Seorang Gadis yang harus melewati Rintangan Pada saat Malam hari Dengan Rumah Yang tak tau arti Kedamaian di dalamnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fio Ananta Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rumah Tanpa Kehangatan
Gadis itu Dikurung di ruangan tersebut Begitu lama, gadis itu tak tinggal diam ia Tetap Mencoba berbagai cara agar bisa keluar dari rumah Yang membuatnya tertekan
Dia Menggunakan Tali Yang ada di ruangan tersebut dan mengikat nya di pergelangan tangan nya agar dia bisa melaksanakan Pelarian
Gadis itu pun segera memanjat Loteng Rumah nya agar segera Pergi dari sana Rumah Tanpa Rasa Aman Dan Tentram
Aku berhasil memanjat Dan berhasil Lolos Dari Ruangan Itu satu satunya Hambatan gadis itu sekarang adalah Menyusuri Atap rumahnya yang begitu Luas dan mendarat aman di permukaan
Gadis itu Berhasil Mendarat Dengan aman dengan bantuan Pohon yang berada di Samping Rumahnya, Aku pun segera Mengambil Sepeda milik Ku dan Pergi menggunakan Sepeda itu, saat aku ingin pergi dari rumah itu aku merasa bahwa ada seseorang yang diam diam memperhatikan Ku saat aku menoleh ke arah belakang tepatnya di Kamar Milik ku, aku melihat kakak laki laki ku Alvaro Yang sedang menatapku Dengan Tatapan Yang tak dapat dijelaskan
Aku menatap begitu lama, saat aku sedang bertatapan dengan nya ayah ku berteriak dari Kamar ku
"Alvaro!" ucap Ayah
Kakak laki laki ku segera menutup Tirai jendela Dan mengode ku dengan tangan nya agar aku segera pergi dari sana
Aku pun mengikuti Arahan itu dan segera pergi dari tempat Itu, Beberapa Saat Kemudian Aku sadar Aku membawa HP Yang Aku letakan Di saku Celana ku seseorang Mengirimkan pesan Untuk ku, aku segera melihat Pesan Tersebut Ternyata yang Mengirim pesan Untuk ku adalah Aluna Saudara Kembar ku
"Aluna? Ngapain dia ngirim pesan untuk ku?" ucap Elora
"Elora, kamu baik baik saja bukan?" pesan yang dikirim Oleh Aluna
"iya aku baik baik saja, Aku sedang Dalam Perjalanan Menuju Rumah nenek apakah kamu dan kak Alvaro baik baik saja dirumah?" pesan yang dikirim Oleh Elora
"tidak, tangan ku Lebam Karena Habis dipukulin ayah aku mengurung diriku di kamar mu bersama Kak Alvaro Aku ingin melarikan diri tapi aku sadar aku tidak Sebijak dan Sepintar dirimu untuk merencanakan Pelarian" Pesan Yang dikirim Oleh Aluna
"Aku juga sangat merindukan Kak Arshaka.." pesan yang dikirim Oleh Aluna
"Apakah kamu ingat dengan Kak Alvino?" pesan yang dikirim Oleh Elora
"Kak Alvino? Yang Saudara kita yang dibuang oleh mama ke Panti asuhan itu?" pesan Yang dikirim oleh Aluna
"iya, aku juga sangat merindukan nya" pesan yang dikirim Oleh Elora
"Sebelum aku ke rumah nenek aku ingin mampir ke tempat Panti asuhan Alvino Juga berada disana" pesan yang dikirim Oleh Elora
"semoga kamu baik baik saja, Setelah ayah memukuli Kak Alvaro ayah mencari keberadaan dirimu Hati hati'' pesan yang dikirim Oleh Aluna
setelah pesan itu, nomer Aluna seketika Offline yang membuat gadis itu Tampak takut dengan Ayahnya
"bagaimana ini, ayah sudah tau kalau aku Kabur dari rumah aku harus segera menemui Kak Alvino dan kak Arshaka" ucap Elora dengan Mengendarai Sepeda milik nya dengan kencang
Sesampainya di Panti Asuhan, Gadis itu segera memasuki panti asuhan dan Mencari keberadaan kakak laki lakinya
"mbak, saya mau nanya apakah disini ada Anak laki laki bernama Alvino Saputra Wiratama?" ucap Elora
"oh ada di Kamar 09 mari saya antar!" ucap mbak yang berjaga di pintu masuk Panti asuhan yaitu mbak Tina
Saat Gadis itu melewati Lorong Kamar Mata gadis itu tertuju kepada Lelaki yang duduk di Pojok ruangan tepat di samping Kamar 09 yaitu kamar 08
"disini ruangan nya anda Dek Elora ya? Vino sangat merindukan anda Saat setelah larut malam saya selalu melihat nya memeluk foto anda saat ia ingin Tidur" ucap mbak Tina
