NovelToon NovelToon
The Badass Empress: Lembut? Sorry, Gak Kenal!

The Badass Empress: Lembut? Sorry, Gak Kenal!

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Cinta Istana/Kuno / Fantasi
Popularitas:36.8k
Nilai: 5
Nama Author: heldahell

Bagaimana jadinya jika jiwa seorang remaja cewek tomboi modern yang hobi tawuran, bermulut tajam, dan ceplas-ceplos terlempar ke masa lalu? Sialnya lagi, dia bangun di dalam tubuh permaisuri Xia Ruo, wanita paling rapuh dan tertindas di Kekaisaran Han yang baru saja mencoba bunuh diri karena tidak tahan diabaikan oleh kaisar yang penguasa berdarah dingin yang terkenal kejam.

Kini, tidak ada lagi Permaisuri Xia Ruo yang hobi menangis terisak. Yang ada hanyalah permaisuri baru yang berani duduk bersila di atas ranjang sutra sambil memanggil sang Kaisar kejam dengan sebutan "Mas Bro". Didampingi oleh Yuan er, pelayan setianya yang selalu menangis histeris dan berusaha keras mendidik sang permaisuri agar bisa berbicara lembut, Xia Ruo harus memutar otak untuk bertahan hidup. Mulai dari melabrak dapur istana demi makanan enak, melatih fisiknya yang selemah triplek basah, hingga menghadapi Kaisar kejam yang anehnya... justru mulai terobsesi dengan perubahan barbar dirinya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon heldahell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 1 : bangun bangun jadi permaisuri loyo

"Woi, bocah SMA seberang! Jangan kabur lu! Sini maju satu-satu!"

Suara lengkingan khas cewek tomboi itu menggema di dalam kepala Ara. Detik terakhir yang dia ingat adalah suara sirine polisi, derap langkah kaki panik, dan sebuah balok kayu yang melayang telat ke arah tengkuknya saat dia sibuk menyelamatkan temannya dalam tawuran antar-pelajar. Rasa pening yang luar biasa menghantam kegelapan, memaksa Ara untuk membuka matanya secara perlahan.

"Bau apa ini? Kok wangi banget? Kaya bau bunga melati di kuburan", batin Ara bersungut-sungut.

Ara mencoba menggerakkan tangannya untuk memijat pelipisnya yang berneon-neon. Namun, pemandangan di depan matanya langsung membuat kesadarannya pulih seratus persen. Tangannya tidak dilapisi jaket jins dekil andalannya, melainkan terbungkus kain sutra putih yang sangat halus. Kulit tangannya yang biasa penuh bekas luka goresan rantai motor kini berubah menjadi putih pucat, mulus, dan jarinya lentik seperti model iklan sabun.

"Lah? Tangan siapa nih? Kok glowing amat?" gumam Ara. Suaranya terdengar berbeda, lebih lembut, merdu, dan sedikit serak. Sama sekali bukan suara cempreng-berat miliknya yang biasa dipakai untuk meneriaki musuh di jalanan.

Ara langsung terduduk tegak. Sialnya, kepalanya langsung berputar hebat, membuat tubuhnya limbung ke samping. Sambil memegangi kepalanya, Ara mengedarkan pandangan ke sekeliling.

Dia tidak sedang berada di ruang IGD rumah sakit umum, tidak juga di sel kantor polisi. Dia sedang berada di atas ranjang kayu raksasa yang dikelilingi kelambu transparan berwarna merah muda. Ruangan di sekitarnya dipenuhi oleh perabotan kayu berukir naga dan burung feniks, guci-guci keramik raksasa, dan tirai-tirai kain yang menjuntai mewah.

"Gila... gua di mana nih? Set syuting film kolosal?" Ara mencoba turun dari ranjang. Begitu kakinya menyentuh lantai, lututnya langsung lemas. Tubuhnya ambruk begitu saja ke lantai marmer yang dingin.

"Lemah banget! Ini badan atau triplek basah sih?! Baru turun kasur aja udah mau pingsan!" Ara mengumpat dalam hati.

Dia kesal setengah mati dengan kondisi fisiknya yang mendadak tidak bertenaga sama sekali. Di mana otot-otot hasil latihan tinju dan tawuran setahun terakhir ini?

Tepat saat Ara sedang berusaha merangkak naik kembali ke kasur, terdengar suara pintu kayu besar yang digeser dengan terburu-buru. Sesosok gadis kecil mengenakan pakaian mirip hanfu kuno berlari masuk sambil membawa nampan berisi mangkuk obat.

