NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Putri Terbuang: Pelayan Itu Ternyata Suamiku

Reinkarnasi Putri Terbuang: Pelayan Itu Ternyata Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / CEO / Putri asli/palsu / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Reinkarnasi / Mengubah Takdir
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

​"Buang mayatnya! Jangan sampai bau busuk anak angkat ini merusak pesta putri kandungku."
​Sepuluh tahun menjadi "boneka" sempurna keluarga Lynn, Nerina Aralynn justru mati dikhianati di gudang lembap demi memberi tempat bagi si putri asli, Elysia. Namun, maut memberinya kesempatan kedua. Nerina terbangun di masa lalu, kali ini dengan duri mawar hitam yang mematikan.
​Satu per satu kekayaan keluarga Lynn ia preteli. Namun di balik balas dendamnya, Nerina menemukan satu rahasia: Satu-satunya pria yang menangisi kematiannya adalah Ergino Aldrich Leif—kepala pelayan misterius yang aslinya adalah penguasa dunia bawah.
​"Aku adalah pedangmu, Nerina. Katakan, siapa yang ingin kau hancurkan lebih dulu?"
​Saat sang putri terbuang mulai berkuasa, mampukah ia menuntaskan dendamnya, atau justru terjerat obsesi gelap sang pelayan yang melindunginya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27: PENGADILAN PUBLIK DAN TOPENG YANG HANCUR

​Fajar baru saja menyingsing di cakrawala Bekasi, namun atmosfer di lobi kantor pusat Lynn Group sudah memanas. Ratusan awak media telah berkumpul, barisan kamera televisi terpasang rapi menghadap sebuah podium yang telah disiapkan. Hari ini bukan sekadar konferensi pers biasa; hari ini adalah hari pembersihan total.

​Nerina berdiri di balik tirai kaca lantai dua, memperhatikan kerumunan di bawah. Ia mengenakan gaun formal berwarna abu-abu baja yang memberikan kesan dingin namun sangat berwibawa.

​"Semuanya sudah siap, Nona."

​Suara itu muncul tepat di belakangnya. Ergino berdiri di sana, kembali mengenakan setelan jas hitamnya yang sempurna. Tidak ada sisa dari aura mematikan yang ia tunjukkan di gang sempit Sektor 7 semalam. Namun, Nerina bisa melihat bekas kemerahan di buku jari pria itu.

​"Dokumen semalam... sudah kamu serahkan pada tim legal?" tanya Nerina tanpa menoleh.

​"Sudah. Nero Lynn secara resmi tidak lagi memiliki hubungan hukum dengan perusahaan maupun keluarga Anda. Hutang-hutangnya pada Viper adalah masalah pribadinya. Pagi ini, tim forensik digital juga telah menyelesaikan verifikasi akhir atas data yang dicuri Elysia," Ergino melangkah maju, berdiri di samping Nerina. "Sudah waktunya untuk mengakhiri sandiwara ini, Nerina."

​Nerina menarik napas panjang. "Ayo. Mari kita tunjukkan pada dunia wajah asli sang 'Putri Kandung'."

​Lobi utama mendadak sunyi saat Nerina melangkah turun dari eskalator, diikuti oleh barisan pengacara dan Ergino yang berjalan di belakangnya seperti bayangan yang mengancam. Nerina naik ke podium, menatap tajam ke arah lensa kamera yang kini menyala secara serentak.

​"Terima kasih telah hadir," suara Nerina bergema jernih. "Selama beberapa minggu terakhir, Lynn Group telah diterpa berbagai spekulasi mengenai integritas kepemimpinan kami. Hari ini, saya berdiri di sini untuk memberikan kebenaran mutlak."

​Nerina memberi isyarat pada layar raksasa di belakangnya. "Ini adalah rekaman aktivitas server internal yang membuktikan bahwa saudari Elysia Lynn telah melakukan transfer data rahasia perusahaan kepada pihak pesaing, Andrew Fidelis. Dan ini..."

​Layar berganti menampilkan dokumen pengakuan yang ditandatangani Nero semalam, beserta bukti aliran dana suap untuk wanita bernama Ratna yang berpura-pura menjadi ibu kandung Nerina.

​"Keluarga Lynn telah dikelabui oleh keserakahan yang menyamar sebagai hubungan darah," lanjut Nerina.

