#baru pertama kali buat Novel
banyak Typo bertebaran dimana-mana.
#update gak tentu tergantung suasana hati AUTHOR 🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julyana simbolon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
27. Ker@j@@n......
......................
...****************...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Tapi mengapa bisa terjadi kekacauan di istana??" xiao mei
...----------------...
" Itu...karena, kejadian selir putra mahkota di bunuh tanpa ada yang mengetahui siapa yang membunuhnya. Rakyat jadi gelisah akan peraturan yang ada di istana.
Keamanan yang kurang di perketat, dan tata kerama yang tidak baik. Sehingga rakyat marah dan mempertanyakan pihak keluarga kerajaan yang tidak mengetahui bahwa permaisuri Hong di usir oleh seorang selir rendahan." Jelas Quon li panjang lebar
" Bagus tugas mu mencari informasi sangat bagus!!. Tetapi biarkan saja dahulu mereka menerima akibat dari tidak menghormati putri ku." Jendral Xiao Jun
" Tapi ayah siapa yang membunuh selir itu??" xiao mei
" Ayah juga tidak tau nak. Tapi biarlah berlalu karena yang ayah dengar selir itu mati dengan sangat mengenaskan beserta dengan keluarga dan para pelayan pribadi miliknya." Jendral Xiao Jun
( Di waktu yang sama pangeran Hongli tersenyum tipis tapi penuh arti tetapi tidak ada satupun yang melihat pangeran Hongli tersenyum sanking tipisnya senyuman itu)
" Itu benar mei mei tidak usah pikirkan seorang j*l*ng yang tidak berguna seperti dia" xiao chen
" kakak kau selalu emosi saat mengatakan itu, dan sekarang kau bilang mei mei tidak perlu memikirkan nya. tapi kau selalu memikirkan nya apa kau suka pada selir itu???" /wajah menggoda dan senyum penuh arti/ xiao Li
" heh apa kau bilang aku suka?? pada selir j*l*ng itu aku saja ingin marah saat tau dia mati bukan di tanganku!!" Xiao Chen
" Ya...ya...ya... terserah kau saja." /pergi dari gazebo/ Xiao Li
" Kau ku bilang sekali lagi aku tidak menyukai seorang j*l*ng kau dengar itu/teriak+mengikuti xiao li masuk/ Heii kau dasar adik tidak tau sopan santun aku kakak mu dengarkan aku saat aku berbicara!!!! aku...belum siap bicara....." Xiao Chen
" Lihatlah gegeku itu mereka tidak bisa apa tidak beradu mulut tiap saat??/geleng kepala/." xiao mei
" biarkan saja istriku /menggandeng bahu xiao mei/ kita kan memiliki dunia sendiri /senyum penuh arti/." Pangeran Hongli
" menjauhkan dari ku /mendorong bahu pangeran hongli/ aku bukan anak kecil yang perlu kau gan deng aku bisa berdiri tanpa di gandeng manusia masuk seperti dirimu!!!" xiao mei
"Tidak...tidak mau aku mau seperti ini dengan istri /memeluk pinggang xiao mei erat"/." Pangeran Hongli
" Tidak /mencoba berjalan masuk ke dalam/ kau..!!aku ingin masuk lepas..!!." Xiao mei
" Baiklah/memperlonggar pelukan/ ayo masuk /masuk dengan memeluk xiao mei/." Pangeran Hongli
" Aku bilang lepas bukan longgar kan..!!" xiao mei
" masuk dengan begini /memegang dagu xiao mei/ atau lebih erat lagi...!!!!" Pangeran Hongli
Akhirnya mereka berdua ikut masuk menyusul kedua gege xiao mei.
Sedangkan jendral dan ke 4 gege xiao mei sudah biasa melihat tingkah aneh mereka hanya menggelengkan kepala.
Tapi tidak dengan Quon li, dia tidak percaya dengan yang dilihatnya barusan. seorang yang di kenal dingin bisa manja dan genit seperti itu kepada seorang wanita.
" Sudah lah kau bisa pergi sekarang tugas mu sementara ini tetap awasi orang-orang yang ingin mempelajari putri ku!!! Kau mengerti bukan....!!!" Jendral Xiao Jun
" Hamba mengerti Jendral....!!" Quon li
...****************...
sementara kerajaan sedang kacau balau karena rakyat tidak terima ada yang memperlakukan xiao mei seperti itu.
Karena, Xiao mei tetap di kenal rakyat bahwa dia seorang yang baik dan sopan terhadap seseorang walau di juluki sebagai sampah.
...……***Skip Aula Istana***……...
"Pangeran mahkota ku kira kau yang harus menanggung akibat dari perbuatan selirmu/berbicara dengan tegas dan berwibawa/+/tanpa menatap putra mahkota/." kaisar
" Baik Yang Mulia hamba akan menerima konsekuensinya...!!" putra mahkota
" Baik jika kau tau itu..!!ingat kau yang harus menjemput adik iparmu dari hutan dengan selamat. Kau harus menjamin keselamatan nya dengan nyawamu..." kaisar
" Baik Ayahanda…" pangeran mahkota
" Besok kau sudah boleh mempersiapkan keberangkatan mu untuk menjemput adik ipar mu....!" Kaisar
" Baik Ayahanda......!!" Pangeran mahkota
Semua yang ada di aula itu hanya bisa mengiyakan tanpa bisa membantah karena keputusan kaisar adalah mutlak.
Dan para selir dari putra mahkota juga pasrah, pasalnya karena pernah menghina xiao mei mereka di hukum tidak boleh keluar dari kediaman masing-masing dalam 3 bulan, menyalin buku tata krama sebanyak 3 buku tanpa boleh di bantu oleh siapa pun itu dan tidak hanya itu pemasukan mereka akan di potong setengah dari biasanya. Dan itu merupakan hukuman berat buat para selir Karena tidak bisa ber foya-foya seperti biasanya.
Mereka hanya bisa mengerutuki xiao mei karena ini semua terjadi kepada mereka karena xiao mei.(menurut para selir).
...………***@ DUKUNG AUTHOR YA @***………...
Papay…………… :):):):):):):)
like…
komen…
Vote…
………………@…*****
blue : "author tebalik ngetik tanda kutip utk percakapan"
hongli : "pangeran jadi raja neraka"
apakah buah yang dimakan Xiaomei adalah buah suci karena langsung mengeluarkan racun setelah dimakan