NovelToon NovelToon
Diary Sun Sarang

Diary Sun Sarang

Status: tamat
Genre:Duniahiburan / Cintapertama / Tamat
Popularitas:348
Nilai: 5
Nama Author: Anita zahara

hallo, saya sun sarang putri bungsu dari pasangan sun siwan dan hayega dinata, sun siwan yang tak lain adalah ayahku pembisnis pakaian dan ibuku hayega adalah seorang dokter.
anak pertama mereka kembar yaitu sun saga si paling tua 10 menit dan sun sagi , dan anak berikutnya ya saya si cantik sun sarang.
kakak pertama saga dia mengikuti gen sang ibu yaitu dokter dan kak sagi dia ikut jejak sang ayah yaitu pembisnis,
sedangkan aku? yah aku sekolah kedokteran tetapi kalian tau aku tidak mau jadi dokter , dan sekarang pekerjaan ku cukup tidak jelas,
kadang produser, kadang vidiografer dan kadang yah cuman tidur aja.
aku gak suka ribet apalagi di atur orang lain dan ternyata aku juga harus ngalamin pase di mana aku harus merendah dan mengontrol semua yang aku lakukan,

saat bertemu dengannya semuanya tampak salah, tidak seharusnya aku menyetujuinya kan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anita zahara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

2. tiba2 bngt perjodohan

"gini sayang,,, dulu kakek sun mu berteman baik dengan kakek Do, mereka sangat berharap cucu mereka mengikat kekeluargaan di antaranya kamu dan tuan pertama Do" mama ku menjelaskan,

Gila mungkin kenapa aku gak sampai kepikiran kesini yah, pantesan mama papa tiba² minta ikut di acara tau² ada udang di balik batu,

"jadi maksudnya???,,,," ujarku dengan lagak bego dan panik

"kakek berharap kamu dan cucu tertua kakek do yanqi mencobanya, bila dengan waktu kalian tidak ada rasa asmara kakek tua ini akan menyerah dan membiarkan kalian memilih jalan sendiri" ujar nya dengan lembut tetapi begitu masuk telingaku seolah ribuan angin masuk hingga menghambat napas ku,

Gila memang kalau udah terjebak gini, aku mengarahkan pandanganku kepada pria itu yang bernama do yanqi, dia hanya menatapku dengan wajah tanpa expresi dan datar.

Mungkin dia punya wanita yang tidak di restui orangtuanya sehingga dia menatapku dengan expresi itu,

Walaupun aku ini jomblo tapi gak kayak gini juga tuhan cara ngasih nya, mau milih sendiri aja nyoba sama orang ganteng yang tertanam kulkas di tubuhnya itu lebih menyeramkan.

"hemmn,,, 3 bulan setelah itu kita yang putuskan" ujarnya dingin sambil mengedikkan bahunya,

Para orang tua itu mengangguk setuju dan tersenyum seolah 3 bulan itu waktu yang cukup untuk menjalin sebuah hubungan,

"baiklah semuanya kalian atur saja yah,,, sarang kasih kontak mu pada yanqi" ujar tuan Do sembari tersenyum dan aku hanya mengangguk kikuk,

Beberapa menit berlalu mereka membicarakan seputar bisnis yang sama sekali tidak aku mengerti, sepertinya aku harus mencari udara segar dan berbaur dengan muda mudi lain nya yang ada di luar,

"kakek,,, aku ijin mencari angin,,," ujarku yang di angguki kakek dan segera meninggalkan ruangan makan itu,

Banyak orang² sebayaku dan mereka sedang asik berbincang, kebanyakan mereka dari dunia bisnis jadi aku berpikir tidak ada yang akan nyambung jika ku ajak bicara,

Aku memutuskan duduk di kusri kayu kosong agak sudut di bawah pohon, dan pokus memainkan posel ku sambil melihat beberapa DM dari teman² kerjaku,

Aku punya salah satu sahabat saat aku kuliah tapi sayangnya dia sudah menikah dan punya keluarga sendiri, begitu pula saat di china aku juga punya sahabat dan 3 bulan lalu dia juga menikah,

Apa emang di usia ku ini orang² harusnya sudah menikah ya, aku sih belum kepikiran sampe sana apalagi hubungan terakhirku cukup tidak mengenakan jadi malas lah.

"bisa kita bicara,,," ujar sebuah suara mengagetkan ku dan aku mendongan pria itu berdiri tepat di depan ku,

Aku mengangguk dan mempersilahkan dia duduk di kursi kayu yang ada di sebrang ku,

"sepertinya kamu juga tidak suka dengan perjodohan ini" ujarnya menatap ku

aku membuang muka dan memasang muka datar "tentu,,," jawabku spontan dengan nada judes,

Sebenarnya tidak rugi juga dia tampan dan juga mapan, tapi dia seorang selebriti yang begitu populer di kalangan wanita,

Aku tidak suka berbagi dengan wanita manapun dan aku juga tidak mau merusak kebahagiaan wanita manapun untuk membaut diriku bahagia,

Jadi aku menyerah lebih awal dengan perjodohan ini dan aku harus menegaskan diri ku lagi bahwa ini tidak akan berhasil,

"bisakah kita pura² hingga waktunya berakhir" ujarnya,

seharusnya orang yang meminta menampakan wajah lebih rendah diri dan penuh harap, tapi apa? Dia masih tetap dengan wajah datar nya, oke aku tau anda bintang besar tuan.

"kenapa harus pura², bukankah lebih baik terus terang aja tolak perjodohan nya" ujarku kali ini beneran ketus aku bangkit dan pergi.

Next chapter 3

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!