NovelToon NovelToon
Adakah Cinta ?

Adakah Cinta ?

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Romansa-Percintaan bebas
Popularitas:63.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ralia Imutz

Menyakitkan jika mengingatnya, menyedihkan saat menjalaninya, mengecewakan saat melihatnya, itulah cinta.

"Naura ?" ucap orang tersebut memastikan orang dihadapannya ini

"Siapa ? hiks,,, hikss,,," tanyaku tidak mengenali orang yang mengajakku bicara

"Kamu Naurakan ? yang bermain bersamaku saat di panti asuhan ?" tanya anak itu lagi

"Deg !" Bayangan itu muncul, potongan mimpi yang terasa nyata itu hadir. Rasa sakit saat dipukuli oleh wanita yang ku anggap ibu, rasa menyalahkan diri karna tidak patuh, rasa yang menyesakkan dada

"Tidak, aku tidak bermain ke panti asuhan. Aku bukan anak yang nakal... hiks,,, hiks,,, " ucapku sambil menahan sakit diperut, ada perban dikepala menutupi luka yang cukup dalam dan besar serta beberapa lebam yang nyeri diwajahku

Itu semua ku dapatkan dari orang yang ku anggap tulus ternyata palsu, dari seorang yang ku anggap pelindung ternyata penjahat, Cinta dari segala bentuk itu menyedihkan Bukan ? Adakah Cinta yang tulus di dunia ini ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ralia Imutz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 27_Bercerita

Lombapun akhirnya selesai, mereka tidak memenangkan pertandingan namun ada hal yang lebih berarti mereka menangkan hari ini, yaitu kebenaran. Kini mereka duduk dipojok ruangan sambil menikmati beberapa potong kue menikmati senja.

“Nau, apa kau ingat pertemuan pertama kita ?” Tanya Aydin

“Tidak, aku tidak ingat” ucap Naura

“Saat itu aku membuatmu menangis karena tidak sengaja memanggilmu Naula, padahal yang kau maksud Naura. Kau menangis sangat kencang karena perkataanku yang terlalu jujur” ucap Aydin sambil tersenyum membayangkan wajah menangis Naura kala itu (Episode 19 IWB)

“Itu bukan kesan pertama yang baik” ucap Naura sambil menyuap kue hiasan mereka tadi

“Ya, namun aku tau satu tentang keluargamu. Ternyata ibumu tidak suka jika kau berteman dengan laki-laki” ucap Aydin

“Ibu tidak suka jika aku dekat dengan laki-laki ? Kenapa ?” Tanya Naura

“Entahlah, Kemudian pertemuan kita selanjutnya adalah disebuah taman, aku mengajari kamu untuk menyebut huruf r dengan benar. Kau belajar dengan giat sehingga hanya dalam waktu singkat kau sudah tidak cadel lagi. Lalu saat ulang tahunku kau begitu ingin menemuiku, saat ku jelaskan bahwa Bundaku dan Ayah harus menikah agar aku bisa menjadi anak Bunda kau juga berucap ingin menikah denganku. Hahaha, kau sangat polos saat itu” ucap Aydin tertawa

“Aku seperti itu ketika kecil ? kenapa memalukan sekali” ucap Naura sambil menutupi wajahnya dengan tangan

“Hahaha, iya. Kau dan aku bahkan sama-sama ingin menjadi dokter waktu kecil dulu. Sekarang lihatlah kita, kita sudah bisa menggapai cita-cita menjadi seorang dokter saat ini” ucap Aydin

“Ya, aku juga tidak tau jika dokter adalah cita-citaku dari dulu. Padahal selama ini aku menjadi dokter hanya ingin berterimakasih pada Prof. memberikan yang terbaik agar dia bangga telah memungutku” ucap Naura

“Nau, katamu terlalu kasar. Kau bukan dipungut, tapi takdir yang menuntun kau untuk bertemu dengan Prof. Dwi itu adalah jalan hidupmu untuk dipertemukan dengan orang baik. Kau tidak dipungut, kau adalah berlian yang dituntun takdir untuk didapatkan oleh Prof. Dwi” ucap Aydin

“Aku harap bisa menganggapnya seperti itu, tapi kehidupan terlalu pahit Ay. Aku sudah tidak peduli dengan rasa kasih yang ku tau hanya rasa balas budi ketika seorang baik padaku” ucap Naura

“Hei, kenapa pikiranmu hitam sekali. Apa yang sudah kau lalui ?” Tanya Aydin

“Aku tidak tau, hanya penggalan mimpi yang mengerikan itu membentukku seperti ini” ucap Naura

“Apa kau mau menceritakan bagaimana mimpi itu denganku ?” Tanya Aydin

“Entahlah, aku rasa kau tidak akan percaya dengan yang ku katakan” ucap Naura sendu

“Apapun itu, aku percaya denganmu. Namun aku tau kau ragu sehingga merasa itu imajinasimu. Ayo kita cari kebenarannya” Ucap Aydin sambil menatap yakin kepada Naya

