Aira Anastasia mengalami kecelakaan dan begitu ia bangun,ia terbangun di tubuh antagonis yang akan mati tragis,dan memiliki nama yang sama dengannya,akankah Aira bisa menghindari nasib nya??ataukah ia justru akan mati untuk kedua kalinya??
nantikan kelanjutan kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riri Aira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
rencana Anita,
Anita terduduk di lantai Dnegan tangan terkepal erat,matanya memerah menahan amarahnya,kalau bukan karena gadis itu,
Morgan pasti sudah menjadi miliknya, bukan hanya Tubuhnya tapi juga hatinya,dulu Morgan selalu perhatian dan sayang sama dirinya,
Tapi semenjak Morgan mengenal Aira,sikapnya berubah jauh,tak lagi perhatian,
[gadis jalang itu harus segera di singkirkan,kalau tidak bisa mengunakan cara yang halus,bakal gue pake cara kasar,agar gadis sialan itu tak lagi muncul di depan Morgan]
Tekad Anita sudah bulat,ia menghubungi seseorang kenalan lamanya sebelum ia ikut ayahnya,
"halo butuh duit??gue ada kerjaan nie"ucap Anita datar begitu panggilan terhubung
"ada apa??"sahut suara di seberang sana
"gue bakal kasih Lo seratus juta,kalo Lo berhasil bagiamana??"tanya Anita datar penuh godaan
Anita segera mengirim sebuah foto dan juga uang Dnegan jumlah setengahnya,setelahh itu ia menutup ponselnya lalu tidur untuk menyegarkan badanyya,
Untuk menikmati pertunjukan besok
*pagi itu Anita berjalan Dnegan langkah angkuh memasuki kelasnya,melihat Aira belum terlihat senyum sinis terukir di bibirnya,
[kali ini Lo pasti bakal hancur,dan Morgan bakal jijik banget sama Lo]
pagi itu Anita Dnegan suasana hati yang baik, sehingga tidak menganggu Morgan,ia ingin lihat Morgan sendiri yang mengemis cinta nya,dan memohon kembali padanya seperti dulu,
waktu sudah hampir jam masuk,namun Anita tak juga melihat batang hidung aira,ia sangat yakin rencana nya pasti berhasil,kalaupun Aira bisa kabur, dia pasti tidak bisa lolos,
Tak lama setelah bel masuk berbunyi,seluruh ponsel milik siswa berbunyi menandakan pesan dari grup masuk,secara bersamaan,
Anita menyeringai tipis,namun pura-pura sibuk Dnegan buku catatan nya,tidak menghiraukan mereka yang sedang asik melihat video di grup sekolah,
[kali ini Lo hancur total Aira,salahkan saja dirimu yang melawan gue]
Semua mata menatap kearah ponsel masing-masing,semua orang terkejut Dnegan apa yang mereka lihat,
Tak lama Aira datang Dnegan langkah tenang ke dalam kelas,ia masuk Dnegan santai lalu duduk di kursi nya Dnegan tenang,
Anita yang melihat Aira masih setengah bisanya pun merasa marah,ia lalu berjalan kearah Aira dan Naura
"Aira apa kamu sudah lihat video baru yang di upload di grup??itu bukan kamu kan Ra??"tanya Anita lembut matanya menatap cemas kearah Aira seoalah sangat perduli,
Aira menaikkan alisnya binggung,lalu menatap Naura Dnegan tatapan yang sama,
Naura yang memang sudah melihat video tersebut pun hanya mendgeus dingin,
Ia menunjukkan ponselnya kearah Aira,agar gadis itu melihat nya sendiri,mata Aira membulat sempurna menatap video yang berdurasi sepuluh menit enak detik itu,
ia sampai tak bisa berkata-kata,membuat Anita senang bukan main,senyum sinis terukir di bibirnya "Aira itu cuma editan kan??"
aira tidak menyahutinya,membuat Anita semakin yakin kalau rencananya berhasil, duduk di depan Aira dan menepuk pundaknya"denger Aira ini lah akibatnya kalau Lo berani lawan gue,dan berani merebut Morgan dari gue"bisik Anita lirih
Aira menatap Anita seperti menatap orang bodoh,[apa otak pemeran utama ini rusak atau?? sepertinya preman semalam adalah orang-orang nya,]
wajah Aira berubah pucat pasi,lalu mengengam tangan Anita erat,"itu bukan gue Lo harus percaya kalau itu bukan gue"ucap Aira cemas dan takut seoalah rahasianya terbongkar,
Melihat itu senyum Anita semakin lebar,ia mendgeus dingin "aku gak nyangka Aira"
sementara Naura dan yang lain binggung menatap Aira namun Naura yang mulai memahaminya segera ikut serta dalam perdebatan itu,
"Aira Lo benar-benar hebat,gue bahkan gak bisa bayangin, bagaimana Lo bisa lakuin hal kayak gini Lo benar-benar "Naura tak lagi melanjutkan kata-katanya,duduk membelakangi Aira begitu saja
"gak gak gitu nau,Lo harus dengerin penjelasan gue dulu"ucap Aira gugup duduk di samping sahabatnya........