cewek kere, apes, mulut pedas ketiban rejeki nomplok karena ketabrak CEO ganteng
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fira Lmj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Adegan di pagi hari
Lain dengan Azizah yang kini tengah sibuk menggeledah dapur untuk mencari bahan masakan untuk sarapan,
Kini di rumah megah dan mewah kediaman keluarga Aditama, sebuah mobil Alphard berwarna hitam kini terlihat baru saja memasuki gerbang rumah.
Ya Dimas Anggara baru saja pulang di pagi hari ini tepat pukul 05.00 entah dari mana dia semalaman, suara mesin mobil menderu di dalam garasi.
Mama Casandra yang kini tengah sibuk di dapur seketika menghentikan aksinya dan menghampiri putra kesayangannya yang baru datang.
Dimas memasuki rumahnya dengan penampilan amburadul muka kusut, rambut berantakan, kemeja keluar separuh, jas di seret kalau saja mama Casandra tidak melihatnya dengan seksama pasti saat ini Dimas sudah di usir karena di anggap sebagai gembel nyasar.
"Hai mam" ucap Dimas dengan lesu
"Dimas ini beneran kamu kan?" tanya mama Casandra
" Iya mam ini aku, memangnya kenapa? Ada yang salah?" tanya Dimas
" Kamu gak habis di gebukin warga karena ketahuan nyolong mangga kan?" ucap mama Casandra
" Aish mama ini nginggau atau gimana? Ya kali aku maling mangga, yang ku banyak jangankan beli mangga beli tokonya pun aku mampu" ucap Dimas sambil menghempaskan tubuhnya di sofa ruang tamu
" Ya terus kamu kenapa berantakan banget gini? kamu gak mabuk kan?" ucap mama Casandra sambil menatap wajah Dimas
" Gak mam aku sudah tidak mau mabuk-mabukan lagi aku sudah insyaf" ucap Dimas
" Alhamdulillah ya Allah anakku sudah insyaf, semoga gak insyaf sambal yang berhenti saat kepedesan tapi makan lagi jika sudah normal" ucap mama Casandra
" Sudahlah ma aku capek, semalam muter-muter kota" ucap Dimas Anggara
" Ngapain kamu muterin kota, gak pening kamu?" ucap mama Casandra
" Aku lagi cari seseorang ma" ucap Dimas sambil melangkah menaiki tangga menuju lantai dua tempat kamarnya berada
" Ya sudah kalau gitu kamu istirahat saja mama mau masak dulu, oh ya kamu mau mama masakin apa?" ucap mama Casandra
" Apa saja deh ma aku mau tidur dulu mataku sepet banget" ucap Dimas Anggara
" Wokey" ucap mama Casandra sambil menunjukan jempolnya
Setelah sampai di kamar Dimas segera menghempaskan tubuhnya di kasur, dan memejamkan mata tapi baru juga merem wajah Azizah sudah terpampang jelas yang membuat Dimas senyum-senyum sendiri.
" Kamu sebenarnya kemana sih zizah, aku cariin kemana-mana kok gak ada jejaknya" gumam Dimas
" Apa kamu marah sama aku, karena aku tidak memberikan kejelasan tentang nikah kontrak itu" gumam Dimas
" Saat itu, Aku hanya terkejut dan malu dengan rencana nikah kontrak itu" ucap Dimas Anggara
Setelah 2 jam kemudian, mama Casandra yang telah selesai memasak kini berjalan menuju kamar dan bergegas menuju toilet untuk bersih-bersih sebelum memulai sarapan bersama.
Saat mama Casandra baru keluar dari toilet papa Leonel yang baru saja membuka mata kini tak bisa mengalihkan pandangannya dari sosok mama Casandra yang selalu terlihat sangat cantik di mata papa Leonel, rambut panjang yang masih basah, tubuh sexi yang hanya berbalut handuk, wangi sabun plus shampo yang menguar memenuhi indra penciuman Leonel.
Leonel yang terpesona kini mulai mendekati Casandra dan memeluknya dari belakang.
'' Sayang, kamu kenapa hanya memakai handuk begini hemm... Kamu sengaja ingin menggodaku ya" ucap Leonel sambil menciumi pundak polos Casandra
" Iiiihhh papa jangan gini dong mama mau ganti baju nih" ucap mama Casandra sambil mencoba melepaskan tangan Leonel yang kini mendekap tubuhnya
"Ma sekali saja ya, papa pengen..." ucap Leonel sambil terus mengendus leher jenjang Casandra
" Mama sudah mandi loh pa" ucap Casandra yang sekuat tenaga menahan hasratnya
Dengan mudahnya Leonel membalikan tubuh Casandra agar menghadap ke arahnya, dan begitu mereka berhadapan Leonel tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk segera menyambar bibir ranum milik Casandra.
