NovelToon NovelToon
My Dear Daddy

My Dear Daddy

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 5
Nama Author: Dewi tan

Kevin Setiawan, 25 tahun, adalah seorang pengusaha muda kaya, yang kabur dari rumah karena menolak di jodohkan oleh orangtuanya.

Untuk menutupi identitasnya, dia tinggal di sebuah rumah kos dan bekerja sebagai pegawai minimarket.

Suatu malam dia menemukan seorang bayi tepat di depan pintu rumah kosnya, pertemuan dengan bayi perempuan itu membuat hidup Kevin berubah, dan kini dia menyandang status ayah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi tan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan Paul

Kevin memarkirkan mobilnya tepat di depan minimarket. Paul nampak duduk santai di depan minimarket sambil menikmati sebotol minuman dingin.

Sambil menggendong Meira, Kevin bergegas mendekati Paul.

"Paul! Enak betul kau santai-santai disini! Pakai masker mu!" Seru Kevin.

"Ya elah Vin, gimana gue mau minum kalau pakai masker?" Sahut Paul cuek.

Kevin langsung duduk di depan Paul. Paul terkesima melihat bayi lucu yang ada dalam gendongan Kevin.

"Aje gile lu Vin! Jadi ini bayi yang udah lu angkat jadi anak??" Tanya Paul.

"Iya Paul, kenalin nih, Hai Om Paul yang gaul.. aku Meira Alicia, umurku sudah mau 5 bulan, sekarang aku sudah bisa ngoceh dan guling-guling ...!" Ujar Kevin sambil menirukan suara anak-anak.

"Udah cocok lu Vin! Di tunggu nikahnya!" Sahut Paul.

Tiba-tiba Yanti keluar dari dalam minimarket sambil menghampiri Kevin.

"Mas Keviiiiinnn!!!! Sudah Dateng telat, malah ngobrol di sini! Tuh ada barang yang baru datang! Sana angkat ke atas rak, jangan lupa sisanya taruh di gudang!!" Perintah Yanti.

"Eh....iya Mbak, tadi kesiangan hehehe..." Kevin segera berdiri dari duduknya.

"Kesiangan terus alasannya!" Sungut Yanti sambil kembali masuk kedalam minimarket.

"Gila lu Vin! Karyawan itu berani perintah lu, dia nggak tau apa kalau lu itu big boss!!" Seru Paul keheranan.

"Sssst....tutup mulutmu bro! Di sini semua orang taunya aku pegawai minimarket!" Sergah Kevin sambil melirik ke arah Yanti yang baru masuk itu.

"Apes banget hidup lu Vin! Udah jadi bapak dadakan, disuruh-suruh orang, kalau Tante Dewi tau, gue yakin dia bakal nangis darah!" Sahut Paul.

"Hush! Sembarangan!"

"Jadi nasib gue gimana nih Vin? Ya kali gue musti nungguin lu sampai selesai kerja!" Kata Paul.

"Nih kunci mobilku, kau duluan kerumah, istirahat di sana, jangan lupa jam 4 jemput aku lagi di sini!" Kevin menyodorkan kunci mobil dan rumahnya ke arah Paul.

"Oke deh bro...gue istirahat dulu di rumah lu, semoga lu punya stok makanan di rumah!"

"Ada, susu bayi mau??"

Paul meninju dada Kevin setelah itu dia langsung masuk kedalam mobil Kevin dan langsung melajukan nya.

Setelah Paul pergi, Kevin segera masuk kedalam minimarket, lalu mulai meletakan Meira di stroller yang memang sudah di siapkan di dekat meja kasir minimarket.

"Kau benar-benar keterlaluan deh Mas Kevin! Lama banget sih ngobrol sama orang kota itu!" Cetus Yanti yang sedang menyusun barang didalam rak.

"Lho, kok Mbak Yanti tau kalau dia itu orang kota?" Tanya Kevin.

"Dari gaya bahasanya orang juga tau Mas, apalagi tingkah lakunya yang rada cuek dan urakan! Tapi di lihat dari gayanya, sepertinya dia orang kaya, baju nya bagus, tasnya juga bagus!" Ungkap Yanti.

"Dia itu temanku Mbak!"

"Hah!? Kok nggak bilang-bilang sih Mas?"

"Memangnya mengapa harus bilang-bilang Mbak?" Tanya Kevin.

"Itu...tadi kan dia numpang ke toilet, dia marah-marah karena katanya toiletnya kotor, lalu aku caci maki saja dia, orang kota yang tidak tau diri, kalau mau toilet yang bagus ya di hotel saja, bukan di minimarket!" Jelas Yanti.

"Ya ampun Mbak Yanti....!" Kevin tertawa mendengar penuturan Yanti.

Tiba-tiba pintu minimarket terbuka, Joni datang dengan tergopoh-gopoh.

"Nah! Ini nih si biang kerok! Kau mau di pecat kapan Jonnn!!!" Sengit Yanti.

"Maaf Mbak! Maaf...kemarin ada keperluan, dan tidak sempat kasih kabar..." Alasan Joni.

"Untung saja aku masih butuh tenagamu Jon! Sekarang kebelakang! Susun tuh barang-barang ke atas, dan hitung jumlah stoknya, awas jangan salah lagi!" Seru Yanti sambil mengarahkan telunjuknya ke gudang belakang.

Joni dengan cepat bergegas menuju ke gudang belakang.

"Mbak Yanti jangan galak-galak sama si Joni, kasihan kan dia!" Bela Kevin.

"Kalau tidak digalakin dia makin malas kerja Mas!" Sahut Yanti.

