NovelToon NovelToon
Satu Imam Dua Makmum

Satu Imam Dua Makmum

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Mengubah Takdir
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Adiba Aza hra

Bagi Azam, satu-satunya wanita yang berhak bersandar di bahunya hanyalah Aira Humaira, istri sekaligus sahabat sejatinya.Namun, sebuah kesalahan yang tak di sengaja.kini berubah menjadi hantu yang menuntut penebusan. Safira kini hidup sebatang kara dan hidup menderita akibat kelalaian Azam. Ketika uang tak lagi mampu membasuh rasa bersalah, Aira justru menyodorkan madu pernikahan sebagai jalan keluar."Aku ikhlas, Mas..." kata-kata Aira terdengar tegas, meski hatinya sendiri hancur.Terjebak di antara tuntutan istri yang dicintainya dan penolakan hatinya untuk mendua, keputusan apa yang akan diambil Azam? Siapkah Aira menyaksikan suaminya bersanding dengan wanita lain, ketika ego dan rasa bersalah bertabrakan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adiba Aza hra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27: Sandiwara Sang Kembaran

Aira mengerjapkan kedua matanya perlahan-lahan. Perempuan itu menatap ke sekeliling ruangan yang begitu kotor dan berantakan.

"Di mana ini?" batin Aira karena hanya dirinya yang ada di dalam ruangan itu.

Tap ... Tap ... Tap ...

Suara langkah high heels berjalan ke arahnya membuat Aira ketakutan.

"Kamu sudah bangun, cantik?"

Aira mendongak. Perempuan itu memelotot saat melihat perempuan cantik nan anggun kini sedang berdiri tepat di depannya. Perempuan itu adalah Kinan, saudara kembar Aira.

"Kinan?" kata Aira tidak jelas karena bibirnya ditutup dengan lakban.

Perempuan dengan rok mini di atas lutut, jaket kulit hitam lengan panjang, dan rambut digelung itu menunduk. Lalu ...

Krekkk!

Aira meringis. Sudut bibirnya mengeluarkan darah karena dengan tidak berperasaan Kinan menarik lakban yang digunakan untuk menyumpal bibir Aira.

"Kinan, kamu kenapa? Aku ini ...?"

"Saudara kembar aku, iya?" sahut Kinan datar.

Aira mengangguk.

"Iya, bukannya Ayah udah kasih tahu kamu? Kalau kita ...?" Perkataan Aira terhenti saat mendengar tawa Kinan yang begitu menakutkan.

"HAHAHA, AIRA, AIRA!!! KAMU INI BODOH APA PURA-PURA POLOS, HAH??!!!"

PLAKK!

Dengan keras Kinan menampar pipi kanan Aira.

"KAMU KENAPA SIH, KINAN?!!! AKU SALAH APA SAMA KAMU?!!! AKU DARI TADI NYARIIN KAMU, AKU KHAWATIR SAMA KAMU, TAPI KAMU? KENAPA KAMU TAMPAR AKU!!!" teriak Aira.

Kinan terdiam sejenak, lalu menarik kuat rambut panjang Aira.

"BERANI LO BENTAK GUE, HAH???"

PLAK! PLAK! PLAK!

Aira merasakan kepalanya begitu pening dan berdenyut. Dengan tidak berperasaan, Kinan menampar kedua pipi Aira hingga kedua sudut bibir Aira berdarah dan hidungnya mengeluarkan banyak darah segar.

"Kamu kenapa, Kinan?" lirih Aira sendu.

Kinan hanya diam, lalu berdiri tegap di depan Aira.

"Ayah Vito," panggil Kinan menoleh ke arah pintu. Tak lama kemudian, Vito datang dengan membawa kantong plastik.

"Cepatlah, sepertinya mereka sudah mau tiba," kata Ayah Vito sembari menyodorkan kantong plastik di tangannya.

Kinan mengangguk, lalu menerima kantong pemberian ayah angkatnya itu dan bergegas meninggalkan mereka.

"Sayang-menyayangi ibumu dan saudara kembar mu, jangan harap kamu bisa mengambil mereka dari kehidupan saya, mengerti?" kata Vito datar.

Aira menatap tajam laki-laki seusia ayahnya itu.

"OM JAHAT!!! APA SALAH AYAH SAYA, OM? APA??" teriak Aira histeris.

Aira benar-benar tidak menyangka jika laki-laki di depannya adalah iblis. Dulu Aira sangat kagum dengan kelembutan dan kebaikan Vito, tapi nyatanya laki-laki itu adalah penjahat dan pengkhianat yang sudah menghancurkan keluarganya.

