NovelToon NovelToon
Mencintai Psikopat Cantik

Mencintai Psikopat Cantik

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Patahhati / Psikopat itu cintaku / Balas Dendam / Dendam Kesumat / Tamat
Popularitas:499k
Nilai: 4.8
Nama Author: Asti Amanda

Sekuel pertama dari novel WANITA CANTIK TUAN MUDA DINGIN~

_____
Terlihat jembatan gantung yang cukup besar, di sana seseorang yang tak lain Mira berjalan perlahan menyusuri jembatan tersebut.

Langit malam menampakkan hujan akan turun dan guntur mulai terdengar, angin malam menusuk kulit tubuh Mira. Dengan rasa bersalah Mira kini berada di pinggir jembatan, arus sungai cukup besar. Namun, ia tak pernah takut dengan tekadnya.

Mira kini berlinang air mata, wajah sendunya yang mulai pucat. Akan tetapi kecantikannya tetap masih sama seperti dulu. Hanya dirinya seorang diri di sana.

"Aku juga mencintaimu, Raka. Tapi, aku tak pantas untukmu. Semoga di kehidupan selanjutnya aku dan kamu bisa bertemu lagi. Aku sangat mencintaimu, Raka. Tapi, aku tak bisa lagi, aku tak bisa lagi melukai hatimu. Hiks," isak Mira histeris.

Tak di sangka, dugaan Raka benar, dia melihat Mira sedang berdiri di pinggir jembatan. Raka segera melangkah cepat untuk menghentikan Mira.

Namun, Mira melihatnya. Bukan menghentikan aksinya, Mira malah tersenyum manis kepada Raka tanpa ketakutan di matanya disertai linangan air mata.

"Raka. Maafkan aku dan selamat tinggal," lirih Mira terdengar kecil dan menjatuhkan dirinya.

Byurrrss!

"Tidaaakk!" teriak Raka terkejut melihat Mira terjatuh terbawa arus. Sesak di dadanya mulai kembali, kenyataan yang dia lihat mengingatkannya pada Gabby, ini kedua kalinya melihat seseorang mati di hadapannya.

"Tidak! Mira! Jangan tinggalkan aku!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asti Amanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27. Masa Kecil Mira (3)

"Eh, lihat tuh!" tunjuk Sinta ke arah seseorang.

"Itu Mira kan?" tanya Tiara memastikan.

"Iya bener tuh anak Mira deh guys." jawab Lisa memperhatikan langkah Mira.

"Yuk kita samperin saja, nggak usah ke rumah dia mumpung kita ketemunya disini." ucap Sinta menghampiri Mira.

"Mira!" teriak mereka bertiga.

"Hm," Mira langsung menoleh ke sumber suara.

"Eh kenapa mereka ada disini?" gumam Mira dalam hati.

"Hei Mira, kamu dari mana?" tanya Lisa mulai bicara dan penasaran.

"Aku dari warung sana beli obat nyamuk." jawab Mira sambil memperlihatkan kantong hitam di tangannya.

"Ada apa kalian memanggilku?" lanjut Mira bertanya kepada tiga sekawan yang sedang melihatnya.

"Kami ke sini mau mengajak mu kerja kelompok untuk tugas Matematika, kamu mau ikut nggak?" tanya Sinta sambil merangkul tasnya.

"Kerja kelompok? Kenapa aku baru tau, tadi pagi Bu Guru nggak kasih tau kalau ada kerja kelompok." Mira merasa heran.

"Eaalah. Kamu ikut saja, sudah baik kita kasih tau kamu, seharusnya kamu terima kasih ke kita!" bentak Tiara.

"Tiara! Kamu jangan gitu sama Mira." ucap Lisa memberi kode mata ke Tiara.

"Oh iya, aku harus pura-pura baik agar Mira ikut, haduh ... untung ada Lisa." batin Tiara.

"Sorry, habisnya Mira banyak ngomong sih, keburu malam banget nih ntar kita pulangnya larut." ucap Tiara tersenyum palsu.

"Mira kamu ikut kan? Soalnya kan kamu pinter apalagi ada Lisa juga jadi tugas kita pasti cepat selesai." ucap Sinta melihat Mira dengan senyum palsunya juga.

"Baiklah, aku pulang dulu. Kalian mau ikut ke rumahku?" tanya Mira.

"Kami bertiga nungguin kamu disana saja." tolak Lisa menunjuk ke sebuah bangku di dekat pohon.

"Iya kan temen-temen..?" lanjut Lisa bertanya pada kedua temannya.

"Iya. Kita nunggu kamu saja di sini." setuju Tiara dan Sinta berbarengan.