​Tiba-tiba, sebuah keributan terjadi di pintu masuk. Elysia masuk dengan pakaian yang berantakan, mencoba menembus barisan keamanan. "Nerina! Hentikan semua ini! Ayah sedang sakit dan kamu justru memfitnahku di depan publik?!"

​Elysia berhasil menerobos dan berlari menuju podium. Wajahnya tampak pucat, matanya liar. "Jangan percaya padanya! Nerina adalah anak angkat yang iri! Dia menjalin hubungan gelap dengan pelayannya dan mencoba menguasai harta keluarga kami dengan cara kotor!"

​Para wartawan mulai gaduh. Kilatan lampu kamera semakin menggila. Elysia berdiri di samping podium, menunjuk-nunjuk Nerina dengan jari gemetar.

​"Kamu pikir kamu bisa menang dengan dokumen palsu itu?!" teriak Elysia. "Ayah akan mencabut statusmu! Ayah—"

​"Ayah tidak akan mencabut apa pun, Elysia."

​Suara itu datang dari arah lift pribadi. Elyas Lynn keluar dengan kursi roda yang didorong oleh Nero. Wajah Elyas tampak sangat layu, namun matanya memancarkan kekecewaan yang sangat dalam.

​"Ayah!" Elysia menghambur ke arah Elyas. "Lihat apa yang Nerina lakukan! Dia mempermalukan kita!"

​Elyas menepis tangan Elysia dengan lemah. "Hentikan, Elysia. Semalam... Nero sudah menceritakan semuanya. Dia menceritakan bagaimana kamu menghasutnya untuk memalsukan audit. Dia menceritakan bagaimana kamu bekerja sama dengan Andrew untuk menyingkirkan Nerina."

​"Tidak... Nero berbohong! Dia hanya takut pada pelayan itu!" Elysia menunjuk Ergino.

​"Gino tidak melakukan apa-apa selain melindungi apa yang seharusnya aku lindungi sejak dulu," sahut Elyas pahit. Ia menatap ke arah para wartawan. "Saya, Elyas Lynn, sebagai pendiri Lynn Group, menyatakan bahwa mulai detik ini, saudari Elysia Lynn dan saudara Nero Lynn secara resmi diberhentikan dari segala posisi dan hak waris dalam keluarga Lynn."

​Duar! Kabar itu seperti bom yang meledak di tengah ruangan.

​"Ayah! Kamu tidak bisa melakukan ini padaku! Aku putri kandungmu!" Elysia menjerit histeris. Ia jatuh berlutut di lantai marmer, tangannya mencoba menggapai kaki Elyas. "Darahku mengalir di nadimu! Nerina hanya orang asing!"

​"Darah memang tidak pernah berbohong, Elysia," Nerina turun dari podium dan berdiri tepat di depan adiknya. "Tapi kesetiaan juga tidak bisa dibeli. Kamu menggunakan darahmu sebagai senjata, sementara aku menggunakan pengabdianku sebagai tameng. Dan hari ini, senjatamu telah patah."

​Nerina melirik ke arah petugas kepolisian yang sejak tadi menunggu di sudut lobi. "Inspektur, silakan."

​Dua petugas melangkah maju dan memborgol tangan Elysia. "Nona Elysia Lynn, Anda ditahan atas dugaan pencurian data rahasia perusahaan, penipuan publik, dan konspirasi kriminal."

​"Nerina! Aku membencimu! Aku akan membunuhmu!" Elysia meronta saat diseret keluar. Teriakannya bergema di seluruh lobi, menghancurkan sisa-sisa martabat yang pernah ia miliki sebagai "putri kandung".

​Nero hanya bisa tertunduk lesu di samping kursi roda ayahnya. Ia tahu, jika bukan karena dokumen yang ia tandatangani untuk Ergino semalam, ia juga akan memakai borgol yang sama sekarang.

​Setelah konferensi pers yang melelahkan itu berakhir, lobi mulai dikosongkan. Elyas Lynn meminta waktu bicara berdua dengan Nerina di ruang tunggu VIP.

​"Nerina..." suara Elyas terdengar sangat pelan. "Maafkan Ayah. Ayah begitu buta oleh keinginan memiliki anak kandung sampai Ayah melupakan siapa yang selama ini benar-benar berdiri di samping Ayah."