"Lagian cowok mana ada yang respek sama cewek galak Mbak..." Tukas Kevin. Tiba-tiba Yanti terdiam, dia menatap ke arah Kevin.

"Bener Mas? Memangnya aku galak?" Tanya Yanti mulai melembut.

"Iya lah, semua orang juga tau...!"

"Mas Kevin nggak suka cewek galak ya?"

"Siapa di dunia ini yang suka cewek galak Mbak! Aku tuh suka cewek polos dan lemah lembut, bicaranya pelan, tutur katanya sopan, dan sedikit manis..." Ungkap Kevin.

Kemudian Kevin melanjutkan pekerjaannya, sementara Yanti masih nampak berdiri sambil mengelus wajahnya sendiri.

*****

Sudah hampir jam 4 sore, Tania sudah duduk menunggu di depan minimarket. Kevin mulai berkemas dan bersiap akan pulang.

Joni mendekati Kevin yang membereskan tas dan perlengkapan Meira.

"Vin...trima kasih ya atas bantuan mu kemarin, adikku sudah daftar di sekolah pelayaran...kalau bukan karena bantuan mu, mungkin dia tidak jadi daftar hari ini..." Ucap Joni.

"Sudah, lupakan saja Jon, aku senang kalau adikmu bisa mendaftar hari ini, semoga impianmu dan adikmu tercapai..." Sahut Kevin berbisik. Lalu Kevin segera keluar dari minimarket.

"Nih susu Meira sudah habis, dia minum banyak sekali...!" Kata Tania sambil menyodorkan botol susu kosong.

"Iya Tania, belakangan ini Meira banyak minum susunya, makanya badannya sekarang padat berisi..." Sahut Kevin.

"Kau memang Daddy yang baik Vin!" Puji Tania. Dari balik pintu kaca minimarket, Yanti memandang mereka dengan tatapan cemburu.

Tidak berapa lama, Paul sudah sampai di depan minimarket hendak menjemput Kevin. Kevin langsung menarik Tania masuk kedalam mobilnya.

"Paul, ini kenalin, Tania..." Ucap Kevin.

Paul langsung menyodorkan tangannya hendak bersalaman.

"Tania..."

"Paul"

"Sudah berapa lama jadi pacar Kevin?" Tanya Paul.

"Hah? Pacar?" Tania melirik ke arah Kevin.

"Kau jangan terlalu to the poin Paul! Ini bukan di Jakarta!" Sergah Kevin.

"Ups...sorry...!" Sahut Paul.

"Tania, jadi kita bawa ibumu sore ini?" Tanya Kevin.

"Jangan sekarang Vin, besok pagi saja, aku belum siapkan pakaian dan perlengkapan ibuku!" Sahut Tania.

"Oh oke, no problem! Jadi sekarang kita antar kamu pulang saja ya...!" Tania menganggukan kepalanya.

Paul melajukan mobil Kevin. menuju ke arah rumah Tania, sekitar 30 menit mereka sudah sampai di depan rumah Tania. Tania langsung menyerahkan Meira kedalam gendongan Kevin.

"Trima kasih ya Vin, Paul...aku duluan...!" Pamit Tania sambil membuka pintu mobil dan langsung membuka gerbang rumahnya. Setelah Tania masuk Paul kembali melajukan mobil Kevin.

"Hebat lu Vin, sudah kayak suami istri saja!" Seru Paul.

"Gimana Paul, Tania cantik kan? cocok kan jadi pacarku? Calon Maminya Meira?" Tanya Kevin. Paul nampak mengerutkan keningnya.

"Hmm....cantik sih...tapi, kampungan Vin!"

Pletakk!!

Tanpa basa basi Kevin langsung menjitak kepala Paul.

****

1
Yani Anwar11
😭😭😭😭
🅰️đ₳ɽ₳
dah mampir thor 😁💪
Ubun Uman
menarik
uus widiani
apa tania ibunya maira
Hertin Liberti
aku terharu thoooor baca episode .. bagaimana tulus dan ikhlas nya seorang anak untuk membantu ayahnya......dari usia dini Emira sudah diajarkan untuk berbagi.....indahnya berbagi itu thoooor....hhhaaaa .......
Hertin Liberti
seneng baca cerita nya thoooor....alurnya ceritanya natural.....
Tryn_123
sumpahin deh si dave ini g punya anak selamanya....jahatnya minta ampun
Tryn_123
banyak kisah pria tidak tahu diri macam dave itu....banyak kisah pria berhati malaikat yg begitu tulus seprti Kevin,,,semoga Tuhan melindungi orang2 baik itu
Tryn_123
Dave tidak tau diri ya.....tapi Kevin bijaksana sekali.....
Tryn_123
gitu ya kalo pria disuruh belanja....suamiku juga.nurut banget sama penjualnya.....
Tryn_123
pelajaran berharga,,jangan pernah membanding2kan anak...apalagi anak orang lain dg anak kita sendiri....kecemburuan bisa menjadikan orang gila
Tryn_123
kalo ortu kevin yg nyiksa sedikit lumrah,lah si ijah....babu juga
Tryn_123
jangan lupa ikut BKB,ya Vin
Herta Siahaan
buat dave dan santi sadar donk. bukan malah egois
Herta Siahaan
krmbaliin meira thor. itu g adil. dah ambil cara curang
Herta Siahaan
g boleh gitu donk thor. cara curang
Herta Siahaan
apa g punya body guard ya .. kayak bos bos besar gitu
Herta Siahaan
biar dave sadar... kebajatannya.
Davina Rahmania
ngakak 😂😂 inspirasi pelaut dari nenek moyang
Davina Rahmania
untuk panggilan you" kayak alay banget untuk seorang pengusaha kurang untuk mendalami cerita jadinya 😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!