NovelToon NovelToon
Andira & Axello. ( Dijodohkan )

Andira & Axello. ( Dijodohkan )

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Nikahmuda
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: iu.rahma93

Kisah Andira Gracelia Prastika Putri & Axello Arkana Marvellyo yang di jodohkan kedua orang tua mereka dengan alasan untuk menjaga Andira.



"Dir, bangun Dir!" ucap Axell pelan sambil menepuk-nepuk pelan pipi Dira.

"Hey, Dira, bangun!" ucap Axell lagi sambil kembali mencoba menyadarkan Dira. tak ada jawaban, bahkan tidak ada tanda-tanda Dira akan sadar.

Axell lalu mengendong Dira untuk ia letakkan di atas ranjang. Tak lupa ia melepas sepatu yang masih Dira pakai. lalu ia meraih ponselnya dan menelpon seseorang.

"hallo, Om. bisa Dateng ke apartemen Axell sekarang, lantai 9 nomor 901!"
"(....)."
"Cepat ya, Om! Axell tunggu."

Tuutt...

Axell lalu meletakkan ponselnya di atas nakas. dan,

"Aarghh..." teriak Axell frustasi sambil mengacak rambutnya kasar. ia mengerutuki kesalahan dirinya sendiri karena gagal menjaga Dira yang telah sah menjadi istrinya.

"Sorry, Dir. gue gak becus jagain lo. harusnya gue gak ninggalin Lo gitu aja tadi."



Apakah mereka akan bertahan dengan pernikahan mereka atau malah berpisah dan bagaimana kelanjutan kisah mereka? Jawabannya hanya ada dinovelku ya! Baca dong biar tahu kisahnya. Jangan lupa untuk Vote, Like and Coment ya, guys!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iu.rahma93, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27. Lo mau ikut? (Axello)

"Pagi, non Dira." Sapa Bi Minah, salah satu ART yang sudah lama bekerja di rumah Dira.

"Pagi Bi... Emm... Papa sama Mama di mana ya, Bi? Kok gak kelihatan?" Tanya Dira yang memang dari tadi tidak melihat keberadaan Papa Pras dan juga Mama Diva.

"Anu non, tuan sama nyonya pagi-pagi sekali pergi ke Bandung. Katanya ada urusan mendadak. Tadi bilang ke bibi suruh nyampein ini ke non Dira." Jelas Bi Minah pada anak majikannya itu. Dira mengangguk paham.

"Yaudah ya, Bi, Dira mau balik ke kamar dulu." ucap Dira sambil berjalan tergesa-gesa kembali menuju kamarnya.

Ceklek,

Dira membuka pintunya perlahan dan tak lupa kembali menutupnya dengan pelan, takut membangunkan seseorang yang mungkin saja masih tertidur di ranjangnya.

Dira langsung bergegas menuju ke nakas, tempat ia meletakkan ponselnya semalam. Dira berniat menelpon Mama Diva atau Papa Pras untuk menanyakan keberadaannya.

📞 Calling Mama Diva...

"Hallo, Ma,"

"(....)."

"Belum, Ma, Dira baru aja bangun."

"(....)."

"Iya, nanti. Dira belum mau makan."

"(....)."

"Iya, Ma."

"(....)."

"Mama kapan pulang?"

"(....).

"O... Yaudah kalo gitu. Dira tutup dulu ya, Ma."

Tuutt... tuutt...

Panggilan Dira dengan Mama Diva berakhir. Dira menghela nafasnya pelan dan kembali meletakkan ponselnya pada nakas. Tanpa sadar sepasang mata memperhatikannya dari sejak ia masuk kamar tadi.

"Ada apa?" Tanya seorang cowok yang Dira kenali suaranya.

Dira menoleh ke arah cowok yang tak lain adalah Axell itu dan menggelengkan kepalanya, "Nggak ada apa-apa, kak." Jawab Dira.

Axell menghela nafasnya pelan, ia tahu gadis di depannya ini sangat tertutup padanya.

"Lo udah makan?" Tanyanya lagi.

Dira menggelengkan kepalanya, "Belum, kak." Jawab Dira.

Axell melihat jam dinding di kamar yang sudah menunjukkan pukul 08.45. Nampak keduanya alisnya terangkat. Merasa ini sudah semakin siang, tapi kenapa gadis di depannya ini belum makan?

"Udah jam segini, kenapa Lo belum makan?" Tanyanya lagi.

"Tadi aku udah turun mau sarapan, kak. Tapi mau telepon Mama dulu jadi belum sarapan." Jelas Dira.

"Mama? Mama kemana?" Tanya Axell ingin tahu.

"Ke Bandung?" Jawab Dira yang mendapat anggukan kepala dari Axell.

"Mau sarapan bareng?" Ucap Axell menawarkan kepada Dira dan disambut dengan anggukan kepala dari Dira.

Setelah sampai di meja makan, keduanya pun duduk berhadapan.

"Kak Axell. Mau sarapan apa?" Tanya Dira.

