NovelToon NovelToon
Cintamu Bukan Untukku

Cintamu Bukan Untukku

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Balas Dendam / Penyesalan Suami
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nana

Sudah 5 tahun sejak pernikahanku dengan Raymond. Di depan keluarga dan teman, kami adalah pasangan yang harmonis. Tapi ketika di dalam rumah kecilku, aku merasa hampa. Ini terasa seperti aku bermain sandiwara selama 5 tahun lebih. Aku pun tidak tahu apa yang salah dengan diriku sendiri kenapa aku masih memaksa diriku untuk bersamanya. Tapi satu hal yang pasti, suamiku mencintai statusnya sebagai suami bukan mencintaiku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 27

Llyn melakukan aktivitas seperti biasa, bangun pagi buta untuk menyempatkan berolahraga. Lalu memasak sarapan dan bersiap berangkat ke kampus. Dan setiap kali ia keluar apartemen, Matt pasti sudah menunggu di bawah. Entah berapa lama pria itu menunggu, jawabannya selalu sama "tidak lama kok".

Untuk membayar perhatian yang sudah pria itu berikan, Llyn sering mengajaknya makan bersama. "nanti makan siang bareng? aku yang traktir."

"iya, boleh."

"beneran aku yang traktir, masa setiap kali mau bayar keduluan sama kamu terus sih?"

"hahaha.. iya iya nanti kamu yang traktir."

Pukul satu siang, Llyn baru keluar dari ruangan profesor Romi. Hari ini cukup sibuk karena ia juga membantu sang profesor untuk menyiapkan materi kuliah. Saat keluar ruangan, lagi-lagi ia melihat Matt sudah berdiri di depan ruangan dengan punggung bersandar ke tembok.

Jika dilihat seperti ini, pesonanya memang tidak main main. Bahkan setiap kali ada mahasiswi yang lewat, mereka selalu curi pandang ke pria bule itu.

"aku tau aku tampan, jangan diliatin terus nanti naksir."

Llyn tersadar dari lamunannya. Ia sangat malu saat tertangkap basah sedang memandangi pria itu. Untuk menyembunyikan rasa malu itu, Llyn berjalan lebih dulu ke arah kantin. Lalu disusul oleh Matt di belakangnya.

Sesampainya di kantin, Llyn membebaskan Matt untuk memilih makanan mana yang ingin dia ambil. Tapi akhirnya selalu ia mengambil makanan kesukaan Llyn, daripada mengambil makanan yang ia sukai.

"ini lagi? kamu nggak bosan?"

"kamu bosan dengan ini? bukannya kamu suka ya? atau mau ganti menu lain?"

"aku sih nggak bosan, tapi kamu sendiri gimana malah ambil makanan yang sama denganku."

"aku suka kok."

Matt mengatakan itu sambil melihat tepat di mata Llyn. Membuat wanita itu sedikit gugup. Setelah menemukan meja yang kosong mereka duduk dan menyantap makan siang dengan diselingi obrolan ringan.

Selesai makan, mereka berjalan bersama menuju ruangan profesor Romi. Lebih tepatnya itu memang tujuan Llyn, sedangkan Matt akan pergi ke ruangannya sendiri. Tentunya setelah mengantarkan Llyn.

Matt dari awal tidak bekerja di universitas tersebut, tapi ia langsung masuk ke sana begitu tau Llyn akan kembali ke sana. Kebetulan ada seorang dosen yang harus cuti, dan Matt secara khusus mendaftar sebagai dosen pengganti. Dengan status aslinya, bukan hal sulit hanya untuk masuk sebagai dosen pengganti.

Sedangkan Llyn hanya tau kalau pria itu adalah orang biasa yang pekerja keras. Menjadi supir panggilan hingga dosen pengganti. Ia bahkan sempat berfikir kalau kondisi ekonomi keluarga Matt cuk sulit hingga pria itu harus mengambil banyak pekerjaan sekaligus.

"ya sudah sana masuk."

"iya, terimakasih makan siangnya. Jadinya seperti biasa kamu lagi yang traktir."

"itulah gunanya dompet pria kan."

Llyn tertawa mendengar ucapan Matt. "ya sudah aku masuk dulu ya."

"nanti sore aku tunggu di parkiran."

"iya."

Matt masih enggan untuk pergi hingga ia nekat menahan pintu yang sudah hampir tertutup itu. Llyn terkejut karena jari pria itu hampir saja terjepit pintu.

"Matt, ada apa? jarimu tidak apa-apa?"

"emm tidak apa, cumaa.. nanti malam makan bareng?"

"ya ampun aku kira ada apa, boleh nanti kamu saja yang pilih mau makan di mana."

Matt tersenyum senang ketika Llyn dengan mudahnya menerima ajakannya.

"LLYN!" Panggilan itu berhasil merusak suasana hati semua orang.

Ray tiba-tiba saja sudah berdiri di depan ruangan profesor Romi. Jika bisa, Llyn memilih menghilang dari sini saat ini juga. Tapi posisinya tidak memungkinkannya untuk pergi. Sedangkan Matt sendiri sudah memancarkan aura permusuhan sejak ia melihat wajah Ray.

1
Fatmah Ajahra
𝒎𝒂𝒏𝒕𝒂𝒏 𝒔𝒖𝒂𝒎𝒊𝒏𝒚𝒂 𝒔𝒖𝒔𝒂𝒉 𝒎𝒐𝒗𝒆 𝒐𝒏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!