NovelToon NovelToon
The Delayed Of Love Stories

The Delayed Of Love Stories

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Duda / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 5
Nama Author: rehuella

Hati Riella kembali hancur saat sang tunangan menghamili sahabatnya sendiri. Kejadian itu membuatnya terpaksa menerima perjodohan yang direncanakan oleh orang tuanya. Dia harus menikah dengan Kenzo Abyan Pratama, yang tak lain adalah pria yang sangat dia benci.

Tinggal satu atap dengan Kenzo, membuat Riella tahu alasan kenapa pria itu pergi tanpa pamit. Apakah cinta yang dulu pernah hadir bisa tumbuh lagi di hati Riella. Atau dia justru memilih berpisah karena rasa cintanya pada Kenzo sudah menghilang tanpa bekas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rehuella, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Akad Nikah

Hari pernikahan yang dinantikan Kenzo telah tiba, rumah Erik yang luas, tampak lebih ramai dari hari -hari sebelumnya. Dekorasi taman berkonsep garden party, yang dihias dengan warna abu terang dan putih kombinasi warna emas, turut menghiasi rumah mewah Erik. Kedua pihak keluarga, memilih mengadakan akad nikah dan pesta di rumah, karena persiapan pernikahan yang terlalu singkat.

Pihak keluarga Erik hanya menyebar 500 undangan, tidak terhitung sahabat dekat, keluarga dan mantan tunangan Riella. Mereka sengaja Erik undang supaya bisa menikmati kebahagian anaknya meski tanpa Emil di sampingnya.

Tepat pukul 8 pagi, mobil calon mempelai pria sudah terparkir manis di tepi jalan depan rumah. Kondisi rumah Erik masih terlihat sepi, padahal akad akan diadakan pukul 9 dan dilangsungkan resepsi pukul 10 pagi. Para tamu mengira pemilik hajat akan memundurkan waktunya, seperti acara pesta pernikahan biasanya.

Pagi ini Kenzo tampak tampan dengan baju pengantin warna putih yang dihias bustier kristal. Terlihat jelas wajah Kenzo yang menampakan wajah tegang. Dia duduk di kursi paling depan, dengan kaki yang terus di gerakkan, mengurangi rasa nerveos nya, sambil berkomat-kamit menghafalkan kata-kata sakral.

Sedangkan di kamar, Riella tengah menangis di atas ranjangnya, ia tengah dibujuk rayu oleh Kalun yang memintanya untuk segera mengganti pakaiannya, menasehati Riella supaya menerima takdir hidupnya dengan Kenzo.

“Kakak nggak paham! Kakak nggak tahu perasaanku,” ucap Riella disertai isakkan tangisnya.

“Ya, kakak memang nggak paham, tetapi kakak pernah berada diposisi mu, menikah tanpa cin-”

“Kak, aku bukan hanya tanpa cinta! Tapi Aku juga benci dengannya!” potong Riella dengan nada peringatan.

“Cairkan hatimu sedikit untuk Kenzo. Kamu sendiri tidak tahu apa penyebabnya dia menghilang, bahkan kamu tidak pernah bertanya dengan benar, di mana dia selama itu!” Maki Kalun saat melihat sifat Riella yang keras kepala, menyalahkan orang lain tanpa tahu apa yang terjadi sebenarnya.

“Jangan biarkan dirimu terus dikuasai kebencian, karena itu tidak akan bisa melihat cintanya untukmu. Cepat ganti bajumu, atau kamu akan melihat betapa sedihnya mama melihatmu seperti ini! Sudah cukup kesalahanmu dan Emil saja yang membuat mereka merasa gagal mendidikmu, jangan lagi membuat mereka lebih sakit lagi!”

Kalun segera beranjak dari duduknya setelah berbicara panjang lebar dengan Riella. Meninggalkan adiknya yang masih meresapi ucapnnya. Make up yang sebenarnya sudah rapi kini kembali berantakan akibat terkena air mata. Membuat Riella meminta make up artis untuk membantunya memperbaiki dandannya.

Riella memutuskan untuk benar-benar menikah dengan Kenzo pagi ini, menerima jika Kenzo lah kodok untuknya. Dibantu wanita yang mendandaninya, Riella mengganti baju piyama yang ia kenakan, dengan baju pengantin yang sudah dirancang pas untuknya. Cukup lama ia berada di ruang ganti baju, karena model baju yang lumayan rumig. sesaat kemudian ia tampak cantik dengan balutan kebaya bewarna putih gading dengan hiasan bustier kristal dan aksen bordir yang menutupi pundaknya, sama warna dengan yang dikenakan Kenzo.

Terdengar suara ketukan pintu kamar, dan dibuka oleh seseorang, kedua adiknya masuk mengiringi Sashi yang berjalan lebih dulu di depannya.

“Beh, cuantiknya kak Riella. Serasi sama bang Ken,” puji Naura saat melihat keanggunan Riella dalam balutan baju kebaya.

