NovelToon NovelToon
Gabby, My Fierce Girl

Gabby, My Fierce Girl

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Patahhati / Cintapertama / CEO / Hamil di luar nikah / Romansa / Tamat
Popularitas:21.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: NuKha

[Area termehek-mehek, siapkan tisu untuk menyeka air mata]

George selalu memperlakukan Gabby dengan kasar, dingin, dan mereka berdua selalu berseteru. Hingga membuat Gabby sangat membenci George.

Suatu ketika, Geroge mengetahui siapa Gabby sesungguhnya. Orang yang ia cari selama ini. Ia hendak menepati janjinya untuk menikah dengan Gabby setelah mengetahui identitas wanita itu. Namun sayang, hati Gabby sudah terlanjur beku. Ia sudah membenci George.

Disaat George sedang mencoba mendekati Gabby, seorang pria bernama Marvel hadir dengan membawa pembuktian cinta untuk Gabby.

Hingga suatu hari, George dan Gabby terjebak dalam satu ruangan dan terjadilah malam yang membuat Gabby kehilangan kehormatannya.

“Aku akan bertanggung jawab dengan perbuatanku, aku akan menikahimu.” George.

“Jika kau ingin menikah denganku hanya karena ingin bertanggung jawab atas kejadian ini atau ingin memenuhi janjimu dulu. Maka lupakan, aku tak membutuhkannya.” Gabby.

“Aku tetap mencintaimu, walaupun bedebah itu sudah mengambil sesuatu yang berharga darimu.” Marvel.

Siapakah yang akan dipilih oleh Gabby? George yang sudah merenggut kehormatannya atau Marvel yang menunjukkan betapa besar cintanya pada Gabby?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NuKha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 26

Selepas kepergian George yang entah kemana Gabby juga tak perduli. Kini wanita itu hanya bisa berjalan sendirian.

Jika biasanya ia berjalan berdua bersama Diora, tapi sekarang sudah beda kondisinya. Diora berjalan bersama suaminya.

Gabby melepas sepatu yang ia pakai. Wanita itu memilih berjalan tanpa alas kaki. Ia tenteng sepatu cats berwarna putih dengan kedua tangannya.

Kaki jenjang Gabby terus nyusuri bibir pantai seraya memainkan pasir pantai di sana, menikmati angin hangat dari arah laut yang memeluk dirinya.

Puas bermain dengan pasir, ia berjalan semakin mendekati air. Berjalan menyusuri air yang pasang surut karena ombak menggulungnya.

Luka kecilnya serasa perih terkena hembusan angin yang bercampur dengan percikan-percikan ombak. Namun tak dirasakan oleh Gabby. Ingat, wanita itu kuat. Lebih tepatnya terpaksa harus menjadi wanita kuat karena keadaan.

Telapak kakinya sakit tergores karang, namun lebih sakit hatinya. Tak ada binar kebahagiaan layaknya orang berlibur pada umumnya. Hanya senyuman getir yang menghiasi wajah cantik wanita itu.

Gabby berhenti ketika berada di balik batu karang besar yang menutupinya. Batu karang yang berada di bawah tebing yang berada di pojok pantai itu menjadi tempat persembunyiannya saat ini.

Wanita itu duduk di sana, di atas batu karang kecil yang kering. Kakinya di tekuk sebagai tumpuan kedua tangannya.

Matanya melihat ke arah para wisatawan yang berada lumayan jauh dari posisinya saat ini. Ada sepasang suami istri yang terlihat begitu mesra, keluarga yang jalan-jalan bersama, sekelompok orang yang terlihat seperti berteman, dan masih banyak lagi. Semua terlihat saling mencintai, mengasihi, dan menyayangi.

Enak ya jadi mereka, bahagia.

Dia mengalihkan pandangannya untuk menatap hamparan air yang begitu luas. Memejamkan matanya sejenak dan menghirup dalam-dalam oksigen.

Tersenyum getir wanita itu menertawakan hidupnya yang merasa tak dicintai, dikasihi, dan disayangi. Papa, satu-satunya keluarga yang ia miliki tak pernah memberikannya semua itu. Hanya didikan keras dan menuntut yang selalu diberikan.

Apa lagi ketika papanya mengetahui memiliki anak lain dari wanita yang sangat dicintainya. Semakin merasa tersisih Gabby. Setiap saat hanya Diora dan Diora yang selalu dikhawatirkan oleh papanya. Tak pernah sekalipun papanya itu menghawatirkan dirinya. Apa karena Gabby terlahir dari wanita yang dijodohkan dan tak dicintai oleh papanya? Entah, Gabby hanya bisa menerima nasibnya, protespun tak akan merubah keadaan. Hanya akan memperkeruh suasana.

