Dilarang plagiat ⚠️
SEASON 1 END SEASONS 2 Hiatus
Sebuah kejadian dalam satu malam membuat tapi ia tidak mengingat apapun. Namun, saat ia terbangun menemukan dirinya yang telanjang dan mendapatkan pesan dari seorang yang paling berharga dalam hidupnya pergi bersama orang lain.
Hal ini membuat perasaanya semakin hancur bahkan ia merasa separuh hidupnya hilang. Dia adalah putra tunggal di keluarga Zixte dan menjadi pewaris tunggal atas kekayaan keluarganya.
Sampai Enam tahun kemudian, tepatnya Rania kembali ke tanah air dan membawa seorang anak laki-laki yang sangat menggemaskan bahkan anak itu memiliki IQ tinggi.
Tak heran jika ia mendapatkan julukan anak yang Genius. Anak itu memiliki rencana sejak datang ketanah air, untuk menculik seorang pemuda tampan yang merupakan seorang CEO di perusahaan Zixte Group. Bahkan anak itu berhasil meretas sistem di perusahaan Zixte.
Apakah anak ini akan berhasil menculik seorang CEO? Siapakah anak ini? Kenapa dia ingin menculikn
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kimikazhura512, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 27~
Happy Readers 😍
.
.
.
.
Rania yang sedari tadi diam, bukan berarti ia benci terhadap Zheihan, melainkan ia benci pada kenyataan ini, karena baginya sangat menyakitkan.
“Zhei ... Maaf aku harus pergi.”
“TIDAK.” Zheihan pun semakin mengeratkan pelukannya. “Rania ... Aku minta maaf.” Ujarnya lirih, dan tidak mau melepaskan pelukannya.
“Zhei ... Maaf aku harus pergi.” Rania mencoba agar Zheihan mau melepaskan pelukannya.
“Aku bilang tidak mau!”
“Tapi mereka menunggumu!!” Hardik Rania. Kemudian ia menghempaskan tangan Zheihan sekuat mungkin. Sehingga pelukan Zheihan terlepas.
Rania melangkah menjauh dari hadapannya. Akan tetapi ia tidak bisa menghindari saat Zheihan masih mengejarnya dan menarik tangannya hingga pada akhirnya Zheihan mendorong tubuh Rania pada dinding, lalu menguncinya.
“Rania apa kau tidak bisa memaafkan aku?! Jawab?!” Bentak Zheihan penuh amarah.
“Lepas!!!” Berusaha memberontak
“Jawab aku!!! Apa kau tidak memaafkan aku?!!”
Rania masih dan mengalihkan pandangannya.
“Rania jawab aku!!!” Teriak Zheihan dengan suara seraknya, akibat terlalu sering berteriak, sambil mengguncang punggung Rania.
Rania masih tidak bergeming dan menjawab
“Rania apa kau masih membenciku!!”
Rania mengalihkan pandangannya
“Jawab aku!!!"
Zheihan pun kehilangan kesabarannya, dengan terpaksa ia mencengkram erat dagu Rania, agar bisa melihatnya.
“Rania lihat aku!!” Bentak Zheihan,dan masih tidak melepaskan cengkeramannya karena amarahnya memuncak. Sehingga hal itu membuat Rania meringis kesakitan.
“Awwhh... sakit!!” Seru Rania sambil menahan rasa sakit.
“Kau sadar ini sakit?!!Lalu bagaimana dengan hatiku Rania!! Kau sudah menghindariku selama lima tahun!!! Apa itu masih belum puas!!” Bentak Zheihan, mengeluarkan isi hatinya selama ini, kemudian ia melepaskan cengkeramannya.
“Karena aku merasa semuanya harus berakhir Zhei ...” Ujar Rania lirih. Sungguh bukan itu yang ingin dia katakan, akan tetapi dengan berat hati ia katakan, sehingga membuat hatinya semakin terluka, bagaikan sebilah pisau yang tajam menembus lubuk hatinya. Mungkin ini adalah satu-satunya cara agar Zheihan menjauh darinya.
“Tatap aku Rania!!! Dan katakan bahwa kau tidak mencintaiku, katakan!!!” Hardik Zheihan, seraya mengguncangkan tubuh Rania agar mau melihat wajahnya.
Namun, Rania tidak dapat melakukannya, karena hatinya begitu mencintai pemuda yang ada di hadapannya.
“Tidak bisa kan??!!” Bentak Zheihan sekali lagi
“Zhei cukup!!! Jangan memaksaku!! Mungkin aku yang egois, tapi sekarang aku tidak bisa kembali!! Jadi anggap saja semuanya telah berakhir !!” Ucap Rania dengan lantang.
“Lalu kenapa kau tidak memberikan satu kesempatan untuk ku!! Apa kau masih sangat membenciku?" Tutur Zheihan lirih, beriringan dengan air matanya yang terus mengalir membasahi pipinya. Ia pun meletakkan kepalanya di pundak Rania.
“Rania please ... I just want to stay with you.”. Gumamnya sangat lirih. Rania yang melihat Zheihan seperti itu, ingin sekali ia mengelus kepalanya, akan tetapi ia tidak ingin melakukan kesalahan lagi.
“Mungkin semuanya telah berakhir Zhei ..."
“Apa kamu yakin mau pergi meninggalkanku?”
“Mungkin.”
“Apa kamu tidak keberatan? jika aku menikahi wanita lain?" Ucap Zheihan semakin lirih.
“Yeah, itu adalah yang terbaik untukmu.” Dustanya.
Zheihan pun mendongakkan kepalanya menatap sendu wajah Rania.
“Jadi seperti itu yaa ... Baiklah aku mengizinkanmu pergi, tapi ingat aku menikahi wanita lain karena keinginanmu, dan aku melakukannya demi kamu, kau harus ingat itu!!” Tutur Zheihan, lalu mengibaskan tangannya untuk mengusir Rania. Hatinya kecewa, yeah dia sangat kecewa karena Rania tidak menghargai perjuangannya.
“Aku harap kau bahagia." Ujar Rania, lalu melangkah pergi.
Zheihan terluka, hancur, hatinya sangat hancur berkeping-keping saat menatap Rania pergi menjauh. Sebagai pelampiasannya ia meniju dinding, hingga terdapat bercak merah di bagian tangannya.
AKHHHHGGGHHH....
**TBC
*Maaf baru update, semoga masih suka😊**
sok benci tapi cinta,....mmg gk kasihan apa sama Mexti🙏🙏🙏
sakitnya di mana coba🤔🤔
tinggal setuju nikah udah.. kaya agak aneh aja gitu..kecuali terjadi kesalah fahaman soal zei yang selingkuh misalnya nah wajar .. tp ini aneh..menurutku loooooohh
makasih udah up othor