Aira Anastasia mengalami kecelakaan dan begitu ia bangun,ia terbangun di tubuh antagonis yang akan mati tragis,dan memiliki nama yang sama dengannya,akankah Aira bisa menghindari nasib nya??ataukah ia justru akan mati untuk kedua kalinya??
nantikan kelanjutan kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riri Aira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kisah masa lalu2
malam semakin larut namun kedua gadis itu hanya duduk saling pandang,Amira menatap kosong kearah depan,tubuhnya bergetar hebat,ia jatuh lunglai tak berdaya,
Ternyata selama ini ayah yang begitu ia hormati,dan begitu ia banggakan,justru ingin menghancurkan hidupnya,hanya demi anak dari pelakor itu,
jadi selama ini ayahnya hanya menyayangi anak pelakor itu,alasan ayah terlalu ketat pada anak pelakor itu,hanya karena ia ingin anak itu menjadi yang terbaik,
pantas saja ayahnya tak pernah memaksakan ia untuk belajar ternyata untuk menghancurkan nya,
Aira hanya menggelengkan kepalanya ringan "kau trik murahan seperti ini saja tidak tau,ayahmu hanya ingin perusahaan mending ibumu,saat ini semua aset dan perusahaan atas namamu,Dnegan menjadikan Lo anak yang tidak berguna,maka di pengadilan ayah Lo pasti bakal menang,gitu aja lo gak tau"ucap Aira santai
Mendengar ucapan Aira bagai tikaman yang menusuk tepat di jantungnya,rasanya Amira tak sanggup lagi mendengar nya,
"kau tau dari mana semua ini??"tanya Amira lirih
" tau dari mana ??Lo tau gue juga pernah berada di posisi Lo,tapi saat itu gue menyadari lebih dulu,dan berusaha keras mengambil semua hak gue,yang di tinggalkan oleh kedua orang tua gue"sahut Aira tenang
Ya dulu awal-awal ia masuk kedalam dunia ini,ia harus berjuang melawan saudara-saudari ayahnya,yang ingin merebut warisannya
Pada akhirnya ia memenangkan gugatan itu di pengadilan,karena pengacara sang ayah berada di pihaknya,"Amira apa Lo tau siapa pengacara yang di tunjuk oleh nyokap Lo??"
Amira mendongakkan kepalanya menatap Aira Dnegan tatapan binggung,lalu mengangguk Dnegan kaku"tentu saja tau,dia adalah sahabat nyokap dulu kenapa??"
[pantas saja dulu saat di pengadilan pengacara ini berusaha keras agar hak wari tetap berada di tangan Amira, ternyata sahabat nyokap nya,]
"Lo kenal??temuin dia kalo Lo ada waktu,ngobrol Dnegan baik dan pastikan semua asetnya masih menjadi milik Lo,Lo gak mau kan pelakor dan anaknya itu menikmati semua usaha nyokap Lo??"ucap Aira tenang memberikan saran pada Amira
Mendengar itu Amira akhir nya sadar ,lalu melepaskan ikatan Aira dan mengajaknya kembali ,ia sendiri yang akan mengantar Aira ke rumahnya
"thanks Ra gue pikir selama ini Lo yang salah,tapi ternyata semua ini rekayasa bokap gue sendiri,gue gak nyangka kalau bokap gue bakal sekejam itu sama gue,padahal gue juga anak kandungnya"ucap Amira miris
"karena Lo bukan anak dari wanita yang dia cintai,apa Lo gak tau,kalau bokap Lo nikahin nyokap Lo karena bisnis??"tanya Aira santai
" ya kakek dari nyokap pernah bilang kalau bokap menikahi nyokap karena tekanan keluarga,dan dia terpaksa meninggalkan kekasihnya demi menikahi nyokap gue,sekarang gue baru sadar, ternyata selama ini mereka tidak berpisah,hanya menjalin hubungan di balik nyokap gue"ucap Amira miris
bagiamana jika sang bunda tau,kalau selama ini suami yang sangat ia cintai mengkhianati nya dan bahkan punya anak Dnegan perempuan lain,??
terkadang penyakit itu merenggut nyawa nya juga lebih baik,dari pada bundanya menderita karena penghianatan sang ayah,
"mungkin ini juga bagus,bunda tidak tau kalau lelaki yang begitu ia cintai berkhianat "gumam Amira
"Lo yakin??nyokap Lo meninggal karena sakit??"tanya Aira santai
sebagai pembaca setia,ia sangat tau kalau nyonya Maya tidak meninggal karena sakit,melainkan karena dibunuh oleh suaminya sendiri,demi bisa menikahi pujaan hatinya,
mendengar ucapan itu,Amira menghentikan laju mobilnya,ia menatap kearah Aira Dnegan tatapan penuh tanya,"apa maksud Lo??"