" Emm.... Huf... Huf... Kamu kebiasaan mas kalau mode on suka sekali bikin aku sesak nafas gara-gara kurang oksigen" protes Casandra sambil memukul dada bidang Leonel
" Maaf Honey, aku kelepasan kamu sih menggoda banget"ucap Leonel sambil mengusap sudut bibir Casandra
Setelah di rasa nafas Casandra sudah normal, kini Leonel pun kembali melaksanakan aksinya sambil menggendong tubuh sintal Casandra dan membawanya menuju ranjang.
Leonel dengan rakus menyambar bibir ranum Casandra dan sesekali menyesapnya, setelah di rasa sudah puas di bagian bibir kini Leonel turun berpindah ke 2 gundukan kenyal yang terpampang jelas di depan mata, Leonel mulai melahap dan bermain dengan 2 gundukan tersebut dan adegan selanjutnya silahkan kalian bayangkan sendiri hehehe othor gak bisa jelasin lagi karena lampu yang menerangi kamar sudah di matikan oleh Leonel karena takut para readers melihat aksinya yang sedang bercocok tanam.
Dalam beberapa menit kemudian gempa berkekuatan besar pun melanda ranjang pasutri tersebut, hingga yang terdengar suara haram bagi pasangan yang belum halal.
*____
Di apartemen tempat Azizah dan Arofik tinggal mereka berdua sedang di landa kelaparan karena tak ada bahan makanan yang bisa Azizah kelola.
" Kakak aku lapar banget" ucap Arofik sambil mengelus perutnya yang terasa keroncongan
" Sama dek, yuk kita keluar cari makan" ucap Azizah
Dengan bergandeng tangan kini Azizah dan Arofik keluar dari apartemen dan setelah sampai di depan lift mereka di landa kebingungan.
" Dek ini cara buka pintunya bagaimana?" ucap Azizah sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal
" Iya kak tombol yang mana ya?" ucap Arofik
" Tombol yang ini, apa yang ini ya?" ucap Azizah sambil menunjuk tombol di depannya
" Aahhh ternyata tinggal di tempat bagus tak selamanya bisa menyenangkan tadi masalah air dan makanan sekarang masalah kotak besar ini huwaaaa aku lapar" ucap Arofik sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya
" Di sini gak ada tangganya kah?" ucap Azizah sambil melihat ke penjuru koridor
Kasian sekali Azizah dan Arofik yang bagaikan terkurung di dalam sangkar tanpa sedikitpun makanan.
*____
Berbeda dengan Azizah dan Arofik yang tengah di landa kelaparan dan kebingungan, kini Casandra dan Lionel telah menyelesaikan urusannya yang sangat melelahkan dan juga sangat menyenangkan.
" Pa sudah ya aku lapar mau makan, habis itu mama mau ke apartemen mau kasih makan azizah dan adiknya pasti mereka kelaparan karena aku lupa membelikan makanan untuk mereka berdua tadi malam" ucap Casandra sambil beranjak dari ranjang
" Ok sayang, makasih ya kamu memang selalu candu buatku dan maaf sudah membuat kamu mandi 2 kali pagi ini" ucap Leonel
" Its ok sayang" ucap Casandra dan segera melangkah menuju toilet untuk bersih-bersih kembali
Sedangkan Lionel kini tengah menghubungi Bagas sang asisten pribadinya.
Tuut.... Tuutt...
" Ya tuan" ucap Bagas dari sebrang sana
" Tolong belikan beberapa makanan dan segera kirimkan ke apartemen Casandra sekarang juga" ucap Leonel
" Baik tuan" ucap Bagas
Setelah Casandra membersihkan tubuhnya kini, Casandra kini duduk di depan meja riasnya dan mulai mengaplikasikan beberapa peralatan kecantikan di wajahnya.
" Sayang kamu gak usah buru-buru ke apartemennya, tadi aku sudah meminta Bagas untuk membelikan makanan untuk Azizah dan adiknya" ucap Leonel sambil membantu mengeringkan rambut panjang Casandra dengan hairdryer
" Makasih sayang" ucap Casandra sambil tersenyum menatap wajah Leonel dari pantulan kaca riasnya
" Sama-sama sayang cup" ucap Leonel sambil mencium pucuk kepala Casandra