***
cinta datang karna terbiasa, seperti itu yang terjadi pada barata lais menikah dengan tyas Luisa karna perjodohan orang tua, sedang Tyas yang sudah mempunyai seorang kekasih, tidak mau menerima pernikahan nya, bagi tyas pernikahan hanya sekedar menyenangkan ke dua orang tua nya semata sering nya mengabaikan kan sang suami, lambat laut Bara terbiasa dengan hadir nya sang adik ipar adik dari istri nya yaitu jihan Luisa kedua nya saling jatuh cinta karna terbiasa bersama,
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rubyna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
perdebatan adik kakak
tiga hari ini Tyas uring uringan setiap kali pulang ke rumah tidak mendapati sang adik dan juga Bara suami yang tidak pernah di anggap nya, sedang Denis pun sama tiga hari ini sulit di hubungi, kemana perginya manusia manusia itu, Tyas terus menghubungi ponsel adik nya akan tetapi tidak bisa Jihan sudah menonaktifkan ponsel nya
''Kemana sih Jihan, kenapa Bara juga tidak ada di rumah apa mereka pergi berdua, apa mereka benar benar ada hubungan,'' gumam Tyas yang saat ini berada di rumah sendirian wanita itu mondar mandir di dalam kamar nya pasal nya Tyas terlalu takut untuk turun kebawah, rumah sebesar itu dia hanya sendiri, salah sendiri kenapa Tyas meminta semua pelayan pulang di sore hari
''Ya tuhan apa yang harus aku lakukan, aku harus mencari Jihan di mana, apa yang harus aku katakan saat mama telpon'' gumam Tyas ada gurat kuatir di wajah nya mendapati sang adik tidak pulang sudah tiga hari ini,
''Ini pasti ulah Bara yang membawa Jihan pergi sampai tidak pulang begini,'' gumam Tyas lagi
kesal Tyas bukan hanya pada Jihan yang tidak pulang dan tidak bisa di hubungi Tyas Bara adalah penyebab adik nya tidak pulang sedang Denis juga sama tidak bisa di hubungi tiga hari ini kemana pergi nya mereka semua,
di pagi hari Tyas sudah bersiap hari ini wanita itu akan menemui Jihan di kampus nya rasa kuatir marah menjadi satu adik nya itu sungguh keterlaluan pergi tanpa mengabari nya Tyas sudah berada di depan gerbang kampus Jihan, sedari pagi masih sepi Tyas tau Jihan tidak membawa mobil nya, menunggu cukup lama mata Tyas melihat mobil mewah mendekat berhenti tepat di depan nya,
''Sayang nanti siang mas jemput, kalau sempet tapi kalau tidak jangan marah ya kamu makan siang saja sama Lea,'' ucap bara lembut
''Kalau sibuk tidak usah ****** Jihan mas Bara fokus saja kerja,'' ucap Jihan bersiap membuka pintu
''Tunggu,'' bara menghentikan gerakan tangan Jihan, yang hendak membuka pintu
''Ada apa,''
''Pakai ini,'' bara mengambil suwiter Jihan yang tertinggal di kursi belakang,
''Baju mu ke kecilan lihat lah perut mu sampai kelihatan ini juga,'' Bara meraba perut Jihan dan berakhir di dada Jihan meremas pelan
''Mas,'' protes Jihan merasa baju nya tidak lah kecil
''Jangan memakai baju seperti ini lagi, ini milik ku,'' lanjut bara berkata seraya memakai kan suwiter di tubuh Jihan, ''jangan nakal, dekat dekat dengan teman pria mu ingat sekarang kamu milik ku,'' lanjut bara berkata membuat hati Jihan menghangat jika Bara hanya melakukan semua nya atas rasa tanggung jawab Bara tidak akan se posesif ini,
''Iya bawel,'' Jihan berkata gemas melihat tingkah Bara
''Tunggu,'' Jihan menoleh dan langsung mendapat serang tiba tiba dari Bara yang ******* bibir nya penuh kelembutan Jihan hanya diam mengimbangi ciuman Bara dengan memeluk lengan kokoh Bara
''Sudah ya aku sudah terlambat,'' ucap Jihan lembut, Jihan baru tau sisi lain Bara gairah nya begitu tinggi apa lagi saat di apartemen berdua Bara tidak membiarkan Jihan beranjak dari sisi Bara barang sebentar,
Begitu Jihan turun Bara langsung tancap gas meninggal kan kampus sedang di depan gerbang kampus Tyas tampak sangat kesal melihat adik nya turun dari mobil mewah
''Jihan,'' Tyas menarik paksa adik nya
''Dari mana saja kamu, tiga hari ini kamu tidak pulang dan mobil siapa itu,'' tunjuk Tyas saat mobil bara belum benar benar menghilang Tyas tidak tau itu mobil Bara, selama tinggal di rumah Tyas bara tidak pernah memakai mobil itu,