Mira pun pergi meninggalkan mereka sambil berpikir, "Apa sebaiknya aku kasih tau ibu dulu ya." pikir Mira.

Sementara ketiga sekawan itu nampak berbicara soal Mira.

"Ogah banget aku ke rumah dia!" Lisa merasa jijik dengan ajakan Mira tadi.

"Haha...sama aku juga gak mau ke rumah jelek itu." Tiara ikut jijik.

"Guys. Rina SMS nih." ucap Sinta melihat ponselnya.

"kenapa Sinta?" tanya Lisa dan Tiara bersamaan.

"lni. Dia cuma tanya rencana kita gimana, sudah berhasil atau tidak. Ya aku balas berhasil lah, kan kita bertiga Ratu di sekolah yang udah cantik, kaya, populer lagi." ucap Sinta dengan tawa kecilnya.

"Oh. Hahaha ...." tawa Lisa dan Tiara lagi.

Beberapa detik kemudian Mira datang dengan tas di punggungnya, lalu mereka pergi melewati jalan angker.

"Kenapa kita jalan lewat di sini." tanya Mira menoleh melihat ketiga anak di belakangnya.

"Karena jalan ini ke rumah Bu Desi." jawab Tiara biasa.

"Guys. Merinding nih, kita cepetin yuk jalannya dan nggak usah banyak tanya kamu Mira." ucap Lisa merinding, Lisa merasa kesal karena Mira terlalu lambat jalan.

"Kok perasaanku nggak enak sama mereka bertiga, tumben mereka baik malam ini ngajak aku kerja tugas bersama," batin Mira, tampak ia kuatir di dalam hatinya.

"Lebih baik aku berhati-hati." sambung Mira lagi.

"Ahhhh!" teriak Mira akibat terjatuh di dorong, bahkan isi tasnya pun terjatuh berserakan.

"Hahaha. Mira ... Mira ... kenapa kamu bodoh sekali mau ikut dengan kami." tawa Lisa.

"Hiks." Mira kesakitan, lututnya terluka akibat tergores krikil di tanah.

"Nangis ... nangis ... terus ... hahaha." tawa Sinta di ikuti Tiara.

"Kenapa kalian lakuin ini ke aku, hiks hiks," tangis Mira kesakitan.

"Itu karena kamu sudah rebut juara milikku dan juga teman cowok di kelas kita malah menyukaimu bahkan guru-gurupun lebih memujimu. Hmp!" bentak Lisa sambil memukul kepala Mira menggunakan tas milik Sinta yang isinya tali tembaga yang agak berat.

"Akhhh." ringis Mira kesakitan yang luar biasa, kepalanya mulai sakit. Ketiga sekawan itu hanya tertawa melihat Mira yang terlihat bodoh.

Bersambung ....

1
fifid dwi ariani
trus semangat
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
U. Boy
asek roy
moga aja dia melepas mira utk raka
U. Boy
aseekk, yang legowo nih senggol dong
U. Boy
obat perangsang ck
U. Boy
lah gimana padahal yg buat kan author 🤣
U. Boy
lah siapa yang deketin siapa yang salah?
U. Boy
nice mir
U. Boy
nice mir
U. Boy
mira gk salah sih kalau bunuh mereka hehe
kelakuan mereka kejam masih kecil lagi yg kayak gitu harus dimusnahkan wkwkwk
kenapa gk bilang ke ortu nya karena gk mau bikin khawatir orang2 tercinta
U. Boy
ehm
U. Boy
Lho kok bisa...
U. Boy
sikopat sejati,bisa hacking👏
U. Boy
ck ternyata sikopat bisapeduli juga sama keluarga nya
dia bukan sikopat ,lebih tepat nya sosiopat
yg g suka tentang kehidupan sosial lebih parah dari antisosial,namun ke orang² terdekat dia hangat,dan ke orang yg mengganggunya/keluarganya dia gk bakal diam
U. Boy
eh,kirain apa si raka,barang??🤣🤣
U. Boy
oh ya gw lupa raka bisa membaca pikiran orang
NOiR🥀
Ganas..Mira..balaS DendaM
Airin Nur Hafizah
kayak nya mira di rasuki jin jahat dech pas pingsan,makanya mira mnjdi pembunuh...
wiens
kasihan Mira,anak sekecil itu menanggung beban hidup yg berat,,, semangat thor
wiens
seharusnya judulnya bukan terjerat cinta psikopat ,tapi misteri gadis psikopat soalnya kan ada yg menyangkut indera keenam jg,, hi..hi.. sori Thor, cm usulan aja, semangat nulisnya😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!