NovelToon NovelToon
Ambil Saja Suamiku, Mbak Mantan!

Ambil Saja Suamiku, Mbak Mantan!

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Penyesalan Suami
Popularitas:18.5k
Nilai: 5
Nama Author: Yam_zhie

Inara Khadeeja Prameswari menikah dengan Mahesa Dirgantara. Mereka menikah sudah satu tahun, pernikahan perjodohan yang di lakukan dua keluarga. Saat itu Mahesa berstatus duda. Sedangkan Inara baru saja lulus kuliah.

Selama pernikahan, tak pernah ada percekcokan apapun. Dua tahun pernikahan mereka terasa dingin. Tak ada panggilan sayang atau apapun yang romantis dari Mahesa. Inara tahu jika dalam hati suaminya masih ada mantan istri yang pergi entah kemana. Clarissa

Inara berusaha menjadi istri yang baik walau tak pernah di anggap oleh suaminya. Dia berharap dengan kesabaran dan ketulusannya, akan membuat Mahesa jatuh cinta padanya. Melihatnya sebagai seorang wanita, sebagai istrinya. Bukan sebagai teman satu rumah. Bahkan Mahesa tak segan bersikap kasar padanya. Seolah Inara tak ada artinya untuk Mahesa.

Namun, akhirnya Inara menyerah setelah Clarissa kembali dengan cerita sedih dan penyakitnya. Pakah setelah ini Mahesa akan menyesal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Inara 27

Sejak pagi hari menjelang Gala Dinner, Mahesa benar-benar memblokir Clarissa dari hidupnya. Telepon dari wanita itu diabaikan, pesan-pesannya tidak dibalas, bahkan saat Clarissa nekat mendatangi ruangannya. Mahesa memerintahkan sekuriti untuk mengusirnya dengan alasan keamanan internal perusahaan. Mahesa mendadak menjelma menjadi dinding es yang tak tertembus bagi mantan istrinya itu.

Sebaliknya, Inara menanggapi semua perubahan ini dengan sikap masa bodoh. Baginya, apakah Mahesa ingin memuja Clarissa atau mencampakkannya, itu bukan lagi urusannya. Fokus Inara hanya satu. Bertahan sampai besok tampil di panggung, lalu pergi membawa kebebasannya.

Pukul sepuluh pagi, tim desainer yang telah di booking Mahesa telah tiba di ruang VIP lantai atas kantor Dirgantara Group untuk melakukan fitting terakhir gaun haute couture milik Inara. Gaun satin panjang berwarna emerald green itu melekat sempurna di tubuh ringkih Inara, membuatnya terlihat begitu anggun, berkelas, sekaligus rapuh.

BRAAAAAKKKK

Pintu ruang VIP digebrak kasar. Clarissa masuk dengan napas memburu dan wajah yang merah padam menahan amarah. Dia baru saja diusir oleh sekuriti di lobi bawah, dan melihat Inara sedang dilayani seperti ratu dengan gaun mewah dari Paris membuat sisa kewarasan wanita itu hilang.

"Keluar semua! Keluar!" teriak Clarissa histeris kepada tim desainer, yang langsung buru-buru mengemas barang dan keluar karena takut terlibat keributan.

Kini, hanya tersisa Inara dan Clarissa di dalam ruangan yang dikelilingi cermin besar tersebut.

"Heh, perempuan jaminan utang tak tahu diri!" Clarissa melangkah maju, menunjuk wajah Inara dengan kuku-kuku panjangnya yang dicat merah.

"Apa yang sudah kamu lakukan pada Mas Mahesa, hah?! Kenapa dia tiba-tiba memblokir nomor saya? Kenapa dia menyuruh sekuriti mengusir saya?! Kamu sengaja menghasut dia menggunakan tubuh murahanmu itu, kan?!"

Inara tidak bergerak sedikit pun. Dia menatap pantulan dirinya di cermin, lalu perlahan memutar tubuhnya menghadap Clarissa. Tidak ada lagi binar ketakutan, tidak ada lagi tundukan kepala pelayan seperti biasanya. Tatapan mata Inara begitu datar dan menusuk.

"Jaga bicaramu, Mbak Clarissa," ucap Inara, suaranya pelan namun terdengar sangat dingin dan penuh penekanan.

