NovelToon NovelToon
Nikah Kontrak Dengan Om Ceo Tampan

Nikah Kontrak Dengan Om Ceo Tampan

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:41.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: duwi sukema

Rara Artania, seorang remaja yang masih duduk dibangku sekolah menengah ke atas. Hidup hanya berdua dengan sang ibu yang bekerja serabutan.
Rara itulah sahabatnya memanggilnya gadis tangguh yang rela bekerja keras membantu sang ibu untuk menyambung hidup mereka.

Rara rela menukar waktu remaja untuk bekerja dan bekerja demi ia bisa melanjutkan sekolah kependidikan yang tinggi, agar ia dapat merubah nasib mereka untuk masa depannya menjadi lebih baik lagi, hingga suatu saat ia bertemu om-om tanpa sengaja membuat beberapa kesalahan, hingga mereka membuat negosiasi untuk saling menguntungkan membuat nikah kontrak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon duwi sukema, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27. Maafkan aku

Alex segera menghapus air mata Rara, dan memegang pundaknya memberikan kekuat. Rara yang tak kuasa menahan sedih ia menyandarkan kepalanya dibahu Alex.

"Bu, cepat sadar ya. Rara pamit, Rara sangat sayang ibu. Rara akan sering berkunjung kesini lagi bu," ucap sedu Rara.

Cup

Rara mencium pucuk kening Ibunya, lalu mencium tangannya.

Alex dan Rara segera keluar dari ruangan tersebut menuju mobilnya.

Sepasang mata tadi melihat dua orang yang masuk kedalam sudah keluar, ia segera memastikan apa yang berbaring tak berdaya itu adalah wanita yang selama ini ia cari.

Daniel segera masuk melihat kedalam, saat ia melihat wajah yang tak berdaya berbaring koma dengan berbagai alat bantu diseluruh tubuhnya, Daniel hanya bisa meneteskan air matanya.

"Nia, apa yang terjadi denganmu? Maafkan aku, meninggalkanmu saat itu. Kamu harus kuat, bangunlah! Aku akan menembus semua kesalahanku itu, mari kita hidup bahagia," ucap lirih Daniel.

"Tolong bangunlah, Nia! Banyak hal yang ingin aku jelaskan padamu," tangis Daniel.

Daniel menangis saat melihat orang yang paling ia cintai berbaring tak berdaya dengan wajah yang begitu pucat, dengan tubuh yang semakin kurus namum tetep kelihatan wajah cantik dan manisnya.

Tanpa ia sadari, air matanya mengenai tangan Nia.

"Nia, aku akan sering datang menemani kamu disini. Nia, apa wanita cantik yang mirip denganmu tadi apa anak kita? Dia begitu cantik sepertimu, dia juga memiliki bakat mirip denganku ya. Aku pernah beberapa kali melihat dia bernyanyi disebuah cafe," jelas Daniel.

Nia bagaimana kehidupan kamu setelah kau di usir orang tua kamu? Maafkan aku, jika aku tak melakukan malam itu pasti hidup kamu bahagia tak seperti ini. Maafkan aku jika saat itu aku tak memberi kabar jika aku dalam musibah.

Nia kenapa kau tak mengirim pesan jika kau sedang mengandung anakku saat itu? Kenapa kau pergi dan tak menunggu kembali. Nia, Aku sudah mencarimu bertahun-tahun namun aku tetap tak menemukan dirimu batin Daniel.

Daniel akhirnya ketiduran duduk diatas ranjang pasien dengan bersandarkan lengannya yang ia letakkan ditepi ranjang pasien. Saat ia terbangun sudah tenggah malam.

Daniel segera mengecup kening Nia.

"Aku pulang ya, besok aku akan kesini lagi. Kamu cepat sadar," pamit Daneil.

****

Sedangkan Alex dan Rara setelah ke rumah sakit segera menuji cafe milik Kenzo untuk mengantar Rara.

"Kenapa kamu ngak berhenti kerja saja? Kamu harusnya fokus belajar sebentar lagi kamu akan ujian, aku tak ingin istri tercintaku ini ngak lulus," ucap Alex.

"Om, kalau bicara yang baik dong. Om ini, doain Rara tak lulus, tapi tak apa kalau ngak lulus kan bisa cuci mata cari cowok-cowok killer, yang keren abis om," kata Rara.

Alex mendengar perkataan Rara, ia menginjak pedal rem mobilnya dengan tiba-tiba.

"Om mau membunuhku!" hardik Rara yang hampir saja jatuh jika ia tak dapat mengimbanginya.

"Apa yang kamu ucapkan? Kamu itu harus ingat jika kamu itu sudah memiliki suami, jangan kecentilan!" tegas Alex.

"Habis om resek, doain Rara tak lulus. Gini-gini aku itu pintar om, selalu dapat lima besar," ketus Rara memanyungkan bibirnya.

"Aku suka kalau kamu kerja di cafe itu, apa lagi kamu harus berdua sama cowok tengil itu."

"Rasa-rasanya ada yang lagi cemburu ini," sindir Rara.

"Rara Artania, siapa sich yang ngak cemburu lihat orang yang kita sayangi bersama laki-laki lain, rasanya itu sakit, disini," tunjuk Alex dihatinya Rara.

