NovelToon NovelToon
Bercerai Dari Suami Keji, Demi Calon Anakku.

Bercerai Dari Suami Keji, Demi Calon Anakku.

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Penyesalan Suami / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Rumah Tangga
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Sabina

Raisa Adiratna akhirnya menyerah akan pernikahannya, karena selalu mendapatkan KDRT dari sang suami---Dion Raharja. Dion seorang Pengacara kondang terkenal, di jodohkan atas desakan orangtuanya. Ada satu alasan kuat kenapa Dion membenci istrinya, sampai Dion mengancam jika sampai Raisa hamil maka tak segan Dion akan mengaborsi kandungan itu. Raisa yang mendengar itu ketakutan, wanita yang sudah menjadi yatim piatu itu terpaksa meminta cerai dari Dion karena dirinya hanya memiliki anak di kandungannya, tanpa di ketahui oleh Dion jika Raisa sedang hamil muda. Setelah bertahan di bawah hinaan Dion dan teman-temannya termasuk gundik suaminya---Chelsea. Chelsea seorang wanita yang bekerja sebagai LC di sebuah club. Setelah berhasil menceraikan Raisa, Pria itu menikahi gundiknya. Namun Karma dibayar konstan Dion mengalami kecelakaan yang membuatnya mandul hingga Chelsea meninggalkannya. Dion berusaha mencari mantan istrinya demi mendapatkan maaf, lalu apakah Dion sadar sudah punya anak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Sabina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

Di rumah sakit Harapan Bunda.

Dion dan Raisa segera ke rumah sakit setelah mendapatkan kabar duka dari Bi astrid.

Seketika gemerlap lampu kristal di acara kenegaraan itu memudar di gantikan suasana duka yang harus menjadi kenyataan pahit.

Kenyataan pahit bagi Raisa dan Dion.

Kini Raisa dan Dion berjalan dengan buru-buru di lorong rumah sakit, Raisa masih mengenakan kebaya warna biru dengan sanggul cepol---di hiasi sirkam bunga kamboja kuning.

Sementara Dion masih mengenakan kemeja putih, dengan paduan jas formal dan dasi merah yang terikat di lehernya.

Kabar buruk yang datang melalui panggilan Bi Astrid yang menjaga Nyonya Raharja, hal yang membuat Dion maupun Raisa terpaksa memutus soal sandiwara mereka.

Sandiwara di depan para wartawan dan media, keduanya harus mengakhiri sandiwara sebagai pasangan yang bahagia.

Sekarang Raisa dan Dion nampak panik menyusuri lorong rumah sakit dengan bau antiseptik yang menyengat, namun di gantikan dengan aroma parfum mewah yang di kenakan keduanya.

"Ayo Mas cepet," ucap Raisa dengan nada panik, langkahnya nampak terburu-buru.

"Iya sayang," jawabnya secara spontanitas.

Kata-kata 'sayang' seolah di ucapkan Dion tanpa sadar kepada Raisa, karena keadaan tengah panik dan khawatir.

Keduanya berjalan sampai di depan ruang rawat inap VVIP.

Sesampainya keduanya di depan pintu ruang VVIP, langkah Raisa maupun Dion menjadi berat.

Hening.

Keduanya masuk ruangan itu dengan langkah berat, saat melihat seorang di atas brankar tertutup selimut putih sampai kepala.

"Mama...," ucap Raisa dengan lirih, suaranya seolah tercekat di tenggorokan.

Ruangan ini kini tak ada lagi terdengar suara detak mesin monitor hanya kesunyian, kini sudah di cabut---juga alat-alat bantu menopang hidup sang Nyonya Raharja.

Kini di atas ranjang rumah sakit yang kaku, Nyonya Raharja sudah terbujur kaku.

"Astagfirullah mama!!" ucap Raisa dengan histeris, air matanya mengalir deras.

Raisa langsung berlari ke samping ranjang sang mertua, dan menangis sangat histeris----seolah kehilangan seluruh kekuatannya, tubuhnya membungkuk memeluk tepat di atas jasad ibu mertuanya.

"Mama...aku udah kehilangan orangtua aku dan sekarang mama...hiks...mama maafin aku di saat terakhir aku nggak di samping mama," ucap Raisa dengan isak tangis pilu.

Pemandangan paling memilukan menyambut mereka, Bi Astrid juga menangis dan hanya bisa memeluk majikan perempuannya.

"Non yang sabar yaa," ucap lirih Bi Astrid.

Di atas brankar rumah sakit kain putih sudah di tarik menutupi seluruh tubuh wanita yang sudah renta itu, hingga kepala.

"Mama..." bisik Dion, suaranya pecah sebelum akhirnya meledak dalam tangisan histeris.

Raisa menangis histeris memeluk mertuanya.

"Ya allah kenapa engkau tak memberikan hamba kesempatan, di saat terakhir mama aku nggak di samping mama."

Raisa melanjutkan kalimatnya, seolah sangat menyesal.