"Oh, sudah pintar menjawab sekarang?!" Clarissa terkekeh sumbang, melangkah semakin dekat hingga jarak mereka hanya sejengkal.

"Jangan berlagak jadi nyonya besar di sini, Inara! Kamu itu cuma barang gadaian! Bulan depan, setelah Mas Mahesa dilantik, kamu akan dilempar ke jalanan seperti sampah! Gaun yang kamu pakai ini, kemewahan ini, semuanya seharusnya milik saya! Kamu tidak lebih dari sekadar pela-cur pembayar utang!" emosi Clarissa apalagi dia melihat beberapa tanda di leher Inara.

PLAAAAAK

Suara tamparan keras menggema di dalam ruangan sunyi itu.

Clarissa terenyak, kepalanya tertoreh ke samping. Dia memegangi pipinya yang seketika memerah dan terasa panas. Matanya membelalak kaget, benar-benar tidak percaya dengan apa yang baru saja terjadi. Inara, wanita yang biasanya hanya bisa menangis dan memohon baru saja menamparnya.

"Cukup, Clarissa," desis Inara. Kali ini, dia melepaskan embel-embel 'Mbak' dari suaranya.

Inara melangkah maju, membuat Clarissa refleks mundur satu langkah karena terintimidasi oleh aura kuat yang tiba-tiba memancar dari tubuh Inara.

"Selama ini, aku diam bukan karena aku takut padamu. Aku diam karena aku menghormati pernikahan ini," ujar Inara penuh penekanan.

"Tapi hari ini, di gedung ini, statusku adalah istri sah dari Mahesa Dirgantara. Sedangkan kamu? Kamu hanya masa lalu yang mengemis cinta pada pria yang bahkan sekarang tidak sudi mengangkat teleponmu!"

"Kamu...!" Clarissa hendak mengangkat tangannya untuk membalas, namun Inara dengan cepat dan kuat mencengkeram pergelangan tangan Clarissa, menekannya hingga wanita manja itu meringis kesakitan.

"Dengar baik-baik," bisik Inara tepat di depan wajah Clarissa yang mulai panik.

"Kamu sebut aku pela-cur? Setidaknya, aku berada di rumah itu lewat jalur yang sah secara agama dan hukum negara. Sedangkan kamu? Kamu rela mengangkang di apartemen baru yang dibeli dengan uang perusahaan suamiku, hanya untuk menjadi simpanan seorang pria yang masih memiliki status pernis dengan wanita lain. Apa kamu tak malu dengan kelakuanmu! Pantas saja kedua orang tua Mahesa tak mau menerima kamu kembali! Karena ternyata kamu adalah wanita ren-da-han!."

Inara menghempaskan tangan Clarissa dengan kasar hingga wanita itu terhuyung ke belakang. Ucapan Inara benar-benar menampar Clarissa lebih sakit dari tamparan di pipinya.

"Kalau Mahesa mencampakkanmu hari ini, itu bukan karena aku menghasutnya. Itu karena dia akhirnya sadar, bahwa wanita yang dia puja selama ini tidak lebih dari sekadar benalu yang tidak punya harga diri," lanjut Inara tegas, membalikkan kata-kata yang biasa dia terima.

"Sekarang, keluar dari ruangan saya sebelum saya memanggil sekuriti untuk menyeretmu keluar seperti sampah jalanan."

Clarissa gemetar hebat, air mata kemarahan dan rasa malu menetes di pipinya. Dia menatap Inara dengan dendam yang mendalam, namun tidak berani melangkah maju lagi. Dengan langkah tergesa-gesa dan perasaan terhina yang luar biasa, Clarissa berbalik dan lari keluar dari ruangan.

Begitu pintu tertutup, Inara mengembuskan napas panjang. Tangannya yang digunakan untuk menampar Clarissa tadi masih gemetar hebat. Namun, di balik rasa lelahnya, ada kepuasan yang teramat sangat besar. Dia menatap pantulan dirinya di cermin bukan lagi sebagai Inara yang lemah, melainkan sebagai seorang wanita yang siap menghancurkan siapa saja yang mencoba mengusik sisa harga dirinya sebelum malam panggung sandiwara itu berakhir.

Kejadian di ruang fitting itu menyebar cepat seperti api di padang rumput. Namun, bagi Inara, tamparan itu adalah titik balik. Dia tidak lagi memedulikan apa pun.