Begitu melihat Ara tergeletak di lantai, gadis itu langsung menjatuhkan nampannya hingga mangkuk keramik itu pecah berkeping-keping.

"Permaisuri!"

Gadis kecil itu berlutut di samping Ara dengan wajah pucat pasi. Air matanya langsung mengucur deras seperti keran bocor. Dia memegangi bahu Ara dengan tubuh gemetaran.

"Permaisuri, kenapa Anda turun dari ranjang? Tubuh Anda masih sangat lemah setelah meminum racun itu! Mengapa Anda begitu nekat? Jika Anda pergi, bagaimana nasib pelayan bodoh ini, hwaaaa!"

Ara menjauhkan kepalanya sedikit, merasa telinganya mau pecah mendengar tangisan histeris gadis di depannya.

"Eh, eh, bentar... lu siapa? Terus manggil gua apa tadi? Permaisuri? Muka lu kenapa kucel banget?" tanya Ara ceplas-ceplos dengan nada ketus khasnya.

Tangisan gadis itu mendadak berhenti. Dia mengerjapkan matanya yang sembap, menatap Ara dengan tatapan horor seolah-olah baru saja melihat mayat hidup yang mendadak kesurupan reog.

"Permaisuri... Anda... Anda tidak mengenali Yuan-er lagi?" bisik gadis itu dengan bibir bergetar, siap untuk meluncurkan tangisan ronde kedua.

Ara hanya bisa mengacak rambut panjangnya yang berkilau dengan frustrasi, mengabaikan denies rasa pening yang makin menjadi-jadi di kepalanya. Sambil menatap langit-langit kamar yang diukir super mewah itu, dia menghela napas panjang meratapi nasibnya yang mendadak apes.

"Amsyong dah... fiks, gua fiks fix terdampar jadi tokoh utama sinetron kolosal, dan parahnya lagi, gua dapet peran jadi cewek menye-menye yang lemahnya gak ketolongan! Awas aja ya, siapa pun yang bikin nih badan menderita, bakal gua ajak adu mekanik satu-satu!"

1
Yadi
Jendral Feng akan jadi ayah angkat si kurcil ya 🤭🤭🤭
Yadi
no coment...!!


🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Yadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Yadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣

Tanda tanda si kurcil nanti kalau dia nakal, maka wajahnya akan cemong
Lo Lifuna
mereka cuti 2 Minggu dari istana kan?
apa ini ceritanya uda melewati 2 Minggu?
perasaan baru 1 hari deh. kok besok sudah balik ke istana?
Yadi
🤣🤣🤣
Lo Lifuna
ini gimana ya alurnya. menteri Wang itu sebenarnya paman atau ayahnya selir agung?

terus bukannya selir agung dihukum di istana dingin?

terus ayahnya ketahuan kudeta kenapa selir agung masih di istana?
Rima Yuliatin
nah akhirnya Nemu cerita yg mantap..ini baru seru alurnya berbobot tp dikemas santai dan ringan..lope lope dahhhh..😍
heldahell: makasih kak,udah suka sama ceritanya😙
total 1 replies
Arix Zhufa
bar bar sekali 😅
Arix Zhufa
jihaha....ara bahasa gaul mu jangan di bawa kesini
Arix Zhufa
lucu banget...ok mgkn masih bahasa gaul gpp karena belum mengenal lingkungan aslinya
Cintya Tya
mantep thor.... ceritae top markotop... lain dari yg lain.. 👍👍🤣🤣
Dbz Mar
😭😭😭😭😭😭😭 mengelap air kencingnya tuh
Yadi
Yeeeeey.... 💃🕺💃🕺
Akhirnya takluk juga singa betina 🕺💃🕺💃
Yadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣

Andaikan dijadikan film, bisa sangat seru dah
Yadi
ya iyalah paksu Kaisar Yan pada bucin pada singa betina si Ara, lah wong Ibu Negara dgn strateginya dan juga bela diri jurus tawurannya bisa menyelesaikan masalah tanpa masalah, apalagi sifat petakilannya yg bar bar ceplas ceplos mulutnya.. itu menandakan bhw sang permaisuri bersifat jujur dan wajar, tdk diolah olah..alias natural alami 😁😁😁
Jendra
bagus banget ceritanya, si ara yg kocak dan pemberani bikin sangat terhibur😊
Jendra
Wah asik nih lucu🤣
Yadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

Ambyar dah krn dikalahkan bunyi perut cewe badas sang Permaisuri 🤣🤣🤣
Yadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

knp jurus tawuran bisa mengalahkan tehnik bertarung si Jendral....??

hayo jawab 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!