seorang pemuda bernama Yuda Gusti yang miskin dan sebatang kara di dunia mendapatkan keberuntungan yang sangat di inginkan oleh orang lain, yaitu di mana saat mulung rongsokan tidak sengaja menemukan jam tua, yang tidak di sangka jam itu mengubah Nasib nya!! di tambah sistem tiba-tiba aktif yang memberitahukan jam yang di temukan adlah jam Sakti yang bisa melintasi zaman, dari zaman modren ke zaman Dulu, zaman sebelum ada dunia modren... bagaimana keseruan Yuda yang terlempar ke masa lalu karena menemukan jam Sakti... Terus ikuti keseruan dan kisah yang mengasikan.. cusss..!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RIZQI ZEBRA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27. Arya Mati
Arya tersentak saat nama nya di sebut, bahkan yang lebih mengejutkan pria ini tahu tentang ayah nya, yang bersekongkol dengan Genk dari lembah Yoman.
“Jangan buang-buang waktu, cepat serang bocah tengil itu..!” suruh Arya para Genk beruang Hitam, tapi para anggota masih diam, mereka hanya patuh dan akan menyerang jika tuan meteka yang memerintah.
Arya sedikit emosi karena para anggota yang di bawa nya, malah tidak mendengar kan nya. “Hahaha..! Perkumpulan yang asal nya liar, tidak akan mungkin bisa terikat dengan seseorang..!”
Yuda hanya bisa tertawa melihat wajah bingung Arya, Genk beruang Hitam adalah salah satu yang paling di takuti jadi untuk membuat mereka patuh sepenuhnya bukan hal mudah. “Tangkap pria itu! Jangan sampai membunuh nya,” suruh beruang Hitam kepada semua anggota nya.
Mendengar itu Arya berbalik menertawakan Yuda yang di anggap akan mati hari ini, walau perintah untuk menangkap, Arya berencana untuk membunuh Yuda dengan tangan nya, sendiri.
“Baiklah kalau kalian ingin bermain-main dengan ku,” gumam Yuda lalu membuat kuda-kuda bertarung, walau merasa tidak yakin, tapi Yuda tidak mau menunjukkan rasa lemah pada lawan nya.
Berhubung bekal ilmu bela diri, hadiah dari sistem membuat Yuda yakin bisa membuat mereka semua terkapar di rumah nya. “Majuu.!!!”
dua orang langsung menyerang dengan pedang di tangan mereka, namun baru saja maju Yuda langsung menahan pedang itu, lalu melumpuhkan dua orang itu, hingga pingsan di lantai.
SRINGG!!,
dugh,,
trak..!,
Yuda menatap kembali, lalu melambaikan tangan menyuruh mereka untuk maju lagi, melihat teman nya, yang langsung pingsan dalam satu kali pukulan joker wakil beruang Hitam langsung mengangkat busur lalu mengarahkan kepada Yuda.
Slebb.!!,
Yuda langsung konek, pedang yang ada di depan kaki nya, langsung di tendang hingga melesat seperti anak panah yang di tembakan oleh joker, membuat anak itu meleset akibat pedang yang melayang, dan justru Joker yang terancam.
setelah pedang itu melewati anak panah dengan kecepatan yang masih tidak terlihat mata melesat menusuk ke arah Joker, tapi karena terlalu panik joker justru menarik satu anggota nya menjadikan sebagi tameng nya.
“Arghh.!!,” orang itu menggerang kesakitan karena dada nya tepat tertusuk oleh pedang hingga menembus ke punggung nya.
“Cuih.!! tidak berguna,, menangani satu bocah saja tidak mampu,” karena melihat anggota nya bebrapa sudah tumbang beruang Hitam langsung maju tanpa ragu, dirinya sudah melihat kemampuan Yuda langsung yang ternyata memiliki sedikit kemampuan bela diri.
“Kau pikir hanya dengan sedikit kemampuan bisa menang melawan kami? Sayang nya kau terlalu polos, biar ku tunjukan kekuatan yang sesungguhnya...!” Yuda hanya tersenyum miring melihat berubah hitam, yang kini maju secara langsung.
Hiyukk.!!,
Tangan yang di kepal itu bukan hanya kulit, daging, dan tukang, tapi di sana berkumpul energi yang akan membuat satu lawan langsung lumpuh begitu kena pukulan itu.
Bughhh..!,
Tapi dengan santai Yuda hanya menahan dengan satu tangan nya. Krakk.!!,
tangan beruang Hitam di pelintir sampai jari-jari nya patah, sama seperti orang yang sebelum nya mencari masalah dengan Yuda, pemuda itu tak akan ragu siapapun orang itu dan apa kemampuan nya! kalau mereka tidak bisa menghargai nya maka bersiap untuk di injak serendah nya.