Tepat saat Inara hendak membuka pintu untuk keluar, pintu itu terbuka dari luar. Mahesa berdiri di sana, dengan jas hitam yang tampak sangat pas di tubuhnya, menatap ke arah Inara.

"Kamu menamparnya?" tanya Mahesa pelan. Matanya tidak menunjukkan kemarahan, melainkan kilat yang sulit diartikan. Campuran antara keterkejutan dan kekaguman yang tersembunyi.

"Dia yang memancing saya, Pak Mahesa," jawab Inara dingin, tanpa berusaha membela diri.

"Dan saya tidak akan minta maaf karena sudah mempertahankan harga diri saya."

Mahesa melangkah masuk, menutup pintu di belakangnya, dan menguncinya. Jarak di antara mereka kini terasa begitu tipis dan sarat akan ketegangan yang mendebarkan. Dia menatap Inara dari ujung rambut hingga kaki, lalu berhenti pada kedua manik Inara yang berbeda.

"Kamu tampak berbeda," bisik Mahesa, mendekat hingga Inara bisa mencium aroma kayu cendana dari tubuh pria itu.

"Jangan jatuh cinta padaku! Karena aku sangat membencimu atas semua perlakuanmu padaku selama ini!" jawab Inara kemudian pergi dari sana melewati Mahesa dengan berani.

1
Ma Em
Syukur Alhamdulillah Inara sdh bebas dari Mahesa dan sekarang Inara sdh pergi , jgn sampai Mahesa bisa bertemu Inara lagi biarkan Mahesa dgn perempuan idaman nya dan paling Mahesa cintai sekarang Mahesa sdh miskin apakah Clarisa mau bersama Mahesa .
Dew666
🩵🩵🩵
Mundri Astuti
hmmmmmm ....apa loe cari" Inara lagi...
sana bawa tuh cewek benalu...
Rahma
Alhamdulillah akhirnya keadilan buat Inara dtg jg, silahkan nikmati hasil dr kelakuanmu mahesa
Oma Gavin
Alhamdulillah mahesa kere dan pastinya clarisa ngga mau lagi dan cari mangsa baru kaya .eskipun sdh tua om" gendut ngga masalah yg penting ada duitnya
༄༅⃟𝐐.𝓪𝓱𝓷𝓰𝓰𝓻𝓮𝓴_𝓶𝓪
silahkan pertanggungjawabkan semua bersama clarissa ya mahesaa
nely_48
Gavin kau bantu lindungi inara ya, sampe keadaan inara tenang n pulih dr trauma nya
Muft Smoker
waaaah ada apa niih ,,
kak ayoo donk ,,
dtggu pake. bangeet kelanjutan ny ,,
pengen liat muka ungu mahesa krn kenyataan tak sesuai ekspetasii ny ,, Dan muka ijooo Clarissa krn semua tdk sesuai keinginan ny 🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭
Dew666
🩵🩵🩵
sunaryati jarum
Harus sabar melihat kejutan untuk Mahesa
sunaryati jarum
Setelah lepas dari tekanan Mahesa kau menemui kebahagiaan,Insra
Mundri Astuti
Alhamdulillah ada Gavin, lega aqoh 😄
pengen tau yg terjadi di gedung enoh, bawa dah tuh Mahesa mantan terindah loe😛
Ambu Rinddiany Thea
lanjuuuut maaak 😘😘😘😘
Hary Nengsih
lanjut penasaran apa yg terjadi d gedung
Oma Gavin
up lagi kak pengen lihat mahesa nangis darah ngga diangkat jadi direktur utama dan dicoret dari ahli warisnya pak raharja
Anisa Nur
pasti gak jadi di angkat deh Mahesa sama papanya biar di tau rasa
Arin
Sekarang tinggal tunggu penyesalan Mahesa setelah Inara meninggalkannya
hasana
wah keterlaluan ini mahesa
harus d laporkan k polisi ituuuuu
pasal perampasan aset🤭🤭🤭
Hary Nengsih
jahat manget mahesa jngn sampe balikan m inara
nely_48
apa coba maksudnya s mahesa menyiksa lahir batin inara salama d nikahi oleh nya❓ edan boa s mahesa teh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!