NovelToon NovelToon
Tak Terkalahkan Sejak Awal

Tak Terkalahkan Sejak Awal

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Sistem / Reinkarnasi
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: D'Silent Novel

Chu Xuan menjadi orang pertama dalam sejarah yang menolak reinkarnasi.

Karena murka, utusan akhirat mengutuknya untuk menjalani delapan belas tahun kehidupan yang penuh penderitaan di dunia kultivasi tanpa bakat, tanpa kekayaan, dan tanpa harapan.

Setelah kehilangan satu-satunya keluarga yang membesarkannya dan hidup sendirian selama tiga tahun di sebuah kuil tua yang hampir roboh, Chu Xuan akhirnya disambar petir pada usia delapan belas tahun.

Hari itu, seluruh dunia kultivasi tidak mengetahui satu hal:

Orang paling malas di dua dunia akhirnya memperoleh kekuatan untuk menjadi tak terkalahkan.

Namun, Chu Xuan hanya memiliki satu tujuan.

Memperbaiki atap Kuil Qingfeng.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon D'Silent Novel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9 — Perampokan Terang Terangan

Sementara itu, orang yang bertanggung jawab atas semua itu sedang menyapu halaman kuil.

"Hm."

Chu Xuan melihat lubang-lubang yang ditinggalkan Tetua Api Merah.

"Dia benar-benar tidak memiliki sopan santun."

【Sistem setuju.】

"Aku bahkan belum sempat menanyakan namanya."

【Tetua Api Merah.】

"Oh."

Chu Xuan mengangguk.

"Lalu, siapa aku?"

【Chu Xuan.】

"..."

Untuk pertama kalinya, Chu Xuan merasa sistem ini sedikit menyebalkan.

Tepat pada saat itu, tulisan hitam kembali muncul di hadapannya.

【Sebagai Tuan Kuil Tak Terkalahkan, Tuan Rumah memiliki hak untuk mengetahui dunia tempat Tuan Rumah berada.】

"Oh?"

【Nama Dunia: Dunia Tianyuan.】

【Wilayah:

• Lima Benua

• Tiga Ribu Kerajaan

• Delapan Ribu Sekte

• Sembilan Tanah Terlarang】

Chu Xuan mengernyit.

"Itu terdengar sangat besar."

【Koreksi: Sangat merepotkan.】

"Untuk pertama kalinya, aku setuju denganmu."

Tulisan hitam terus bermunculan.

【Tingkatan Kultivasi:

• Penempaan Tubuh

• Pengumpulan Qi

• Pendirian Fondasi

• Inti Emas

• Jiwa Baru Lahir

• Laut Roh

• Transformasi Jiwa

• Raja Suci

• Kaisar Agung

• Kaisar Abadi】

Chu Xuan membaca semuanya dengan wajah datar.

"Lalu, orang tua yang barusan kubunuh berada di tingkat mana?"

【Alam Laut Roh.】

"Nomor enam?"

【Benar.】

"Itu berarti masih ada empat tingkat di atasnya?"

【Benar.】

Chu Xuan berpikir selama beberapa saat.

"Dunia ini ternyata cukup berbahaya."

【Koreksi: Sangat berbahaya bagi manusia biasa.】

【Namun, Tuan Rumah tidak termasuk manusia biasa selama berada di dalam Domain Tak Terkalahkan.】

Tulisan hitam itu berubah sekali lagi.

【Mekanisme Poin Tak Terkalahkan:

• Membunuh target yang memiliki niat membunuh terhadap Tuan Rumah.

• Menyelesaikan misi.

• Merekrut murid.

• Meningkatkan reputasi Kuil Qingfeng.

• Memperluas pengaruh Kuil Qingfeng.】

Mata Chu Xuan sedikit menyipit.

"Poin?"

【Poin dapat digunakan untuk:

• Memperluas Domain Tak Terkalahkan.

• Meningkatkan Kuil Qingfeng.

• Membeli item sistem.

• Membuka fitur baru.】

"Berapa banyak poin yang kudapat dari Tetua Api Merah?"

Tulisan hitam itu terdiam selama beberapa saat.

Kemudian...

【10.000 Poin Tak Terkalahkan.】

Chu Xuan menghentikan sapunya.

"Kenapa baru diberitahu sekarang?"

【Karena Tuan Rumah lebih sibuk memeriksa atap.】

"...Benar juga."

【10.000 Poin telah didistribusikan.】

【Total Poin: 10.100】

Untuk pertama kalinya sejak sistem aktif, mata Chu Xuan sedikit berbinar.

"Itu banyak."

【Sistem menyarankan Tuan Rumah untuk tidak menghabiskannya untuk memperbaiki atap lagi.】

"Aku akan mempertimbangkannya."

【Sistem meragukan hal tersebut.】

Tulisan hitam kembali berubah.

