Sofia Angelista, gadis sederhana, periang dan cantik yang merupakan primadona di sekolahnya dulu, memiliki seorang sahabat kaya raya namun sering dibully karena fisiknya yang gemuk dan dijuluki "kutu buku" bernama Vernon Bramaputra.
Bagaimana jadinya bila sahabat yang sering dibully berubah menjadi tampan?
Penasaran kisah selengkapnya seperti apa? yuk simak kisahnya😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Firchim04, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Extra Part 1 (Joshua & Angel)
POV Angel
Setelah kejadian hari itu, aku tidak berhenti memikirkannya. Entah aku sudah gila atau tidak, tapi wajah tampannya saat melihatku, membuat jantungku berdebar sangat kencang.
Apakah ini namanya cinta pada pandangan pertama?
Aku menceritakan perasaanku ini pada Sofia, sahabatku. Tentu saja reaksinya sesuai dugaan, dia menganggapku selalu menyukai pria manapun yang tampan. Jujur saja itu memang benar, tetapi baru kali ini aku menyukai seseorang sampai membuatku memikirkannya sepanjang hari.
Aku bertekad untuk mendapatkannya apapun yang terjadi, atau jangan panggil namaku Angel jika aku tidak bisa menaklukan pria itu.
POV Author
Setelah setiap hari Angel terus memohon kepada Sofia untuk mendapatkan nomor pria yang telah membuatnya hampir gila, akhirnya hari ini ia mendapatkan juga nomor itu. Nomor yang selama ini telah ia nantikan setiap harinya.
Angel menjadi sangat gugup saat ingin menghubungi pemilik nomor itu. Setelah mengumpulkan keberanian, ia akhirnya memberanikan diri untuk menghubungi nomor yang tidak lain adalah Joshua.
tut..tut..tut
Halo. ucap Joshua di seberang telepon.
Angel gelagapan saat mendengar suara Joshua yang mengangkat telepon.
Waduh harus bicara apa ini. Gumam Angel.
Halo, maaf ini siapa? kalau hanya iseng, akan saya matikan. Ujar Joshua.
Eh tunggu. Spontan Angel bersuara karena Joshua ingin mematikan sambungan teleponnya.
Perkenalkan saya Angel temannya Sofia, yang waktu itu bertemu di restoran. Kata Angel berusaha menghilangkan kegugupannya.
Ohh yang waktu itu mengaku aku menghamili mu kan? sampai-sampai aku dikira laki-laki tidak bertanggung jawab. Sindir Joshua.
Ma..maaf.
Baiklah, jadi ada apa kau menghubungi ku? kau tidak melakukan hal yang aneh lagi padaku kan?. Selidik Joshua.
Tidak kok, tenang saja. Aku menghubungi mu karena ingin meminta maaf dengan tulus atas apa yang aku lakukan tempo hari. Sebagai permintaan maaf nya, aku ingin mentraktirmu makan. Ujar Angel.
Kau pikir aku tidak punya uang untuk makan? aku tidak mau uang mu. Aku ingin kau menggantinya dengan yang lain.
Angel sangat gugup dengan perkataan Joshua yang berkata ingin mengganti dengan yang lain. Pikiran kotor mulai menggerayangi otaknya.
Bagaimana? kau setuju atau tidak?. Tanya Joshua.
Eh iya, jadi kau ingin apa?. Tanya Angel tersadar dari lamunannya.
Kau harus menjadi budak ku selama 1 bulan.
Apa? kenapa jadi budak? 1 bulan lagi, lama banget.
Kau sendiri yang bilang ingin meminta maaf dengan tulus. Kalau tidak mau seperti itu, aku tidak akan pernah memaafkan mu. Ucap Joshua di seberang.
Baiklah. Jadi kapan aku harus mulai?. Tanya Angel dengan pasrah.
Besok siang datang ke kantor ku. Ucap Joshua lalu mematikan sambungan telepon.
"Ih dimatiin lagi teleponnya. Huh, padahal tadi aku sudah berpikir ia ingin tidur denganku. Eh ternyata aku harus menjadi budaknya. Dasar otak kotor" kata Angel merutuki dirinya.
Keesokan harinya, Angel menepati janjinya kepada Joshua. Hari ini ia akan mulai menjadi budak Joshua selama 1 bulan kedepan.
"Permisi mbak. Joshua nya ada?" tanya Angel setibanya di resepsionis.
"Maksudnya pak Joshua direktur kami?" tanya resepsionis.
"Iya" kata Angel.
"Mbak sudah membuat janji dengan pak Joshua lebih dulu?"
"Tidak, tapi Joshua menyuruh saya datang kesini" ujar Angel.
"Maaf mbak, kami tidak mengizinkan mbak masuk kalau belum ada janji lebih dulu dengan pak Joshua" kata resepsionis tidak mengizinkan Angel masuk.