“Sore ini, kalian dengan berani datang ke rumah ku, hanya untuk mencari masalah,” gumam Yuda semakin menggegam dengan kuat tangan beruang Hitam hingga pria itu meringis sampai berlutut karena tak kuat menahan rasa sakit nya.
“Aw- aaa-w..!”
“Sekarang kalau kalian masih mau maju, aku tidak bisa menjamin akan membuat kalian lebih ringan dari bos kalian ini, atau mungkin bisa lebih parah...!” ujar Yuda dengan senyum mengetikan, membuat para anggota beruang Hitam yang terkenal mengerikan sampai berdelik ngeri.
“Tu-tuan m-uda, tolong ampuni aku...!”
Para anggota langsung melotot, bos mereka memanggil tuan kepada seorang pria asing yang baru saja mereka temui, kalau sudah seperti ini, berarti pria di hadapan mereka memang bukan lah orang yang bisa mereka singgung seenak nya.
“Tuan tolong ampuni bos kami..!” secara kompak 16 orang berlutut memohon kepada Yuda..!”
Degh!,
Arya terkejut melihat perubahan situasi yang begitu singkat, baru saja ia merasa akan menang karena membawa orang-orang yang sangat menakutkan, tapi kini orang-orang itu sudah tak berdaya di bawah Yuda, bukan kah itu artinya dirinya juga sulit untuk selamat setelah ini.
“Aku awal nya memang tidak berniat membunuh orang! jadi enyah lah dari sini..!” ujar Yuda menghempaskan beruang Hitam begitu saja.
“Shhh.!! Ba-baik tuan,” beruang Hitam segera memberi arahan untuk anak buah nya segera mundur, karena orang di depan mereka bukan lah, seseorang yang di anggap biasa oleh mereka.
Jlebb..!
Pedang langsung menusuk tepat di jantung Arya yang baru saja hendak berbalik pergi. “Ka-kau—..!”
brukk.!!,
“Anggap ini pelajaran bagi pria tua yang so berkuasa itu! Bawa dia dan laporkan aku yang membunuh nya, jika ingin balas dendam jangan ragu aku akan membunuh nya juga, agar bisa bertemu putra nya di alam baka..!”
“Ba-baik... Entah orang apa yang di singgung kaparat itu kali ini,,,” gumam beruang Hitam, yang merasa hampir kehilangan nyawa hanya karena sedikit makanan.
Genk beruang Hitam langsung menggotong tubuh tak bernyawa Arya, untuk di laporkan kepada ayah nya. Kejadian hari ini di saksikan oleh wanita di balik jendela.
“Yuda begitu hebat..! Jadi dugaan ku tidak salah, kalau mas Bagas juga terbunuh karena Yuda,” ada sedih dan juga senang di hati Yeti melihat itu, Yuda adalah orang yang sering di tindas oleh Bagas tapi tetap mengikuti suami nya, dan kini Yuda sangat kuat bahkan Yeti yakin kematian suami nya ada hubungan dengan Yuda.
Plok! Plok!,
Yuda menepuk debu yang berada di tangan nya, lalu berbalik tidak lupa mengambil pedang dan melemparkan nya ke dalam ruangan penyimpanan sistem.
“Mengatasi bahaya, dan menyelamatkan dua wanita yang terikat, hadiah: Mendapatkan peliharaan Serigala Jinak dan menurut pada tuan, tapi ganas pada orang asing!”
“Untuk apa lagi serigala ini,” gumam Yuda, apakah tidak akan membuat takut satu desa jika ia memiliki peliharaan seekor serigala. “Sudahlah, jangan membuat ku pusing lagi, suruh keduanya berjaga di sini saja..!”
“Perintah di laksanakan, dua serigala peliharaan sudah berjaga untuk tuan.” ucap sistem.
Setelah itu layar menghilang dari depan Yuda, dan pemuda itu langsung masuk ke dalam rumah nya, karena langit sudah mulai gelap menandakan sebentar lagi akan malam hari.
Saat masuk Yuda tidak sengaja belum mengubah mata Emas Sakti nya, dan menoleh ke arah dinding kamar nya, dan Yuda langsung melotot tanpa berkedip melihat pemandangan indah gunung-gunung yang menonjol dan lembah indah, lebih indah dari lembah Yoman.
~
Seindah itu kali ya..(^._.^)ノ