【Contoh Perolehan Poin:

• Penempaan Tubuh: 10 poin.

• Pengumpulan Qi: 50 poin.

• Pendirian Fondasi: 100 poin.

• Inti Emas: 500 poin.

• Jiwa Baru Lahir: 1.000 poin.

• Laut Roh: 10.000 poin.

• Transformasi Jiwa: 100.000 poin.

• Raja Suci dan di atasnya: Disesuaikan dengan kondisi.】

Chu Xuan menatap daftar itu cukup lama.

"Lalu..."

【...?】

"Kalau seseorang berniat menghancurkan makam Kakek dan dia adalah Kaisar Abadi..."

【Tuan Rumah akan memperoleh poin dalam jumlah yang sangat memuaskan.】

"Bagus."

Untuk sesaat, Sistem memilih untuk diam.

Tepat pada saat itu, tulisan hitam lain muncul.

【Misi Utama Pertama Telah Diterbitkan.】

【Misi: Rekrut satu murid.】

【Hadiah:

• Avatar Tak Terkalahkan Dasar ×1

• 5.000 Poin Tak Terkalahkan】

【Batas Waktu: 1 Tahun.】

Chu Xuan memiringkan kepalanya.

"Murid?"

【Benar. Sebuah kuil tidak dapat berkembang tanpa murid.】

"Aku bahkan hampir tidak bisa mengurus diriku sendiri."

【Itulah alasan misi ini diterbitkan.】

Chu Xuan memiliki firasat buruk.

"Dan jika aku gagal?"

Tulisan hitam berhenti selama beberapa detik.

Kemudian, perlahan muncul satu per satu.

【Hukuman Kegagalan (Acak):

• Kebotakan permanen.

• Tidak dapat tidur selama satu tahun.

• Suara berubah menjadi suara bebek.

• Tidak dapat makan daging selama seratus tahun.】

"..."

Angin di Pegunungan Tianyun tiba-tiba terasa lebih dingin.

"Aku punya pertanyaan."

【Silakan.】

"Kenapa pilihan terakhir selalu ada?"

【Karena Sistem percaya motivasi yang cukup dapat meningkatkan efisiensi Tuan Rumah.】

"Itu bukan motivasi."

【Koreksi: Motivasi ekstrem.】

Chu Xuan menarik napas panjang.

Kemudian, perlahan menoleh ke arah para kultivator yang masih berdiri di kaki gunung.

Puluhan orang itu langsung merasakan hawa dingin di punggung mereka.

Untuk pertama kalinya sejak tiba di Pegunungan Tianyun...

...mereka merasa lebih takut daripada ketika menyaksikan kematian Tetua Api Merah.

"Hm."

【Sistem mendeteksi ide buruk.】

"Mereka terlihat cukup cocok menjadi murid."

【Peringatan: Menculik dan merekrut adalah dua hal yang berbeda.】

"Tidak ada yang mengatakan aku tidak boleh mencoba."

【Tingkat ketulusan Tuan Rumah saat ini: 2%.】

Dan untuk pertama kalinya dalam sejarah Kuil Qingfeng...

...sang Penjaga Kuil mulai mempertimbangkan untuk mencari murid.

Entah kenapa, seluruh dunia kultivasi tiba-tiba terasa sedikit lebih berbahaya.

Puluhan kultivator masih berdiri di kaki Pegunungan Tianyun.

Tidak ada seorang pun yang berani bergerak.

Tetua Api Merah yang berada di Alam Laut Roh baru saja dihapus dari dunia di depan mata mereka.

Siapa yang masih berani naik ke puncak gunung?

Sementara itu, Chu Xuan sedang berdiri di depan gerbang Kuil Qingfeng sambil menyilangkan tangannya.

Dia memandang kerumunan itu cukup lama.

Kemudian...

"Kalian."

Suara itu tidak keras.

Namun, entah mengapa, suara tersebut terdengar jelas di telinga semua orang.

Puluhan kultivator langsung menegang.

"A-apa perintah Senior?!"

Chu Xuan mengernyit.

"Perintah?"

Dia berpikir sejenak.

"Lupakan."

"Lagipula, aku tidak suka memberi perintah."

"..."

"Lalu, Senior memanggil kami untuk apa?"

Chu Xuan menunjuk ke arah kaki gunung.

"Kalian datang ke sini untuk apa?"

Semua orang saling memandang.

Tidak ada yang berani menjawab.

Datang untuk apa?

Tentu saja untuk merebut warisan!

Tetapi setelah menyaksikan Tetua Api Merah lenyap, siapa yang masih berani mengatakannya?

Chu Xuan menghela napas.

"Aku akan membantu kalian."

"Pertama, kalian datang dengan niat buruk."

"Benar?"

Keheningan.

"Benar?"