"Mbak, tapi saya beneran di suruh Joshua datang kesini. Mana saya tahu kalau harus pakai janji segala" sungut Angel.
"Ada apa ini ribut-ribut?" tanya Joshua yang baru saja keluar dari ruang rapat.
Para pegawai yang berada di tempat itu langsung membungkuk ke arah Joshua.
"Mohon maaf pak, ada wanita yang ingin bertemu dengan anda tanpa membuat janji terlebih dahulu pak" ujar resepsionis itu.
Joshua melihat Angel yang berada di depannya saat ini terlihat sedang kesal.
"Lain kali kalau wanita ini datang lagi, langsung suruh masuk ke ruangan saya" ucap Joshua kepada resepsionisnya.
"Baik pak"
"Kamu, ikut ke ruangan saya sekarang" tunjuk Joshua pada Angel.
Angel mengikuti Joshua sampai ke ruangannya.
"Jadi apa tugas pertamaku?" tanya Angel tanpa basa basi.
"Wah sepertinya kau sudah tidak sabar ya untuk menjadi budak ku" kata Joshua tersenyum jahat.
"Siapa yang senang jadi budak" Angel membuang muka dengan malas. Sebenarnya di dalam hati ia sedang bersorak kegirangan karena akan bertemu Joshua setiap hari, tetapi demi menjaga image, ia berusaha terlihat seakan-akan tidak menyukai hal yang diminta Joshua.
"Jadi kau tidak ikhlas? tanya Joshua.
"Ikhlas kok" jawab Angel.
"Oke untuk tugas pertamamu sebagai budak, kau harus memberikan aku makanan yang ada di depan kantor itu, aku sudah sangat lapar sekarang jadi cepat pergi" perintah Joshua.
Kalau saja aku tidak menyukaimu, mungkin sudah ku sumpal mulutmu itu berani-berani menyuruku. Batin Angel.
Saat Angel sudah berada di ambang pintu, ia kembali masuk ke dalam ruangan Joshua.
"Apa lagi?" tanya Joshua bingung.
"Uangnya mana?"
"Ohiya hampir lupa. Ini, passwordnya di belakang" kata Joshua sambil menyodorkan atm nya.
"Bilang saja ke pegawainya pesanan pak Joshua, mereka sudah tahu" lanjut Joshua.
"Iya aku pergi dulu" ujar Angel.
Pesanan Joshua ternyata sangat banyak membuat Angel kesusahan membawanya.
Apa dia makan sebanyak ini setiap hari? ya ampun Angel sabar, ingat ini semua masih permulaan untuk mendapatkan hati pria itu. Batin Angel mencoba menyemangati dirinya.
tok tok tok
"Masuk" ucap Joshua.
"Ini makanan yang kamu minta" ujar Angel sambil menaruh semua makanan di meja.
Joshua mulai memakan makanannya dengan lahap.
Apa dia tidak ingin berbagi makanannya itu denganku? masa aku cuma lihat dia makan, mana lahap banget lagi. Lagi-lagi Angel hanya bisa membatin tanpa bisa mengucapkannya.
Joshua yang sedang makan mulai menyadari kalau Angel berdiri menatapnya sedari tadi.
"Kau juga mau makan?" tanya Joshua.
Angel mengangguk dengan cepat.
"Duduklah dan makan" ujar Joshua.
"Terima kasih" kata Angel tersenyum senang.
Saat sedang makan, Angel melihat ada noda saos di ujung bibir Joshua. Spontan saja ia segera membersihkan noda itu dengan tangannya.
Joshua terkejut dengan perlakuan Angel, mereka terdiam dengan posisi tangan Angel masih di bibir Joshua.
Segera Joshua tersadar dan menepis tangan Angel dari bibirnya.
"Kenapa kamu sentuh-sentuh bibir saya?" tanya Joshua tidak terima.
"Maaf, aku hanya ingin membersihkan saos yang ada di bibirmu saja kok" ucap Angel.
"Tidak perlu, saya bisa membersihkannya sendiri. Jangan sentuh saya lagi" kata Joshua ketus.
"Iya maaf"
"Habis makan kau boleh pulang. Nanti aku akan hubungi lagi kapan kau harus datang"
"Baiklah ganteng eh maksudnya Joshua" kata Angel keceplosan.
"Saya pamit dulu, permisi" lanjut Angel.
Joshua hanya mengangguk.
Setelah Angel pergi, ia mulai tersenyum mengingat perkataan Angel dan bergumam, Gadis yang unik.
mampir yaa
" Hessel Steven"
ternyata mama cantik Ira Wibowo dan satu lagi yang pernah jadi mamanya Steven William di sinetron apa gitu lupa....udah lama gak nonton sinetron tv Indonesia...FTV di SCTV sudah lama gak nonton padahal durasinya sebentar 2 jam selesai.