NovelToon NovelToon
PENGANTIN PENGGANTI

PENGANTIN PENGGANTI

Status: sedang berlangsung
Genre:Aliansi Pernikahan / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: manggiskaaa

Hari pernikahan yang seharusnya menjadi momen terindah berubah menjadi bencana bagi keluarga Abraham. Kakak kandung Alice Sabrina Catrine (Cesa) mendadak kabur tepat di hari H pernikahan demi menghindari perjodohan sepihak. Demi menjaga martabat keluarga, Cesa tidak punya pilihan lain. Menggunakan gaun pengantin yang bukan miliknya, Cesa terpaksa melangkah ke pelaminan untuk menggantikan posisi sang kakak.
Cesa sama sekali tidak mengenal siapa laki-laki yang menjabat tangan ayahnya di depan penghulu. Detik berikutnya, dunia seolah runtuh saat ia mengetahui identitas sang suami: Devano Alvian Mahendra.
Devan adalah paket lengkap dari definisi masalah: terkenal galak, tengil, nakal, dan punya hobi kelayapan malam yang mendarah daging. Sialnya, Cesa bukanlah gadis penurut yang lemah lembut. Cesa adalah gadis cantik berkulit mulus dengan sumbu pendek alias emosi yang mudah meledak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon manggiskaaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kakek

Bagus! Bagus sekali kelakuan kamu, Devano! Kakek sekolahkan kamu tinggi-tinggi ke London bukan buat jadi kolektor mantan, tapi buat jadi suami yang bener!”

Suara menggelegar Kakek Satya Mahardika menggema di seluruh sudut ruang keluarga kediaman utama Mahardika. Pria tua yang masih tampak bugar dan berwibawa itu berdiri tegak sambil mengacungkan tongkat berkepala naganya tepat ke arah hidung Devan.

Di sofa seberang, Cesa duduk dengan gaya anggun yang dipaksakan. Dress mawar merah raksasanya masih melekat, topi jerami desainer sudah ditaruh di sampingnya, dan ia sedang asyik menikmati teh chamomile hangat seolah-olah dirinya adalah korban paling teraniaya di dunia. Di sudut bibirnya, terukir senyum kemenangan tipis yang sangat menyebalkan di mata Devan.

Sementara itu, Devan hanya bisa berdiri menunduk dengan pasrah. Pakaian kerjanya sudah kusut, dan wajah tampannya tampak sangat melas.

"Kek, dengerin penjelasan Devan dulu," Devan mencoba membela diri dengan suara pelan, tidak berani menatap mata Kakeknya yang berapi-api. "Devan nggak sengaja ketemu Joan di restoran itu. Joan yang nyamperin meja kami, bukan Devan yang nyari dia. Lagian Cesa juga lebay banget pakai acara gebrak meja segala..."

"Heh! Mulut lo ya, Devan kampret!" Cesa langsung memotong dengan suara cemprengnya, meletakkan cangkir tehnya dengan dentingan keras. "Si kanebo kering itu ngatain gue pembantu baru dari desa! Ya jiwa sultan gue bergejolak lah! Masa cucu menantu Mahardika dibilang babu? Itu namanya dia merendahkan martabat keluarga Mahardika, Kek!" adu Cesa dengan nada yang sengaja dibuat dramatis, lengkap dengan kedipan mata polos.

Kakek Satya langsung mengetukkan tongkatnya ke lantai dengan keras. TOK! TOK!

"Cesa benar! Dia itu tameng harga diri keluarga kita sekarang!" seru Kakek Satya, membela Cesa habis-habisan. Kakek kemudian kembali menumpahkan amarahnya pada cucu laki-lakinya. "Kamu harus segera beri saya cicit, Devan! Bukan malah terus gelendotan dengan mantan! Tugas kamu itu bikin Cesa hamil, bukan bikin mantan kamu nangis bombay di restoran!"

"Uhuk—!" Cesa yang sedang ancang-ancang mau minum teh lagi langsung tersedak ludahnya sendiri. Wajahnya yang tadi memerah karena emosi, kini mendadak berubah merah padam karena malu. 'Cicit?! Yang bener aja ini aki-aki!' jerit Cesa dalam hati

Devan pun tidak kalah syok. Matanya membelalak sempurna. "Kek! Kita baru nikah satu bulan setengah!! Lagian mana bisa punya anak kalau setiap malam Devan ditendang dari kasur dan disuruh tidur di sofa luar?!" protes Devan, akhirnya membongkar aib rumah tangga mereka.

"Oh, jadi kamu menyalahkan istri kamu?" Kakek Satya melotot. "Kalau kamu bisa jaga sikap, gak kelayapan malam, dan bersihin itu daftar mantan kamu yang panjangnya kayak antrean sembako, Cesa juga gak bakal merongos kayak macan! Pokoknya Kakek gak mau tahu. Bulan depan, Kakek mau dengar kabar Cesa sudah ngidam! Kalau belum... semua fasilitas kamu, termasuk mobil sport dan kartu kredit kamu, Kakek sita!"

"Kok jadi Devan yang sengsara sih, Kek?!" keluh Devan frustrasi, menjambak rambutnya sendiri.

"Sudah! Tidak ada bantahan! Malam ini kalian berdua pindah ke villa peristirahatan Kakek di Puncak. Kakek sudah siapkan semuanya di sana. Tidak ada kerjaan kantor untuk Devan, dan tidak ada mal untuk Cesa selama tiga hari ke depan. Fokus bikin cicit!" putus Kakek Satya mutlak, membuat Devan dan Cesa sama-sama menganga tak percaya.

Namun, drama keluarga Mahardika belum selesai sampai di situ. Tepat ketika atmosfer di ruang keluarga masih tegang dan canggung akibat perintah ekstrem Kakek Satya, pintu gerbang utama kediaman Mahardika terbuka.

Seorang satpam berlari tergesa-gesa masuk ke dalam rumah dengan wajah panik. "Permisi, Tuan Besar... di luar... di luar ada tamu penting yang memaksa masuk."

"Siapa?" tanya Kakek Satya dengan kening berkerut.

Belum sempat satpam itu menjawab, terdengar suara langkah kaki terburu-buru dari arah pintu depan. Seorang wanita dengan pakaian kasual namun elegan—namun tampak sangat berantakan dan kelelahan—melangkah masuk ke dalam ruangan.

Cesa mendadak membeku di tempat duduknya. Cangkir teh di tangannya hampir saja terlepas.

Wanita yang baru datang itu adalah Alice Sabrina Catrine—kakak kandung Cesa yang kabur tepat di hari pernikahan 1 bulan lalu.

"Kakek... Cesa... maafin Alice..." ujar Alice dengan suara serak dan mata yang sembab, langsung berlutut di lantai ruang keluarga. "Alice menyesal sudah kabur... Alice datang buat minta maaf dan... dan Alice siap menerima perjodohan ini kembali."

Suasana ruangan mendadak hening seketika. Devan menatap Alice dengan pandangan tak percaya, lalu beralih menatap Cesa. Sementara Cesa, sumbu pendeknya kembali berdesir. Kepalanya mendadak pening melihat kakaknya yang tiba-tiba pulang dan meminta posisinya kembali, tepat di saat statusnya sudah sah menjadi istri dari si cowok tengil, Devano.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!