Gabby sudah tahu akan berujung apa jika ia melakukan protes kepada papanya.

‘Sedari kecil, kau sudah hidup denganku, ku didik menjadi wanita tangguh dan kuat, kau harus menjaga kakakmu. Dia hanya wanita biasa yang lemah dan butuh dilindungi, kau sebagai adiknya harus melindunginya bagaimanapun caranya.’ Teringat jelas kata-kata papanya itu. Perkataan yang sesungguhnya melukai hatinya, karena semenjak itu, papanya begitu terlihat jelas selalu menghawatirkan Diora dan mengesampingkan dirinya.

Sahabat? Satu-satunya orang yang dia anggap sebagai sahabat hanya Diora, kini sudah memiliki suami yang menjaga dan terlihat sangat mencintai Diora.

Kekasih? Gabby hanya bisa menghela nafasnya. Tak ada satu pria pun yang mencintainya dengan tulus.

“Miris ya hidupku? Orang melihatku begitu kuat, namun di sini.” Gabby menunjuk dadanya. “Begitu rapuh.”

Bulir bening lolos begitu saja dari ekor matanya. Sekuat apapun dia menahannya, lolos juga ke permukaan kulitnya.

Salahkah wanita itu merasa bahwa dirinya tak pantas dicintai? Dikasihi? Disayangi? Mungkin orang menilai salah, tapi Gabby? Dia menilai dirinya seperti itu. Buktinya, ia tak pernah merasa diperlakukan seperti itu oleh orang lain.

Diora? Mungkin hanya sahabatnya itu yang memberikan perhatian padanya. Namun setelah menikah? Ia tak yakin sahabatnya bisa melakukannya seperti dulu lagi atau tidak.

1
imoe nawar
👍
Ririn Setiyawati
thor kalo cerita yg punya anak kembar dan miskin trus ketemu lagi sama ayah kandungnya judulnya apa ya lua
juhaina R💫💫
andai tak kau ikat pasti akan sebanding😂
juhaina R💫💫
lahhh seperti nya takdir berkata lain, sabar y Gebby 🤣
juhaina R💫💫
kangan jdi baca ulang 😂 tapi didetik terakhir sesak bgt
Wahyunni Winarto
sakitt bnggtt😭😭😭😭
Wahyunni Winarto
kasihan gabyy
mending mati aja klo kyk gtu
huhuhu😭😭😭
Wahyunni Winarto
😭😭😭😭
Wahyunni Winarto
hati orng kok pd buat mainan
sakit bngt jd gabby
Wahyunni Winarto
sedihhh jd gabbyy
Wahyunni Winarto
dia dah mati rasa yg ada sesakit apapun dah g dirasa
SLina
skt bgt jd gabby
SLina
skip deh, g kuat sama bpknya, sgt egois. ganti judul aja
SLina
thor, kok anda kejam sekali sama gabby
SLina
pengen ku kasih racun ke lord
Shifa Burhan
coba kalian (author dan reader2) bayangkan kalian diposisi George jangan hanya melihat dari posisi pemeran utama wanita saja

*aku kalau diposisi George mana mau menunggu gabi, ditolak, melihat gabi bermesraan dengan pria lain, melihat gabi bercumbu dengan pria lain, dan hanya dibuat kayak boneka yang pasrah dan megiti gabi selesai dia harus ada

thor aku tanya pribadi padamu, apakah kau diposisi George dan dilakukan kayak gitu kau mau menerima begitu saja

thor jadi novelis netral, lihat lah semua disitu pandang jangan hanya melihat sudut pandang wanita saja
*sudut pandang gabi enak menolak Georg menikah dan bercumbu dengan pria lain didepan Georg setelah dia selesai dengan pria itu, Georgia harus ada untuknya, enak benar hidupnya
*yang kasian geoge, ditolak, harus pasah melihat gabi bermesraan dan bercumbu dengan pria lain, setelah gabi selesai dengan pria itu, George harus menerima begitu saja

thor pakai hati berkarya, kalau kau adil buat gabi berjuang juga untuk George, karena faktanya gabi telah melukai hati George, jangan semudah itu, kalian buat George kayak boneka yang tidak punya hati yang bisa terluka juga

pakai hati thor
mars
sedih bgt pas scene marvel' paadahal aku berharap marvel mati tpi pura2 dan kabur gitu
mars
adik george ya
mars
bosen kesel sendiri batu bgt sih
Riki Amteme
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!