Di sisi lain, Azam dan Ayah Fikri sedang menuju ke arah rumah kosong yang berhasil mereka temukan dari GPS di mobil Aira.

"Apa masih jauh, Yah?" tanya Azam sembari meremas kuat setir mobil.

"Lima belas menit lagi, Zam!! Lebih cepat lagi!" kata Ayah Fikri.

Azam mempercepat laju mobil Ayah Fikri. Tak lama kemudian mereka sampai di depan tujuan, dan saat itu juga Seno menghubungi Ayah Fikri.

"Ada apa, Seno?" tanya Ayah Fikri cepat.

"Om sama Azam jangan masuk dulu. Sebentar lagi aku sama yang lain sampai sana, Om," kata Seno.

Ayah Fikri menghela napas dalam.

"Lima menit. Lebih dari itu, saya masuk!" tegas Ayah Fikri lalu mematikan sambungan telepon.

Di sisi lain, Kinan sudah mengganti pakaiannya. Dia lalu memakai makeup untuk membuat efek memar di wajahnya agar tidak dicurigai.

"Aku gak nyangka ya, Kinan, sama kamu ... hiks. Aku udah seneng banget denger kabar ini, tapi kenapa kamu malah gini?" lirih Aira.

Kinan mencengkeram kuat kedua pipi chubby Aira.

"Gue tanya, lo pilih gue apa diri lo sendiri? Gue tanya, lo pilih Bunda sama lo apa gue sama Bunda? JAWAB!!!" bentak Kinan yang terus memberikan tekanan fisik untuk mengintimidasi Aira.

"Arghhhh!"

Aira mengerang kesakitan saat Kinan mengikat dan menahan pergerakannya dengan sangat kasar.

"Kinan, lep...pasin ..." kata Aira sembari mencoba melepaskan diri dari cengkeraman kembarannya dengan sekuat tenaga.

"Mereka sudah datang, Kinan," kata Ayah Vito yang baru saja dibisiki oleh anak buahnya.

"Kamu gores kening kamu agar mereka tidak curiga, mengerti?" tegas Ayah Vito lalu meninggalkan mereka berdua. Tak lama kemudian, beberapa anak buah Vito datang.

"Cepat lepaskan ikatan kakinya, dan ikat kaki serta kedua tanganku! Cepat!" perintah Kinan yang langsung diiyakan oleh anak buah Vito.

BRAKK!

Laki-laki dengan kepala setengah botak itu mendorong tubuh mungil Aira, lalu memaksanya untuk meminum sebuah cairan misterius. Dengan kejam, mereka memastikan Aira menelan cairan tersebut hingga ia terkulai lemas dan tidak berdaya.

Azam dan Ayah Fikri keluar dari mobil. Di saat yang bersamaan, mobil polisi datang diikuti oleh mobil Seno, Ardi, dan Ayah Niko.

1
Tempat resep ide jajanan Sekolahan
Lanjut 👍🙏
Tempat resep ide jajanan Sekolahan
Lanjut 👍
Tempat resep ide jajanan Sekolahan
Lanjut👍
Saddam Husein
lanjut👍
Saddam Husein
Semangat terus kak 😎👍
Tempat resep ide jajanan Sekolahan
hubungan sama orang tua atau saudara terasa asik biasanya kebanyakan kn nya fokus ke pemeran utama yg ini nih asikkkk gokil /Drool//Joyful//CoolGuy/
pokok lanjut bro Apa lagi pas di suruh masak nasi ngakak. habis hahaa lanjutkan bos kuhh
Tempat resep ide jajanan Sekolahan
Mantap gw yg cowo aja ngakak bca nya 🤣😄
Adiba Azahra
Wah, terima kasih banyak, Kak! 😍 Semoga makin baper ke depannya, ya. Ikuti terus kelanjutan ceritanya! 🔥🚀
Ridwan Hasan: Dari judul nya udah nyesek 🙏 Bagus kak semangat siap menyemak 👍
total 3 replies
Redmi
Lanjuttttttttttt 😍
Redmi
Aaaa ikut baper 😍🙏
gk kebayang aku punya suami kayak azam 🤣 😍
Redmi
Lanjut kak Bagus
Adiba Azahra: Terima kasih banyak, Kak! 🥰 Ditunggu kelanjutannya, ya, secepatnya! 🚀🔥
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!