​Nerina menatap pria yang dulu ia anggap sebagai tuhan dalam hidupnya. "Sudah terlambat untuk kata maaf, Tuan Lynn. Namun, aku tidak akan membiarkanmu tinggal di jalanan. Apartemen di pusat kota sudah kusiapkan atas namamu. Kamu bisa menghabiskan masa tuamu dengan tenang di sana, tapi jangan pernah lagi mencoba mencampuri urusan Lynn Group."

​"Lalu... bagaimana dengan pria itu?" Elyas melirik ke arah pintu, di mana Ergino berdiri berjaga. "Siapa dia sebenarnya? Dia bukan sekadar pelayan, bukan?"

​Nerina tersenyum tipis. "Dia adalah alasan kenapa aku masih berdiri di sini sekarang. Dan dia adalah orang yang akan membangun masa depan Lynn Group bersamaku."

​Nerina keluar dari ruangan itu dan menemukan Ergino sedang menunggu dengan sebuah mantel di tangannya.

​"Semua sudah berakhir, Nona?" tanya Ergino lembut.

​"Satu babak telah tertutup, Gino," jawab Nerina. Ia membiarkan Ergino memakaikan mantel ke bahunya. "Tapi aku merasa ada yang aneh. Andrew... dia menghilang begitu saja. Kamu bilang dia di luar negeri, tapi firasatku mengatakan dia tidak akan diam."

​Ergino mengencangkan mantel Nerina, jemarinya sengaja menyentuh leher wanita itu dengan lembut. "Biarkan dia mencoba. Leif Capital sudah memasang mata di setiap pelabuhan dan bandara. Jika dia melangkah satu senti saja menuju arahmu, aku akan memastikannya menghilang secara permanen."

​Nerina menatap mata Ergino. "Terima kasih, Gino. Untuk semuanya."

​"Jangan berterima kasih sekarang, Nerina," bisik Ergino. "Karena hadiah yang sesungguhnya untukmu baru akan dimulai besok."

​"Hadiah apa?"

​"Sebuah pengakuan yang akan mengubah cara kamu melihat dunia ini... dan melihatku."

​Nerina tertegun. Di tengah kemenangan besarnya hari ini, ia menyadari bahwa misteri tentang pria di depannya ini baru saja memasuki babak yang paling mendebarkan.

1
Ariska Kamisa
/Shhh//Shhh//Shhh//Shhh//Shhh/
aditya rian
burulah dinikahin nerina nya gino
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
aditya rian
anak angkat seakan sengaja dibuang agar bisa hidup
Ariska Kamisa: 🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
aditya rian
wow/Scare/
Ariska Kamisa: 🤔🤔🤔🤔🤔
total 1 replies
aditya rian
mulai babak drak romance
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
aditya rian
rahasia terbaru👍
Ariska Kamisa: 👍👍👍👍👍
total 1 replies
aditya rian
gino tidak mati dulunya? apakah time traveler?
Ariska Kamisa: ikuti terus ya🤭🤭🤭
total 1 replies
aditya rian
👍👍👍👍👍👍
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
aditya rian
ergino keren amat
Ariska Kamisa: terimakasih🙏🙏🙏
total 1 replies
aditya rian
cettaass
aditya rian
wow tentara bayaran
Ariska Kamisa: 👍👍👍👍👍👍
total 1 replies
aditya rian
💪💪💪💪💪💪
Ariska Kamisa: 💪💪💪💪💪
total 1 replies
aditya rian
👍👍👍👍👍
Ariska Kamisa: 🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
aditya rian
sepertinya ergino terobsesi 🤭
Ariska Kamisa: yes👍👍👍👍
total 1 replies
aditya rian
ini mulai babak baru , misteri ibu kandung nerina.
Ariska Kamisa: betul
total 1 replies
aditya rian
gob**k elysia 🤣
aditya rian
ibu kandung nya hidup???
aditya rian
dibutakan oleh rasa bersalah karena telah terpisah lama ini orang tuanya jadi anak salah geh kaya ga mau salah🤭
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
aditya rian
rame👍
Ariska Kamisa: 🙏🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
aditya rian
siapa gino sebenarnya, begitu kuat kah sehingga di takuti
Ariska Kamisa: 💪💪💪💪💪
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!