“Apaan sih kamu, dek? Namanya wanita di mana-mana juga cantik.”

“Iya, tapi kakak beda. Kakak yang paling cantik, hari ini!”

“Halah, palingan cuma mau minta nambah uang jajan, iya, kan?” ujar Riella menebak maksud adiknya.

“Ya sudah, nggak jadi ngomong cantik, bawaanya negatif terus sama orang. Aku tarik kembali ucapanmu, awas kalau sama bang Ken jangan negatif, nanti takutnya diambil wanita lain.”

“Sudah sudah, ayo bawa kakakmu turun ke bawah. Biar dia bisa curi-curi pandang calon suaminya,” kata Sashi melerai keduanya. Dia berjalan lebih dulu mendahului keponkaannya yang mengapit tubuh Riella. Mencari tempat duduk yang jauh dari pandangan Kenzo.

Saat mereka tiba di ruang keluarga, terdengar penghulu memulai acara sakral pengucapan akad nikah. Sebelum itu, terdengar penghulu menyampaikan apa saja yang perlu dijadikan pedoman dalam pernikahan. Sebelum akhirnya terdengar suara Kenzo mengucapkan kata-kata sakral untuk meminang Riella.

Namun, terdengar pengucapan pertamanya tidak sah karena Kenzo kesusahan menyebutkan nama lengkap Riella yang begitu panjang. Hingga membuatnya harus mengulangi lagi kata sakral itu.

Riella yang tengah duduk diapit adiknya, menyunggingkan senyumnya tipis, perasaanya campur aduk antara, debaran jantungnya yang semakin cepat dan rasa cemas akan gagalnya ucapan Kenzo untuk kedua kalinya.

“Fokus ya Pak Kenzo, bismillah dulu dalam hati, mantapkan lagi nama calon istri anda dalam hati Pak Kenzo.” Terdengar bisikkan penghulu di samping telinga Kenzo. Kenzo menjawab dengan anggukkan kepalanya pelan, seraya menarik nafasnya dalam.

Setelah itu terdengar suara Kenzo yang merdu, dan tegas saat mengucapkan kata sakral untuk istrinya. Riella dipinang dengan mahar seperangkat alat sholat dan mas kawin 69 rupiah sesuai tanggal 6 dan bulan 9 pernikahan mereka. Setelah itu terdengar suara kata 'sah' yang kompak dari tamu undangan yang hadir. Doa dari orang yang hadir terucap bersama, setelah dipimpin oleh penghulu yang menikahkan mereka.

“Ayo keluar!” ajak Sashi yang sudah mendapat kode dari Ella. Riella yang mendengar ajakan Sashi segera berdiri di tengah kedua adiknya. Berjalan pelan ke arah taman rumahnya.

Saat Riella berjalan keluar, matanya menatap lurus ke arah Kenzo, lelaki yang berdiri jauh darinya, dengan pakaian yang senada dan penutup kepala yang sangat pas di keplaanya. Dia menyambut Riella dengan senyuman yang tak lepas dari bibirnya. Sedangkan ia hanya bermuka datar, tidak ingin membalas senyuman Kenzo.

Kenzo Abyan Pratama, lelaki yang dulu menjadi lelaki yang diimpikan untuk mendampingi seumur hidupnya, tapi kini ketika mimpi itu benar-benar nyata, sekarang Riella justru mengabaikannya, seolah dia tidak pernah menginginkan pernikahan ini terjadi. Dengan wajah datar Riella berjalan mendekati di mana Kenzo berada. Lelaki itu seperti biasa tersenyum manis ke arahnya, seperti 10 tahun yang lalu ketika mereka masih remaja. Senyuman meneduhkan, yang mampu Riella rasakan jika ia berada di sampingnya ia akan merasakan aman. Tapi sekarang tidak lagi, hanya lelaki yang duduk di salah satu kursi tamu, yang ada di sudut itulah yang kini ada di hatinya.

Hatinya berdenyut perih ketika matanya bertemu dengan sorot sedih di mata Emil, ia ingin sekali membenci lelaki itu, tapi tetap saja sulit, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dia perlu banyak waktu, dan entah itu sampai kapan, ia juga tidak paham.

Terdengar suara deheman kecil, ketika Riella sudah tiba di depan Kenzo, tapi tatapannya masih menjurus ke arah Emil yang masih menatapnya sendu.

“Maaf.” Riella beralih menatap Kenzo yang ada di depannya. Keduanya lalu duduk berdampingan menandatangani buku nikah yang tadi sudah disiapkan oleh penghulu. Setelah itu Kenzo mengenakan cincin berlian ke jari manis Riella, kecupan pertama kali Kenzo daratkan di kening Riella.

Setelah itu bergantian dengan Riella yang mengenakan cincin untuk Kenzo, lalu dengan singkat mengecupnya tangan lelaki di depannya, yang sekarang sudah berubah menjadi imamnya.

