Hallo reader 🤩
Kali ini aku mau kenalin ke kalian novel pertama ku yang berjudul Istri Pintar CEO yang dingin memiliki Rahasia Besar.💞💞
Pada Novel ini di ceritakan Bahwa seorang gadis cantik yang bernama Viona Larasati yang ditelantarkan dan disiksa oleh ayah angkat dan ibu angkat,sehingga dia harus membanting tulang untuk biaya hidup dan pendidikannya, sebenarnya dalam benaknya iya ingin sekali mengetahui siapa sebenarnya orang tua kandungnya.Pada saat lulus S2 di Negara LA dia kembali ke rumah orang tuanya dengan alasan membayar utang budi dengan cara dipaksa untuk menikah dengan anak teman dari ayah angkatnya,sebenarnya dia tau apa tujuan kedua orang tua angkatnya pasti berkaitan dengan HARTA dan KEKAYAAN
👑Disisi lain Bramasta Tirta Madison putra dari Tuan dan Nyonya Madison dituntut untuk segera MENIKAH dengan wanita pilihan dari kedua orang tuanya😅.
Bagaimana kira-Kira Jalan Kehidupan yang akan Dialami Oleh Viona?Akan kah dia Bahagia?
Season Dua?
Season Tiga?
Yuk yang penayaran lanjut😍😍😍
Nah Penasaran kan Yuk dibaca,hehehe😍😍😍😘ilyv buat para reader tercintahhhhhh🤣🤣
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ni Kadek Suciari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menangis
Vioan melajukan mobilnya dengan cepat menuju ke kantor, Sesampainya disana Viona langsung berlari ke arah lift khusus petinggi,Seperti biasa semua memberi hormat dan senyuman kepada Viona begitu pun viona. Viona langsung menuju ke ruangannya dan menelpon Yunda
Tut tut tut
"Yun datang keruanganku sekarang,dan bawa berkas serta jelaskan apa yang terjadi" Ucap Viona dengan tegasnya
"Baik vi"Ucap Yunda
TOK TOK TOK
"Masuk"ucap viona
"Hai Vi,ini berkas yang lo minta" Ucap yunda sambil memberi berkasnya
"Jelaskan apa masalahnya yun"Ucap Viona sambil membaca berkas
"Gini Vi produk bagian kosmetik dan Butik kita sedang mengalami penurunan sejak Aliana memutuskan Kontrak sebelah pihak, Dan justru aliana melaporkan Butik kita karena berani menjual gaun yang telah iya pesan" Ucap Yunda
"Lalu apa kata polisi?"Ucap Viona sambil menatap yunda
"Masalah akan berlanjut sampai ke pengadilan.kira kira Sebulan lagi" Ucap Yunda
"Baiklah besok aku yang akan tangani masalah promosi " Ucap Viona
"Tapi maaf vi sepertinya aliana mendapat dukungan dari suami lo"Ucap Viona
Deg (tiba tiba" viona diam)
"Tidak masalah,kau tau apa yang harus dilakukan untuk orang licik seperti dia" Ucap Viona
"Oke,apa kau sudah makan?" Ucap yunda
Viona menggelengkan kepalanya
"Ke Food Corner di mall yuk" Ucap yunda
"Hemm"Ucap Viona mengangguk
Mereka pun pergi menuju ke mall untuk makan ,Sesampainya disana Viona dan Yunda duduk dan memesan makanan
"Vi kok gue baru sadar kedua pipi lo kenapa?" Tanya Yunda sambil memegang pipi viona
"Ceritanya panjang" Ucap viona sambil meneteskan air mata
"Vi lu harus cerita biar gak sakit hati,Gue pingin liat Viona gue yang tersenyum bukan menangis" Ucap yunda
Viona pun menceritakan semua kejadiannya sambil menangis segukan hingga membuat yunda kesal.
"Dasar manusia ular,awas aja kalau ketemu"Ucap Yunda
"aku benar benar membenci Bram,Disaat aku sudah mencoba membuka pintu hati dia justru ingin merusaknya"Ucap viona sambil menangis segukan hingga membuat matanya memerah
"Udah vi kalok lu nangis itu artinya lu kalah dan lemah" Ucap yunda membuat viona diam
"Lu bener buat apa gue nangis buat dia" ucap viona sambil mengusap air matanya
"Baiklah gue minta kain kompres buat ngompres pipi lu,Biar gak bengkak" Ucap yunda
"Makasi lu udah mau dengerin cerita gue" Ucap Viona
"Ya sama sama bee, Lu udah gue anggao saudari ku sendiri" Ucap yunda, Viona pun tersenyum mendengarnya, yunda berjalan menuju ke arah waitter untuk meminta kain kompres,Setelah mendapatkannya Yunda langsung kembali ke meja
"Ni vi lu kompres pipi mu dulu,tapi aku tinggal ke kamar mandi dulu ya" Ucap yunda
"Iya makasi,Cepetan ya"Ucap viona sambil mengompres pipinya,Yunda pun berlari menuju ke kamar mandi
Disisi lain ternyata Bram dan Kevin ternyata ada di mall yang sama dengan Viona
"Tuan bukan kah itu Nyonya Viona"Ucap kevin,Bram pun menoleh kearah yang ditunjuk Kevin
dan ternyata benar wanita itu adalah Viona yang sedang menangis
"Pipinya merah bengkak ,Pasti sangat sakit" Gumam bram dalam hati
Bram mengusap kasar wajahnya,Kenapa aku kepikiran dengannya bram langsung duduk memegang kepalanya di salah satu ruang tunggu mall
"Apa yang harus aku lakukan."Ucap bram dalam hati
Karna makanan sudah tiba Viona pun makan tak selang beberap menit yunda datang Kembali kemeja
"Ada apa lu lama banget"Ucap Viona
"Maaf Vi perut gue tiba tiba mules" Ucap Yunda
"Baiklah ayo makan cepat" Ucap Viona
"Oh ya vi aku lupa kasih tau Sebulan lagi kita ada ketemu klien mengenai model baru pemasaran produk dan kerja sama,Serta tender perusahaan " Ucap Yunda
" Baiklah cepat makan dulu" Ucap Viona
Setelah selesai makan Viona dan Yunda Ke kamar mandi untuk Touch Up make up
"Apa mata gue kelihatan Sembab?" Tanya Vion
"Udah enggak begitu vi,Ayo kasihan mereka nunggu" ucap yunda
"Ayo balik ke kantor" Ucap Yunda
"yuk" ucap Yunda
Sesampainya di kantor mereka kembali bergelut dengan berkas berkas penting di kantor.
"Sepertinya aku harus lembur,Bulan depan aku harus mencapai target dan tender besar"Ucap Viona
"Tender apa lagi yang akan kita kerjakan" Tanya Yunda
"Danau Renungan", akan menjadi target proyek perusahaan yang baru"Ucap Viona
"Wah Bee kau benar-benar sangat cerdik
"Ya sudah kau pulang dulu ini sudah jam pulang,sebentar lagi aku pulang kau duluan saja"Ucap Viona
"Baiklah jaga kesehatan" Ucap Yunda,Viona hanya mengangguk.
Saat Yunda sudah pergi Viona masih dikantor dengan beberapa berkas yang harus diselesaikan hingga jam 11 malam.
"Baiklah sepertinya Bram sudah tidur,aku akan pulang" Ucap Viona
Viona pun pulang kerumah dan langsung masuk kamar untuk mandi dan tidur
Keesokan harinya Viona kembali bangun jam 5 pagi untuk kekantor dan lembur sampai malam untuk menghindari bram
Tbc🖤