Ulang tahun pernikahan nya yang ke empat, menjadi awal kisah rumah tangga Elvira. Elvira yang berniat memberi kejutan untuk sang suami, makan malam romantis di sebuah hotel berbintang dengan lilin aromaterapi yang memabukkan. Siapa sangka justru dia yang mendapatkan kejutan dari suaminya.
Elvira yang merasa di bohongi suaminya, nekat membayar pria untuk membalaskan sakit hatinya.
Ausky Luis pria yang di bayar Elvira. Mereka berdua menghabiskan malam panas di ranjang hotel yang Elvira hias sedemikian rupa untuk kejutan pada suaminya.
Bagaimana kisah Elvira selanjutnya...
Yuk kepoin..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mom Eca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab.27 # Masih kesal
Terdengar suara asing di telinga Sonia dan itu bukan suara Mark. Tak lama kemudian Sonia mengeratkan giginya emosi pada Elvira. Semalam ia mencari keberadaan nya dan ternyata benar jika Elvira sedang bersama dengan seorang pria dan sedang bersenang-senang.
"Elvira.."
"Diamlah Sonia, semalam aku tak tau jalan pulang dan aku bertemu dengan orang gila dan dia sakit, itu sebabnya aku membawanya ke rumah sakit. Aku tak tega melihatnya yang mengigau dan memanggil sayang sayang terus padaku."
Sementara Sky yang mendengar penuturan Elvira menatap tajam pada nya. Elvira acuh, ia tetap melanjutkan bicara nya dengan sahabatnya di sambungan telepon. Hingga sepuluh menit berlalu Elvira mengakhiri sambungan telepon nya.
"Kau mengatakan aku gila,"
Ucap Sky menatap tajam pada Elvira. Sedangkan Elvira melirik sinis, ia berjalan mendekati sofa dan mendudukkan dirinya di atas sofa. Mengangkat sebelah kakinya tumpang tindih di hadapan Sky.
"Aku akan mengikatmu di ranjang milik ku jika dia tak bangun nona." Elvira menoleh dan mengangkat sebelah alisnya. Menipiskan bibir nya mengejek Sky yang menatapnya tajam.
"Ck... Mungkin itu adalah hukuman untuk mu tuan. Bukankah milikmu itu selalu merampas harta paling berharga seorang wanita, kupikir itu adalah karma untuk mu."
Nafas Sky memburu mendengar celotehan Elvira, tapi tak lama kemudian Sky tersenyum penuh kemenangan.
"Kemari, bantu aku menyembuhkannya, jika tidak ingin karir dan nama keluarga mu hancur nona." Ancam Sky pada wanita yang duduk cantik di sofa. Senyum penuh kemenangan Sky tunjukan pada Elvira yang menatapnya.
Elvira mengumpat Sky ia berjalan mendekati Sky dan duduk di sampingnya.
"Kau selalu membawa keluarga ku untuk mengancam ku sialan." Elvira bangun dan mendekati Sky. Bibir merah jambunya tak berhenti mengomel dan mengutuk Sky. Duduk di samping pria yang terbaring pasrah.
"Kau seperti mau mati tuan, tak seimbang dengan tubuh besar mu, tapi kau seperti bayi yang tak bisa apa-apa, menyebalkan." Sky tak menggubris ucapan Elvira, mata tajam nya menatap bibir Elvira yang mengumpat nya.
Elvira melirik sinis ke arah Sky, bibir nya mencebik, mengumpat pria bayaran nya. Ia tak percaya jika ia akan mengenal pria brengsek sepertinya.
Tak hanya membuatnya kesal, tapi Sky juga membuatnya emosi.
"Mimpi apa aku bertemu dengan pria brengsek sepertimu!" keluh Elvira menunduk.
Membayangkan kebodohannya malam itu hingga ia harus terjerat dengan Sky. Meski ia bisa melakukan apapun pada Sky, tapi itu juga tak mungkin.
Terlebih Sky bukan pria bodoh. Dia akan berganti mengancamnya jika ia tak menuruti keinginannya. Seperti sekarang Sky ingin ia tinggal bersamanya.
Lagi-lagi Elvira mengutuk kebodohannya sendiri. Andai ia tak melakukan kesalahan, ia pasti sudah pergi dari sini sejak tadi.
Tapi karna kebodohannya, ia harus menemani Sky di sini dan itu entah sampai kapan.
Sky melirik Elvira yang terlihat melamun. ia tau apa yang dipikirkan Elvira saat ini. Elvira pasti menyesal telah melakukan semuanya, tapi semua itu sudah terjadi dan ia tak akan melepaskannya begitu saja.
Meski Elvira tak suka dengannya, ia tak peduli dan tak akan berhenti mendapatkannya.
Bagi Sky, apa yang sudah menjadi miliknya, tak akan ia berikan pada orang lain. Dan apa yang ia dapatkan, akan menjadi miliknya.
"Aku akan merebutmu dari Mark, Elvira."