“Mau kamu terbang setinggi apapun, kamu akan tetap pulang ke sarangnya. Dan akulah sarang itu, yang akan menerima segala kekurangan dan kelebihanmu,” lirih Kenzo di samping telinga Riella. Sedangkan wanita yang baru 10 menit menyandang status istrinya itu, hanya membalasnya dengan tatapan malas ke arahnya.

🚑

🚑

🚑

🚑

Sabar ya bang, Riella mah githu! menyabalkan!

jangan lupa like dan komentar setelah ini ada tamu mesum dan tamu lucknat.😂😂😂

1
meutia candra
lanjutannya di app KBM, judulnya menanti garis dua
Kartina Alfa rizki
yah dapet seken dong Kenzo...orang mkn nangka Kenzo dapet getah nya...
Lenni Namora
Luar biasa
Zia Sazia
bagus
dini0532
Agak aneh sih ya knp tiba2 Riella jd ngerasa bersalah bgt dan Kenzo ngerasa jd pihak yg tersakiti bgt. Seolah2 masalah yg bikin Riella mau kabur ke Bandara itu lenyap gitu aja. Krn jelas itu kesalahan Kenzo yg fatal jg
dini0532
POV nya knp seolah2 masalah ini krn salah Riella ya? Pdhl wajar bgt Riella ngamuk. Kenzo lemah bgt jd laki, tiap ribut sm istri trs istri kabur malah di diemin. 2x Riella masuk RS gara2 Kenzo. Ternyata emg sedari awal Kenzo kaya cowo lemah, pantesan di novel selanjutnya dia ga bs bantah mamanya sm sekali
dini0532
Alby salah, tapi Reva lebih salah. Kalopun Alby cerita krn merasa Reva pasangannya, bukan brarti Reva bisa cerita2 ke orang lain apalagi dijadiin gosip umum di perusahaan. Ga tau dh nih kalo papa Erik tau bakal kaya gmn dia
dini0532
Wah ngaco sih Kenzo kalo sampe hal pribadi kaya gitu diceritain detail ke mantan pacar pula
dini0532
Wah jauhin alkohol dh Ken. Disini mabok trs tidur di rumah Reva. Disana mabok trs akhirnya malah having sex sama istri muda
dini0532
Segini Erik sm Kalun cuma marah krn lo ngabain Riella. Gatau dh kalo mereka tau lo sempet ga pulang stlh pergi kondangan berduaan dan paginya malah keluar dr rumah mantan. Entah apa reaksi Papa Erik sm Kalun kalo tau
dini0532
Ya jelas Kalun marah kalo lu ngeluh soal Riella yg blm cinta. Itu kan udah resiko lo nikah sm cewe yg ga cinta sm lo. Gmn sih?!
dini0532
Walaupun ga ada permasalahan ttg itu bayi siapa, tp dgn masalah Kenzo ga pulang ke rumah malah pagi2 keluar dr rumah mantan ini jg udah cukup fatal sih
dini0532
Nangis bgt part Riella sm papa Erik 😭😭😭
dini0532
Feeling gue sih Kenzo mabok trs Reva bawa ke rumahnya. Mereka pasti ga ngelakuin apa2, Kenzo marah knp ga dibawa ke rumahnya. Tp krn Riella liat kejadian itu ya pasti bakal salah paham. Kenzo bakalan nyesel kalo sampe dia tau itu beneran bayinya dan bakalan ada apa2 sm bayinya
dini0532
Gue mewajarkan sikap Kenzo yg ragu sm bayinya. Krn dia bener2 clue-less. Tapi kalo dia ngebales lagi dengan selingkuh sih gue ga terima bgt ya. Pdhl dia bisa aja bicara baik2 sm Riella. Dan tinggal tentuin nanti kedepannya gmn, bukan malah jd selingkuh. Tp semoga aja ga selingkuh ya
dini0532
Kasian Riella, sedih bgt bacanya. Tapi ga bisa nyalahin Kenzo sepenuhnya jg sih. Krn apa yg dia pikirin emg masuk akal bgt
dini0532
Lintang ini umur brp sih? Kayanya blm sempet dibahas umur nya ya? Kalo udah lulus SMA mah bahaya
dini0532
Walaupun Riella blm cinta lg sama Kenzo dan nikah krn terpaksa, ya tetep aja males sih ada cewe lain yg deket ky gitu sama suaminya. Panggil papa mama jg, trs ngebayangin nikah tidur bertiga. Ya siapa jg yg ga emosi liat dan dengernya?
dini0532
Eva : jaga baik2 dia bung, jangan sakiti dia. Iya, Kenzo ga nyakitin Riella. Yg nyakitin Riella justru elu nanti Va! 💣
Rosmery Napitu
lama " nyebelin si Riella, gk sadar diri banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!