“Huummf, Ay kenapa kau sepercaya itu denganku ?” Tanya Naura balik menatap

“Kau adalah temanku, muridku dan pengantin masa kecilku.” Ucap Aydin dengan senyum manisnya

“Hei, itu hanya omongan anak kecil yang polos. Aku tidak tau apa-apa saat bilang ingin menikah dengamu, aku yakin itu” ucap Naura menahan malu karena tingkah masa kecilnya

“Kau percaya dengan ceritaku ?” Tanya Aydin berniat bercanda

“Kau berbohong ?” Tanya Naura langsung merubah ekspresinya menjadi dingin

“Hehehe, tidak mungkin ku berbohong. Hanya bercanda saja” ucap Aydin terkekeh karena berhasil mengerjai Naura

“Tidak, kau pasti berbohongkan ? kau mau menipuku ? semua ceritamu bohongkan ?” Tanya Naura yang seketika runtuh hanya dengan candaan itu

“Tidak Nau, aku tidak berbohong semuanya benar” ucap Aydin berusaha meyakinkan

“Ay, aku tidak menyangka jika kau sama saja dengan kebanyakan orang” ucap Naura sudah tidak bisa yakin lagi, dirinyapun bangkit dari duduknya

“Nau, tunggu jangan pergi. Aku bisa buktikan jika omonganku itu benar” ucap Aydin sambil menahan tangan Naura

“Jangan, jangan menyentuhku. Aku pergi !” ucap Naura sudah tidak bisa menatap wajah Aydin lagi karena takut jika memandang mata itu dia melihat ketidaktulusan dan kedustaan sama seperti orang lain, dia tidak siap menerima itu

“Nau, tunggu !” ucap Aydin menghalangi Naura dari depan

“Aku mau pergi !” ucap Naura yang terus menunduk

“Lihat aku ! tatap aku. Adakah kebohongan disana ?” ucap Aydin memegang kedua bahu Naura untuk menatapnya, namun Naura tetap menunduk. Dirinya terlalu rapuh, jika candaaan itu tentang kepercayaan, dirinya tidak bisa mendengarnya karena itu adalah hal sensitive bagi Naura.

“Naura, lihat aku. Jika kau tidak percaya denganku, ayo kita lihat buktinya. Aku akan menunjukkan kebenarannya padamu” ucap Aydin dengan lembut

“Tidak” ucap naura menggeleng namun masih menunduk

“Naura, lihat mataku” ucap Aydin memindahkan tangannya ke kedua pipi Naura dan membuat kepala Naura dapat menatapnya

“Aku tidak berbohong, apa yang aku ucapkan adalah apa adanya. Maaf jika candaanku menyakitimu. Namun jika kau tidak percaya, aku akan membawamu untuk melihat kebenarannya” ucap Aydin sambil menatap wajah Naura

Naura hanya terdiam, ditatapnya mata yang begitu indah itu. Ada semburat kesedihan disana, sebuah keyakinan untuk memberitahu dirinya dan ketulusan untuk membuatnya kembali percaya.

“Naura, percayalah denganku. Aku tidak ingin menyakitimu karena aku menyukaimu dan aku akan membersamaimu sampai kau yakin dengan kepercayaan itu” ucap Aydin dengan tulus

.

.

.

See you next episode ya 😉~~~

Jangan lupa tinggalkan jejak 👣

Jaga ucapan, jaga sampai candaanmu menyakiti. Ingat ya Aydin 😌... Ayo readers nasehatin Aydin biar paham 😁😁😁

1
NOVIA
aku lupa cerita.a😂
Nurul Indarti
lah kok mandek lagi thor....
Puspa Dewi kusumaningrum
aduh thooor,aq lupa2 ingat jln critanya ini🤦
Puspa Dewi kusumaningrum: 💪💪💪💪💪
total 2 replies
kavena ayunda
lanjut donk thor
Puspa Dewi kusumaningrum
gk dilanjut lg thor
💕 istri mas hanif💕
dinda nikah sm siapa thor
Riza Maulanan
kenapa nggk lanjut tor
Syasee See
kak adakah cinta kapan update nya kak?
Akubolomu
Kpan dilanjut?
Syasee See
lanjut thor
Ssaeda Aditia
apa derya lupa sama naura kan pernh ktmu dirumah sakit kenalan lagi
Kirana di Nabastala
smungut up .. Thor...
tak enteni iki🤭
meski menanti sedikit membuat hati galau😬
Peni Khairunnisa
lanjutt
olizfarida olizfarida89@gmail.com
lanjut thorrrr💪💪💪
ꪶꫝNOVI HI
lanjut
ꪶꫝNOVI HI: sama..
total 4 replies
Akubolomu
Yeay
Akhirnya
NOVIA
makin seru.... lanjut thor
Syasee See
lanjjt thor,pinisirin ini.gk sabar nunggh lanjutannya
olizfarida olizfarida89@gmail.com
good job bunda naya ayo selesaikan msalahnya biar kelar😍😍😍
Puspa Dewi kusumaningrum
😅😅😅😅😅😅😅
sama2 tua kekanak kanakkan sumua
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!