Aira hanya menghela nafas lelah,ia sudah memutuskan untuk membantu gadis malang ini,maka dia juga tidak akan setengah-setengah dalam membantu,
"rumah sakit nyokap Lo di rawat milik paman Lo kan??coba suruh paman Lo cek cctv di kamar nyokap Lo"ucap Aira tenang
Ia tidak bisa memberi tau secara langsung kalau ibunya di bunuh oleh ayahnya,ini pasti akan memberikan pukulan yang menyakitkan bagi seorang anak,
Amira yang sudah mengerti langsung melanjutkan mobilnya kearah rumah sang paman,Dnegan kecepatan tinggi,
Begitu sampai di sana,Amira menarik tangan Aira menemui Paman nya,selama ini keluarga sang paman selalu baik padanya
"paman besar aku pulang"teriak Amira memangil Dnegan nada yang ceria berbeda sekali jika di sekolah
"sayang Amira putri mama,kamu pulang nak sini duduk ,eh bawa teman ya tumben banget nie"sahut wanita paruh baya lembut menyambut kedatang mereka
"Mama kenalin ini Aira teman aku,ra ini mama gue,istrinya papa"sahut amira ceria
Aira menatap senyum manis di bibir Amira,ia pun ikut tersenyum manis, sepertinya Amira sangat di sayang di keluarga bundanya
"mah papah mana Mira mau ketemu"ucap Amira manja memeluk erat tangan mamanya
"kenapa nie anak papah koo tumben banget,ada yang jahatin kamu??bilang sama papa sini "ucap suara maskulin keluar dari ruang kerja yang tak jauh dari ruang tamu
"papah"ucap Amira menangis di pelukan lelaki paruh baya itu Dnegan sedih
Tangisannya membuat pasangan itu heran dan sakit hati,mereka yang tidak memiliki anak,sudah menganggap keponakan nya ini seperti anak sendiri,bahkan mereka saja tidak berani menyakiti nya,
"sayang kamu kenapa bilang sama mamah "ucap nyonya Nita sedih
"papah harus lihat cctv di ruangan bunda saat itu,Mira takut kematian bunda tidak wajar"ucap Mira sesenggukan
Mendengar ucapan putri kecilnya kedua orang tua itu saling pandang,awalnya mereka juga curiga atas kematian adiknya itu,
Tapi saat itu yang berjaga disana adalah adik iparnya,jadi mereka tidak mungkin menuduh adik iparnya kan?
"kamu duduk dulu tunggu sebentar ya"tuan Adi segera menghubungi tangan kanannya tak lama ia mendapat kan video yang jelas
tangannya terkepal erat menahan amarah, ternyata dugaan putrinya tidak salah, adiknya tidak meninggal karena sakit,
Tapi di bunuh oleh suami dan selingkuhan nya , benar-benar biaadab,
"sayang serahkan kasus ini sama papa,biar papa yang urus,kamu tetap seperti biasa jangan sampai bajigan itu curiga sama kamu "ucap tuan Adi datar
nyonya nitta menutup mulutnya,air matanya mengalir deras,ia tak percaya Dnegan apa yang mereka lihat,di cctv jelas terlihat adik iparnya membawa selingkuhan nya kedepan adiknya dan membunuhnya Dnegan bantal,
Ia memeluk erat tubuh Amira,mencoba memberikan kekuatan pada putrinya itu,"kamu jangan khawatir sayang,mama sama papa pasti akan menuntut keadilan untuk bunda,tapi untuk sekarang kamu harus pastikan semua aset bunda sah menjadi milikmu secara hukum,"
"sebentar lagi kamu berusia tujuh belas tahun,saat ulang tahun mu,papa akan membuat mereka mendekam di penjara kamu jangan khawatir"ucap tuan Adi Dnegan amarah yang tertahan
Aira hanya melihat drama keluarga itu tanpa menganggu,pantas saja di dalam buku,ayahnya Amira tidak bisa mendapatkan semua harta mendiang istrinya,selain karena pengacara yang di tunjuk berpihak pada Amira, ternyata juga karena keluarganya sangat terpengaruh..........