NovelToon NovelToon
Istriku Keponakanku

Istriku Keponakanku

Status: tamat
Genre:Komedi / Romantis / Tamat
Popularitas:14.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: mamie kembar

Cinta sungguh tidak bisa di duga. Tak pernah terbayangkan oleh Rizky Ade Bramantyo yang biasa di panggil Bram, akan jatuh cinta kepada keponakannya sendiri.

Zavira putri Bramantyo, gadis polos berusia delapan belas tahun yang merupakan keponakan Bram.

Bagiamana kisah cinta mereka? akankah Vira menerima cinta Bram?? Akankah cinta mereka bersatu???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mamie kembar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Panas

Pagi menjelang, Vira membuka matanya perlahan lahan. Matahari juga sudah bersinar terang terlihat dari balik tirai.

Vira mulai mengumpulkan kesadarannya dan dia sangat terkejut melihat dada seseorang tepat didepan matanya, Bram pikir Vira cepat. Dan yang lebih mengagetkan Bram tidak menggunakan baju.

Yome segera melihat dirinya sendiri.

"Alhamdulillah bajuku masih melekat sempurna." bathinnya

Yome mendongak dan melihat wajah Bram. Matanya masih tertutup rapat, Alisnya tebal, hidungnya mancung, Wajahnya masih terlihat sangat tampan walau usianya sudah tidak muda lagi. Rahangnya kokoh terlihat jelas bahwa dia pria tegas dan kejam.

Yome coba menggeser tangan Bram yang memeluk dirinya, dia coba bangkit dari tempat tidur dan akan berjalan ke kamar mandi, namun karena kakinya masih sakit, yome mengaduh dan suaranya membangunkan Bram.

" Ada apa?" tanya Bram.

"Aku ingin ke kamar mandi" ucap yome dan coba terus berjalan.

Bram bangun dan berjalan kearah yome. Tanpa aba aba Bram mengangkat tubuhnya dan membawanya ke kamar mandi.

Yome yang digendong secara tiba tiba terpekik kaget dan refleks mengalungkan tangannya di leher Bram.

Bram menurunkan Vira di dalam kamar mandi.

"Terima kasih." ucap Vira

"kau mandilah, aku akan keluar sebentar." ucap Bram dan menutup pintunya.

Vira sungguh tidak menduga Bram bisa secepat itu berubah. Aku harus terus berpura pura hingga akhirnya dia benar benar jatuh cinta padaku. ucap Vira di dalam hati.

Vira sudah selesai mandi dan memakai handuknya, dia kebingungan karena lupa membawa ganti, perlahan dia membuka pintu kamar mandi dan mengintip.

Vira bernafas lega, karena Bram tidak ada disana, dengan tertatih Vira berjalan ke lemari pakaian dan mengambil pakaian gantinya.

Setelah selesai berpakaian Vira berjalan dan duduk di meja rias. Dia memandang wajahnya di depan cermin.

"Mama.... Vira minta maaf ma, Vira menikah tanpa minta ijin dulu pada mama, Vira sekarang menjadi istrinya ma, istri dari pria yang selalu menghukum Vira dengan kejam.

Tapi kali ini Vira akan melawannya, Vira akan membuatnya bertekuk lutut dan setelah itu Vira akan meninggalkannya. Setelah itu Vira akan datang mengunjungi mama. Vira janji ma." ucap Vira dalam hati.

Bram masuk ke dalam kamar.

"Bersiap kita akan berkeliling," ucap Bram.

"Tapi om!" protes Vira.

Bram melirik tajam kearahnya, Bram mendekat dan menarik Vira ke dalam pelukannya.

"Apa kau sengaja ingin aku cium?" ucapnya berbisik di telinga Vira.

"Maaf hubby. Aku lupa." ucap Vira gelagapan.

"Jangan ulangi lagi, sekali lagi kau ulangi aku akan langsung mencium mu. Apa kau mau mencobanya?" tanya Bram

Vira dengan cepat menggelengkan kepalanya.

"Bagus, jadilah anak yang patuh dan manis." ucap Bram .

Bram melangkah menuju pintu. "Cepat, jangan buat aku menunggu. Aku paling tidak suka orang yang membuang waktu."Ucap Bram.

Yome mengikuti langkah kaki Bram yang berjalan menjauh. Dia sesekali menggerutu karena Bram sengaja meninggalkannya dengan berjalan cepat di depan.

"Sayang....Kau disini Juga!" ucap Andin langsung memeluk lengan Bram.

Siapa wanita ini, dia terlihat sangat cantik dan seksi. Apa jangan jangan dia pacar om Bram." ucap Vira dalam.hati.

"Andin!" ucap Bram dingin.

"Sayang...yuk kita kesana, tadinya aku mau main Jets ski. Ternyata ada kamu disini, Kamu mau nggak nemenin aku." ucap Andin manja.

"Maaf tapi aku tidak bisa." tolak Bram.

"Sayang...ayolah. Sebentar saja, mumpung kita disini. Kita bisa menghabiskan waktu bersama." ucap Andin menarik tangan Bram.

Vira berjalan menjauh meninggalkan Bram yang terlihat asyik ngobrol dengan Andin.

Bram mengikuti langkah Andin yang terus saja menariknya. Sementara Vira berjalan sendiri di tepi pantai.

Vira yang lelah, duduk di tepi pantai.

Tanpa Vira sadari dia melihat seseorang memperhatikan nya sejak tadi.

"Hai...boleh aku duduk disini?" tanya James sopan.

Vira menatap pria bule yang berdiri di depannya itu. Bule, pasti sama seperti omnbram, bathin Vira.

Vira masih diam belum menjawab. kembali James berucap.

