akan setegas itu!" Seru salah satu tentara yang menghampiri Karin dengan wajah kagumnya.

"Hehe terimakasih pak, tapi sebenarnya itu bukanlah ketegasan ku, melainkan kekesalan ku, mungkin setelah ini aku akan segera dipecat karena menodongkan senjata juga membentak para pengunjung." Ucap Karin dengan malu.

"Hahaha kau tenang saja, kami akan menjadi saksi bahwa kau melakukan itu semua demi kebaikan jika sewaktu-waktu kau memang akan dipecat karena masalah ini." Sahut tentara yang lainnya dengan tawa.

"Benar, jika saja kamu tidak melakukan hal itu, maka aku tidak yakin kalau saat ini mall sudah kosong. Kami para laki-laki memang sulit untuk memahami para perempuan-perempuan di mall itu" Lanjut yang lain.

Dan semuanya pun tertawa begitu pun dengan Karin. "Ahh sebentar aku ingin mengangkat telpon dulu," Seru Karin saat merasakan ponselnya yang bergetar dan melihat kontak bertuliskan "Hyuna" menelponnya, dia pun izin untuk keluar dari percakapan para tentara itu.

"Halo Hyuna, ada apa?" Ucap Karin dengan datar saat mengangkat telpon tersebut.

"Apa kau melihat Lugh?" Balas Hyuna yang ada dibalik telpon tersebut dengan panik.

"Hah Lugh? Bukankah dia ada di universitas Georjuz?" Jawab Karin yang mulai bingung.

"Tidak ada, aku baru saja menyelesaikan pengungsian seluruh orang yang ada di Albion University, lalu setelah itu aku langsung pergi ke universitas Georjuz, namun aku tidak dapat menemukan Lugh disini. Saat aku bertanya, salah satu tentara mengatakan Lugh pergi setelah menyelesaikan pengungsian bersama seorang wanita, dan dia bilang wanita itu mirip dengan mu." Ucap Hyuna menjelaskan panjang lebar.

"Aku bahkan baru beberapa menit menyelesaikan pengungsian di tempat ku, bagaimana bisa aku pergi ke tempat Lugh, dan untuk apa aku menemuinya?" Balas Karin bingung.

"Gawat!" Gumam Hyuna dengan pelan namun Karin dapat mendengarnya dengan jelas, "Gawat kenapa? Apa yang terjadi?!" Lanjut Karin yang semakin dibuat bingung oleh perkataan setengah-setengah Hyuna itu.

"Sepertinya Lugh telah dibawa oleh organisasi rahasia itu, jika memang bukan kaulah yang dimaksud oleh tentara tadi, maka itu pasti Melinda yang menyamar menjadi mu. Dan dia pasti disuruh oleh Lucky, aku tidak tau apa maksud dan rencana yang akan mereka lakukan dengan menculik Lugh, namun kita harus segara mencari dan menemukan Lugh sebelum hal buruk terjadi!" Jawab Hyuna membuat Karin kaget dan panik.

"Astaga! Yasudah kalau begitu kita semua harus berkumpul kembali, kita berkumpul di markas, hubungi yang lainnya juga!" Seru Karin dan Hyuna menjawab "iya".

Telpon tersebut pun dimatikan, Karin pamit kepada para tentara dan segera pergi untuk melaju ke markas mereka, begitu pun dengan Hyuna. Di perjalanan Hyuna juga menghubungi Joo, Asyraf, Raizel, dan T.K untuk segera ke markas juga.

1
Anonim
keren banget👍👍
yosh—
malah q nggak bisa tidur ikut merasa diteror...
yosh—
hadir... pada mampirlah karyaku hampir end
ˢ⍣⃟ₛNadiyah❤️⃟Wᵃf࣪ᯓℛ𓍝
keren banget sama cerita satu ini, alur plot semuanya oke ide cerita juga menarik banget the best author. ayo Nex season author
🟡🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪: terimakasih kk
total 1 replies
@ួ ້Lidyaさ
eps terakhir benar-benar menggambarkan keseluruhan cerita dan maksud dari judul cerita ini keren banget sumpah. Ayo author buat kelanjutannya
@ួ ້Lidyaさ
karin disini keren banget
Hyuna-Chan🪐
Di eps terakhir, maksud dari judul moon and sun diungkapkan dengan jelas oleh character antagonis, sungguh plot yang menarik!!
🟡🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪: terimakasih
total 1 replies
Hyuna-Chan🪐
akhirnya pertarungan besar telah berakhir, dan kemenangan adalah milik para detektif ya
Hyuna-Chan🪐
betapa mengerikannya hal ini, gak kebayang aku kalau jadi hyuna dan harus menyaksikan semuanya secara langsung
Hyuna-Chan🪐
sungguh alasan yang begitu berlawanan yaa, pliss merinding bacanya
Hyuna-Chan🪐
sosok Lugh yang pemaaf tapi dibuat marah sampai begini benar² sangat menakutkan
Hyuna-Chan🪐
Gildan menghilang semuanya panik wkwk, ada rencana apa lagi ini pihak musuh
Hyuna-Chan🪐
kata² nya begitu menyentuh astaga, keren kalian
☠️⃝ˢ⍣⃟ₛ✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻLiᷡeᷧsͩeͥᵞᵃʰ
Dan akhirnya maksud dari judul moon and sun tersampaikan di kalimat² terakhirnya lucky. Keren banget nih cerita!
☠️⃝ˢ⍣⃟ₛ✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻLiᷡeᷧsͩeͥᵞᵃʰ
orang jahat pun masih punya hati kalau sama orang yang dia sayang, astaga Gildan jangan mati dulu
☠️⃝ˢ⍣⃟ₛ✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻLiᷡeᷧsͩeͥᵞᵃʰ
yaampun lucky emang benar-benar jahat ya, mulutnya pun jahat
☠️⃝ˢ⍣⃟ₛ✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻLiᷡeᷧsͩeͥᵞᵃʰ
wkwk salah pegang tangan ternyata, betapa hancurnya itu hati lucky wkwk
☠️⃝ˢ⍣⃟ₛ✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻLiᷡeᷧsͩeͥᵞᵃʰ
hooh berarti T.K udh tobat kali ya jadi pembunuh bayangan
☠️⃝ˢ⍣⃟ₛ✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻLiᷡeᷧsͩeͥᵞᵃʰ
kata²nya emg sadis sih, tapi jujur itu related banget buat para manusia
Alarice Erica🎸
jadi keinget cerita jack the ripper:( tapi ini seru sihh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!