Isak tangisnya terdengar pilu, di sampingnya Dion tampak hancur berkeping-keping.

Dion yang biasanya dingin berdiri tegap kini terlihat tak berdaya, matanya kini penuh dengan air mata.

Setelan jas hitam dan dasi merahnya yang di kenakannya, sudah basah dengan linangan air mata.

Dion menutup mulutnya dengan tangan, seolah berusaha menahan raungan rasa sakit yang merobek jiwanya, namun matanya yang sembab seolah menceritakan segalanya.

"Mama! Jangan tinggalkan Dion, Ma! Siapa lagi yang Dion punya?!" teriak Dion histeris, tangannya bergetar hebat saat ia mencengkeram pinggiran ranjang besi itu.

Bagi Dion kematian ibunya bukan sekedar kehilangan orang tua, tetapi juga kehilangan satu-satunya surga dan pelindung untuknya.

Di tengah isak tangisnya, ada rasa penyesalan di hari Dion----tentang bagaimana dirinya memperlakukan Raisa dengan kasar.

Padahal Raisa sendiri sudah mengatakan jika kesehatan sang ibu sangat kritis, namun dirinya tetap tak peduli saat kesehatan sang ibu kian menipis.

Tetapi Dion malah menyerahkan urusan medis kepada orang lain, sementara Raisa hanya di kurung dalam kamar dan di perlakukan selayaknya budak ranjang.

"Mama!! bangun Ma! Jangan tinggalin Dion!" ucap Dion menangis dengan histeris.

Raisa mengulurkan tangannya gemetar, menyentuh permukaan kain putih yang menutupi wajah mertuanya.

Raisa menangis, baginya Nyonya Raharja adalah sosok ibu yang di rindukan setelah mendiang kedua orang tuanya tiada.

"Sekarang aku sendiri...udah nggak ada orangtua lagi," isak tangis Raisa.

Hari berduka bagi seluruh keluarga Adiratna dan keluarga Raharja.

Kepergian Nyonya Raharja seolah membuat dunianya terasa semakin sepi dan terasa sendiri----Raisa amat hancur saat ini.

Kebaya berwarna biru muda yang dikenakannya basah oleh air mata, kain putih yang dingin itu sudah mengalir air mata Raisa.

Raisa terus menangis sambil membungkuk memeluk ibu mertuanya.

"Mama...maafin Raisa...maafin Raisa yang nggak bisa jagain mama di saat terakhir," ujar Raisa.

Suara Raisa seolah menjadi hutang budi kepada ibunya Dion, terlepas dari sang suami memperlakukannya seperti apa.

Di bawah cahaya lampu rumah sakit, sandiwara kebahagiaan yang di pamerkan Raisa dan Dion di depan awak media beberapa jam lalu kini runtuh.

Dion hatinya sudah merencanakan sesuatu untuk Raisa.

Setelah kematian Nyonya Raharja tak ada lagi kepura-puraan untuk mesra.

Kini, keduanya hanya dua jiwa yang hancur berkeping-keping, terikat karena pernikahan yang di paksa.

Suasana duka di dalam ruangan itu, Dion terus meratapi dan memanggil nama ibunya berulang kali dengan suara isak tangis.

Dion ingin sekali menarik kembali permintaan maaf, karena selama ini yang merawat sang ibu adalah Raisa.

Raisa, istri yang sudah di kasari bahkan di perlakukan melebihi hewan.

Namun, Dion merasa hatinya tak menentu saat ini---ibunya yang baru wafat, di tambah hatinya selalu memikirkan Raisa.

Raisa---istri di masa lalu yang sudah membullynya---dan bahkan membuatnya pindah sekolah.

Siang ini di dalam ruangan kamar VVIP itu, si penuhi dengan suasana duka.

*

*

*

*

1
Ma Em
Bagus Dion lbh baik cepat ceraikan Raisa daripada hdp nya tersiksa silahkan Dion hdp bersama gundik mu dan semoga Dion mendapat karma yg sangat menyakitkan seumur hdp mu Dion .
Putri Sabina: nanti juga cerai kak sabar yaa🙏
total 1 replies
Sunarti Narti
Thor ini ceritanya ganti judul,tapi tokonya masih sama,tapi Thor jangan banyak kekerasan dalam rumah tangga, serem baca nya,🙏🙏🙏🙏👍👍👍👍😍😍😍😍😍😍😍😍😍
Putri Sabina: yang ini KDRT, ceritaku yang mayor nggak ada kok kak🥲
total 1 replies
Ma Em
Raisa kamu jgn lemah dong lawan Dion kalau Raisa takut maka Dion akan semakin senang melihat hdp Raisa tersiksa , makanya lawan jgn cuma menangis sdh tanggung Raisa diam tdk melawan disiksa dipukul kalau melawan dipukul wajar tapi kalau diam dan menangis saja lbh parah .
Putri Sabina: gimana mau lawan kak, kan nggak punya penghasilan🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!