"Apa aja." Jawab Axell singkat sambil mengutak-atik ponselnya. Axell sedang berbalas pesan dengan salah satu pegawainya di kafe.

"Mau nasi atau roti?" Tanya Dira lagi. Axell melihat ke arah Dira sesaat, sampai akhirnya ia memilih, "Roti aja." Jawab Axell, karena dua jam lagi kan udah waktunya jam makan siang.

Dira lalu mengambil dua lembar roti dan selai coklat. Ia mengolesi selai pada satu sisi roti dan memberikannya pada Axell. tak lupa Dira menuangkan segelas susu hangat dan memberikannya pada lelaki di depannya itu.

"Makasih." uc5ap Axell pada Dira. Dira menganggukkan kepalanya pelan dan ikut memakan roti yang telah ia oles tadi.

Selesai sarapan Dira berniat untuk membereskan bekas makan mereka. Dira berinisiatif untuk mencuci piringnya sendiri. Sampai akhirnya, "Biar bibi saja non, yang beresin!" 5ucap Bi Minah yang entah datang dari mana.

"Dira bisa kok, Bi." Jawab Dira menolak, Karena kalau sekedar cuci piring Dira sering melakukannya kan di apartemen.

"Bibi aja ya, non." Bujuk bi Minah lagi.

"Bi.... ini cuma dua piring sama dua gelas. Nggak banyak." Jawab Dira kekeuh masih ingin mencuci bekasnya sendiri.

Sementara Axell yang masih fokus pada ponselnya, kini beralih menatap Dira dan salah satu ART yang memperebutkan masalah cuci piring. Sampai akhirnya ia mendengar sesuatu dari mulut bi Minah,

"Jangan non, nanti non Dira kecapekan. Sakitnya kambuh gimana? Tuan sama nyonya kan nggak dirumah, non!" Bujuk bi Minah khawatir.

"Huuhh..."

"Bibi..." Keluh Dira lirih. Bi Minah yang sadar akan ucapannya pun reflek menutup mulutnya.

Sementara Axell yang mendengar apa yang di katakan Bi Minah pun menghela nafasnya pelan, gadis itu kembali menutupi sesuatu darinya.

"Yaudah deh, bi." Pasrah Dira sambil berjalan meninggalkan meja makan. Axell pun juga berjalan pelan meninggalkan meja makan karena akan bersiap untuk pergi ke kafe hari ini.

"Eh, bi, nanti tolong bawain cemilan sama Lemon tea anget ke kamar, ya." Pinta Dira pada bi Minah.

"Siap atuh, non." Jawab Bi Minah.

...***...

Saat Dira masuk ke kamar, dilihatnya Axell sedang memakai kemeja dengan kaos daleman yang ia pakai waktu sarapan tadi.

Untuk sepersekian detik tatapan keduanya pun bertemu, sampai akhirnya Dira mengalihkan pandangannya.

"Mama ke Bandung sama Papa? Kapan berangkatnya?" Tanya Axell memecah keheningan diantara mereka berdua.

"Iya, pagi tadi?" Jawab Dira.

"Pulangnya?" Tanya Axell lagi.

"Kata mama Diva sih, nanti sore pulang." Jawab Dira sambil membuang tisu basah ke tempah sampah yang ada di kamarnya.

Eh, '*M*ama diva?'.

Axell menganggukkan kepalanya tanda ia mengerti. Setahu Axell Mama Dira sudah lama meninggal dari cerita Nayla. Lalu sekarang orang yang ia panggil mama Diva sudah pasti bukan mama kandungnya. Ok, Axell paham mengerti sekarang.

"Gue mau pergi bentar, ada sesuatu yang harus gue urus. Lo mau ikut?" ucap Axell sambil memasukkan ponselnya kedalam saku celananya.

Dira menoleh ke arah Axell sesaat dan menggelengkan kepalanya. "Nggak kak, gue mau seharian di rumah hari ini. Besok udah mulai sekolah, kan?" Jawab Dira.

"Ok. Kalo gitu, gue pergi bentar." Ucap Axell lagi sampai akhirnya ia hilang di Balik pintu.

...***...

Sesampainya di d'AXE cafe, Axell langsung di sambut dengan kedua sahabatnya. Siapa lagi kalo bukan Verrel dan Bastian.

"Ok, Bas. Kita siap interogasi?" Ucap Verrel saat melihat Axell berjalan memasuki kafe. Mendengar apa yang di katakan Verrel barusan, Bastian langsung menoleh ke belakang, dimana memang benar saja. Axell sedang berjalan ke arahnya.

Interogasi? Emangnya Axell abis ngapain? Axell kan gak ngapa-ngapain? Dia cuma nggak masuk sekolah tanpa keterangan. Bukan apa-apa sih kalo Axell nggak masuk sekolah, apalagi cuma dua hari. Lagian itu sekolah kan milih orang tuanya. Tapi ini adalah hal yang tidak biasa dari cowok itu.