''Apaan sih mbak, Jihan bukan anak kecil lagi,'' jihan menepis kasar tangan Tyas rasa marah menguasai hati nya saat mengingat Tyas kekasih Denis orang yang sudah membuat Jihan kehilangan kesuciannya meski orang yang sudah merenggut mya adalah Bara
''Ikut mbak sekarang,'' Tyas menarik paksa Jihan dan memasuk kan nya kedalam mobil Tyas buru buru mengunci nya agar Jihan tidak kabur bahkan saat Tyas masuk kedalam mobil nya juga dengan gerakan sangat cepat dan mengunci mobil nya kembali
Tyas melajukan mobil nya pulang ke rumah
****
''Turun,'' ucap Tyas cepat, ''kita harus bicara Jihan,''
Jihan mengira Tyas tidak perduli dengan nya, Jihan salah di sini sekarang Tyas tampak sangat kesal karena Jihan tidak pulang beberapa hari ini,
''Naik ke atas sekarang,'' ucap Tyas lagi saat sudah berada di rumah nya Tyas tidak mau para pelan mendengar obrolan dirinya dan sang adik
''Jelas kan sama mbak dari mana saja kamu tiga hari ini,'' ucap Tyas dengan sorot mata tajam meminta penjelasan
''Ku kira mbak Tyas sudah tidak perduli lagi dengan ku,'' ucap Jihan duduk pinggir ranjang Tyas dengan kasar
''Apa maksud mu tidak perduli walau bagai mana pun kamu adik ku aku menyayangi ku Jihan,''
''Oh ya,'' jawab Jihan cepat gadis itu jadi ragu apa Tyas tidak tau rencana Denis yang ingin menodai nya hari itu, bagai mana kalau Tyas tau,
''Apa maksud mu! Oh ya,'' tanya balik Tyas mengulang ucapan Jihan
"Tiga hari lalu seseorang menculik ku dan ingin menodai ku beruntung mas Bara menyelamat kan ku," terang Jihan sengaja tidak mau menutupi perbuatan Denis
''Siapa orang yang menculik mu dan ingin menodai mu,'' tanya Tyas pelan, kaget dengan penuturan adik nya Tyas terlalu sibuk sampai tidak tau adik nya hampir di leceh kan
''Kekasih mbak Tyas yang sangat mbak Tyas cintai DENIS SAMUEL AIRO,'' ucap Jihan dengan menekan nama Denis
''Tidak mungkin Denis melakukan hal serendah itu,'' sangkal Tyas tidak percaya,
''Tapi kenyataan nya Denis melakukan hal rendah itu,''
''Bisakah kamu membuktikan ucapan mu itu Jihan,'' tatap Tyas dengan sinis
''Apa mbak Tyas tidak percaya pada ku, mbak Tyas pikir aku hanya membual, sungguh mbak tyas keterlaluan,'' ucap Jihan kesal
''baik lah mas Bara punya rekaman di mana Denis ingin meleceh kan ku,'' ucap Jihan lagi
wajah Tyas tampak pias saat Jihan mengatakan Bara punya bukti, jika sudah menyangkut Bara Tyas tidak lagi bisa meragukan benarkah Denis melakukan hal itu pada adik nya,
''Lalu mobil siapa tadi yang mengantar mu ke kampus, di mana kamu selama tiga hari ini,'' tanya Tyas penuh selidik mengalih kan pembicaraan hati Tyas terlalu sakit jika benar Denis melakukan hal rendah pada Jihan
''Mas Bara,'' jawab Jihan singkat
''Apa kamu menjalin hubungan dengan Bara,'' tanya Tyas ingin tau
''Kalau iya kenapa,'' ucap Jihan cuek
''Bagai mana bisa kamu menjalin hubungan dengan suami kakak mu Jihan,'' teriak tyas kesal kekasih nya ingin menodai adik nya sekarang pengakuan Jihan yang punya hubungan dengan Bara
''Suami yang mbak Tyas abai kan, bodoh nya mbak Tyas lebih memilih pria bejat seperti Denis,'' sindir Jihan terlanjur sakit hati Tyas tidak percaya pada nya
''Tutup mulut mu Jihan,''
''Mang kenyataan nya seperti itu mbak,'' teriak Jihan penuh amarah
tiba tiba pintu kamar tyas terbuka dengan paksa tampak bara dengan sorot mata tajam menatap Tyas tidak suka, hampir separuh jalan Julian menghubungi nya mengatakan Tyas membawa paksa Jihan pulang kerumah nya, takut sesuatu terjadi Bara mengabaikan meeting dengan klien penting dari luar negri Tyas sangat terkejut dengan kedatangan Bara yang seperti harimau kelaparan
mampir thor🙋
Sebenarnya Kalian berdua pemenangnya berhak bahagia🙂
lanjut Thor 👍🏻
harusnya membuat tyas bisa jatuh cinta sama Bara. bukan sama malah tergoda sama iparnya.
kalau semua suami seperti bara begitu mah itu laki laki
bukan lelaki setia.
Tapi semangat buat Authorny
Buat Tyas bahagia juga ya.. thor