"Masak om, habis aku tak pernah merasakan seperti itu. Jatuh cinta rasanya gimana saja aku tak tahu," ketus Rara.

Jadi dia tak pernah jatuh cinta, beruntung aku mendapatkan dia. Aku akan mengajari kamu jatuh cinta Rara batin Alex dalam hatinya sambil menyikap anak rambut Rara yang sedikit berantakan.

Rara yang bertatap muka dengan Alex yang begitu dekat rasanya detak jatungnya berdetak tak beraturan.

Astaga, kalau dilihat dengan dekat begini ia sangat tampan sekali. Dia sebenarnya belum pantas dipanggil om kalau wajahnya tampan seperti lee minho begini tapi aku sudah terlanjur panggil om, tak apalah aku panggil om, om tampan gumam Rara.

Rara segera mengedipkan matanya berkali-kali agar membuyarkan pikirannya.

"Kamu kenapa memandangiku seperti tadi?" tanya Alex yang menyadari jika Rara mulai menyukainya.

"Om ini selalu saja kepedean, sadar diri dong om. Sudah ayo jalan lagi, nanti telat di cafenya," perintah Rara mengalihkan pembicaraan.

Sampai di cafe Rara bergegas turun untuk berganti baju pelayannya. Sedangkan Alex sibuk di meja pembeli menunggu Rara sampai selesai bekerja.

Kenzo melihat sahabatnya itu segera menghampirinya.

"Hallo bro, gimana kabarnya?" sapa Kenzo menepuk bahu Alex.

"Seperti yang kamu lihat, makasih ya kamu sudah memberikan izin Rara bekerja seenaknya saja. Aku sebenarnya melarang dia bekerja, aku ingin dia fokus belajar tapi dia tetap mengotot untuk tetap bekerja aku takut jika banyak melarang dia malah dia membenciku," kata Alex.

"Kamu sudah beneran jatuh cinta sama dia ya? Bagus kalau kamu jatuh cinta pada wanita beneran, tak seperti pacar kamu yang dulu hanya cinta sama hartamu. Rara itu memang dari dulu suka bekerja, dia pekerja keras, biarkan saja dia lakukan apa yang ia inginkan mungkin dengan begini ia merasa terhibur," jelas Kenzo.

"Kapan elo nikah?" tanya Alex.

"Masih lama, dia aja masih semester empat. Dia kan kuliah di arab, kamu tahu kan orang tua pacar gue alimnya minta ampun," jawab Kenzon.

Rara berjalan membawa nampan berisi secangkir kopi untuk Alex.

"Om, ini kopinya biar ngak ngantuk," ucap Rara meletakan di atas meja.

"Ra, nanti kamu nyanyi sendiri ya. Rayhan hari ini izin cuti," perintah Kenzo.

"Siap itu bang."

"Duet sama aku ya Ra, aku juga tak kalah keren sama cowok tengil itu," sombong Alex.

"Elo jangan malu-maluin bro! Nanti para tamu dengar suara elo pada kabur gue rugi," sangkal Kenzo.

"Benar itu om, nanti yang ada aku malu," sahut Rara.

"Kita buktikan saja, tapi Ra, kalau nanti pengujung suka dengan pentasku maka kamu harus menuruti permintaanku, gimana?" tawar Alex.

"Ngak mau, pasti om permintaannya aneh-anehkan?"

"Tidak aneh-aneh, cuma satu hal saja," jawab Alex.

"Lihat nanti saja, aku mau ganti baju dulu," pamit Rara.

"Kok Rara panggil kamu dengan sebutan om, apa tak ada kata yang enak di dengar selain itu?" tanya Kenzo menautkan alisnya.

"Gue juga kesel sama dia, gue suruh panggil sayang tak mau, panggil mas atau bang juga tak mau, tapi manggil elo aja dengan sebutan bang," iri Alex.

Bersambung...

1
yunita Dwiyanti
Buruk
lia ahdiyani
kasian Rara" di bully Alex
Aminah Badai
Luar biasa
Aminah Badai
Lumayan
seperti ekor kuda thor...hukan seperti kuda
lomboghiri merk mobil apa ya thor 😅😅😅😅
Thor...kalimat sepasang itu banyak artinya lho...sepasang sandalnkah...sepasang sepatukah ..atau sepasang banyak lagi benda...di typo lagi ya Thor...tambahin lah itu sepasang kekasih gitu...
Sri Wahyuni
lanjut donk thorr
Rita Bky
jadi terhibur
النهضة
Biasa
Oktavia
kok rara jutek ga karuan dan ga tau tugas iatri apa… jd ga suka
Oktavia
3 bulan usia aluna, tre rara hamil lagi
Yanti Yan
mantap ceritanya thor
tarry chantiq
kok cerita ini pernah aq baca ya.
Fida Bundae Fathul
Biasa
Fida Bundae Fathul
Kecewa
Fida Bundae Fathul
knp cma di dunia novel adax suami yg sngat prhatian.😥😥😥
Fida Bundae Fathul
Biasa
Wahyuni Nisa
Kecewa
Nur fadilah
berbahasa yang baik dan benar.itu kali yang dikedepankan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!