"Wiihh... Si bos kafe... Baru kelihatan, dari mana aja, bos? Dua hari nggak masuk sekolah Lo!" Cerocos Bastian saat Axell sudah duduk bergabung dengannya dan Verrel.

"Gue juga coba hubungin Lo, tapi nggak bisa." Timpal Verrel.

"Gue ada urusan." Jawab Axell singkat.

"Ck. Sok sibuk lo!" Cibir Bastian.

Enggan menanggapi, Axell hanya menghembuskan nafasnya kasar. "Ada apa?" Tanya Axell.

"Tau nggak, Gue ketemu sama siapa kemaren?" Tanya Verrel ingin tahu reaksi sahabatnya, Axell.

Tak ingin menjawab, Axell hanya menarik satu alisnya. Dan benar saja, dugaan Verrel dan Bastian benar. Axell tidak akan bereaksi apapun kecuali hanya mengangkat sebelah alisnya. Axell tidak pernah berubah. Selalu seperti itu.

"Gue, nggak sengaja ketemu Rere kemarin. Dia nanyain Lo?" Ucap Verrel sambil menatap wajah Axell. Verrel begitu penasaran, kira-kira gimana reaksinya kali ini?

"So, apa hubungannya sama gue?" Tanya Axell malas, sungguh Axell enggan berurusan lagi dengan gadis bernama Rere.

*reader: Rere siapa?

Author: Nanti juga pada tau, Rere siapa.😘

"Ya kali aja Lo seneng dapet kabar dari dia." Jawab Verrel sambil menunggu respon Axell selanjutnya.

"Basic." singkat Axell

"'tuh kan, apa gue bilang, Rel. Keknya udah pindah haluan, deh." Celetuk Bastian asal.

Axell hanya melirik Bastian sekilas, "Gue kedalem dulu." Ucapnya sampai akhirnya ia bangkit dan pergi ke ruang kerjanya di kafe tersebut.

Mendengar jawaban dari Axell seketika membuat Verrel teringat akan sesuatu, dimana dia mengira kalau sahabatnya itu kini tertarik dengan adik kelasnya, Dira.

"Gue dukung Lo, sobat."

1
Laras(namaasli)hehe
nahh ini kak heheh
Rizal Angker
next
iu.rahma93: Raxell lanjut di akun baru.. klik profilku nanti bakal ketemu.. 🙏🏻
total 1 replies
Zahro Zahro
Luar biasa
Sitiamrah Amrah
Kecewa
Sitiamrah Amrah
Buruk
Siti Marpuah
bagus
I'm20___: dira axel pindah akun baru
total 1 replies
Reza Talita
Kecewa
Oyot Chokie
Kapan nih up lagi udh gx sabar nnggu up epesode bru lgi
I'm20___: kak, cerita dira axel pindah di akun baru
total 1 replies
ani sumarni
kok jd sedih liat arfen...
I'm20___: judulnya masih sama, udah 200 eps
total 3 replies
Zainab Fitriaa
Kenapa gk di lanjuut ceritanya kak sampek tamat
Jangan di gantung donk ceritanya
iu.rahma93: cerita Raxell sedang di tulis ulang,, Kaka 🥰.. akun lama error'..
total 1 replies
Yus
masih ada lanjutannya kan, ditunggu up nya
iu.rahma93: cerita Raxell sedang di tulis ulang.. Kaka,, di akun baru🥰
total 1 replies
Oom Ibu e Agam
kpn yah up lagi😫😫
kangen cerita axel Dan dira
iu.rahma93: kawal Raxell terus ya kak!!🥰
total 2 replies
Imaniar
kapan thor lanjutnya lama sekali upnya
iu.rahma93: cerita Raxell sedang di tulis ulang,, kaka .. akun lama error'..
total 1 replies
Lastri Sutriadi
kmna ajah thoorr lama nggak upadte niiee...
iu.rahma93: cerita Raxell sedang di tulis ulang ya,, Kaka🥰 akun lama error'..
total 1 replies
Jarot
belum up KA torr.....atau nama akunnya ganti??
iu.rahma93: Raxell sedang di tulis ulang,, Kaka,, akunya terpaksa ganti karena error'..
total 1 replies
bunda Akram/Aqilah
jangan lama2 donk ndak sabar nih
iu.rahma93: cerita Raxell sedang di tulis ulang,, Kaka 🥰.. akun lama error'..
total 1 replies
Novasari Ritonga
kapan KK kelanjutan nya
iu.rahma93: sedang di tulis ulang Kaka .
total 1 replies
bunda Akram/Aqilah
lanjut donk thor lahi seru2nya jga..
iu.rahma93: cerita Raxell sedang di tulis ulang,, Kaka 🥰 akun lama error'..
total 1 replies
bunda Akram/Aqilah
rheyhan aku padamu ganteng buangettt....
iu.rahma93: cerita Raxell sedang di tulis ulang,, kaka..
total 1 replies
bunda Akram/Aqilah
arfen ganteng dri xello
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!