DALAM TAHAP PEROMBAKAN ALUR
Elsa Oktavia , gadis cantik dan manja di jodohkan oleh orang tuanya dengan anak sahabat deddy nya .
Revin Prayoga pria tampan dan tegas tersebut di jodohkan dengan Elsa. Saat awal pernikahan Revin bersikap kasar pada istrinya karna membalaskan dendamnya di masa lalu pada Elsa, sedangkan gadis itu tidak mengetahui apa kesalahannya.
Hingga saat Elsa memilih pergi dari kehidupan Revin, pria itu baru sadar bahwa dia mulai mencintai istrinya tersebut. Saat Elsa kembali dalam pelukannya, sifat Revin mulai berubah 180°.Yang dulunya kasar suka membentak dan main tangan kini seperti anak kecil yang begitu manja, cengeng dan lebih mengagetkan lagi pria tersebut suka meminum susu.
Setelah di cari tau oleh Elsa ternyata suaminya itu memiliki sifat Childish yaitu akan bersifat manja dan cengeng pada orang yang dia sayangi dan cintai.
Kalau mau baca silahkan, tapi kalau cuma mau menghujat karyaku sana pergi jauh-jauh.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon windanor, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Takut kehilangan
"Revin!!! " teriak Elsa yang terbangun dari tidurnya dengan peluh yang membanjiri wajahya. Dia mencari Revin yang tidak ada di sebelah kasurnya . Gadis itu turun dari ranjang, Dia berjalan kearah dapur dan melihat suaminya tengah meminum susu,karna sudah kebiasaan bagi Revin meminum susu sebelum tidur .
"Revin hiks.. " Elsa memeluk Revin dengan air mata yang keluar deras.
"Kamu kenapa Elsa? Kamu kenapa nangis " tanya Revin panik.Elsa tidak menjawab dia terus menangis dalam pelukan Revin.
"Elsa jawab kenapa nangis? " tanya Revin, namun istrinya tidak menjawab ataupun melepaskan pelukannya. Dengan terpaksa Revin menggendong tubuh Elsa dan membawanya ke kamar dan meletakkan tubuh istrinya pelan di kasur.
"Elsa lepasin pelukannya, aku ada disini sudah jangan menangis lagi " ujar Revin. Elsa melepaskan pelukannya dan melap hingusnya di baju Revin, membuat pria itu membelalakan matanya. Dia mau marah tapi istri sendiri, tapi ini benar-benar jorok. Revin langsung melepaskan baju, dia tipe orang yang begitu mementingkan kebersihan.
"Minum dulu air putihnya biar kamu lebih tenang" ujar Revin, Elsa meminum air putih tersebut sampai setengah gelas dan kembali memeluk suaminya.
"Jangan nangis sudah gede juga, cengeng banget kamu, Elsa. Malu sama badan " celetuk Revin yang di gubris oleh Elsa.
"Sekarang cerita kamu kenapa nangis hmm? " tanya Revin lembut dengan mengusap rambut Elsa.Gadis itu melepaskan pelukannya dan menatap lekat suaminya.
"Aku mimpi kamu di tabrak truk , terus mati hiks... " Elsa kembali menangis mimpi itu seakan nyata.
"Sudah jangan nangis, aku masih hidup dan masih sama kamu , sayang" ujar Revin mengusap air mata di pipi Elsa.
"Aku takut mimpi itu jadi kenyataan, aku gak mau jadi jangan muda " ujar Elsa.
"Kamu kenapa bicara kaya gitu, ucapan itu adalah doa kalau aku mati beneran gimana" gerutu Revin.
"Kan kalau " ujar Elsa.
"Sama aja, Sekarang tidur aku ngantuk " ujar Revin membaringkan tubuhnya di ikuti oleh Elsa yang merapatkan ketubuh pada Revin.
"Aku takut kamu mati " ujar Elsa.
"Ya ampun Elsa sudah aku bilang jangan bicara kaya gitu, tidur" tegas Revin. Elsa memejamkan matanya dengan memeluk Revin erat.
Matahari mulai memunculkan sinarnya yang menembus jendela kaca yang tertutup gorden membuat dua sepasang suami istri itu terbangun dari tidurnya.
"Eeeeughh" Elsa melenguh merenggangkan otot badannya dan menatap ke sebelahnya, Revin masih nyenyak dengan tidurnya, pria itu hanya menggeliat dan mencari kenyamanan kembali tertidur lelap.
"Selamat pagi baby Revin" ujar Elsa tersenyum dan mencium pipi Revin sekilas. Gadis itu turun dari ranjang mencepol rambutnya asal dan masuk kekamar mandi sekedar mencuci muka dan gosok gigi .
Elsa berjalan menuju dapur dia menyiapkan bahan untuk memasak nasi goreng, karna hanya masakan itu yang dia bisa masak. Elsa memotong bawang dan memotong bahan yang lainya.
Revin memeluk Elsa dari belakang dan menjatuhkan dagunya di bahu Elsa, dengan mata yang tertutup.
"Mas berat ini" keluh Elsa.
"Ngantuk " rengek Revin.
"Kalau ngantuk balik kekamar sana, lanjutin tidur lagi " ujar Elsa, sambil mengaduk nasi goreng yang dia masak.
"Tapi tidurnya mau peluk kamu, gak bisa tidur kalau gak di peluk " manja Revin.
"Sekarang duduk, kita makan dulu " ujar Elsa memindahkan nasi goreng ke dalam piring dan membawa ke meja.
"Sekarang makan dulu " ujar Elsa.
"Tapi mau minum susu dulu " ujar Revin. Elsa berjalan ke dapur dan membuka lemari kecil tempat biasanya Revin meletakkan susu tersebut. Saat di buka isi kaleng susu tersebut sudah habis.
"Sudah habis kayanya harus beli nanti " gumam Elsa.
"Mas susunya habis, nanti kita beli ya" ujar Elsa.
"Yah, aku mau minum susu , Elsa " ujar Revin terlihat lesu.
"Di ganti sama sirup, teh atau kopi gimana? " tanya Elsa, Revin mengeleng lemah.
"Aku gak mau tapi .... " ucapan Revin terjeda matanya menatap kearah dada Elsa. Gadis itu mengikuti arah mata Revin dan langsung menyilangkan tangan di dadanya .
"Kamu yang kamu pikir? " ketus Elsa.
"Aku gak mikir apa-apa" sahut Revin .
Elsa tidak percaya dengan ucapan Revin, pasti laki -laki tersebut sedang mikir mesum.
Bersambung...
Cuman ada beberapa novel aja yg ku baca sang istri kabur dan nekat cerai dan nikah dgn pria lain dan hidup bahagia, Sedangkan sang mantan hidup menderita dgn penuh penyesalan, Puas hati aku baca yg kek gitu, dr harus nerima lg setelah di siksa sampai ada yg depresi,,😌😌🥲