"Y-ya, Senior!"

"Bagus."

Chu Xuan mengangguk puas.

"Kedua, kalian membuatku tidak bisa tidur."

"..."

"Ketiga, salah satu dari kalian merusak halaman kuil."

Semua orang langsung menoleh ke tempat Tetua Api Merah tadi berdiri.

Secara teknis...

...itu benar.

Chu Xuan melanjutkan.

"Jadi, sebagai kompensasi."

Dia mengulurkan tangannya.

"Bayar."

"..."

Seluruh Pegunungan Tianyun mendadak sunyi.

Seorang kultivator muda memberanikan diri bertanya.

"S-Senior ingin kami membayar apa?"

"Uang."

Jawaban Chu Xuan begitu lugas hingga semua orang membeku.

"Setiap orang."

"Seribu batu roh."

"Jika tidak punya, tinggalkan cincin penyimpanan."

"Jika masih tidak punya, tinggalkan senjata."

"Jika tetap tidak punya..."

Chu Xuan berpikir cukup lama.

"...berarti kalian lebih miskin dariku."

Tidak ada seorang pun yang tahu harus bereaksi seperti apa.

Seorang ahli yang mampu membunuh ahli Alam Laut Roh...

...sedang memeras mereka.

Tidak.

Ini bahkan tidak bisa disebut pemerasan.

Ini adalah perampokan terang-terangan.

Namun, tidak ada yang berani mengatakannya.

Pada saat itu, seorang tetua berjubah hijau menggertakkan giginya.

"Senior, bukankah ini sedikit berlebihan?"

Chu Xuan memandangnya.

"Lalu menurutmu, datang ke rumah orang lain dengan niat merebut harta tidak berlebihan?"

"T-tidak..."

"Lalu, mengganggu tidurku?"

"..."

"Membuatku berdiri selama setengah jam?"

"..."

"Menyaksikanku menyapu halaman tanpa membantu?"

"..."

Tetua berjubah hijau mulai berkeringat.

Chu Xuan menghela napas.

"Aku orang yang sangat masuk akal."

"Jika kalian benar-benar berniat membunuhku, kalian sudah menghilang seperti orang tua yang tadi."

Puluhan kultivator tanpa sadar mengangguk.

Itu... memang benar.

"Tapi karena kalian belum sempat melakukannya."

"Aku memutuskan untuk bermurah hati."

"Seribu batu roh."

"Diskon besar."

【Catatan Sistem: Tuan Rumah tidak memahami arti kata 'murah hati'.】

"Aku mengabaikan komentarmu."

Pada akhirnya, kultivator pertama maju dengan tangan gemetar.

"Senior, ini seribu batu roh milikku."

Chu Xuan menerimanya.

Matanya sedikit berbinar.

"Jadi ini batu roh."

【Konfirmasi: Ini adalah pertama kalinya Tuan Rumah memegang batu roh.】

"..."

Untuk sesaat, suasana menjadi canggung.

Monster tua yang ditakuti seluruh dunia...

...ternyata belum pernah melihat batu roh.

Namun, tidak ada yang berani tertawa.

Satu per satu, para kultivator mulai menyerahkan batu roh, senjata, dan cincin penyimpanan mereka.

Dalam waktu singkat, sebuah gunung kecil harta telah terbentuk di depan Kuil Qingfeng.

Chu Xuan melihat tumpukan itu dengan ekspresi puas.

"Aku mulai menyukai dunia kultivasi."

【Karena?】

"Orang-orangnya sangat dermawan."

【Sistem mendeteksi bahwa seluruh dunia kultivasi akan mengalami masa-masa sulit.】

Jauh di langit, awan perlahan bergerak.

Tidak ada yang menyadari bahwa pada hari ini, sebuah legenda baru telah lahir.

Bukan legenda tentang Penjaga Kuil Qingfeng.

Melainkan...

Orang paling kuat di dunia yang juga orang paling pelit di dunia.

Bersambung...

1
obeng min
tambah banyak up-nya tambah jos pula ketua mantap👍👍👍👍👍
obeng min
selalu top
obeng min
top👍👍👍
Hadi Hadi
is good💪
Hadi Hadi
sikat😍
Hadi Hadi
bantai💪💪
obeng min
selalu dedepan mantap🤣🤣🤣👍
obeng min
upnya kurg banyak ketua👍👍👍👍👍
andi widya
kerennn
obeng min
mantao ketua 💪💪💪💪💪
Hadi Hadi
bantai
Hadi Hadi
semangat🤭🤭
Hadi Hadi
is good😍😍
Hadi Hadi
is good💪
Hadi Hadi
is good💪💪
Hadi Hadi
semangat💪💪
Hadi Hadi
up up💪💪
obeng min
👍👍👍👍👍👍
obeng min
💪💪💪
obeng min
🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!