"Boleh kenalan. Aku lihat kamu sendirian, makanya aku ingin menemanimu, itupun jika kau tidak keberatan" ucapnya dengan logat Inggris yang kental.

Vira tidak menjawab, namun dari sikapnya yang tak mengusir James membuatnya yakin Vira mau berteman dengannya.

"Namaku James, Tepatnya James meckenzy" ucapnya mengulurkan tangannya kehadapan Vira.

"Vira" ucap Vira tanpa membalas jabatan tangan James.

"Kenapa kau melamun, di tengah keramaian seperti ini?" tanya James.

"Bukan urusanmu" ucap Vira ketus.

"Sayang sekali, tempat yang indah, tapi kamu malah melamun tak jelas disini, nona"

"Kau tahu, semua orang punya masalah, tapi setiap masalah pasti memiliki jalan keluarnya sendiri. Jadi kamu tidak perlu khawatir. Semua pasti ada jalan keluarnya. Kau tenang saja." ucap James penuh semangat.

"Bagaimana kau tahu aku lagi punya masalah." tanya Vira.

"Semua orang bisa melihatnya. Dari tingkahmu yang duduk menyendiri di sini, membuat siapa pun tahu jika kau melamun" ucap James tersenyum.

"BTW kamu wisatawan disini? Karena aku baru kali ini melihatmu" ucap James lagi.

"Iya aku tiba kemarin dan akan pulang malam ini." ucap vira jujur.

"Apa kau seorang wartawan atau kau seorang polisi? Hingga siapa pun yang datang harus melapor padamu?" ucap vira.

James tertawa.

"Kau ternyata Sangat galak, tapi aku suka. Aku bukan wartawan, aku pemilik kafe dan hotel disana" ucap James sambil menunjukkan sebuah kafe tak jauh dari tempat mereka duduk.

"Lain kali kau harus singgah, aku sangat senang jika kau mau mampir." ucap James.

Setelah bermain jet ski sebentar, Bram mencari Vira.

Wajahnya meradang marah dan kesal. Melihat vira duduk mengobrol dengan seorang bule. Mereka berdua terlihat akrab.

Amarah Bram naik dan segera menghampiri Vira.

Siapa pria itu,mengapa dia duduk didekat yome? Apa yang dia mau, apa jangan jangan.."

Bram segera mendekati mereka berdua, berdehem untuk menunjukkan kehadirannya.

"Yome, ayo pulang!" ucap ya dan menarik paksa tangan Vira.

Vira meringis menahan sakit. "Aw...sakit om" ucap Vira

James kesal melihat Bram memperlakukan Vira dengan kasar.

"Jangan seperti itu, kasihan Vira." ucap James mencegah bram.

Bram menoleh dengan penuh amarah. "Bukan urusanmu, lagi pula aku berhak membawanya." ucap Bram marah.

"Tapi kau menyakitinya." ucap James kesal.

"Terserah padaku, dia istriku. Aku berhak melakukan apapun dengannya" ucap Bram.

"Istri?? bahkan kau meninggalkanku demi gadis itu." ucap Vira mengejek.

"Kau!!!" Ucap Bram tak jadi melanjutkan ucapannya.

Setelah itu dia mengambil tangan yome menariknya kasar, hingga yome terseok Seok mengikuti.

Yome harus menahan sakit di kakinya dan terus berjalan cepat mengikuti langkah bram .

"Apa kau kekurangan pria hingga harus merayu seorang bule untuk menjadi kekasihmu? Dan lagi di tempat umum, apa kau mau mempermalukan aku??" bentak Bram.

Vira menghempaskan tangan Bram. Dia juga bisa marah. Bram seenaknya memarahinya.

"Aku atau kau yang tidak tahu malu. Seorang pria beristri pergi dengan wanita lain di depan istrinya sendiri, itu apa namanya!" ucap Vira pada Bram.

"Tidur dan menghabiskan malam dengan wanita lain selain istrinya, apa namanya??" ucap Vira lagi.

"Berani nya kau!!!!! bentak Bram.

Dia kembali menarik tangan Vira menuju hotel Meraka.

Hareudang...hareudang...hareudang...

Panas..... panas...panas.....

Ditunggu like, vote dan koinnya.

Terima kasih...

1
Ning Fifi
👍👍
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Jumi Nar
Biasa
🌹🪴eiv🪴🌹
terimakasih untuk tulisan indah mu thor
🌹🪴eiv🪴🌹
inisiatif thor 👊🤣
🌹🪴eiv🪴🌹
👣👣👣
kharenina
/Facepalm/
Anita noer
malam pertamax kurang panas thor....takut d sensor ya thor.....🤭🤭🤭🤭🤭
Anita noer
baru ngeh nih aq....bukankah paman yg sering di panggil bram adalah paman danu thor...kok jdi budi y namax....typo y thor....soalx kn diawal2 episode itu yome sering dipanggil paman danu kalo om bram manggil yome utk ke kamarx....😁😁😁😁😁😁gpp thor typo...yg penting ceritax bagus.....
ibeth wati
ceritanya bagus dan menarik setiap saat selalu ingin baca
novita suwandi
se7
momoy himayah
nyesek nyh sampe ketulang2 thor👊👊
Neulis Saja
ehm finnaly you are happy with your uncle
Neulis Saja
did you Bagas get shot?
Neulis Saja
Bagas had to swallow bitter medicine because of your crimeq
Neulis Saja
Fitria, you worth to kiil because you are my enemy 😡
Neulis Saja
Fitria, you thought your crime would be forever save? you were wrong
Neulis Saja
Bram, ask help to Allah with patience and pray 🤲
Neulis Saja
Fitria, is kidnapping everything going to be ok? you are wrong
Neulis Saja
Fitria, evil Will never end
Neulis Saja
Thor, keliru ko ada pak Juan dan zira siapa itu?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!