Percintaan mereka awalnya begitu kuat , walau dengan di tentang kedua orangtua , mereka kekeh untuk tetap bersama .Walau pertentangan itu sangat kuat , mereka mampu mengatasinya .Tetapi satu peristiwa , menyebabkan dunianya abu abu bahkan hitam .
Bram Gunawan , seorang CEO sukses, masa lalunya membuatnya pernah mengalami keterpurukan .Satu peristiwa menyebabkan dia harus melepaskan isteri yang dia cintai.
Ana Laura Geraldine , seorang wanita berusia 28 tahun , menikah dalam usia muda , dan memutuskan bercerai 23 tahun.
Dia harus memutuskan bercerai dari suaminya , karena rasa bersalah pada dirinya yang begitu besar . Tahun tahun penghukuman itu dia lakukan, tanpa ada mengurangi rasa sakit dan sedih.
Bahkan mengunjungi sebuah makam pun mereka selalu berbeda waktu .
Apakah mereka akan kembali bersama lagi ? Usaha apa yang di lakukan Bram untuk meraih hati mantan isterinya ?
Simak kisah ini .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lenny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jakarta
Kalau ada yang nebak ini dan itu , kisahnya , gak , setiap menyusun cerita dalam novel, penulis udah menetapkan, nih cerita ku mau buat intinya gini, dan endingnya gini.Kalau alurnya pasti , mengikuti pengetikan , tetapi alur , plot selalu ada. Ku gak mau sama dengan yang lainnya . Dan maaf , jika ada yang gak sabaran, persoalan perceraian mereka karena ada sesuatu , dan karena saya lagi ngejar up date Pesona sang mafia , harap maklum , gak bisa up date banyak di kisah ini.
🥰🥰🥰
Pagi Itu , Bram berangkat ke Jakarta, setelah mengurus pekerjaannya .
Bram tiba di kediaman kedua orangtuanya .
" Akhirnya kamu mendarat juga di rumah ini nak , mami sangat merindukanmu ".
Mami Bram memeluk sang anak .
" Pi...., " Bram memeluk sang papi.
" Hmmmm", uajr sang papi singkat .
" Gimana kabar kamu nak .dan Ana? , "tanya sang mami .
" Baik mi ," ujar Bram.
" Apa kandungan isterimu sehat nak ?".
" Puji Tuhan , sehat mi ."
" Sudah berapa bulan nak ?".
" Jalan 4 bulan mi ."
" Apa isterimu ngidam nak ? apa mual dan muntah ?" .
" Gak mi, Ana bisa kerja seperti baisanya . Hanya sering sakit pinggang dan pegal. "
" Isterimu mandiri nak , pintar dan rancangannya sering di bahas di televisi, bersam rancanganmu juga ".
" Udah makan nak ?".
" Belum mi , kangen masakan mami ".
" Alasan..... , kamudah kangen masakan isterimu , benar kan?".
" Keduanya mi ," ujar Bram tersenyum .
" Nenek sama kakek dimana mi ?".
" Kakek sama nenek ke Bandung bersama keluarga paman mu ."
" Mami kok gak gabung ?".
" Gimana mau gabung nak , mami melihat mereka di kelilingi anak , menanu juga cucu.Mami sepi , sejak kau gak ada , semua sangat berbeda."
" Apa kamu bahagia nak , bahagia dengan pernikahan kamu ?".
" Sangat bahagia mi ."
" Isterimu memang orang nya lembut , pintar , pendiam , tapi anggun, orangnya tulus ."
" Mami pandai menggambarkan sosok.Ana."
" Wajar , menantu mami banyak memahami sifat manusia , dan itu terlihat sangt jelas , ujar sang mami .
" Ini gado - gado nak, cicipi ".
Andrew pun mengangguk.
Andrew menempati kamarnya , tidak ada yang berubah .
Andrew pun menelepon sang isteri .Ana sudah sampai di Paris .
Bram singgah membeli sebuah buket bunga mawar putih , kesukaan mami Ana.
Bram pun berdoa disana .
Bram Menuju kediaman papi Ana . Papi Ana bermain dengan ketiga cucunya .Mas Sky dan Angkasa ngobrol dengan kedua saudara Ana.
Ke esokan harinya , Bram kembali ke Bali dan mengerjakan sisa pekerjaannya .
Lani.masih setia mengawalnya .
Ana sudah kembali ke Paris ,
Dan Ana pun bahagia , sang suami akan kembali ke Jerman .
Ana melakukan pekerjaannya , mengajak bi Siti berbelanja, dan Ana akhir - akhir ini , lebih suka tertidur.
Ana mengusap perutnya , hang sudah menonjol .
" Mami sangat menyayangimu nak , " ujar Ana tersenyum memandangi perutnya di depan sebuah kaca .
" Perut non semakin kelihatan, " ujar bi Siti .
" Menurut bibi , apa mas Bram gak kepikat yang lain? Ana takut , bentuk tubuh berubah, mas Bram gak menyukai Ana lagi ."
" Non ada - ada aja , setiap pria, bahagia memiliki keturunan, menyempurnakan dan melengkapi ikatan."
" Dulu , sewaktu bibi mengandung, suami bibi sangatnperhatian , sama dengan mas Bram , walau hidup susah , bibi gak pernah kelaparan dia buat."
" Dia selalu mengerti, saat bibi bekerja , dan suami bibi , supir kakek dan nenek mu An , sampai penyakit menggerogotinya ."
" Rasanya seakan gak percaya, gagahnya dirinya, bisa sampai sangat kurus."
" Bibi pasti sangat sedih dan kedepian".
" Benar An , sampai terkadang bibi masih merasa, dia menemani bibi, menguatkan bibi, sampai kami kelak bertemu kembali."
" Apa bibi pernah cemburuan sama suami? apa pernah curigaan ?".
" Yah pernah lah non, dulu ada pelayan genit, merayu suami bibi, karena suami bibi memang seria , walau karena wanita itu kami kadang bertengkar, kami akhirnya bisa saling mempercayai, dan godaan itu kalah dengan cinta kami ."
" " Non , ini bibi buat rujak , non kan pengen makan rujak "
" Kuahnya pakai sirsak ya bi, enak banget ."
" Iya , bibi di kasi tetangga , dia ada tanam pohon sirsak ."
" Non masih sering sedih, gak baik buat baby ."
" Iya bi, ke ingat sama almarhum mami, pergi tiba - tiba
" Non harus iklas".
Ana mengangguk .
🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈
Jangan lupa
Like
Vote
Koment
keegoisan wanita
* pemeran utama wanita selalu dibenarkan dan kesalahan tidak dianggap salah, ngugat cerai suami (kesalahan fatal),
*pemeran utama pria selalu disalahkan dan dibuat menderita dan akan mengemis cinta
*pelakor dilaknat dan dibuat jahat
*pebinor (sangat banyak dinovel ini) dan semua dianggap benar
* intrak pemeran utama pria dengan wanita lain (pelakor) menjijikan
* intraksi pemeran utama wanita dengan pria lain (pebinor) akan dibenarkan dengan berbagai alasan, persahabatan lah, persaudaraanlah
Ayar yg selalu mengingatkan kita bahwa apa yg ada didunia semuanya fana.
Tuhan yg memberi maka Tuhan juga yg akan mengambil.
🥰🥰🥰🥰