"Aku juga sangat merindukan nya, kalau boleh tau apakah kamar 08 itu Ada seorang lelaki Yang berada di pojok ruangan? Apakah aku boleh menemui nya nanti?" ucap Elora
"boleh ajaklah dia Ke kamar kakak mu dan bermain lah Bersama" ucap Mbak Tina
"baik saya akan mencoba Mengajaknya" ucap Elora
"baik saya permisi terimakasih!" ucap mbak Tina
Gadis itu terlebih dahulu membuka pintu kamar kakaknya ia melihat kakaknya sedang Tertidur lelap dengan memegangi bingkai fotonya
gadis itu mencoba Membangunkan nya dengan cara Menepuk Bahunya dengan pelan Dan Berkata "Kak Aku kemari!" ucap Elora
Alvino pun terbangun saat ia terbangun lelaki itu seolah tak percaya ia dapat melihat Adiknya di depan matanya
"Elora?" ucap Alvino
"Aku kangen banget sama kakak!" ucap Elora
"kamu beneran Elora?" ucap Alvino yang tampak Tak percaya dengan keberadaan gadis yang ada di depannya
"beneran Coba lihat Kalung Bintang ini aku masih memakainya sampai sekarang!" ucap Elora
"kalung ini kan?" ucap Alvino
"iya ini kalung kita berlima, kakak lupa ya?" ucap Elora
"mana mungkin kakak lupa, kakak juga memakainya" ucap Alvino dengan menunjukan Kalung Bintang yang ada di leher milik nya
"kakak apakah boleh aku Mengajak Lelaki Yang ada di sebelah kamar kakak?" ucap Elora
"boleh ajak aja! Kakak tunggu disini" ucap Alvino
Elora pun segera berdiri Dan Segera Berjalan menuju ke pintu Keluar dan ia memasuki ruangan Lelaki itu ia pun Mengetuk pintu kamar terlebih dahulu
"hai!" ucap Elora dengan mengetik pintu kamarnya
"kamu siapa?" ucap Lelaki itu
"kenalin Aku Elora Aurelia Calista! bagaimana dengan mu?" ucap Elora
mata lelaki itu seolah berbinar menatap Gadis yang ada di depannya
"A-aku Arjuna Mahardika Saputra salam kenal!" ucap Arjuna
"bagaimana kalau kita bermain di ruangan samping disitu ada kakak laki laki ku!" ucap Elora
"Emang boleh?" ucap Arjuna
"Of course!" ucap Elora
"of course? Itu bahasa apa?" ucap Arjuna
"itu artinya Tentu saja dalam bahasa inggris!" ucap Elora
Mereka berdua pun segera pergi ke kamar kakaknya dan saat memasuki ruangan
"Arjuna kenalin ini kakak ketiga ku namanya Alvino Saputra Wiratama!" ucap Elora
"hai salam kenal!" ucap Arjuna
"salam kenal juga semoga kita bisa jadi teman!" ucap Alvino
Beberapa Saat berlalu, Gadis itu Teringat dengan Kakaknya yang masih menunggu Nya di rumah nenek
"kak aku pamit ya? Aku mau nemuin kak Arshaka di rumah nenek!" ucap Elora
"kamu udah mau pergi? Yah padahal aku masih mau main lagi" ucap Arjuna
"maaf ya, aku masih ada janji sama kakak ku bakal nemuin dia" ucap Elora
"semoga kamu baik baik saja!" ucap Alvino dengan memeluk tubuh gadis itu sangat erat
Gadis itu pun juga Berpamitan dengan Arjuna dengan melakukan Tos Tangan
setelah TOS gadis itu pun segera pergi dari Panti Asuhan dan Pergi menuju Ke rumah neneknya untuk menemui kakak Laki laki nya yang pasti sedang menunggunya
Sesampainya di sana
"dek!" ucap Kak Arshaka Dengan memeluk nya erat
"kamu baik baik aja kan? Ga Di pukul ayah lagi kan?" ucap kak Arshaka
"engga kak!" ucap Elora
"Akhirnya kamu datang! Kamu tidak apa apa Kan Nak?" ucap Nenek dengan Membawa sebuah cangkir teh
"apakah Kamu Baik baik saja?" ucap Kakeknya
"aku baik baik saja jangan khawatir!" ucap Elora
Beberapa Saat berlalu Gadis itu harus segera pulang Jangan sampai ayahnya tau dia berada disana
"kak kalau kangen Kakak bisa Hubungi nomor ini ya?" ucap Elora
"Aku Harus segera Pulang jangan sampai ayah tau Aku berada disini" ucap Elora dengan Menaiki sepeda miliknya
"semoga baik baik saja!" ucap Arshaka
"kalau ada Apa apa kemarilah!" ucap neneknya
Gadis itu pun segera pergi Dari Area Tersebut, saat di perjalanan Sebuah mobil Menabraknya tepat di depan matanya
"AAA!?" teriak Elora dan Setelah ia berteriak Gadis itu pun tak sadarkan diri
Seseorang pun Keluar dari mobil dan melihat gadis itu Tak sadarkan diri Dan tersenyum Puas